[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Pasangan Rahmad Mas’ud – Thohari Azis akan menggelar deklarasi sebagai bakal ca,lon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang maju dalam pilkada Balikpapan, sekaligus Pelantikkan Tim Pemenangan dan Relawan, di Hotel Novotel, Minggu malam (30/08/2020).

“Adapun konsep acara yang akan kita laksanakan Insya allah besok tanggal 30 Agustus kita sudah mendesain, kita sudah menyiapkan beberapa opsi,” ujar Ketua Panitia Deklarasi RM-TA, Andi Aktifiuddin, Sabtu (29/08/2020).

Dia memastikan acara deklarasi akan berjalan menyesuaikan dengan protokol kesehatan dengan mempertimbangan semua aspek karena kini masa pandemi covid-19. Termasuk dengan membatasi yang hadir karena hanya menyebar 50 undangan. 

“Jadi dengan pandemi sekarang makanya kita harus melihat semua aspek-aspek agar supaya protokol kesehatan ini bisa memenuhi syarat sehingga pelaksanaan dekralasi kita ini semuanya bisa berjalan sesuai dengan protokol kesehatan,” terangnya dalam rilis, Sabtu sore. 

“Makanya untuk pelaksanaan besok kita hanya mendistribusikan 50 undangan karena melihat faktor pandemi sekarang makanya kita batasi sebenanya dengan deklarasi itu smpai ribuan sebenarnya itu bisa saja kita lalukan seperti itu,”lanjutnya.

Meskipun undangan terbatas, namun acara Deklarasi tetap akan dibuat agar terlihat euforianya, kegembiraannya. ”Langkah-langkah awal juga yang akan kita lakukan adalah bagaimana caranya agar kemudian acara ini euforianya bisa tercapai,” ujarnya. 

“Makanya mempublikasikan ke masyarakat kesemua aspek-aspek masyarakat, agar euforai, semangatnya bisa dapatm, acara ini sama-sama bisa kita rasakan,”jelasnya.

Acara deklarasai juga akan live di media sosial termasuk akan liput disemua plafom media, cetak maupun elektronik termasuk di media sosialnya. Supaya simpatisan maupun seluruh masyarakat Kota Balikpapan bisa ikut menyaksikan juga. 

“Ini sama-sama kita sharing live pelaksanaan acara ini, agar untuk tidak mengurangi euforianya dengan adanya pandemi seperti ini.Kita live dbeberaoa media sosial,” katanya. 

“Supaya masyarakat sampai dengan simpatisan, masyarakat secara luas bisa mengikuti acara tersebut.”

Rahmad Mas’ud – Thohari Azis didukung 7 partai politik yakni Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, PKB dan Perindo atau seluruhnya mengantongi 37 kursi di DPRD Kota Balikpapan.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-MANTAN Ketua Kadin Kota Balikpapan Rendi S Ismail, SE, SH, MH mengatakan bahwa H Rahmad Mas'ud sangat cocok menjadi Walikota Balikpapan mendatang karena sudah berpengalaman di pemerintahan selama 5 tahun ini. 

"Saya mendoakan supaya dinda Rahmad bisa terpilih menjadi Walikota Balikpapan, "kata Rendi dalam sebuah diskusi yang diadakan oleh radio swasta pada (17/8).

Menurut Rendi Balikpapan tidak memiliki sumber daya seperti daerah Kutai Kertanegara, karena itulah dibutuhkan seorang pemimpin daerah yang bisa melakukan terobosan untuk meningkatkan sumber penghasilan daerah. 

Rendi pun menyampaikan bahwa sebagai orang yang berpengalaman di dunia usaha,  Rahmad adalah seorang petarung yang tangguh, karena itulah diharapkan ketangguhannya dalam bertarung di dunia usaha bisa diwujudkan untuk bisa bertarung guna memajukan kota Balikpapan, "ujar Rendi yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Uniba ini. 

Sementara itu Wakil Walikota H Rahmad Mas'ud, SE, ME mengingatkan bahwa Balikpapan memiliki potensi yang luar biasa, meskipun di dalam tanah Balikpapan tersimpan kandungan batu bara yang sangat besar,  tapi Balikpapan tidak akan memanfaatkan potensi tambang tersebut. 

"Disinilah perlunya gotong-royong dan dukungan semua pihak untuk membangun kota Balikpapan, "ujar Rahmad. 

Posisi kota Balikpapan yang berada di jalur International selat Makassar ini sangat menguntungkan peningkatan penghasilan dari sektor kelautan. 

Apalagi Balikpapan memiliki pelabuhan internasional yang bisa mengangkut pengiriman barang ke luar negeri. 

Maka pencanangan untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota dagang, industri dan jasa bisa terwujud dengan baik kalau ada kerjasama saling membangun diantara komponen masyarakat.

"Balikpapan memang tidak ada sumber daya alamnya, tapi Balikpapan akan menjadi pusat ekonomi kalau dikelola dengan baik, " imbuh Rahmad.(are)

 

KabarIk.com,Balikpapan-Dalam  Rapat Kerja Khusus PDI Perjuangan Kota Balikpapan, Calon Wali Kota Rahmad Mas’ud diberikan kesempatan khusus memberikan sambutan dihadapan pengurus dan kader PDI P Balikpapan. 

Dalam sambutannya, Rahmad yang mengenakan batik berwana merah didampingi Ketua DPC Thohari Aziz yang juga calon wakil wali kota yang diusung sejumlah partai. Thohari yang mengenakan baju khas PDI P berdiri bersandingan dengan Rahmad Mas’ud.

Dihadapan Kader Rahmad  menyatakan bersama dengan kader, petinggi dan Pengurus PDI Perjuangan berusaha akan memperbaiki kondisi kota Balikpapan saat ini untuk kedepannya bersama Thohari Aziz.

Rahmad juga menyampaikan bahwa amanah yang dititipkan kepadanya untuk maju dalam pilkada Balikpapan 9 Desember mendatang akan dijalankan bersama Thohari Aziz untuk Balikpapan yang lebih baik lagi.“Bersama dengan kader PDI Perjuangan, bersama dengan tokoh PDI Perjuangan kota Balikpapan, Insyaallah saya tidak berjanji-janji, Insyaallah dengan niat tulus kami berdua akan membawa akan membawa apa yang menjadi visi misi kita kemajuan kita, bagaiaman berjuang memperbaikilebih baik lag iota Balikpapan kedepanya dalam bingkai kota Balikpapan yang nyaman dihuni hang berkelanjutan menuju madinatul iman,”kata dalam sambutan dihadapan kader, pengurus Rakerdasus PDI Perjuangan, di Gran Sinyiur, Balikpapan, Minggu siang (2/8/2020).

Lanjutnya, Balikpapan sudah dikenal sebagai kota Balikpapan yang bersih, kondusif,nyaman dihuni yang berkelanjutan menuju madinatul iman.“Kenapa selalu disampaikan konteks madinatul iman bahwa keberagaman kota Balikpapan, berbagai suku agama dimiliki, Insyaallah dibawah  naungan madinatul iman, jangankan keyakinan,  kami kepada para ulama dan ustad akan menanamkan ajaran-ajaran agama kepada anak-anak kami, bapak pendeta pastur tanamkan nilai agama pada anak-anaknya, para pemuka agama Hindu, Budha, Konhucu silakan tanamkan anak-anak nilai-nilai agama  kalian.

Karena saya yakin dengan menjalankan keyakinan agama kita, insyaallalh kita menjadi  bangsa besar dibawah Negara Kesatuan Repbulik Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” katanya disambut tepukan tangan dari peserta Rakerdasus.

Rahmad menyampaikan bahwa dirinya dan Thohari Aziz bukanlah pasangan terbaik karena tidak ada manusia yang terbaik tapi kedunya bagaimana mewujudkan dan membuktikan dan membangun kota Balikpaapn lebih baik dari saat ini untuk kemaslatan masyarakat.

“Tujuan dan nail kita sama bagaimana memakmurkan masyarakat, bagaiaman mensejahterakan masyarakat, partai ini hanya kendaaan atau alat tapi tanpda kendaraan atau alat kita tidak bisa mencapai tujuan kita yaitu mensejahterakan bangasa kita, masyarakat khussunya rakyat Balikpapan,” katanya. 

Rahmad membutuhkan doa dan dukungan dari PDI Perjuaangan juga masyarakat kota unutk menjalankan dan memujudkan amanah dan cita-citanya ini.

“Amanah kalau saya dititipkan bukan hanya saya pertanggungjawabkan kepada manusia bukan hanya di muka bumi tapi juga di akhirat, Insyaallah kalau saja jadi pejabat wali kota yakin dan percaya lah saya tidak akan cari makan di dalam pemerintahan saya. Saya tidak akan mencari sesuatu untuk diri saya dan keluarga saya tapi berikan sesuatu kebaikan untuk seluruh masyarakat Balikapapa,” tandasnya sambil menutup sambutannya.

Dalam Rakerdasus ini hadir Ketua DPD Kaltim Sarifuddin, Sekretaris Ananda Emir Mois, anggota DPRD Kaltim dapil Balikpapan fraksi PDI P, seluruh angota DPRD Balikpapan fraksi PDI Perjuangan, pengurus, dan kader dengan tetap menerapkan protocol kesehatan (*).

 

KabarIkn.com,Balikpapan, Masih dalam ingatan kita bersama, ketika itu Ketua DPC PDIP Kota Balikpapan Thohari Azis pernah mengatakan bahwa Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan 2020 jadi momentum kader PDIP untuk mengambil peranan dalam kontestasi 5 tahunan. Hal tersebut disampaikan Thohari Azis saat dirinya mendaftarkan sebagai Wakil Wali kota dalam Pilkada Balikpapan 2020 dihadapan Tim 7 dan Pengurus DPC PDIP Balikpapan, (8-9-2020) lalu.

Terbukti, melalui SK DPP PDIP dan DPP Partai Golkar, Ketua DPC PDIP Balikpapan Thohari Aziz resmi mendampingi Ketua Partai Golkar Balikpapan H. Rahmad 

Mas'ud sebagai Wakil Wali Kota dalam perhelatan Pilkada Kota Balikpapan 9 Desember mendatang.

Majunya Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan dalam Pilkada ini membuktikan bahwa PDIP tidak pernah mengalami kekurangan kader. Dimana dalam perjalanan politiknya, sejak tahun 2006 hingga saat ini kandidat yang diusung PDIP tidak pernah kalah. Menandakan bahwa Partai peraih 8 kursi pada Pileg 2019 ini menunjukan eksistensinya dalam dunia politik. Salah satunya adalah dengan memberikan kursus kader yakni kader madya.

Menurut Thohari Aziz yang juga Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI ini menjelaskan, bahwa dalam berpolitik mesti menjalin kebersamaan dan gotong royong untuk mencapai persatuan demi membangun bangsa.

"Dalam berpolitik mesti harus menjalin kebersamaan dan gotong royong dalam bingkai persatuan adalah sangat penting, "terang Anggota DPRD 3 Periode Kota Balikpapan ini saat di hubungi via seluler Selasa (28/07).

Selain piawai dalam berpolitik putra kelahiran Magetan 12 Juli 1970 ini juga aktif dalam berbagai organisasi. Diantaranya sejak Tahun 1996-2000 menjabat sebagai Ketua DPC GMNI Kota Balikpapan. Di PDIP sendiri, 2000-2005 Ketua Ranting Kelurahan Sepinggan Kecamatan Balikpapan Selatan. Kemudian, 2005-2010, 2010-2015, 2025-2020 dan 2019-2024 sebagai orang nomor satu di tubuh PDIP Kota Balikpapan.

Ditanya apa harapan pada Pilkada Balikpapan 2020, pria yang menetap di Balikpapan sejak Tahun 1989 ini menjawab simple. Persatuan warga Balikpapan untuk membangun dan menjadikan Balikpapan kedepan menjadi lebih baik. Dalam segala bidang yang masyarakatnya sangat heterogen (berbagai macam suku bahkan bangsa), itu harus diutamakan dalam melaksanakan amanat masyarakat dengan kerja sama yang sinerji dan kompak.

"Kondisi masyarakat Balikpapan heterogen, untuk itu diperlukan kerja sama yang terpadu dalam membangun Balikpapan di segala bidang, "ujar Thohari yang memulai karier politiknya Tahun 1993 ini.(edy).

 

RM Kembali Pimpin Golkar Periode 2020-2025

KabarIkn.com,Balikpapan– Rahmad Mas’ud kembali terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Balikpapan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Balikpapan yang digelar di Hotel Novotel, Minggu (26/07).

Rahmad Mas’ud terpilih secara aklamasi, setelah 12 pemilik suaranya menyampaikan dukungan dalam rapat musyawarah daerah yang dipimpin Arif Rahman dari perwakilan DPD 1 Kaltim didampingi Suhardi Hamka, Karel Sukma, Thoyib dan Andi Irfan.

Mereka menilai Rahmad layak untuk melanjutkan kepemimpinan Golkar Balikpapan apalagi dalam pleno pramusda musda Sabtu kemarin hanya ada 1 calon tunggal yang ikut yakni H Rahmad Mas’ud.

Usai dipilih secara aklamasi, pimpinan sidang menyerahkan hasil keputusan rapat musda dan bendera pataka Golkar kepada H Rahmad Mas’ud disaksikan Ketua DPD Golkar Kaltim dan seluruh pengurus dan peserta musda. Bakal calon Wali Kota Balikpapan itu  kembali memimpin partai berlambang pohon beringin itu untuk periode 2020-2025 mendatang.

Ketua DPD I Golkar Kaltim Rudi Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan selamat atas kembali terpilihnya Rahmad Mas’ud. “Saya berharap, panji-panji Partai Golkar bisa dikibarkan diseluruh penjuru Kota Balikpapan ini,” ujarnya.

Anggota DPR RI dapil Kaltim itu meminta agar segera disusun kepengurusan baru, paling lama 2 pekan. “Maksimum 2 minggu boleh diperpanjang sekiranya masih kekurangan waktunya tetapi harapan saya 1 minggu bisa selesai,” kata Rudi.

Menurutnya, semakin cepat penyusunan kepengurusan baru, sehingga akan semakin cepat untuk melakukan konsolidasi menyambut pilkada Balikpapan. Mengingat Golkar juga mengusung Rahmad Mas’ud (*)

Rahmad Mas’ud : Sistem politik Dinamis Tetap Menunggu Keputusan dari KPU

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu ( 26/07/2020 ), DPD Golkar Kota Balikpapan melaksanakan Musyawarah Daerah ( Musda ) X yang bertempat di Hotel Novotel Balikpapan.

Rahmad Mas'ud menyampaikan terkait dengan poling pemilihan Walikota Balikpapan yang dikabarkan menurut Rudi Mas'ud  pasangan Rahmad Mas'ud - Thohari Azis  menurut SK DPP sudah menempati urutan atas. Beliau mengatakan sistem politik itu dinamis dan harus tetap menunggu keputusan dari KPU terlebih dahulu.

" kalau memang bersatu pastinya nanti akan satu visi dan misi dan kita juga relatif saja karena ini dinamis," ujarnya.

Menurut Rekomendasi dari Ketua DPD Partai Golkar sendiri memang sudah pasti kalau Rahmad Mas'ud - Thohari Azis merupakan perwakilan dari partai Golkar. Yang namanya politik pastinya nanti akan berubah dan bisa jadi nama yang telah direkomendasikan oleh Golkar berubah.

Ketua Partai Golkar Prov Kaltim, Rudi Mas'ud menyampaikan bahwa target dari Golkar sendiri 80% walaupun dari DPP sendiri menargetkan 60%. Wajib melaksanakan kegiatan karena Kalimantan Timur merupakan  pusat dari Partai Golkar, Balikpapan juga pemenang Golkar dalam pemilu pada tahun 2019.

" Harapan kami mudahan untuk kegiatan kegiatan politik di tahun 2020 ini Kota Balikpapan wajib dipimpin oleh Golkar," Kata Ketua Partai Golkar Prov Kaltim, Rudi Mas'ud.

Kegiatan Musda Golkar ini baru dilaksanakan di Kota Balikpapan dan setelah ini Musda akan dilaksanakan di PPU, lalu terakhir akan dilaksanakan di Kutai Barat. Dari 10 Kabupaten Kota yang melaksanakan musda hanya 9 Kabupaten Kota yang melaksanakan pilkada.

Rekomendasi dari golkar sendiri ada 5 Kota yaitu Balikpapan, Bontang, Mahulu, Kutai Timur dan Berau, lalu jika tidak ada halangan nantinya juga akan disusul oleh Kukar, Paser, Samarinda dan Kutai Barat.

Dengan adanya pandemi covid-19 seperti ini tentunya pasti akan berpengaruh tetapi kader dari golkar akan melaksanakan kegiatan sosialisasi secara Door To Door dan bekerja secara maksimal (ikn.1).

 

 

 

KabarIkn.com,Balikpapan-Rahmad Mas’ud dipastikan bakal menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Balikpapan yang akan berlangsung di Hotel Novotel, Minggu (26/07)

Hal itu disampaikan Panitia Pengarah Musda Partai Golkar Balikpapan Abdulloh usai menggelar rapat pleno penjaringan dan pendaftaran calon Ketua pada Sabtu (25/07) yang dihadiri Pengurus DPD I Golkar Kaltim.

Namun hingga terakhir pendaftaran hanya satu calon yang mendaftar yakni Rahmad Mas;ud yang juga calon Wali Kota Balikpapan yang diusung Partai Golkar. Sehingga Rahmad Mas’ud akan menjadi calon tunggal.

“Terkait dengan persiapan musda besok dan hasil tadi pleno, bahwa didalam pleno kami sudah membuka penjaringan dan pendaftaran dan alhamdulilah sampai dengan pleno terakhir yang mendaftar untuk menjadi bakal ketua DPD II Golkar Balikpapan hanya 1 kandidat yang mendaftar Bapak H Rahmad Mas’ud yang juga bakal calon Wali Kota dari Partrai Golkar untuk periode 2020-2024,” ujar Abdulloh.

Dia mengatakan, Rahmad Mas’ud menjadi calon tunggal karena Partai Golkar Balikpapan solid mendukung Wakil Wali Kota Balikpapan itu kembali memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut untuk yang kedua kali.

“Karena mengingat juga Partai Golkar Balikpapan sudah sangat solid sehingga mendukung Bapak Rahmad Mas’ud sebagai bakal calon Wali Kota Balikpapan sekaligus juga Insya Allah besok karena juga calon tunggal, Insya Allah beliau juga masih menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Balikpapan,” ujarnya.’

Dia mengungkapkan, sesuai tema Musda bahwa Golkar Balikpapan Solid, Golkar menang, sejak awal sepakat mengusung Rahmad Masi menjadi Ketua Golkar Balikpapan. “Sepakat juga mengusung menjadi calon Wali Kota Balikpapan,” ujarnya

Dia berharap, pelaksanaan Musda akan berjalan lancar tanpa hambatan hingga pemilihan Ketua. “Setelah pleno ini, kita akan melaksanakan myusda yang akan dilaksanakan besok 26 Juli 2020 pukul 08.30 Wita di Hotel Novotel mudah-mudahan pelaksanaannya tidak ada hambatan apapun,” ujarnya.

Kata dia, rencananya Musda akan dihadiri Ketua DPDI I Kaltim, termasuk Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Asli Arpani dan Wakil Sekretaris Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi M Fathurazi yang hadir dalam pleno.

“Insya allah besok juga akan kami undang dan akan dihadiri tooh-tokoh masyarakat antara lain adalah ketua-ketua partai, Ormas, LSM, unsur muspida juga dan tokoh masyarakat yang lain Besok mulai pukul 08.30 Wita,” ujarnya.(*)

 

Wakil Walikota Balikpapan H.Rahmad Mas'ud

KabarIkn.com,Balikpapan-DPD II Partai Golkar Balikpapan akan menggelar musyarawarah daerah (Musda) di Novotel Balikpapan, Minggu pagi (26/07). Musda tersebut, nantinya akan memilih kembali Ketua DPD II Golkar Balikpapan.

“Rencana tanggal 26 ini musda tingkat 2. Jadi yang datang DPD tingkat 1 saja Ketuanya, mudah-mudahan dia tidak ada halangan karena tugasnya banyak sebagai anggaota DPR RI,” kata Rahmad Mas’ud (24/7).

Menurutnya, musda digelar karena masa jabatannya telah berakhir dan persiapan menjelang pilkada Balikpapan. Saat ini hampir seluruh DPD II Kabupaten Kota di Kaltim juga menggelar musda yang targetnya Agustus selesai.

“Musdanya bukan dipercepat, karena sudah habis masa jabatannya. Sekarang pun Hasanuddin Plt Balikpapan. Makanya diadakan musda ini untuk kosolidasi kita kebawah untuk pilkada Balikpapan dan ini hampir seluruh Kaltim menggelar musdanya,”jelasnya.

Sementara terkait calon yang akan maju, Rahmad menyerahkan kepada masing-masing kader. Namun dia menyatakan, siap jika kembali diberikan amanah memimpin kembali Golkar Balikpapan, seperti sebelumnya.

“Silahkan saja ke kader-kader partai ya (kalau mau maju). Kalau saya diberikan amanah lagi alhamdulilah saya jalani,” ujarnya.

Hingga kini belum ada suara-suara dari kader Golkar Balikpapan yang menyatakan, akan maju. Sehingga kemungkinan akan terjadi aklamasi dalam memilih Ketua Golkar Balikpapan untuk satu periode kedepan.

“Kita serahkan saja (kepemilik suara), kalau tidak ada lagi figur yang lain, kalau aklamasi berarti alhamdulilah,” katanya.

Wakil Wali Kota Balikpapan itu pun berharap, musda Golkar Balikpapan kali ini lebih kondusif dan berjalan lancar. “Kita berharap jangan seperti tahun-tahun yang lalu, setiap musda dibikin susah, banyak kerjaan,” ujarnya.

Kata dia, jika berlangsung lancar dan sesuai prosedur maka Musda Golkar Balikpapan diprediksi Minggu sore diperkirakan sudah ada calon terpilih.“Kalau ini ada yang mudah kenapa dipersulit. Kalau sulit ya dipermudah yang penting sesuai prosedur. Jam 3 siang sudah selesai, kalau berjalan dengan lancar. Itulah enaknya Partai Golkar Balikpapan adem tenang,” katanya.

Jika dirinya terpilih, untuk posisi Sekjen akan diserahkan kepada peserta Musda . Dia siap menerima masukkan dan usulan. “Posisi sekjen nanti kita lihat perkembangan, apa yang di mau dari forum peserta nanti,” tukasnya.(*)

 

KabaIkn.com,BALIKPAPAN --- Dukungan kepada Bakal calon Wali kota H Rahmad Mas’ud terus berdatangan. Kali ini giliran Partai Hanura. Bahkan DPP Hanura telah menandatangi SK DPP sejak 10 Juli lalu.

“Ya Alhamdulillah DPP Hanura memberikan dukungan kepada saya untuk maju sebagai  calon wali kota Balikpapan. Tentu kami sangat menghargai dan menghormati keputusan ini. Tentu ini akan menambah daya dukung kami untuk memenangkan pilkada 9 Desember 2020 mendatang,” kata Rahmad.

Rahmad menyatakan hingga hari ini sudah ada 5 partai yang mendukungnya yakni PDI Perjuangan, PKS, Golkar, Demokrat dan Hanura. dengan demikian sudah 31 kursi yang dikumpulkan untuk melanggeng ke gedung pemkot Balikpapan.

“Saya diundang untuk menerima SK DPP pada Sabtu sore (18/7/2020) tapi SK sudah ditandatangani Ketua Umum Hanura pak Oesman Sapta dan Sekjen pak Gede Pasek Suardika  pada 10 Juli lalu. Jadi saya datang tinggal mengambil SK Hanura ini,” jelasnya.

Ditanya kemungkinan akan terdapat 1 pasangan bakal calon saja pada pilkada Balikpapan, Rahmad tidak ingin sesumbar. Dia hanya ingin yang terbaik bagi masyarakat kota Balikpapan.

“Proses kan masih berlangsung dan masih lama. Kita tunggu saja hari Hnya karena kan berpolitik (pilkada)  itu realistis melihat siapa yang menang dengan cara yang baik. Kita ingin ini terjemahkan dengan dukungan dari partai-partai dan SK DPP yang sudah ada,” ujarnya.

Lanjut Rahmad, pihaknya tidak ingin jumawa apalagi sampai dituding memborong partai. Karena saat ini justru terbalik, partailah yang mendatangi dan memberikan dukungan langsung dari DPP.

“Tentu ini tidak lepas dari hasil survey yang ada di Balikpapan. hasil ini insyaallah tidak berubah. Nah ini yang ingin saya tegaskan bahwa Rahmad tidak beli partai tapi membuka diri bersama mari kita bangun Balikpapan dengan lebih baik. Kalau Balikpapan kondusif, aman dan terjaga,insvestor akan melirik Balikpapan apalagi kita bagian dari penyangga ibu kota,” tandasnya.

Ditanya lebih jauh mengenai bakal wakilnya, Rahmad kembali hanya tersenyum. Bahwa semua proses masih berjalan. “Kita tunggu saja saatnya. Kalau sekarang memang masih pak Thohari,” tukasnya (*).

 

KabarIkn.Com, PASER-Renungan Buat kita semua Para sahabatku Teman-teman2 ku inilah Politik yang akan kami lakukan jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kab Paser periode 2020-2025......

Mari Rapat kan Barisan Dukung dan Menang kan Kami Pasangan IDAMAN PASER IHWAN DATU ADAM dan RIDHAWATI SURYANA..

Walaupun kita berbeda tapi terasa dekat tak berjarak, karena kita berpijak di bumi yang sama,  bernaung di langit yang sama dan dengan cita-cita yang sama.

Mungkin kita berbeda maksud dan keinginan, tapi untuk  sebentuk keniscayaan kita akan berjuang bersama.Tidak perlu saling menafikanTidak perlu saling menang-menangan,

yang di perlukan adalah saling mengerti dan saling mengisi.

Kebersamaan karena perbedaan itu indah,tidak perlu ada sekat apalagi saling hujat dan sikat.

Mari kita bersatu dan bergandengan tangan untuk kehidupan yang lebih heibat dan kuat.

Demikian kami ucapkan terimakasih kepada seluruh Timses,Relawan,Simpatisan Masyarakat Kab Paser..Bersama IDAMAN Kita Menang (*)

Rilis : H,Ihwan Datu Adam

KabarIkn.Com Paser-Bila dihimpun beragam realitas "kriteria" yang menjadi  syarat memimpin Kabupaten Paser Kaltim,  melanjutkan masa bhakti pemimpin terdahulu, maka di amanahkan nya jabatan Bupati Paser kali ini Inshaa Allah ke saudara *Ihwan Datu Adam*

Jika  kita uji dengan analisis SWOT ; Strenght,  Weakness, Opportunity and Threat , apalagi di sinergikan dengan istilah management yang populer 5M , bahkan pada tulisan kami terdahulu syarat  yang disingkat dengan PDLT, akan dapat terjawab pada sosok Ihwan Datu Adam.

Agar bisa tergambar transparan, maka kita akan mengurai yang sudah tentu dengan kemampuan yang manusiawi dengan maksud menjadi referensi kita bersama untuk tidak meragukan sosok dimaksud.

Strenght bermakna Kekuatan ; banyak tolak ukur yang dapat di kedepankan.

Kekuatan itu bisa kita ukur dari yang paling utama , adalah Comitment, Expertise, Experience dan Improved.

Ihwan Datu Adam,  jika kita tinjau dari komitmen kita berkeyakinan bahwa bukan saja saat memimpin Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) , hingga dalam persiapan memimpin Kabupaten Paser pun , yang awalnya adalah Kabupaten Induk yang memekarkan  PPU,  saudara Ihwan Datu Adam menunjukkan Komitmen nya.

Dia yang berjiwa "Suka Tantangan" pun melepaskan peluangnya untuk menduduki kembali posisi sebagai anggota DPR RI,  demi Pembangunan Kabupaten Paser yang Sejahtera dan Ber keadilan, dengan sentuhan struktural yang di rancangnya dengan slogan dan tekad ^Membangun Desa dan Menata Kota^.

Slogan tersebut menjadi tekad Ihwan Datu Adam,  bukan slogan instan, namun  di tekankan olehnya setelah mendeteksi dengan monitoring intensif ke bagian terbawah kondisi wilayah Paser yang memang harus dan wajib mendapatkan priorotas sentuhan. Komitmen mensetarakan dengan kalimat pembangunan yang berkeadilan  adalah Komitmen yang wajar untuk mendapatkan apresiasi dari kita semua , bahkan  tokoh tokoh terkemuka dalam wilayah Desa yang pernah dikunjunginya. Masyarakat Desa dan Tokoh menaruh simpati dengan komitmen itu,   bahkan seakan kalimat yang disuguhkan ihwan Datu Adam laksana proses menuju terwujudnya mimpi mereka selama ini yang sekaligus membuat mereka ^tersanjung^.

Weakness - analisis ini sangat erat dengan beragam kelemahan, namun salah satu dari kelemahan yakni jika sosok Pemimpin muncul memenangkan Kontestasi,  namun , sama sekali lemah dalam hal komitmen.

Namun telah kami kedepankan , bahwa bersinggungan dengan komitmen tersebut saudara Ihwan Datu Adam sudah memiliki rencana yang tepat dan dapat di terima oleh tokoh serta warga masyarakat Kabupaten Paser , yakni dengan tekad memberikan sentuhan yang masif wilayah Desa dan  Kecamatan , namun tidak menisbikan pembangunan di Ibu Kota Kabupaten.

Opportunity,  atau dalam terjemahan bebas Kesempatan dan atau Peluang.

Bukti historis,  Kabupaten Paser sebagai Kabupaten Induk yang terintegtasi dengan Penajam saat itu berhasil memekarkan Kabupaten Pemekaran yakni Kabupaten PPU.

Sengaja kami mengetengahkan Pemekaran , karena sebagai  syarat utama performance ekonomi Induk dan wilayah yang dimekarkan harus sama sama dapat berkembang dan ternyata Pemerintah Pusat memutuskan wilayah Kabupaten Paser (Induk) disetujui melahirkan Kabupaten baru yakni Kabupaten PPU.

Cukup lah keputusan itu menjadi bukti bahwa ^potensi ekonomi^ yang dimiliki oleh Kabupaten Paser , baik dengan kekayaan Sumber Daya Alam , maupun geliat Industri ( menonjol industri Minyak Sawit , dalam perjalanan B-30 menuju B 100) , juga industri  Perdagangan serta Peluang pengembangan Pariwisata dan UMKM ; bila  disinergiskan dengan Dunia Pertanian dalam arti luas masih menyimpan potensi besar utk dikembangkan senafas dengan kondisi geografis yang juga menguntungkan.

Threat alias Tantangan.

Untuk yang satu ini kita memang mesti ^menghela nafas panjang^ , bermakna tantangan saat ini adalah tantangan dalam penetrasi pandemi Covid-19 , dengan pilihan yang berat antara penetrasi pandemi dan dijalankannya kembali roda ekonomi, maka  Pemerintah sepakat memilih ^new normal^ , dengan pastinya konsekwensi nya sudah melalui pertimbangan disertai langkah kontingensi yang juga telah dipersiapkan  menghadapi kemungkinan terburuk kedepannya.

Menghadapi ^tantangan^ yang melanda Dunia,  termasuk Negara kita maka refleksi konstruktif dan riel tentu menjadi fokus kita bersama ikhwal bagaimana membuat ekonomi rakyat tidak menjadi korban.

Lagi lagi kita mesti jujur mengakui bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) adalah pilihan dengan menjaga dan mempertahankan; agregat , injeksi, empowerment, serta membuka peluang marketing "jika memungkinkan dan harus diupayakan" , dengan harapan meski dengan kondisi terbatas masih bisa kita pertahankan.

Mengapa ? ; karena ketika Krisis Moneter melanda sejumlah Negara di tahun 1998, sektor UMKM itulah yang masih mampu bergerak dan menjadi ^matras^ dan para pihak ketika itu secara terbuka mengakui keunggulan tersebut.

Bulan bermaksud menyanjung atas sosok Ihwan Datu Adam,  namun dengan ^tangan dinginnya^ sebagai dwi tunggal di Kabupaten PPU , dia optimalkan seluruh kemampuan nya untuk membangun agregat Pembangunan du wilayah itu juga agregat ekonomi tidak lepas dari fokus perhatian nya.

Bagaimana Dwi Tunggal Kabupaten PPU itu bergerak cepat, dengan komitmen dan network yang mereka miliki mengakselerasi penyediaan fasilitas perkantoran dengan tetap menseimbangkan dengan gerak mendinamiskan ekonomi rakyat.

Jujur kita mesti mengapresiasi UMKM saat itu terdorong di Kabupaten Pemekaran dimaksud.

Dengan atensi dan keseriusan, sebagai wilayah pemekaran dengan latar belakang demografi penduduk asli dan penduduk asal transmigrasi membuat terwujudnya keseimbangan antara supply dan demand menuju simbiose mutualistik,  antara dorongan dan berkembangan UMKM dengan kebutuhan warga masyarakatnya, bahkan untuk hasil pertanian Kab. PPU menembus bahkan turut mempenetrasi market ke Kota Balikpapan hingga Samarinda.

Hal itu didukung lagi oleh kebijakan membentuk UPTD Pekerjaan Umum , yang secara intensif merawat akses Jalan  hingga Produksi Pertanian warga PPU mudah untuk menjangkau pusat pusat marketing mereka.

Lalu demi menjaga stabilitas  ekonomi warga masyarakatnya yang baru bangkit, Ikhwan Datu Adam bersama dengan DPRD , sangat menyadari akan pentingnya Kesehatan bagi warganya.

Kebijakan yang sangat populer dan berjalan hingga saat ini , bahkan sangat mendapat ^acungan cempol^ warga Penajam adalah ditanggung nya biaya

BPJS melalui anggaran Daerah.Tentu kebijakan ini lagi lagi memerlukan kemampuan kapasitas engineering terhadap APBD itu sendiri,  namun terbukti kebijakan itu dapat berjalan seirama dengan pembangunan sektor lainnya.

Dari uraian tersebut maka, terbukti lah bahwa kemampuan managerial saudara Ihwan Datu Adam saat itu yakni , dengan sinergikan 5 M ( Man, Material, Money, Management and Market).

Nah kami dan tokoh tokoh di Kabupaten Paser  selalu memegang erat referensi seperti terurai itu.

Jika ada pilihan yang tepat, apresiatif dengan realistis , mengapa harus memilih yang baru akan mencoba dan belum pernah membuktikan ability dan performance nya.

Hemat kami inilah peluang induk Partai Politik lebih khusus Partai Demokrat untuk memberikan penugasan dan kepercayaan kepada Ihwan Datu Adam memimpin Kabupaten Paser, karena warga masyarakat Kabupaten Paser akan tercerahkan meski ditengah tantangan akan pandemi Covid 19 ; karena saudara Ihwan Datu Adam adalah kader tepat untuk dimandatkan untuk tugas yang penuh tantangan serta memerlukan sosok dengan keseriusan  dan komitmen yang tinggi.

Penulis,

H IrmaJaya.B.Sc

Tokoh Masyarakat Kab.Paser.

Mantan Anggota DPRD

Jalur KBA (Keluarga Besar ABRI - Pemuda Panca Marga Kabupaten Paser)

Kabupaten Paser 1997-2009.

 

KabarIkn.com, Balikpapan - Jika berdiskusi mengenai Kota Balikpapan ke depan, apakah KAHMI (Korp Alumni Mahasiswa Islam) berperan serta untuk ikut kontes politik seperti ini, dimana suhunya mulai meninggi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang.

"Itu sebenarnya berawal dari pemikiran pemikiran yang sudah lama," kata Ketua KAHMI Kota Balikpapan, Madram Muchyar saat berbincang dengan media ini, Sabtu (27/6/2020).

Madram yang seorang Aparat Sipil Negara (ASN) itu, menyampaikan bahwa yang lebih menuju kearah itu sebenarnya pemikiran saat mereka mengikuti Munas (Musyawarah Nasional) KAHMI di Medan pada tahun 2017.

"Ada beberapa rekomendasi dari Munas tersebut yang perlu disikapi dan ada salah satu pernyataannya kalau bisa daerah Majelis berusaha memberikan yang terbaik," katanya lagi.

Setelah itu, tambahnya dilanjutkan dengan Rakornas yang ada di Kota Balikpapan dan pada saat itulah yang menjadikan KAHMI Kota Balikpapan ini bertekad untuk memajukan salah satu kader terbaiknya di kontestasi Pilkada serentak.

"Di dalam perjalanannya ada beberapa langkah yang dilakukan, langkah langkah itu dikomunikasikan yang pertama di tingkat pusat melalui pengurus nasional. Kita meminta pendapat bagaimana jika kader KAHMI ingin maju ke depa  dan saran sarannya sudah dilakukan," beber Madram Muchyar dengan nada ramah.

Jika berbicara kekuatan modal, mereka memang tidak ada. Munculnya birokrasi itu karena kebetulan Madram Muchyar adalah seorang birokrasi dan kader HMI yang ingin mencoba memberikan pemikiran. Dia berniat bagaimana caranya menata Kota Balikpapan agar lebih bagus dan mudah mudahan bisa mengimbangi.

Melihat dari peran politik ini Madram berharap kalau memang birokrasi diberikan porsi untuk berperan dalam pilkada, pada prinsipnya mereka siap. "Iya kami siapa saja jika diberikan porsi dan peluang," pungkasnya.*

Wartawan: Beny Sanger

Editor: Hary Bilangs