[Valid RSS]

Kabarikn.com,Balikpapan- Bertempat di Gedung Mahakam, Polda Kalimantan Timur mengikuti Video Conference (Vicon) Launching Aplikasi ASAP DIGITAL oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.S.i yang disaksikan berbagai Kementerian dan Lembaga terkait, Rabu (15/09/2021).

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., usai kegiatan Vicon mengatakan, Didukung peralatan canggih yang terkoneksi dengan sistem jaringan yang dibackup PT Telkom, ASAP Digital mampu melakukan pemantauan kondisi terkini di sejumlah kawasan rawan terbakar selama 24 jam.

ASAP Digital memuat berbagai macam informasi terkini (realtime), seperti data visual (CCTV), kondisi udara, hotspot serta data prakiraan cuaca yang dapat dimanfaatkan untuk pencegahan karhutla.

Keunggulan dari aplikasi ASAP Digital, antara lain bisa memantau adanya ASAP yang bersumber dari api. Berkat kecepatan informasi yang diterima petugas di Command Center, tim satgas karhutla bisa secara dini dikerahkan ke lokasi melakukan pengendalian dan pemadaman. 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan – Direktorat Samapta Polda Kaltim melaksanakan Kegiatan Apel Pemberangkatan Pembinaan Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Direktorat Samapta Polda Kaltim yang dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Kaltim Kombes Pol. Edy Suswanto, S.I.K, S.H.

Kegitatan yang dilaksanakan di lapangan Apel Ditsamapta Polda Kaltim tersebut diikuti oleh Bintara Remaja Direktorat Samapta Polda Kaltim Tahun 2020/2021 (Angkatan 45 & 49).

Dalam sambutannya Direktur Samapta Polda Kaltim Kombes Pol. Edy Suswanto, S.I.K., S.H., menerangkan bahwa adapun Kegiatan Pembinaan Tradisi Pembaretan ini mengandung maksud untuk memupuk Jiwa Korsa dan semangat kebersamaan.

“Mudah-mudahan tradisi pembaretan ini bukan hanya sekedar seremonial belaka, tetapi personel bisa mengambil makna dari kegiatan tersebut, menumbuhkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas nantinya serta memiliki rasa kebanggan bergabung dengan Korps Sabhara,” Ungkap Dir Samapta Polda Kaltim.

Polisi berpangkat melati tiga tersebut menambahkan bahwa pembaretan adalah awal dari komitmen dalam melaksanakan tugas tugas kesamaptaan. Kombes Pol Edy berharap, bahwa dengan tradisi ini dapat menambah motivasi seluruh personel Samapta dalam pelaksanaan tugas kepolisian kesamaptaan kedepannya. 

Sumber : Humas Polda Kaltim

KabarIkn.com,JAKARTA—Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka meninjau vaksinasi sekaligus mensupervisi penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19. 

Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan apresiasinya terhadap Forkompimda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 sehingga di wilayah NTB berdasarkan assesmen terdapat penurunan level PPKM-nya. Adapun saat ini di 5 Kabupaten NTB berada pada Level 3 PPKM sementara 5 Kabupaten lainnya ada di Level 2. 

Kendati demikian, Kapolri mengingatkan bahwa penurunan level PPKM yang diikuti dengan pelonggaran di beberapa sektor dikhawatirkan dapat menjadi pemicu melonjaknya kasus baru Covid-19. 

“Dalam kesempatan ini selalu saya ingatkan, dalam penurunan level, tentunya akan ada aktivitas yang dilonggarkan, ada kurang lebih 10 sektor yang dilonggarkan, yang tentunya ini harus diwaspadai. Ini harus ditingkatkan protokol kesehatannya,” kata Kapolri di Kantor Gubernur NTB, Jumat (10/9/2021). 

Karena kalau tidak menerapkan disiplin dengan protokol kesehatan, kata Kapolri, semua pencapaian pengendalian dan penanganan Covid-19 yang telah menunjukan hasil baik ini tentunya akan sia-sia. 

“Ini yang tentunya perlu diedukasi, terus disosialisasikan. Dan masyarakat mohon kerjasamanya untuk bisa sama-sama menjaga protokol kesehatan,” imbau mantan Kapolda Banten ini. 

Tidak lupa Kapolri menyampaikan walaupun telah mendapatkan vaksin, penggunaan masker dalam setiap menjalankan aktivitas sangatlah penting. 

Terkait upaya untuk mencapaian target vaksinasi 2 juta dosis perhari sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo. Dikatakan Kapolri, lewat vaksinasi massal yang dilakukan oleh TNI-Polri hari ini menargetkan sebanyak 45.000 dosis vaksin disuntikan kepada masyarakat. 

“Kalau 45.000 dosis tercapai, Provinsi NTB satu-satunya yang bisa mencapai target Presiden dua juta dosis vaksin perhari. Dan kalau tercapai, saya minta agar ini dipertahankan,” pungkasnya. 

Diakhir, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan bahwa di Mandalika, NTB akan ada agenda besar bertaraf Internasional yaitu penyelenggaraan Super Bike di bulan November yang akan datang. Kapolri menginginkan agar, protokol kesehatan betul-betul ditegakan dan vaksinasi segera dimaksimalkan. 

“Ini tentunya memerlukan kesiapan khusus. Khususnya terkait dengan protokol kesehatan dan kesiapan vaksinasi. Sehingga pada saat perhelatan tersebut berlangsung. Semua yang datang dalam kondisi siap, karena prokesnya bagus dan vaksinasinya sesuai dengan yang kita harapkan,” demikian Kapolri.

KabarIkn.com,Balikpapan - Jumat ( 10/09/2021 ) , Polda Kalimantan Timur melaksanakan vaksinasi massal covid - 19 sebanyak kurang lebih 4.000 dosis di BSCC Dome Balikpapan. 

Kegiatan vaksinasi massal ini dilaksanakan guna berupaya untuk mencapai target yang diberikan oleh Presiden yaitu 2 juta sampai 2,5 juta dalam satu hari se Indonesia dan pastinya itu harus didukung oleh vaksinasi yang cukup besar di Kalimantan Timur.

Kapolda Kalimantan Timur , Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menyampaikan bahwa Polda Kaltim bekerja sama dengan para tokoh masyarakat untuk mengumpulkan warga di Kalimantan Timur termasuk juga di Kota Balikpapan untuk sebanyak mungkin bisa divaksinasi agar tercipta Herd Immunity yang di targetkan oleh Pak Presiden.

" yang mengikuti vaksin ini dari berbagai kalangan. Ada dari universitas , sekolah , gereja , masyarakat umum dan totalnya hampir mencapai 5.000 orang. Vaksin ini memang sengaja kita atur waktunya supaya tidak terjadi pengumpulan orang yang cukup banyak biar protokol kesehatan tetap bisa kita jaga," ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa giat vaksinasi kali ini berjalan dengan bagus , manajemen vaksinasi juga sudah semakin baik dan tidak terjadi penumpukan. 

" Satu vaksinator bisa mencapai 100 orang , jadi kalau misalnya vaksinasi ini berjalan sampai sore maka satu vaksinator bisa 200 orang bahkan lebih. Yang paling penting mudahan kita bisa terus mendapatkan ketersediaan vaksin sehingga kita bisa terus melakukan vaksinasi dalam jumlah banyak , " pungkasnya. ( tri )

KabarIkn.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal serentak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/9/2021). Kegiatan itu diselenggarakan di 10 titik wilayah NTB. 

Dalam peninjauan ini, Sigit meminta agar Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempercepat pelaksanaan vaksinasi nasional. Kegiatan itu diselenggarakan di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Tengah, Kota Bima, Kabupatem Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa.

Menurut eks Kapolda Banten ini, percepatan vaksinasi juga untuk kesiapan pelaksanaan ajang Superbike dan Moto GP pada bulan November mendatang.

"Untuk wilayah yang ada kegiatan tersebut mohon dipersiapkan petugas vaksinator. Mandalika perlu perhatian khusus," kata Sigit dalam tinjauannya.

Dalam kesempatan ini, Sigit menerima paparan Bupati Lombok Tengah bagaimana perkembangan vaksinasi di wilayah tersebut. Dalam paparannya, target sebanyak 75 persen masyarakat sudah divaksin terkait dengan memenuhi target program vaksinasi nasional sekaligus persiapan even internasional itu. 

"Tolong diperhitungkan karena waktunya kurang lebih 2 bulan sehingga target bisa tercapai. Harapan kami rekan-rekan semua menembus angka rekor pencapaian di NTB. Kami tunggu semoga hasilnya sesuai," ujar Sigit.

Sementara itu, kata Sigit, vaksinasi juga diperlukan untuk mengembalikan roda perekonomian masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Kemudian, Sigit menyebut, vaksinasi juga untuk memperkuat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah dimulai. Oleh sebab itu, pelajar, guru dan pihak yang terkait harus segera dilakukan percepatan vaksinasi.

"Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian," papar Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk berkoordinasi jika memang membutuhkan stok vaksin. Namun, ia mengingatkan juga setiap wilayah untuk mempersiapkan petugas vaksinator jika stok vaksin sudah tersedia.

Tak lupa, dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang ikut menyukseskan vaksinasi di wilayah NTB mulai dari Pemprov, TNI-Polri dan masyarakat.

"Terima kasih kepada petugas dan masyarakat yang ikut mempercepat akselerasi vaksinasi," katanya.

KabarIkn.com,Balikpapan – Dalam rangka menanggulangi bencana alam terutama bencana Banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa hari ini di Kota Balikpapan, Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim berpatroli di daerah rawan banjir di sekitar wilayah Kota Balikpapan.

Adapun dalam kegiatan Patroli Siaga Bencana kali ini Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim juga membantu masyarakat melintasi jalanan yang tergenang banjir seperti Jl. MT. Haryono Balikpapan, Depan RS. Siloam Balikpapan dan Jl. Beller Balikpapan serta menghimbau warga di untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Hingga saat ini genangan air berangsur-angsur surut dan jalanan kembali dapat dilalui kendaraan-kendaraan yang melintas seperti semula.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, S.I.K. menyampaikan, “Hal ini merupakan salah satu fungsi kepolisian dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam membantu masyarakat menjalani kegiatan sehari-harinya meskipun terkendala dengan bencana banjir.” Tuturnya.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kaltim dan Wakapolda Kaltim dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

KabarIkn.com,JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung serbuan vaksin di wilayah Kalimantan Barat yang digelar di dua tempat yaitu di Ayani Mega Mall dan SMAN 1 Pontianak, Rabu (8/9/2021). 

Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya menekan laju pertumbuhan Covid-19 dengan berbagai langkah. Misalnya dari segi pengendalian yaitu melakukan strategi penerapan PPKM Level 1 hingga 4. 

Mantan Kapolda Banten ini mengingatkan, beberapa wilayah di Kalbar yang level PPKM-nya telah turun harus tetap diimbangi dengan penguatan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Karena, Kapolri menekankan, turunnya level PPKM pasti diiringi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat. 

“Kami memantau di wilayah Kalbar saat ini ada 10 wilayah yang masuk PPKM Level 3 dan empat wilayah Level 2, sehingga tentunya diimbangi adanya kelonggaran aktivitas masyarakat. Tentunya dengan kelonggaran tersebut ada potensi akan meningkatkan laju pertumbuhan Covid sehingga mau tak mau strategi yang dilaksanakan bagaimana menguatkan Prokes,” kata Kapolri dalam tinjauannya. 

Disisi lain, lanjutnya, bagaimana upaya mempercepat vaksinasi. Sehingga dengan begitu, masyarakat mendapat kekebalan dari serangan virus corona. Karena vaksin ini, Sigit menekankan, merupakan kunci dalam pengendalian Covid sekaligus modal dasar dalam hidup berdampingan dengan virus tersebut. 

Terkait hal ini, Kapolri meminta agar jajaran Forkompimda Kalimantan Barat agar lebih aktif dalam mengakselerasikan percepatan vaksinasi. 

“Nanti kami komunikasikan agar kiriman dan distribusi vaksin ke Kalbar akan ditingkatkan sehingga pencapaian persentase yang saat ini berada di angka 19 persen bisa meningkat dan sama capaian yang dilaksanakan secara nasional,” tekan mantan Kabareskrim ini. 

Terkait dengan tinjauannya di SMAN 1 Pontianak, Kapolri menyebut bahwa, dengan penguatan proses vaksinasi, akan memperkuat kesiapan dari proses kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal itu tentunya harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat disiplin atau ketat.

"Vaksinasi pelajar diharapkan dapat memperkuat kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan menjadikan vaksin sebagai persyaratan bagi pelajar, guru maupun perangkat sekolah. Vaksinasi di lokasi pendidikan seperti ini juga diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi bagi orang tua murid maupun warga sekitar sebagai upaya akselerasi vaksinasi sehingga segera mencapai target capaian," papar Kapolri.

Tidak lupa, Kapolri mengingatkan meskipun telah mendapat dosis vaksin, masyarakat agar tetap mematuhi Prokes dan mendownload aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya pemantauan setiap kegiatan masyarakat. 

Serbuan vaksinasi di Ayani Mega Mall sendiri menargetkan 1.600 masyarakat, sementara di SMAN 1 Pontianak ditargetkan 1.100 pelajar mendapat dosis vaksin. 

Kapolri menjelaskan, berdasarkan data dari Kemenkes RI tanggal 7 September 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional yaitu 33,04 persen dosis 1 dan 18,94 persen dosis 2, dengan total sasaran vaksinasi sebanyak 208,3 juta orang. Sedangkan capaian vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat yaitu 19,20 persen dosis 1 dan 11,58 persen dosis 2 dengan total sasaran sebanyak 3,8 juta orang.

“Melihat capaian tersebut, saya mengajak seluruh elemen masyarakat, mari bersama berbondong-bondong meluangkan waktu untuk melaksanakan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan agar kekebalan komunal dapat segera terwujud,” pungkas Kapolri.

Kabarikn.com,Balikpapan- Bertempat di Gedung Mahakam, Polda Kalimantan Timur menggelar rapat koordinasi dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan pengelola objek tertentu di bidang perkebunan dan kehutanan, Rabu (08/09/2021).

Karo Ops Polda Kaltim saat memimpin rakor tersebut mengatakan, kegiatan ini digelar guna menekan seminimal mungkin kejadian Karhutla pada Tahun 2021 di Provinsi Kaltim.

Dirinya menambahkan, pengendalian Karhutla menjadi atensi dari presiden untuk dilakukan upaya yang paling baik, yakni upaya preemtif dan preventif.

Lebih Lanjut, Karo Ops menambahkan bahwa terdapat suatu sistem peringatan dini yang dapat digunakan sebagai tools antisipasi karhutla, yaitu aplikasi Lembuswana, dimana aplikasi tersebut kini juga telah tersedia di play store.

“Hari ini kami menggelar rakor, dengan mengundang semua stakeholder dari provinsi hingga daerah untuk menyamakan persepsi bahwa, kita lebih baik mencegah sebelum terjadinya kebakaran hutan yang bersifat preventif,”ujarnya 

Sumber : Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan — Polda Kalimantan Timur bersama Kodam VI Mulawarman menggelar vaksinasi merdeka di pesantren Syaichona Cholil, Sepinggan, Balikpapan Selatan, Selasa (7/9/2021).

Di pesantren ini sekitar 200 santri yang menjalani vaksinasi merdeka dari Polda Kalimantan Timur.

Kegiatan vaksinasi Merdeka ini juga digelar secara serentak di Indonesia dengan pesantren ternama seperti Tebu Ireng, Gontor, dan rumah ibadah lain seperti Gereja, pura, dan vihara. Dalam pelaksanaan vaksinasi Merdeka ini juga dilakukan komunikasi virtual secara nasional dengan Presiden Jokowi dan Jajaran Satgas Covid Nasional bersama pimpinan Ponpres dan rumah ibadah.

Di Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan, hadir pimpinan Ponpres KH Muhammad Ali Cholil bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolph Nahak, bersama jajaran dan Kepala Staf Kodam VI Mulawarman, Gubernur Kalimantan Isran Noor, Asisten 1 Pemkot Balikpapan, Kapolresta Balikpapan, Kejari, PN Agama, Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Danlanud, Danlanud.

Kegiatan Virtual dengan presiden untuk di pesantren Syaichona Cholil dilakukan di gedung Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Balikpapan(STITBA).

Pesantren Syaichona Cholil berdiri di Balikpapan sejak 30 tahun lalu, sedangkan gedung atau kampus STITBA sejak 2014 lalu. Jumlah santri sekitar 800 termasuk masyarakat umum yang belajar di pesantren. Mereka berasal dari Balikpapan, Penajam, Kukar, Samarinda, Paser, Bontang dan wilayah lain di Kaltim.(*)

Polda Kaltim Salurkan Dua Ribu Dosis Vaksin di Balikpapan 

Kabarikn.com,Balikpapan – Upaya mempercepat pembentukan herd immunity sebagai jalan keluar dari pandemi Covid-19 kembali dilaksanakan Polda Kaltim melalui gelaran Vaksin Presisi Mobile, pada Sabtu (4/9/2021) di gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

Selain menggelar vaksinasi, Polda Kaltim melaksanakan MOU perjanjian Kerjasama tenaga vaksinator Kesehatan antara Bid Dokkes Polda Kaltim dengan Akademi Kebidanan Borneo Medistra Balikpapan.

Penandatangan MOU perjanjian Kerjasama tenaga vaksinator Kesehatan tersebut disaksikan langsung oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Drs. Hariyanto, S.H., M.Hum dan Kabid Dokkes Polda Kaltim Kombes Pol. dr. B. Djarot Wibowo.

Dalam sambutannya, Wakapolda mengatakan bahwa kegiatan pencegahan dan penanganan Pandemi Covid-19 membutuhkan peran serta dari seluruh elemen, untuk itu perlu adanya kerjasama dari seluruh pihak.

”Kita hari ini Sabtu 4 September 2021 menempuh langkah berupa penandatanganan MoU kerjasama dengan Akademi Kebidanan Borneo Medistra Balikpapan untuk secara bersama menyukseskan vaksinasi yang menjadi kebijakan pemerintah sebagai pencegahan terjadinya penyebaran virus dengan meningkatkan imunitas tubuh masyarakat,” tegas Wakapolda.

Wakapolda berharap dengan adanya kerjasama ini mampu menjawab tantangan tugas yang ada, serta menjadi motivasi hingga tingkat Kabupaten dan Kota.

Kali ini, Polda Kaltim sudah menyiapkan 2.186 dosis vaksin khusus tahap kedua, yang disalurkan kepada lima kelompok peserta, yakni anggota keluarga besar Polri, jajaran PT. Indokomas, jajaran PT. MOR, warga perumahan Balikpapan Regency, dan elemen masyarakat lainnya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yusuf Sutejo menjelaskan, pelaksanaan giat vaksinasi kali ini akan mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

“Untuk mengantisipasi adanya kerumunan peserta, pelaksanaannya dijalankan berjadwal berdasarkan kelompok penerima,” urainya.

Dari hasil pantauan di lokasi, para peserta sudah sudah tiba di BSCC Dome sejak pukul 7.30 pagi.

“Padahal pelaksanaannya dimulai jam 8 pagi. Ini jadi indikasi bahwa antusiasme masyarakat akan vaksinasi di Kaltim, khususnya Balikpapan, sangat tinggi, dan itu bagus,” kata Kombes Pol. Yusuf.

Pelaksaan Gerai Vaksin Presisi Mobile oleh Polda Kaltim sendiri, sebut Kabid Humas Polda Kaltim, akan terus dirutinkan, sesuai dengan ketersediaan dosis vaksin.

“Upaya ini kami lakukan untuk membantu pemerintah, sekaligus bentuk bakti Polri pada masyarakat agar segera keluar dari pandemi yang sudah berlangsung setahun lebih ini,” tutupnya. 

Sumber ; Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan – Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., meninjau pengamanan tempat pelaksanaan vaksinasi TNI-Polri di Wilayah Kota Balikpapan. Gerai vaksin Presisi tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Batu Ampar dan Gereja Toraja Martadinata Kota Balikpapan, Sabtu (04/09/2021).

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan, untuk mengoptimalisasi program vaksinasi nasional, Polri membuat gerai vaksin presisi dengan menggandeng pihak swasta dan tokoh masyarakat.

Tidak hanya meninjau pelaksanaan vaksinasi saja, Kabid Humas Polda Kaltim juga turut mengecek protokol Kesehatan di lokasi vaksinasi. Mulai dari ketersediaan tempat cuci tangan yang lengkap dengan sabunnya, penggunaan masker bagi peserta dan panitia vaksin, hingga pengaturan jarak tempat duduk.

“Kita harus percaya terhadap pemerintah dan dokter yang menyuntikkan vaksin ini untuk menghasilkan yang terbaik, meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi Covid-19,” tambah Kabid Humas.

Adapun sasaran vaksinasi saat ini adalah sejumlah 1000 dosis vaksin untuk di Gedung Serba Guna dan 800 dosis vaksin untuk di Gereja Toraja Martadinata Balikpapan, semua nya vaksinasi tahap pertama.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., juga turut mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak takut untuk menerima suntikan vaksin Covid-19.

Kabid Humas juga mengingatkan kepada masyarakat meskipun sudah di vaksin Covid-19 tetap harus mengedepankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M (Memakai Masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, menjauhin kerumunan dan mengurangi mobilitas). 

Sumber : Humas Polda Kaltim

KabarIkn.com,JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Nemangkawi menangkap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jayapura, Papua, Gigen Telenggeng. Dalam operasi penindakan tersebut, aparat juga menyita tiga pucuk senjata api (senpi) M16. 

"Pada hari Jumat, 3 September 2021 melaksanakan kegiatan penindakan terhadap Gigen Telenggeng," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Argo menyebut, setelah dilakukan penangkapan terhadap Gigen Telenggeng, aparat selanjutnya melakukan penyitaan senjata api dan amunisi. 

"Tim berhasil mendapatkan senjata api sebanyak 3 pucuk serta magazen," ujar Argo.

Argo menuturkan, awalnya Satgas Nemangkawi bergerak ke tempat penginapan yang dimana terdapat target yakni, Gigen Telenggeng. Selanjutnya, tim langsung melakukan penghadangan ketika yang bersangkutan hendak pergi naik taksi. 

Setelah ditangkap, kata Argo, tim langsung melakukan interogasi kepada Gigen Telenggeng untuk mengetahui lokasi penyimpanan senjata api tersebut.

"Sesuai keterangan Gigen bahwa senpi disembunyikan atau dikubur di dalam tanah di rumah kosong. Tim menggali tanah sedalam 30 cm selanjutnya ditemukan peti terbuat dari kayu. Tim membongkar dengan kampak dan didapati 3 pucuk senpi M16 dan 2 senpi rakitan serta 1 buah tas berisi magazen," papar Argo.

Untuk saat ini, Satgas Nemangkawi sedang mengembangkan jaringan dari kelompok Gigen Telenggeng.