[Valid RSS]

KabarIkn.Com,Jakarta:-Partai Demokrat menentang praktik-praktik eksploitasi politik identitas yang seringkali dimainkan dalam konstelasi politik bangsa ini. Khittah perjuangan politik Partai Demokrat adalah wasathiyyah, atau tengah dan moderat, nasionalis-religius, dan tidak mau terjebak dalam pertarungan ideologi ekstrim. Karena itu, saat ada yang menikmati terjadinya eksploitasi politik identitas, kami berusaha istiqomah dan konsisten untuk tidak tergoda dan tetap berada di tengah untuk menjaga keseimbangan,” tegas Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Penegasan tersebut disampaikan AHY saat membuka acara Silaturahmi Kebangsaan dan Webminar: Agama dan Pancasila dalam Merawat Ke-Indonesiaan, Bedah Tuntas RUU HIP melalui aplikasi zoom, Jum’at (26/6) sore.

“Saya ingin menjadikan diskusi lintas agama ini sebagai jembatan komunikasi untuk menghilangkan asumsi, prasangka dan meneguhkan kembali visi kebangsaan kita sebagai NKRI. Melalui diskusi lintas agama ini, mari kita perkuat fondasi, toleransi dan kesepahaman sebagai bangsa, agar Indonesia terhindar dari ancaman konflik dan perpecahan di akar rumput,” lanjut AHY.

Ketum AHY memberikan apresiasi kepada para tokoh yang peduli akan hal ini. "Karena itu, Partai Demokrat ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para pemuka Ormas sosial keagamaan dan juga para tokoh lintas agama, yang telah secara kritis terus ikut mengawal dan mengawasi politik legislasi di parlemen. Partai Demokrat juga menyampaikan bahwa kami terbuka dan siap menjadi penyambung lidah rakyat dan umat lintas agama," terangnya.

Acara yang diinisiasi oleh Departemen Agama dan Sosial DPP Partai Demokrat yang dikepalai Munawar Fuad ini diharapkan bisa memberi solusi atas masalah-masalah yang terjadi. “Kami saat ini ingin terus menjadi bagian untuk merespons, memberi solusi, menangkap suara kebatinan masyarakat sampai kapan pun,” tutur Munawar.

Mengundang narasumber dari berbagai ormas sosial keagamaan dan juga para tokoh lintas agama mulai dari Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan, Sekjend MUI Pusat Anwar Abbas, Sekjend PBNU Helmy Faishal Zainy, Sekjend PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Toko Pemuka Kristen Natalis Situmorang, Tokoh Pemuka Budha Ponijan Liaw, Tokoh Pemuka Hindu I Made Mudarta, Tokoh Pemuka Khonghucu Chandra Setiawan, Presidium KAHMI Siti Zuhro, Sekjend PP DMI Imam Addaruqutni, MPP ICMI Jafar Hafsyah sampai Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron.

Sekjend PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti yang memberikan apresiasi kepada Partai Demokrat yang tidak ikut menandatangani RUU HIP.

“Kami sangat berharap kepada Partai Demokrat untuk istiqomah memperjuangkan aspirasi dan mendorong pembahasan RUU HIP ini dihentikan. Jangan ada upaya pihak-pihak tertentu untuk mengajukan rancangan undang-undang lain dengan nama berbeda tapi isinya sama dengan RUU HIP ini. Pandangan PP Muhammadiyah sejalan dengan Partai Demokrat,” tuturnya.

Selanjutnya Natalis Situmorang salah satu tokoh Pemuka Katolik melihat dengan pembahasan RUU ini, bangsa kita seolah-olah mundur. "Membahas persoalan-persoalan yang sudah tuntas sebelumnya. Kesimpulannya kita harus konsisten dengan Pancasila. Yang terpenting kita harus mencari cara agar bisa mengamalkannya dengan cara yang harus disesuaikan dengan zamannya,” tegasnya. Hal tersebut senada dengan yang diungkapkan tokoh-tokoh pemuka agama yang lain.

Siti Zuhro Presidium KAHMI pun memiliki pandangan yang serupa. "Sebagai bangsa yang sangat majemuk membuat NKRI sangat rentan. Pancasila hanya butuh dipahami, dihayati, dan diimplementasikan melalui pemikiran dan tindakan. Banyak yang bilang NKRI harga mati, sama dengan Pancasila. Pancasila pun harga mati,” katanya.

Anwar Abbas Sekjend MUI Pusat pun menegaskan bahwa MUI menolak RUU HIP. “Jangan sampai RUU ini disahkan menjadi UU sebelum isinya sesuai dengan nilai-nilai dan semangat Pancasila, tegasnya. (dna/csa)

*Ossy Dermawan*

*Kepala Badan Komunikasi Strategis*

*DPP Partai Demokrat*

081314889889

 

KabarIkn.Com,JAKARTA-Malam ini, bersama jajaran pimpinan DPP Partai Demokrat saya melakukan silaturahmi politik ke kantor DPP Partai Golkar. Kami diterima dengan sangat baik oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Airlangga Hartarto beserta para pemimpin dan jajaran pengurus Partai Golkar lainnya. Silaturahmi ini merupakan kunjungan partai resmi pertama setelah saya terpilih menjadi Ketua Umum pada bulan Maret lalu.

Dalam pertemuan tadi, terdapat dua agenda utama yang kami diskusikan. Pertama adalah terkait perkembangan Covid-19 dan situasi ekonomi nasional. Yang kedua adalah terkait Pilkada 2020 dan kemungkinan koalisi partai ke depan.

.Secara historis dan ideologis, Partai Demokrat dan Partai Golkar memiliki kesamaan cara pandang dan  kedekatan yang cukup baik. Kedua partai sama-sama bernafaskan ideologi nasionalis. Kita juga pernah berkoalisi dalam dua periode kepemimpinan Presiden SBY. Tentunya, hal ini sangat baik untuk dapat dikembangkan ke depan.

.Meskipun saat ini Partai Demokrat tidak masuk dalam pemerintahan, namun kami sepakat, bahwa dalam situasi krisis tentu persatuan harus diutamakan. Walaupun  masing-masing Partai Politik mempunyai pandangan dan persepsi yang mungkin berbeda-beda, namun pada akhirnya, kita harus berada dalam satu tujuan besar, yaitu memperjuangkan harapan dan kepentingan rakyat.

.Semoga semangat kerja sama kedua Partai ke depan semakin membawa maslahat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.(*)

#Repost @agusyudhoyono

#partaidemokrat

#pdemokrat

#demokrat

#ahy

 

Penulis : Danang Agung (Wakil Ketua Kahmi Balikpapan)

Danang Agung SH

KabarIkn.com,Balikpapan - Arah perahu-perahu partai politik (Parpol) semakin mengerucut mendukung calonnya, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Balikpapan yang akan digelar secara serentak bersamaan dengan daerah lainnya pada 9 Desember 2020 mendatang. Sejak awal Partai Golongan Karya denga 11 kursi yang telah memiliki kesempatan untuk mengusung sendiri calonnya tanpa parpol pendamping, telah menggadang-gadang Rahmad Mas’ud selaku ketua Parpolnya untuk maju.

Mangnet RM sangat kuat menarik calon-calon lainnya untuk koalisi bergandengan sebagai wakil dan atau mengusung dirinya sebagai calon walikota Balikpapan. Disisi lain, beberapa calon yang awalnya nampak antusias akan bertarung, akhirnya  tak cukup dukungan kendaraan Parpol untuk meruskan langkah politiknya.

Hal ini dapat dilihat ketika partai Golkar membuka penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota, hampir seluruh calon yang ingin bergandengan dengannya mengambil formulir untuk dilirik partai beringin ini. Dari kalangan Parpol, pengusaha, tokoh masyarakat  dan birokrasi mencoba mengajukan diri untuk dapat menarik partai Beringin agar memasangkan dirinya dengan RM.  Walau keputusan partai Golkar belum keluar, sudah dipastikan Golkar akan mengusung RM yang sangat amat kuat elektabilitasnya. Jika ditelisik lebih dalam, Partai ini sebenarnya hanya ingin mencari wakil walikota bagi RM.

Bahkan isunya, untuk untuk urusan wakilnya, RM diberikan otorisasi partainya untuk menentukan siapa yang dianggap cocok untuk menemani dirinya memimpin Balikpapan 5 tahun kedepan. Walau hingga kini Golkar belum menyebutkan nama siapa wakil pendamping RM, namun informasi yang sering digaungkan oleh RM sendiri, ia ingin mencari figur yang dapat bekerjasama, memahami birokrasi dan tidak menjadi beban politik ditengah jalan kepemimpinanya.

Dengan semakin dekatnya tahapan pengusungan calon walikota dan wakil walikota Balikpapan, dukungan terhadapa dirinya semakin bertambah. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah benderang memberikan dukungan padanya. Untuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pun sejak awal sudah menelurkan namaya sebagai calon walikota. Sedang untuk Partai Demokrat Balikpapan yang dinahkodai adiknya sendiri dipastikan akan memberikan dukungan pada sang Kakak. Bagaimana dengan Gerindra ?.  Saya kira RM sudah punya cara untuk merangkulnya. 

Salah satu calon kuat calon lain yang masih ada adalah Ahmad Basir (AHB). Dengan dukungan Partai Persatuan Pembanunan (PPP), Partai Hanura, Partai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ketua Partai Perindro dan Partai Nasional Demokrasi (Nasdem). Apakah dukungan ini riil atau masih bisa berubah, kita lihat saja dinamisnya politik.

Ahmad Basir sejak awal telah mencuri perhatian masyarakat Balikpapan. Popularitasnya semakin menanjak sejak ia berkiprah di Balikpapan. Strategi promosi diri sejak awal dikoridor – koridor jalan raya menjadikan ia amat dikenal. Dunia media sosial juga dirambahnya agar semua masyarakat semakin mengenal figur dengan tagline #makinbaik ini.

Jika melihat polarisasi kemana arah parpol berlabuh, Pilkada Balikpapan sangat besar akan terjadi head to head. Berkaca pada pengalaman Pilkada DKI Jakarta dan Pemilihan Presiden 2019 lalu, Head to head sangat rawan akan konflik ditingkat masyarakat. Masyarakat terbelah sangat tajam dalam memberikan dukungan pada pilihan calonya. Friksi akan kental dirasakan ditengah situasi masyarakat yang masih mengalami frustasai karena pandemi.

Jor-joran kampanye akan dilakukan secara masif oleh kedua belah pihak dalam merebut simpati masyarakat. Bahkan kampaye hitam, hoaks, isu-isu tak etis akan dilakukan guna menekan dan menjatuhkan lawan politik. Head to head menjadi ancaman sosial tersendiri ditengah masyarakat yang sedang menata kehidupan baru ekonomi sosialnya.

Memilih kepala daerah, bukanlah terletak pada keseruan berapa calon yang harus tampil. Beberapa baliho, spanduk dan taburan informasi   selebaran yang ditebar ditengah masyarakat. Tapi mereka yang pantaslah menjadi pilihan kita semua untuk mendapatkan dukungan memimpin kota ini.

Sehingga hemat penulis berdasarkan alasan tersebut, jika Head to head akan sangat mungkin dapat membuat kondusivitas kota terganggu. Menimbulkan gesekan ditengah masyarakat yang semakin mudah tersulut pasca pilpres kemarin. Menebarnya informasi – informasi hoaks yang tak bertanggung jawab dijejaring media sosial. Kiranya pilihan melawan kotak kosong bisa menjadi alternativ menuntaskan rivalitas dalam Pilkada Balikpapan.

Siapa pihak yang pantas dan memiliki kans yang kuat untuk itu, silahkan mulai memikirkannya. Ini semata untuk Balikpapan.(*)

 

KabarIkn.Com,Balikpapan-Keberadaan posisi calon Wakil Walikota Balikpapan saat ini cukup hangat menjadi pembicaraan. Karena dari kandidat Walikota Balikpapan yang ada yakni Rahmad Mas’ud  sangat dipastikan akan maju dalam pilkada Balikpapan sebagai calon walikota. Dari banyaknya figur-figur yang pernah mendaftar penjaringan calon wakil walikota melalui Partai Golkar beberapa waktu lalu, hingga kini rekomendasi dari parti tersebut belum keluar. Bahkan konon kabarnya, penentuan calon wakil walikota diserahkan secara penuh pada Rahmad Mas’ud.

Salah satu tokoh pemuda Balikpapan Syarief Syamsul yang merupakan Ketua Forum Balikpapan Madani,  melihat figur yang layak mendampingi RM lebih baik dari kalangan birokrasi. Harapan Syarief tersebut sangat beralasan, karena Balikpapan telah memiliki pengalaman duet kepemimpinan yang melibatkan birokrasi sebagai kepala daerah. Seperti Imdaad Hamid – Mukmin Faisyal HP, Imdaad Hamid – Rizal Effendi, dan Rizal Effendi – Heru Bambang.

“Dari kalangan birokrasi yang layaknya bisa menjadi pilihan Rahmad Mas’ud untuk dipertimbangkan mendampingi figur calon walikota Balikpapan kedepan” ujar Syarief.

Dari calon birokrasi yang ada dan telah mengajukan diri lewat Partai Golkar semua bisa menadi pertimbangan. Selain memiliki kecakapan dan pengalaman yang panjang didalam pemerintahan, figur yang ada hendaknya bisa memahami arah dari kebijakan calon walikota Balikpapan kedepan.

Diketahui bersama,Rahmad Mas’ud saat ini sedang mecari figur yang konon katanya dapat diajak bekerjasama, satu visi-misi kedepan membangun kota Balikpapan. Namun menurut Syarief, ada hal yang harus diperhatikan calon walikota kedepan. Jangan sampai kinerjanya yang belum tuntas selama peridesasinya terganjal dengan permasalaan internal politik  atau adanya resistensi hukum bagi calon wakilnya mendatang.

“Bukan hanya figur birokrasi yang mengetahui dan mampu membantu mengatur  pemerintahan, namun jangan sampai figur pendamping yang ada, resistensi terhadap permasalahan hukum, malah bisa menjadi beban moral bagi Rahmad Mas’ud”paparnya.

Syarief kembali mengingatkan, bahwa Balikpapan ini dicita-citakan sebagai Kota Madinatul Iman, sehingga hal tersebut dapat tercermin dari figur-figur pemimpinnya yang bisa dijadikan panutan. Mengayomi semua golongan yang ada di Balikpapan yang beraneka ragam, namun disisi lain juga memiliki integritas tinggi terhadap penegakan aturan hukum. Hal tersebutlah yang menurut Syarief merupakan  catatan penting bagi RM di dalam menentukan siapa figur calon yang akan mendampinginya.(danang)

 

KabarIkn.Com,Paser-Disaat negara dilanda musibah Covid 19 atau virus corona yang berdampak ke daerah-daerah.Dimana Calon Bupati Paser yang katanya berjuang untuk rakyat dan akan menampung aspirasi masyarakat,bahkan pak Iwan tidak perna tinggal diam  selalu meringankan tangan untuk membantu kebutuhan masyarakat Paser yang dapak Covid -19

Sosok Politisi Partai Demokrat H.Ihwan Datu Adam yang mempunya segudang karier Politi bahkan perna jadi Wakil dan Plt Bupati PPU, DPRD Kaltim dan DPR RI

Maka dengan itu masyarakt mengharapkan jika wajar saja jika tokoh masyarakat dan kawula muda banyak mengidolakan Calon Bupati Kabupaten Paser 2020-2025 mendatang

Memilih pemimpin yang energik, peduli, dekat dan merakyat memang sudah menjadi pilihan Tokoh muda khususnya dan masyarakat Kabupaten Paser

Dari data yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, diketahui bahwa Ihwan Datu Adam Cocock dan pas merupakan Calon Bupati Paser periode 2020-2025 ia menjadi Cabup paling muda dibandingkan dengan dua Cabup lainnya.

Kenapa pilih Calon Bupati yang paling energik, karena kita butuh pemimpin yang energik.  disamping itu memiliki jaringan yang sangat luas sampai ke pusat. Memiliki  banyak pengalaman di pemerintahan, tentu beliau menjadi pilihan karena beliau sangat peduli dengan masyarakat dan kawula muda..  

H,Ihwan Datu Adam sudah terbukti perna jadi Wakil Bupati bahkan Plt Bupati PPU,beliau sangat peduli dengan masyarakatnya dan selalu banyak menolong warga di PPU pada saat beliau menjabat (by)

Khusus ASN Cendrung Memberikan Suara Ke Ihwan Datu Adam

KabarIkn.Com, Paser-Pemilih Rasional khusus nya ASN akan cenderung memberikan suara ke Ihwan Datu Adam,  dengan pertimbangan record karier Politik dari Wakil dan Plt Bupati PPU ,DPRD Kaltim dan DPR RI

Inshaa Allah  juga kalangan Mahasiswa STIT +Widya Praja dan ST IP Muhammadiyah.

Datu Adam: Utk Kecamatan Muara Samu , seperti telah kami urai connect dengan tokoh tokoh adat Julak Jenan,  H Sahram dan putra Ketua RT Kasungai yg mereka juga telah saling memberikan informasi serta sepakat utk memberi suara ke Ihwan Datu Adam

Datu Adam: *Dapil 2* ; Kecamatan Komam , Batu Kajang, Kuaro dan Muara Samu

Suara di Kecamatan Muara Komam akan difasilitasi oleh sejumlah Tokoh

JULAK LAMBENG Ketua LAP ma Komam telah connect ke tokoh etnis Paser dan Banjar al Desa Beras Jiring, Desa Uko,  Desa Selerong,  Desa Prayon, Desa Muara Payang,  Desa Lusan, Batu Butik Lama.

Inshaa Allah sejumlah Tokoh terkemuka di Desa Desa tsb akan konsisten memberikan suara ke Ihwan Datu Adam

Datu Adam: Kecamatan Kuaro , titik terbanyak yg sudah welcome utk sosialisasi atas permintaan tokoh warga sendiri, diantaranya ,

Desa Pekasau, Desa Kerta Bumi,Desa Kuaro sendiri di sungai Riye , wilayah Jangkar,  termasuk titik di Desa Keluang Paser JAYA

juga desa berbatasan antara Kecamatan Kuaro dan Batu Kajang yakni Desa Sei Terik

Datu Adam: Untuk Kecamatan Batu Kajang

Sejumlah Tokoh  seperti Ketua Adat Julak Jenan : Paman H. Sahram telah melebarkan jaringan mereka hingga Kecamatan Muara Samu, termasuk Desa Kasungai yang telah kita kunjungi dalam kegiatan Sosialisasi hingga detik ini tetap mereka konsisten

Di tambah lagi dengan Jaringan Bapak Sonny yg telah sepakat bersama tenaga kerja dilingkungan Kecamatan Batu Sopang hingga Muara Komam

Datu Adam: *Dapil 4*

Meliputi Kecamatan Paser Belengkong;

Meliputi Desa Laburan , Laburan Baru, Suatang , Damit,  Sangkuriman,  Suatang Baru, termasuk SP 4,Hampir bisa di informasikan bahwa setiap desa diatas , Ihwan Datu Adam telah memiliki chanel  utk memenuhi aspek popularitas sekaligus electabilitas

Sebagai contoh Desa Damit dgn jumlah Pemilih mendekati 3.000 ; oleh sejumlah Tokoh Desa dimaksud Ihwan Datu Adam di perjuangkan oleh mereka utk minimal meraih 1.000 lebih dukungan suara

Apalagi Relawan khusus Ibu Ibu juga telah mereka bentuk sebagai keputusan inisiatif mereka sendiri khusus utk Ihwan  Datu Adam

Datu Adam: *Dapil 3*

Kecamatan Long Ikis Basis Ihwan Datu Adam ada di Desa Kerta Bhakti,  Kayungo Sari , Krayan Bahagia , Kayungo,  Belimbing, Tajur, Samuntai, Pait, Lembah Batu  dan sejumlah Desa lainnya

Selain *Pola pendekatan dgn tokoh sentral* di setiap Desa , komunikasi yang telah dibangun dgn 23 KUD Plasma Inshaa Allah juga akan mendongkrak perolehan Suara Ihwan Datu Adam.

Koperasi Swadaya pun telah membangun komunikasi dgn pihak Ihwan Datu Adam yang jumlah nya 7 , bahkan Ihwan Datu Adam juga telah membangun komunikasi dengan Pemilih Pemuda /Pemula yg populer disebut *Swing Voters*; juga telah pula dibangun komunikasi dgn kelompok *Golput* yang Inshaa Allah akan dapat kita berikan pemahaman dan telah bersedia utk meninggalkan sikap Golput mereka

Datu Adam: Saat Dewan Pimpinan Parpol telah memberi kan SK mereka utk *mengusung Ihwan Datu Adam* : maka approach ke Kecamatan dan Desa akan mulai di krucut kepada TPS TPS agar Kirka/ perolehan Suara kemudian sudah dpt di prediksi dgn akurasi yang accountable

Datu Adam: Adapun Desa wilayah Pantai ,yg masuk dalam wilayah Dapil 4 yakni Kecamatan Tanjung Harapan  akan di garap oleh tokoh Pantai termasuk tokoh Desa Desa Pantai yang ada di ibukota Kabupaten Paser yang telah membangun komunikasi dgn Tim Ihwan Datu Adam

Datu Adam: Demikian sekilas narasi yang terkait dengan Basis yang telah terbangun komunikasi dan sejauh pemantauan hingga kini mereka tetap konsisten

Datu Adam: Meski seluruh basis Ihwan Datu Adam Di Desa Desa tersebut diatas masih memerlukan pemantauan pemantapan dan personil yang dilibatkan akan diberi tugas menjadi magnit embrio perolehan suara kedepan

Datu Adam: Wilayah Kecamatan Longkali , sejak awal telah dibangun komunikasi dengan tokoh tokoh sentral Desa Muara Telake, Maruat , Petiku termasuk Semakin Taka , Sebakung Makmur juga Mendik 1 sd Mendik 5 (*)

 

 

 

KabarIkn.Com,Paser-Tampil sebagai kandidat Bupati pada sebuah wilayah layaknya Kabupaten Paser,  Kabupaten ujung selatan Kalimantan Timur, dengan luas wilayah di kisaran 11.539 Km2 , dengan 10 Wilayah Kecamatan  dan 139  Desa adalah sebuah tantangan yang tidak mudah.

Terlebih ditengah penetrasi pandemi Covid-19 yang pastinya - hingga tingkat Dunia medegradasi atau jika kita menggunakan bahasa rakyat ; "meluluh lantakan" sendi sendi kehidupan ,lebih khusus hari kehari bulan kebulan dan seterusnya ,sendi ekonomi Negara ( baca Pemerintahan), bahkan turut melibas pertahanan ekonomi keluarga.

Mirisnya,  guncangan yang populer diistilahkan sebagai turbulensi ekonomi Negara  ,mesti di subtitusi dengan agenda Regulasi , dimana Pemilihan Kepala Daerah yang telah tergeser akibat penetrasi pandemi tsb tetap disepakati untuk di dimundurkan pelaksananya dari September 2020 ke Desember 2020 tepatnya pada tanggal 9 bulan dimaksud.

Kesibukan sebagai konsekwensi penyelenggaraan dimaksud, membuat institusi penyelenggara sebut KPUD melanjutkan tahapan yang sempat rehat sejenak seraya mencermati perkembangan penanganan Pandemi Covid-19; belum lagi kesibukan  Pemerintah disemua tingkatan untuk mempersiapkan  segala sesuatu nya ,khususnya kesiapan personil , logistik yang inherent dengan kesiapan back up finansial.

Dari kepadatan agenda seperti diatas , apakah warga masyarakat juga "anteng anteng" saja dan atau juga ikut dibuat sama seperti sibuknya para penyelenggara.

Adalah beruntung dari penyelenggaraan *general election* yang sudah pernah terselenggara, dan patut utk kita apresiasi tingkat kesadaran pemilih dalam agenda dimaksud khususnya di Kabupaten Paser , dimana tingkat partisipasi ada di interval angka 85-90 %.

Apakah tingkat partisipasi pada Pemilukada pada Desember 2020 nanti akan sama dengan  penyelenggaraan dalam.siatuasi Normal - kita berharap demikian.

Namun seperti sudah saya urai pada tulisan terdahulu bahwa warga pemilih mengharap adanya keputusan yang di akselerasi  ihwal sosok figur yang diusung oleh Parpol dimaksud.

Warga Masyarakat sudah tentu mengharap sosok yang di ujung Parpol adalah sosok Ideal.

Sosok ideal yang dimaksudkan adalah ; memiliki integritas ( masuk dalam kategori ini adalah asal usul dengan latar belakang yang terbaik, patuh dan taat hukum selain berkarakter , clear and clean).

Jika meminjam persyaratan ideal dan lazim dipersyaratkan oleh Parpol yakni PDLT - selalu  dijadikan rujukan utama Partai Golkar_yang tentu Partai Politik lainnya tentu setuju dengan referensi tesebut.

P - bermakna Sosok yang dimaksud memiliki rekam Prestasi , jika berhubungan dengan Pemerintahan -maka adalah ideal bila sosok dimaksud telah pernah  menjalani posisi sebagai decisor alias pemutus kebijakan.

D - adalah Dedikasi dimaknai dengan mengabdikan kinerjanya saat di beri kepercayaan dengan selalu menunjukkan yang terbaik dalam menjalankan tanggung jawab yang dipikulkan di pundaknya mengacu pada rambu rambu  program pembangunan yang  mesti di pedomani.

L - bermakna Loyalitas : khusus aspek ini adalah yang paling utama setia pada Pancasila dan UUD 1945 , bahkan lebih luas sosok yang dijamin taat pada hukum bahkan  tidak pernah ter indikasi dan atau secara sengaja melanggar  peraturan per undang undangan NKRI, karena Parpol akan sangat concern dengan persyaratan diatas untuk menjamin Pemerintahan dapat dijalankan  dengan tertib dan taat hukum.

T - dimaknai dengan  Tidak Tercela . Dari persyaratan tersebut jelas sosok yang bakal dipertaruhkan untuk mendapatkan mandat Parpol adalah sosok yang clear and clean.

Memiliki rekam jejak yang clear ,  tidak tercela baik saat  eksistensinya ditengah masyarakat, clear dari pelanggaran hukum. Dan jika sosok dimaksud telah pernah eksis di jenjang Pemerintahan  maka persyaratan clear and clean dimaksud adalah persyaratan yang diharap tidak akan menimbulkan  cemooh atau beban physicolgis yang merugikan Parpol pengusung.

Nah sejumlah penekanan diatas adalah rambu yang diharapkan akan diprioritaskan oleh Parpol dalam merekomendasikan kader kadernya untuk diterjunkan dalam Kontestasi Pemilihan di Desember 2020 mendatang.

Dengan persyaratan dan bekal untuk menjadi nakhoda, yakni  di posisi Bupati di Kabupaten Paser , maka dihajatkan warga dan tokoh agar Parpol Pengusung untuk memastikan bahwa Ihwan Datu Adam,SE adalah sosok yang patut untuk mengantongi Keputusan Parpol yang Inshaa Allah akan memandu jalannya pemerintahan dengan amanah termasuk sosok yang akan sangat memperhatikan bingkai jalannya pemerintahan dengan  baik sesuai harapan warga dan tokoh masyarakat Kabupaten Paser.

H.Ihwan Datu Adam.

Kandidat Bupati Paser Mantan Plt Bupati Wakil Bupati,Anggota DPRD Provinsi Kaltim fan Anggota DPRRI

 

H.Ihwan Datu Adam Calon Bupati Paser 2020-2025

KabarIkn.Com,Paser-Hanya terbilangan bulan pada 9 Desember 2020 telah ditetapkan sebagai hari Pemilihan Kepala Daerah serentak si sebagian wilayah NKRI.

Dengan tetap memberikan apresiasi bagi daerah lain yg juga menyelengarakan Pemilihan Kepala Daerah, karena identitas diri kami adalah Kabupaten Paser,  maka tergerak nurani kami untuk memberikan kontribusi ikhwal *siapakah yang tepat untuk memimpin Kabupaten Paser 5 tahun kedepan*

“Kepala Daerah, sebagai amanah Undang Undang yang telah menjadi kesepakatan bersama setelah melalui pintu Reformasi dilaksanakan melalui *Pemilihan Langsung* dengan tahapan dan mekanisme yang agregatnya semua telah di tetapkan dan mesti dilalui. Kita percayakan dan harus , tahapan dengan mekanisme nya adalah tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum ( KPU - Daerah).

Dalam perjalanan hingga lebih kurang 60 tahun,  Kabupaten Paser sudah mengukir sejarah akan prototipe atau lebih tepat kita sebut dengan *Style of Management* seorang sosok Bupati Kepala Daerah yang pernah memimpin Kabupaten Paser.

Terbukanya kran demokrasi

sangat menggembirakan,  karena banyak sosok figur yang tertarik utk menggunakan

"Hak Demokrasi" nya utk turut mengapresiasi *Kontestasi* Pemilihan Kepala Daerah dimaksud.

Sejatinya sungguh semangat Kontestasi tersebut  turut

menyemangati kita utk mendapatkan Bupati Kepala Daerah yang memenuhi persyaratan Perundang Undangan dimana kita semua menghajatkan akan mendapatkan sosok yang tepat,  dengan pengalaman yang memadai dan memiliki jiwa leadership yang bisa diandalkan.

Tegasnya kita bukan saja berkeinginan mendapatkan " juara " Kontestasi yang memunculkan sepasang sosok yang menduduki jabatan Bupati dan Wakil , namun kita sepakat untuk mengantar kan sosok *Bupati Kepala Daerah yang adalah sosok Pemimpin yang memiliki jiwa Leadership* yang telah saya sebutkan diatas, bahkan untuk situasi dan kondisi penetrasi Covid-19 ataupun pasca nya nanti , maka kita sangat memerlukan sosok *Bupati yang bersih , kreatif , berpengalaman dan telah membuktikan kinerjanya di sejumlah jenjang Pemerintahan , selain sejatinya ybs memiliki networking sebagai kekuatan penopang ybs ketika memimpin*

Kesemuanya itu terhubung erat dengan kompleksitas permasalahan ekonomi, sosial dan kemampuan menghidupkan kan kembali perputaran roda ekonomi rakyat.

Jenjang komprehensif yang kita maksudkan adalah ; pertama ;  telah mendalami menjadi komando pada Pemerintahan level Kabupaten;

Kedua ; telah pernah terlibat langsung bagaimana mendesign keputusan pada level Pemerintahan  Provinsi,  yang sejatinya bertanggung jawab atas berjalan nya pembangunan di level Kabupaten/Kota.

Ketiga ; turut mendesain dan merumuskan bagaiman me-seimbangkan kebijakan anggaran bagi Provinsi dan Kabupaten.

Yang kesemua peran dan keterlibatan kebijakan dimaksud bisa kita sederhanakan dengan keterlibatan membuat kebijakan bermuatan wawasan Nasional demi NKRI.

Dengan perjalanan sedemikian panjang dan penuh tantangan , maka perjalanan tersebut akan kita bebankan lagi dgn *Tantangan* mendesign, mempersiapkan sekaligus mewujudkan  secara bersama sama menghidupkan kembali *Generator* ekonomi rakyat di semua lapisan termasuk dalam rumusan itu adalah membangkitkan kembali dunia industri dan tenaga kerja .

Nah Tantangan seperti tersebut diatas Inshaa Allah akan bisa di handle secara gradual oleh sosok Ihwan Datu Adam*

Written by H IrmaJaya

 

Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat

KabarIkn.com,Balikpapan –Diketahui dengan adanya wabah covid-19 seperti sekarang ini juga berdampak pada perekonomian bukan hanya di Indonesia saja tetapi seluruh dunia, sehingga dari seluruh unsur ekonomi dan kehidupan itu sangat terdampak dari adanya wabah virus covid-19 ini.

Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat mengatakan seiring berjalannya waktu Pemerintah sudah banyak memberlakukan pengetatan di sektor kehidupan masyarakat untuk mengetahui penyebaran covid-19, sehingga kesehatan adalah salah satu prioritas utama agar bisa fokus bekerja.

Dalam perjalanan setelah 3 bulan menganggarkan banyak pelaku ekonomi yang sangat terdampak seperti ada 18 hotel yang tutup karena mereka semodal PAD Kota Balikpapan, sementara PAD itu gunanya untuk menggerakkan ekonomi.Lalu , beliau menilai dalam konteks tadinya bukan hanya kesehatan yang penting saat ini ternyata ekonomi juga tidak kalah penting untuk kehidupan yang terus berjalan.

“ Jika hal ini tidak dapat dimitigasi dengan baik maka akan menjadi beban bagi Pemerintah Kota Balikpapan khususnya kita semua . Dengan adanya dampak covid-19 ini semakin banyak pengangguran karena banyak pekerja yang di PHK,” Kata Ketua Kamar Dagang dam Industri Balikpapan Yaser  Selasa (23/06/2020)

Dibalik banyaknya angka pengangguran karena terkena dampak dari covid-19 ini pastinya akan meningkatkan angka kemiskinan di Kota Balikpapan. Selain krisis kesehatan dan krisis ekonomi ada juga krisis keamanan yang sama sama harus kita jaga dan dalam perjalanan selama 3 bulan ini yang dilihat oleh beliau adalah covid merupakan sesuatu yang tidak pasti .

Yaser Arafat menambahkan New Normal dalam konteks sekarang merupakan kehidupan baru dengan menggunakan protokol covid-19 dan merupakan sesuatu yang pasti. Alasan covid-19 itu tidak pasti yang pertama karena sekarang tidak ada manusia maupun Negara manapun yang bisa memastikan kapan wabah covid-19 tersebut akan berakhir dan tidak ada manusia maupun Negara maju yang dapat menemukan antivirus penyakit tersebut.

“ Jadi penerapan New Normal memang sesuatu hal yang harus segera di terapkan dan harus ditetapkan kapan New Normal benar benar akan dimulai. Sehingga hal ini dapat menjadi respon positif bagi para pelaku usaha,” ujarnya.

Setelah dilakukan penerapan New Normal , mereka berharap pada saat ini yang mempunyai anggaran dana dan disaat semuanya masih menahan itu belanja langsung pemerintah yang berujuan untuk memicu agar ekonomi terus berkembang.

Diberlakukannya New Normal saja tidak dapat menjamin pendapatan orang tersebut akan naik , tetapi diharapkan ada relaksasi kemudahan dan sudah diberlakukan New Normal sentimen positif dalam pelaku usaha itu sangat penting.

“ Lalu, dalam konteks pilkada seperti sekarang ini Pemerintah tidak ada pilihan yang terbaik dari yang terburuk , kecuali pemerintah mengeluarkan New Normal sehingga pilkada saat ini terkesan agak dipaksakan karena dengan dasar New Normal tersebut,” imbuhnya (beny).

KabarIkn.com, Balikpapan - DPP PKS resmi mengusung H.Rahmad Mas'ud sebagai Calon Wali Kota Balikpapan. Pengumuman ini disampaikan ketua DPW PKS KH.Harun Al Rasyid dalam deklarasi dukungan kepada Rahmad Mas'ud di kantor DPD PKS Balikpapan,Jalan Ruhui Rahayu.

Hadir dalam deklarasi dukungan yakni bakal calon H.Rahmad Mas'ud bersama ketua DPD Golkar Kaltim H.Rudi Mas'ud dan Ketua Pemenangan Golkar Kaltim H.Hasanuddin Mas'ud bersama perwakilan pengurus Golkar Balikpapan, Fraksi dan organisasi sayap Golkar.

Rahmad Mas'ud menjelaskan untuk partai lain dalam waktu dekat adalah demokrat, yang bisa diartikan itu semua bukan dilihat dari uangnya tetapi partai yang diusung, kader yang diusung dan orang yang diusung harus menang. Melalui survei dari partai PKS sudah sampai 70% dan intinya beliau menjaga kepercayaan masyarakat.

" Kunci untuk mensukseskan dan menunjuk kandidat menjadi pemenang di Pilkada adalah keras kepercayaan dan saya yakin jika semua percaya pasti saya akan dipilih," ujarnya.

Beliau akan melakukan sidang keluarga untuk menentukan siapa pasangan nantinya dan tidak terburu buru juga harus berhati hati karena hal ini adalah tanggung jawab dari mereka berdua. Jadi, wakil dengan wali kota nya harus benar benar sejalan dalam satu visi dan misi untuk membawa satu tujuan yaitu bermanfaat.

Ada beberapa survei dari kalangan politikus, kalangan demokrasi bahkan sampai kalangan pengusaha semuanya ada dalam survei. Maka dari itu beliau tidak terburu buru karena waktunya masih panjang (*)

 

KabarIkn.Com,Paser- Poin 1 Pendapat dan atau statement seperti dimaksud pada butir 1 akan sangat *subjektif* jika dilontarkan oleh lingkaran terdekat ybs; namun Alhamdulilah setelah bertatap muka langsung , lalu mendengarkan statement ybs, dan *penilaian objective dari lapisan warga PPU- dimana ybs pernah menjadi pejabat di Kabupaten itu, maka "sederhana dan merakyat" - adalah benar dan memang dikehendaki oleh warga masyarakat Kabupaten Paser yg di statement kan mereka kesederhanaan dan merakyat  sdr Ihwan Datu Adam merupakan _duplikasi_ Bapak H Ridwan Suwidi mantab Bupati Paser  2 Periode,  pemimpin yang sangat dicintai rakyat.

*Point 2*

Dengan perjalanan karier Politik dari Wakil Bupati dan Plt Bupati PPU, lanjut ke anggota DPRD Prov Kaltim, lanjut ke jenjang DPR RI,  maka warga masyarakat Kabupaten Paser menitipkan  harapan ybs akan dapat membawa harapan baru , _bukan saja karena network yg dimiliki ybs sampai ke tingkat Pusat,  namun komitmen ybs setelah mengarungi langsung nafas keinginan kehendak dan harapan masyarakat - dimana sdr Ihwan Datu Adam SiaaP utk memperjuangkan  peluang peluang dimaksud sehingga secara gradual harapan warga masyarakat dimaksud akan bisa diperjuangkan. Harapan itupun terkait dgn TEKAD ybs Membangun Desa dan Menata Kota. Jujur secara physicolgis TEKAD tsb mampu menyentuh harapan dan kepercayaan  warga masyarakat_;

*Point 3*

Terkait dgn ybs adalah Tokoh terkenal dari Daerah hingga ke panggung Nasional ;

Alhamdulilah kiprah sdr Ihwan Datu Adam sebagai telah kami urai diatas,  menjadikan SISI YG MENGGUGAH DUKUNGAN Tokoh Tokoh dan  Warga Masyarakat Kabupaten Paser bertekad mendukung penuh untuk dimenangkan dalam kostestasi Pilbup dimaksud.

*Point 4*

Point ini sungguh sangat penting,  dan lumrah - apalagi Tim Survey- selalu menjadikannya sebagai salah satu referensi mereka .

Inshaa Allah  perjalanan organisasi dan politik sdr Ihwan Datu Adam ; dimana keterlibatan ybs mulai organisasi Kepemudaan (KNPI) dan Olahraga (KONI)  hingga ke jenjang peran dan karier di  Partai Politik sudah dijadikan referensi oleh kalangan pejabat dan warga masyarakat - karena selama kepercayaan  dimaksud diemban oleh Ihwan Datu Adam,  ybs Alhamdulilah menunjukkan kerja , kinerja dan responsibility yg baik.

*Point.5*

 Sebatas dengan uraian saya pada point 4 , dimana dengan menghasilkan kinerja memuaskan itulah maka menghantarkab sdr Ihwan Datu Adam, dipercaya dan dicintai oleh warga masyarakat.

*Point 6*

Tekad,  perhatian , prestasi dan kinerja tentu tidak akan dipisahkan dengan kepedulian sosial.

Azas gotong royong , kepedulian sosial serta kebijakan saat memerintah memang mesti  terintegrasi dgn tujuan Pembangunan kita yakni Pembangunan yg ber keadilan  menuju Indonesia yang adil berkemampuan dan makmur  yang berkeadilan. Alhamdulilah hal dimaksud dapat di tunjukkan oleh sdr Ihwan Datu Adam bersama dgn Ibu Hj Sandra Puspa Dewi sbg pasangan hidup yg di takdirkan kepada ybs.

*Point 7*

Dgn kepedulian Sosial yg telah terurai di butir sebelumnya , maka karakter " friendly" sudah merupakan karakter bawaan ybs berdua yakni sdr  Ihwan Datu Adam  dgn Ibu Sandra Dewi Puspa.

Mengapa ? ; Ybs baik saat memiliki amanah  jabatan hingga purna tugas sbg anggota DPR RI tetap seperti biasa ; _itulah yang kita maksud dengan keramahan ybs sebagai karakter bawaan_

*Point 8*

Sdr Ihwan Datu Adam adalah sosok yang friendly, yang sering saya istilahkan juga sosok yg suka dengan _tantangan_ dalam makna yang konstruktif.

Mengapa warga masyarakat bersama tokoh yg sudah saya pernah kedepankan dalam tulisan saya ; sensitivitas ybs utk menyentuh sejumlah ketertinggalan pembangunan di Desa membuat sdr Ihwan Datu Adam dinilai warga masyarakat mau mendalami tentang banyaknya kekurangan di Desa , Nah warga menilai jika sosok Pemimpin yg memberi perhatian  kepada Desa adalah _Sosok Rendah Hati dan mau peduli kepada mereka_

*Point 9*

Pengalaman Pemerintahan  dan selalu saya sebutkan sebagai jenjang karier yg komprehensif tertuju kepada ybs , karena jenjang dimaksud tidak hanya dilalui ybs sbg ego prestise , namun  benar benar di selami oleh ybs , mengedepan kan istilah bahwa sdr *Ihwan Datu Adam  dapat telah dan dapat merasakan detak jantung warga yg dipimpinnya*

*Point 10*

Program Kerja yang telah dikedepankan ybs dan senafas dgn tekad *Membangun Desa , menata Kota menuju Pembangunan Kabupaten Paser Berkeadilan* adalah sebuah tekad yg sungguh sungguh bahkan sangat _mengena bagi Kabupaten Paser yang memiliki 10 Kecamatan 139 Desa tersebar pada wilayah dgn luas 11.539 km2_

Dgn gambaran wilayah seperti dimaksud dgn kompleksitas tantangan dan kwalitas harapan warga  maka dihajatkan sosok Pemimpin sekaliber sdr Ihwan Datu Adam yang telah saya kedepankan  *sosok yang memiliki sensitivitas serta experience yang memadai*

*Point 11*

Bukan hanya performance kekinian - saat akan maju pada kostestasi PilBup- terkait dengan watak dan  didorong menjunjung tinggi Silaturrahmi,  maka sdr Ihwan Datu Adam  bukan saja mudah ditemui , bahkan warga acap sekaligus menghadapkan problema yg mereka minta sdr Ihwan Datu Adam turut membantu finansial pun tenaga utk meringankan beban mereka.

*Point 12*

Sebuah pengakuan menarik dari Ketua Lembaga Adat Paser Kecamatan Muara Komam, yakni Kecamatan Kab Paser yang berbatasan Langsung dengan Kab Tabalong Kalsel.

Nama beliau populer di sebut Julak Lambeng.

Julak Lambeng menyatakan berhadapan dengan saya , saat pertama kali melihat Baleho ybs .

"Dari sekian Baleho Calon Bupati yang saya saksikan, Ihwan Datu Adam cocok utk kita dukung menjadi Bupati Paser , sekilas dari penglihatan saya berwibawa dan bersahabat" , itulah pernyataan awal sang tokoh adat.

*Point 13*

Pasangan Bupati dan Wakil bila terpilih,  berdasarkan UU Pemerintahan Daerah sudah memiliki Tupoksi masing masing.

Kecocokan keduanya , salah satunya sangat argumentatif  adalah "Kesetaraan Gender".

Sehingga masing masing Gender merasa ter apresiasi dan terwakili gender mereka ; itu salah satu argumen yang riel yg kita rasakan.

Kondisi tsb akan mampu menggiring keterwakilan  secara logis  emosional utk menentukan pilihan mereka dan tokoh yg sudah memberikan dukungan penuh kepada sdr Ihwan Datu Adam tentu akan menjelaskan kepemilih dgn pengaruh ketokohannya akan dorongan utk memilih pasangan dimaksud  bersama keluarga besarnya.

*Point 14*

Dukungan ideal memang benar bila antara Parta Demokrat dapat sejalan sekaligus ber sinergis memberikan dukungan penuh melalui SK DPP nya  kepada Pasangan Ihwan Datu Adam dan Ridhawati Suryana.

*Jika ,maaf komunikasi antar  Pimpinan PD dan Golkar di Pusat dapat bersinergi , Inshaa Allah kemenangan akan diraih disertai Doa dan Ikhtiar Optimal dari kita semua.

*Diterbitkannya SK DPP lebih awal , adalah sangat diharapkan dan akan menyemangati gerakan pemenangan dengan waktu yang tersedia , selain patut dipercepatnya bersama  mesin partai yang terintegrasi*

Sumbangsih Tanggapan dan Uraian Kami H IrmaJaya

 

KabarIkn.com,Jakarta – Fraksi Partai Demokrat DPR RI (FPD DPR RI) menolak pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Penolakan ini karena FPD DPR RI konsisten agar negara fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

FPD DPR RI menilai RUU HIP berpotensi mereduksi atau mengerdilkan Pancasila.

Utamanya karena TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia dan Larangan Setiap Kegiatan untuk Menyebarkan atau Mengembangkan Faham atau Ajaran Komunisme Marxisme-Leninisme tidak dijadikan konsideran RUU HIP.

Hal ini sesuai dengan sikap dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Melalui akun media sosial twitter pribadinya, AHY menegaskan:

Kami @PDemokrat tolak bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila karena ada berbagai hal strategis, sensitif & fundamental yg sebaiknya didiskusikan seluruh elemen masy stlh kita melewati krisis Pandemi Covid. Pastikan kita ikuti UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dlm susun RUU.

Hal fundamental itu diantaranya RUU HIP memunculkan tumpang tindih dlm sistem tata negara. Pancasila sbg landasan pembentukan UUD justru diatur oleh UU. Hal ini membuat Pancasila menjadi sekadar aturan teknis & tidak lagi menjadi sumber nilai kebangsaan.

RUU HIP juga mengesampingkan aspek historis, filosofis, yuridis, dan sosiologis Pancasila sbg dasar negara & ideologi yg disusun para pendiri bangsa. Indikator paling sederhananya adalah RUU ini tidak memuat TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Larangan Ajaran Komunisme/Marxisme.

Padahal, TAP MPR tsb adl landasan historis dlm membicarakan bgmn Pancasila menjaga persatuan bangsa. Kita tdk lupa bgmn sejarah membuktikan kelompok faham marxisme/komunisme di Indonesia pernah berusaha hancurkan Pancasila. Ini yg kami tangkap jg jadi keprihatinan kel besar TNI.

Kami sepakat dengan berbagai organisasi sosial keagamaan seperti @muipusat @nahdhatululama, @muhammadiyah dll yang menangkap nuansa ajaran sekularistik atau bahkan ateistik. Salah satunya tercermin pd pasal 7 ayat 2 RUU HIP yang berbunyi, “..ketuhanan yang berkebudayaan..”.

Pasal “..ketuhanan yg berkebudayaan...” ini seolah memuat upaya mengingkari kesepakatan yg dibuat pendiri bangsa utk ttp memegang teguh NKRI berdasarkan semangat Ketuhanan Yang Maha Esa. Jika dibiarkan, ini berpotensi mendorong munculnya konflik ideologi hingga perpecahan.

Upaya memeras Pancasila jadi trisila/ekasila, juga jelas bertentangan dengan semangat Pancasila yg seutuhnya. Hal itu akan membuat negara ini hanya berpijak pada pilar sosial dan politik, bahkan hanya fokus pada urusan kegotongroyongan.

Pembahasan RUU HIP saat ini justru mengalihkan perhatian negara & masyarakat yg seharusnya lebih fokus pada penanganan pandemi yang telah membuat kesehatan publik dan ekonomi negara menjadi rapuh. Sekali lagi kami tegaskan, RUU HIP ini tdk urgen utk dibahas ke tahapan berikutnya.

#RUUHIP

#PartaiDemokrat

#AHY