[Valid RSS]

KabarIkn.com,JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta semua wilayah atau tempat yang menjadi aktivitas masyarakat, untuk dipasangi aplikasi PeduliLindungi, yang digunakan sebagai screening vaksinasi. Tujuannya, agar mencegah laju pertumbuhan Covid-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku. 

Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri peninjauan vaksinasi, penyerahan bantuan sosial (bansos) dan voucher isi ulang oksigen yang diprakarsai oleh Akpol 1995 atau Patriatama di Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/9/2021).

"Kemudian wilayah-wilayah yang diberikan pelonggaran terkait aktivitas ekonomi akan dipasang aplikasi PeduliLindungi. Sehingga masyarakat yang telah memiliki aplikasi tersebut kemudian bisa di tempelkan di Barcode, sehingga kemudian akan muncul disitu apakah sudah divaksin atau belum. Ini tentunya akan memjadi kebiasaan kita kedepan untuk masyarakat boleh laksanakan aktivitas tapi paling tidak sudah divaksin," kata Sigit.

Eks Kapolda Banten ini mengungkapkan, saat ini kasus aktif harian terus mengalami penurunan. Menurutnya, hal ini terjadi karena kerja keras dan sinergitas seluruh elemen serta antusias masyarakat yang meningkat untuk melakukan kegiatan vaksinasi dan menerapak protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

Dengan menurunnya angka aktif harian, Sigit menyebut, tentunya akan berdampak pada asesmen di beberapa wilayah untuk turunkan level PPKM-nya. Seperti di DKI Jakarta, wilayah aglomerasi, Semarang, Solo raya dan beberapa wilayah lainnya. 

"Dengan diturunkan level tentunya akan ada pelonggaran terhadap fleksibilitas masyarakat dalam rangka laksanakan aktivitas harian. Kita jaga bagaimana dari kasus covid yang terus menurun, angka kematian terus menurun dan angka kesembuhan terus meningkat ini harus kita pertahankan. Sehingga mau tidak mau kegiatan pelonggaran ini harus diikuti oleh prokes. Tentunya strategi tingkatkan imunitas kekebalan tubuh dengan laksanakan vaksinasi," papar mantan Kabareskrim Polri ini. 

Lebih dalam, Sigit berharap, kedepannya di sentra aktivitas tersebut, masyarakat yang sudah disuntik vaksin dapat menunjukan Barcode di aplikasi itu sebagai syarat untuk melakukan kegiatan.  

"Yang tidak muncul akan diminta kembali. Ini menjadi kegiatan kedepan yang harus selalu melekat kepada masyarakat. Ini untuk jaga laju pertumbuhan Covid-19, bisa kita jaga. Di satu sisi pertumbuhan ekonomi pelonggaran masyarakat untuk melaksanakan aktivitas bisa berjalan," ucap Sigit. 

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, Sigit kembali mengajak kepada masyarakat untuk segera melaksanakan vaksin, agar terciptanya peningkatan imunitas dari paparan virus corona. 

"Dalam kesempatan ini saya serukan setelah vaksin tetap pakai masker dan yang belum vaksin ayo kita segera vaksin," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menyampaikan apresiasi kepada Akpol 1995 yang telah menggelar atau melakukan akselerasi vaksinasi massal untuk membantu mewujudkan target dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) satu hari dua juta vaksin. 

Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 41.400 dosis jenis sinovac. Kemudian, paket bansos yang diserahkan sebanyak 27.000 paket sembako, bantuan 1.000 porsi dapur umum dan 2.200 voucher isi ulang oksigen (PT. Samator) yang akan diberikan kepada masyarakat.

Kabarikn.com.com,Balikpapan- Bid Humas Polda Kaltim melaksanakan Pelatihan Kehumasan mengenai Question and Answer secara Virtual yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., di Ruang Posko Digital Mapolda Kaltim, Jumat (03/09/2021).

Kabid Humas menjelaskan bahwa Keterbukaan informasi saat ini membuat akses masyarakat akan informasi menjadi semakin luas, Masyarakat atau stakeholder dapat mencari informasi yang bermanfaat atau berguna demi kemajuan masyarakat luas, seperti informasi tentang kebijakan dan program-program pembangunan yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah.

Kombes Pol. Yusuf Sutejo menambahkan, dengan pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan anggota humas dalam melakukan wawancara, tugas sebagai presenter dan pengelolaan media sosial.

“humas harus kreatif, karena humas selalu bersentuhan langsung dengan masyatakat, baik melalui pemberitaan ataupun bertemu langsung dengan warga,” jelasnya

Kabid Humas Polda Kaltim mengatakan, karena humas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tentunya harus menguasi berbagai materi seperti Publik Speaking, menulis berita dengan baik, membuat konten yang disenangi masyarakat dan harus mengetahui cara mengoptimalisasikan media online, baik media internal polisi atau media external kepolisian.

Sumber : Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan – Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Balikpapan, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan kegiatan bakti sosial, Kamis (2/9/2021).

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah Covid-19 serta pemberlakuan PPKM Level 4.

“Meskipun tidak begitu banyak, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang terdampak wabah Covid-19,” ucap Irjen Pol Herry Nahak.

Kegiatan bakti sosial ini juga dihadiri oleh Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Hariyanto, S.H., M.Hum., Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Jefrianus Endolemba Torunde, S.I.K., serta Para PJU Polda Katim, di depan Lobi Utama Polda Kaltim.

Secara terpisah Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyebutkan bahwa paket sembako yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan ini merupakan wujud kepedulian Polda Kaltim kepada warga di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan ini, Kombes Pol Yusuf Sutejo juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bahu membahu melawan wabah Covid-19. Polda Kaltim juga mengajak warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penularan virus Corona.

Di akhir kegiatan, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., melepas 10 unit kendaraan truck memuat sembako yang nantinya akan di salurkan kepada masyarakat.

Rilis: Humas Polda Kaltim

Kabarikn.com, Balikpapan – Dihari jadinya ke-73, hari ini Polwan (Polisi Wanita) Polda Kalimantan Timur mengadakan acara syukuran dengan pemotongan tumpeng yang diadakan di Gedung Mahakam Polda Kaltim dengan tema dengan Transformasi Polri Yang Presisi Polwan Siap Mendukung Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju, Rabu (1/09/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Mahakam Polda Kaltim tersebut di pimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., dan di dampingi Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Hariyano, S.H., M.Hum., dan Irwasda Polda Kaltim Kombes Pol Jefrianus Endolemda Torunde, S.I.K.

Turut pula dihadiri oleh Ibu Asuh Polwan Polda Kaltim Ny. Endah Herry Nahak, Pakor Polwan Polda Kaltim AKBP Qori Kurniawati, S.E., Perwakilan dari Kowad, Kowal dan Wara serta di ikuti oleh Polwan jajran Polda Kaltim secara virtual.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan bahwa dihari jadi Polwan ke-73 agar Polwan Polda Kaltim terus meningkatkan kepedulian dalam membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

“Polwan adalah salah satu srikandi-srikandi terbaik bangsa yang dipilih untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Untuk itu Polwan Polda Kaltim harus terus meningkatkan kepedulian dalam membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19,” tutur Irjen Pol Herry Nahak.

“Mari kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunianya Polisi Wanita hadir mengisi tugas-tugas Polri di lapangan dan semoga kedepannya Polwan Polda Kaltim selalu diberi kelancaran dan keselamatan dalam melaksanakan tugas,” ucap Kapolda.

Diakhir acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dipimpin oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., dan pemotongan Kue Ulangtahun oleh Ibu Asuh Polda Kaltim Ny. Endah Herry Nahak. 

Rilis : Humas Polda Kaltim

KabarIkn.com,Balikpapan – Polwan Kaltim FC merupakan sebuah tim futsal yang terdiri dari srikandi – srikandi Kepolisian Daerah Kalimantan Timur yang terbentuk pada 17 Agustus 2020.

Awal terbentuknya Polwan Kaltim FC ini karena adanya gagasan ketika melaksanakan olahraga Bersama Polwan yang memiliki hobi yang sama dan akhirnya melaksanakan latihan Bersama futsal sampai dengan sekarang ini.

Selama 1 tahun terbentuk, Tim Polwan Kaltim FC pernah mengikuti beberapa turnamen lokal di Kota Balikpapan.

Beberapa prestasi telah di  torehkan oleh Polwan Polwan terbaik yang yang mengharumkan nama Polda Kaltim tersebut.

Dengan Kapten Tim Brigadir Ratna Nayu Maykurnila, Tim Futsal Polwan Kaltim ini di bawah dukungan Ibu Pakor Polwan Polda Kaltim.

Pada Peringatan Hari Ulang Tahun Polwan ke 73 tahun yang jatuh pada 1 September, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mengungkapkan bahwa polwan bisa menampilkan dan mewujudkan apa yang menjadi cita cita para pendiri polwan dan untuk menambah prestasi-prestasi selanjutnya.

“Kami akan mendukung sebuah karya dan produk yang benar benar di hasikan dari gagasan ide polwan yang dapat mengharumkan jajaran Polwan Polda Kaltim” tambah Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si.

KabarIkn.com,JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara bakti sosial yang diselenggarakan alumni angkatan kepolisian (Akpol) 1993, Selasa (31/8/2021) di Polsek Tambora. Kegiatan yang dalam rangka merayakan hari jadi Akpol 1993 itu, dilakukan di wilayah Jawa dan Bali kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Dalam sambutannya, Sigit mengapresiasi apa yang dilakukan para alumni Akpol 93. Ia pun mengajak seluruh rekan-rekan dari Polri untuk terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

"Saya selaku pimpinan Polri dalam kesempatan ini mengajak dan gelorakan kepada seluruh rekan-rekan di kepolisian untum terus berkarya dan berkontribusi melakukan kegiatan yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat yang terdampak COVID-19," kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dengan seluruh elemen masyarakat untuk menjauhkan virus corona dari Bangsa Indonesia. Upaya itu bisa dilakukan sesuai dengan Tagline Pemerintah 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'. 

"Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, selamatkan keluarga kita, selamatkan masyarakat kita, selamatkan saudara-saudara kita. 'Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin'," ujar Sigit. 

Mantan Kapolda Banten ini juga menambahkan, pemerintah baru saja memperpanjang PPKM dengan berbagai level hingga 6 September mendatang. PPKM ini kata Sigit adalah upaya menanggulangi laju pertumbuhan COVID-19, namun di satu sisi juga memberikan ruang agar sektor perekonomian tumbuh.

Eks Kabareskrim Polri ini menegaskan, kelonggaran-kelonggaran yang diberikan dalam perpanjangan PPKM ini tentunya harus diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Karena apabila tidak, Sigit menyebut ada potensi laju COVID-19 kembali meningkat.

"Karena memang terkait kelonggaran yang ada apabila masyarakat tidak melaksanakan prokes secara benar maka potensi laju pertumbuhan COVID akan muncul kembali. Oleh karena itu saya imbau kepada seluruh masyarakat dan tempat-tempat yang diberikan kelonggaran untuk betul-betul melaksanakan prokes," ucap Sigit.

Ia pun memaparkan Indonesia sempat dalam fase angka positif harian COVID-19 mencapai 56 ribuan. Sementara saat ini angka COVID-19 harian sebanyak 5 ribuan. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes di tengah pelonggaran-pelonggaran yang diberikan agar ekonomi kembali bangkit.

"Laju COVID bisa dikendalikan dan ekonomi bisa dijaga," ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini dimaksudkan agar dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

Langkah lainnya, lanjut Sigit, adalah peningkatan tracing dan traking kepada masyarakat yang terpapar COVID-19 sehingga bisa dilakukan treatment yang benar apakah melakukan isolasi terpusat (isoter) atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat.

Percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka COVID-19. Ia menuturkan, target Presiden Jokowi dimana dalam satu hari sebanyak 2 juta vaksinasi harus dicapai dengan berkolaborasi dari semua elemen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

"Jangan bereuforia karena kita saat ini masih menekan angka COVID. Maka dari itu seluruh strategi baik 3M, 3T dan vaksinasi harus berjalan dengan baik," tutup Sigit.

KabarIkn.com,BALI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada warga dan Forkopimda Bali karena jumlah pasien terpapar Covid-19, yang dirawat di tempat Isolasi Terpusat (Isoter) paling tinggi untuk skala nasional atau se-Indonesia. 

"Jumlah yang diisoter jauh lebih banyak daripada isoman, jadi yang di Isoter hampir 60 persen yang isoman 25 persen jadi ini angka isoter terbaik se-Indonesia," kata Sigit dalam jumpa pers usai meninjau langsung lokasi Isoter di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur Bali, Minggu (29/8/2021).

Dengan begitu, Sigit berharap, laju pertumbuhan virus corona akan semakin dapat ditekan. Sehingga, aktivitas perekonomian masyarakat di Pulau Dewata akan kembali pulih, setelah terpukul saat Pandemi Covid-19. 

Meski begitu, mantan Kapolda Banten ini mengakui ada beberapa hal yang harus diperbaiki kedepannya. Terutama soal sinkronisasi data antara daerah dengan pusat. 

"Jadi mudah-mudahan dengan langkah-langkah ini pertumbuhan covid betul-betul bisa dijaga. Kemudian yang sedang diperbaiki terkait masalah tracing, ada proses sinkronisasi data antara pusat dengan daerah, sehingga kegiatan tracing, testingnya pun bisa dilaksanakan maksimal," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Lebih lanjut, Sigit juga memberikan apresiasi kepada Forkopimda Bali yang telah bekerja keras menekan laju pertumbuhan virus corona. Pasalnya, saat ini penyebaran Covid-19 di Bali, telah mengalami penurunan. 

Sementara itu, Sigit meminta agar Forkopimda Bali mempertahankan tren positif yang sudah ada terkait dengan akselerasi program vaksinasi massal.

"Terima kasih vaksinasi sudah berjalan optimal tinggal sisanya bisa diselesaikan di akhir September. Sehingga dosis dua bisa 100 persen. Sehingga terjadi kelonggaran dan aktivitas ekonomi akan semakin meningkat. Dan ekonomi Bali kembali semakin baik dan seperti yang diharapkan masyarakat Bali," ucap Sigit. 

Dalam tinjauannya, Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyempatkan diri untuk menyapa secara langsung pasien Covid-19 yang dirawat di tempat Isoter.

"Terima kasih hari ini saya bisa bertemu teman-teman semuanya dalam kondisi gembira, dan tentunya dengan gembira ini pasti akan mempercepat kesembuhan.  Saya tanyakan, tenaga kesehatannya bagus ya?," tanya Kapolri ke pasien yang dirawat di Isoter.

"Bagus," jawab pasien dengan serentak.

Karena mendapat jawaban fasilitas dan pengawasan tenaga kesehatan yang bagus, Sigit meminta kepada warga untuk mau membantu mengajak keluarga serta kerabatnya yang terpapar Covid-19, untuk mau di rawat di lokasi Isoter.

"Kalau lebih enak dari isoman sampaikan ke saudara-saudara kita yang masih di isoman diajak ke Isoter semua, biar cepet sembuh," ajak Sigit.

Tak lupa, Sigit menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Forkopimda, personel TNI-Polri dan tenaga kesehatan yang terus berjuang untuk menekan laju pertumbuhan virus corona.

"Terima kasih pak Gubernur, Wali Kota, Bupati yang telah kerja keras bersama TNI, Polri seluruh nakes dalam kendalikan laju pertumbuhan Covid-19 di Bali," tutup Sigit.

KabarIkn.com,JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Forkopimda Bali untuk terus memperkuat penerapan strategi pengendalian Covid-19, untuk menjamin kesehatan masyarakat. Dengan begitu, aktivitas perekonomian warga di Pulau Dewata akan terus tumbuh, setelah terpukul akibat Pandemi virus corona. 

Pengarahan itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Forkopimda Bali, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (29/8/2021).

"Dengan kesehatan masyarakat yang terjaga maka pertumbuhan ekonomi di Bali juga akan semakin tumbuh," kata Sigit dalam pengarahannya. 

Ditengah pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia sudah mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Demikian juga dengan perekonomian Bali yang mulai tumbuh sebesar 2,83 persen. 

Sigit memaparkan, strategi pengendalian Covid-19 dibagi menjadi tiga. Yaitu, protokol kesehatan (prokes) ketat dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Kemudian, memperkuat 3T (Tracing, Testing dan Treatment). Dan yang terakhir, percepatan program vaksinasi massal.

Selain memperkuat strategi tersebut, eks Kapolda Banten ini juga meminta Forkopimda untuk memaksimalkan kebijakan penyekatan. Mulai dari penyekatan antar-provinsi, antar-kab/kota, dan pembatasan mobilitas dan aktifitas masyarakat. 

"Mengintensifkan penyekatan antar-provinsi melalui pintu masuk transportasi udara, penyekatan di Bandara Ngurah Rai. Melalui pintu masuk transportasi laut, penyekatan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dan Pelabuhan Lembar-Padangbai. Penyekatan antar-kab/kota melalui pos check point antar kab/kota, terminal, maupun pintu gerbang tol," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit memaparkan, untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) atau domestik sudah mendapatkan kelonggaran dengan memenuhi syarat yang telah diatur dalam Inmendagri Nomor 35 tahun 2021. 

Adapun persyaratannya, pelaku perjalanan antar-provinsi, menunjukkan kartu vaksin dengan minimal dosis pertama. Pelaku perjalanan dengan moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api dan kapal laut, menunjukkan hasil negatif antigen H -1. Pelaku perjalanan dengan moda transportasi pesawat udara menunjukkan hasil negatif PCR H-2. 

Lalu, perjalanan dengan pesawat antar kab/kota di Jawa-Bali, harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan. 

Termasuk untuk para petugas akan dilakukan pengawasan yaitu "Akan diberikan sanksi tegas bagi petugas yang tidak  melakukan pemeriksaan yang benar dalam pelaksanaan penyekatan," ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit juga berharap kepada Forkopimda Bali untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan menggunakan pendekatan adat melalui para pemuka adat untuk mengajak warga yang terpapar virus corona, mau di karantina di Isolasi Terpusat (Isoter) yang saat ini sudah sangat bagus di Bali. Menurut Sigit, tingkat kesembuhan di Isoter lebih tinggi, karena ditunjang fasilitas dan diawasi penuh serta langsung oleh tenaga kesehatan (nakes). 

"Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemerintah Daerah (Pemda), seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat. Serta perlu penjelasan secara baik dengan menyesuaikan adat istiadat setempat yang dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat ketika akan mengajak ke isoter," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, Forkopimda Bali harus terus melakukan akselerasi terhadap target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait vaksinasi nasional. Tujuannya, agar Herd Immunity terhadap Covid-19 segera terbentuk.

"Untuk mengurangi risiko penularan dan kematian akibat Covid-19, TNI-Polri bersama Pemda terus melakukan akselerasi vaksinasi. Untuk mencapai target tersebut diperlukan sinergisitas TNI-Polri dan Pemda serta seluruh elemen masyarakat. Dalam menyiapkan strategi vaksinasi dapat dilakukan serbuan vaksinasi, gerai vaksinasi, vaksinasi mobile, dan door to door, ketika stok vaksin datang dalam jumlah besar," kata Sigit.

Dengan segala upaya, keseriusan, kerjasama dengan seluruh elemen, dan langkah Extraordinary, menurut Sigit, kesehatan masyarakat dapat terjamin, sehingga aktivitas perekonomian dapat berjalan seiring dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan. 

"Ketika kasus Covid-19 di bisa terkendali, maka secara otomatis daerah tersebut akan mendapat pelonggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa kembali berjalan dengan lebih baik. Seperti yang terjadi pada aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya. Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dan seluruh masyarakat," ujar Sigit.

Setelah memberikan pengarahan ke Forkopimda Bali, Panglima TNI dan Kapolri melakukan peninjauan langsung ke Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur Bali yang dijadikan lokasi Isoter. Mereka melihat secara langsung penanganan serta perawatan pasien Covid-19.

KabarIkn.com,JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menpora Zainudin Amali, meninjau langsung kesiapan Stadion Lukas Enembe dan arena akuatik, menjelang pelaksanaan PON ke-XX. 

Dalam tinjauannya, Sigit dan rombongan memastikan bahwa dua arena olahraga tersebut bakal siap digunakaan untuk pesta olahraga nasional tersebut pada bulan Oktober 2021 mendatang.

"Alhamdulillah dalam tinjauan kali ini, kami memastikan bahwa persiapan pelaksanaan PON ke-XX sudah maksimal untuk digunakan," kata Sigit, Jumat (27/8/2021).

Meski begitu, mantan Kapolda Banten ini tetap mengimbau kepada penyelenggara untuk tetap memperhatikan hal yang masih dirasa kurang. Tujuannya, agar ketika pekan olahraga itu berlangsung dapat berjalan maksimal dan memuaskan. 

"Namun tetap untuk memperhatikan segala kebutuhan yang masih harus dilengkapi. Sejauh ini sudah bagus, pertahankan," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Sebelumnya, saat memimpin rapat di Forkopimda Jayapura, Sigit menekankan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan PON ke-XX dan penanganan serta pengendalian Covid-19 atau virus corona. 

Dengan diselenggarakannya PON XX, menurut Sigit, hal itu akan mendorong pertumbuhan perekonomian di Bumi Cenderawasih itu. Dengan begitu, masyarakat setempat akan sejahtera. 

"Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal II 2021 ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen sedangkan tanpa pertambangan dan penggalian sebesar 2,81 persen," ujar Sigit.

Ditengah Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Sementara, peningkatan produksi komoditas emas dan tembaga cukup signifikan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tumbuh positif sejak kuartal IV 2020. Pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 2,8 persen.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengimbau kepada Forkopimda Jayapura untuk memperhatikan penanganan dan pengendalian Covid-19, terkait dengan pelaksanaan PON ke-XX. Menurut Sigit, dalam penyelenggaraan tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

"Protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 serta vaksinasi bagi semua pihak terkait, harus dilaksanakan," ucap Sigit.

Dengan diterapkannya prokes yang disiplin, sambung Sigit, pelaksanaan PON ke-XX akan berjalan lancar dan kesehatan masyarakat dari virus corona pun dapat terjamin.

"PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat dan sejahtera," tutur Sigit.

KabarIkn.com -Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jayapura, Papua, Kamis (26/8/2021).

Dalam arahannya, Sigit menekankan kepada Forkopimda Jayapura, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dan penanganan serta pengendalian Covid-19 atau virus corona. 

Terkait PON ke-XX, eks Kapolda Banten ini mendorong Forkopimda Papua untuk berperan aktif dalam menyelesaikan venue atau lokasi pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut. 

"Terdapat 44 venue PON di 4 kab kota. Saat ini sudah kurang dari 1 bulan menuju pelaksanaan PON XX, masih terdapat berbagai permasalahan dalam venue PON XX. Hal ini akan menghambat proses pelaksanaan PON. Forkopimda harus berperan aktif untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada," kata Sigit dalam pengarahannya.

Dengan diselenggarakannya PON XX, menurut Sigit, hal itu akan mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut. Dengan begitu, masyarakat setempat akan sejahtera. 

"Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal II 2021 ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen sedangkan tanpa pertambangan dan penggalian sebesar 2,81 persen," ujar Sigit.

Ditengah Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Sementara, peningkatan produksi komoditas emas dan tembaga cukup signifikan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tumbuh positif sejak kuartal IV 2020. Pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 2,8 persen.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengimbau kepada Forkopimda Jayapura untuk memperhatikan penanganan dan pengendalian Covid-19, terkait dengan pelaksanaan PON ke-XX. Menurut Sigit, dalam penyelenggaraan tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. 

"Protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 serta vaksinasi bagi semua pihak terkait, harus dilaksanakan," ucap Sigit.

Dengan diterapkannya prokes yang disiplin, sambung Sigit, pelaksanaan PON ke-XX akan berjalan lancar dan kesehatan masyarakat dari virus corona pun dapat terjamin.

"PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat dan sejahtera," tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit memaparkan, lima kab/kota penyelenggaraan PON Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Keerom, sampai saat ini memiliki kasus aktif tertinggi di Papua.

Sebab itu, lanjut Sigit, diperlukan adanya upaya bersama dengan seluruh pihak untuk menekan laju persebaran Covid-19 di Papua khususnya di kab/kota penyelenggara PON XX Papua.

"Tingkat BOR di Papua menempati peringkat 14 Nasional sebesar 41 persen mengalami penurunan sebesar 11 persen dari 2 minggu sebelumnya 52 persen. Isoter yang ada saat ini sebanyak 14 lokasi dengan kapasitas 810 tempat tidur. Perlu menjadi perhatian 4 kab/kota (Biak Numfor, Mimika, Kab Jayapura, dan Keerom) yang memiliki kasus aktif tinggi namun belum memiliki isoter. Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemda, tokoh masyarakat dan tokoh daerah," papar Sigit.

Untuk menekan laju pertumbuhan virus corona, Sigit menyatakan, agar Forkopimda Jayapura, melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi terhadap masyarakat. Menurut Sigit, Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus terkait memenuhi kebutuhan vaksin di Papua, khususnya di wilayah yang menyelenggarakan PON. 

"Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Papua dengan memenuhi kebutuhan dosis vaksin untuk kota/kabupaten penyelenggara venue PON XX Papua yang dikirimkan pada tanggal 15 sampai dengan 18 Agustus 2021 sebanyak 485.200 dosis. Vaksinasi Papua harus mencapai 32.423 dosis per hari untuk mencapai target nasional 2,3 juta dosis per hari, bagi wilayah yang menjadi venue PON XX Papua harus dilakukan akselerasi terutama untuk untuk mencapai100% dosis I," tutup Sigit.

KabarIkn.com,Balikpapan - Kamis ( 26/08/2021 ) , Ditresnarkoba Polda Kalimantan  Timur melaksanakan  pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu. Pemusnahan ini dilakukan dengan cara dilarutkan ke air.

Wadir Resnarkoba , AKBP Rino Eko,S.I.K menyampaikan sesuai dengan Undang - Undang No.03 tahun 2011 bahwa setelah ada penetapan terkait status barang bukti dari kejaksaan maka wajib dilaksanakan pemusnahan sesuai dengan pasal 91.

" Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 2 LP ,  1 LP barang bukti sebanyak 7 kg lebih dan 1 LP 1 kg lebih  , Jadi kurang lebih barang bukti yang dimusnahkan pada saat ini sekitar 8,6 kg,"ujarnya.

Adapun kronologis penangkapan kasus tersebut , Team Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Kaltim mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang melakukan transaksi narkoba. Pada tanggal 02 Agustus 2021 team opsnal berhasil mengamankan 2 orang laki - laki berinisial " MH " dan " M ". Didalam sebuah mobil Agya ditemukan 7 bungkus narkotika jenis shabu sengan berat total sekitar 7330,17 gram.

Kedua tersangka kini dijerat pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 6 tahun dan maksimal seumur hidup. ( beny )

KabarIkn.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng, Jombang. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan serentak di 41 Ponpes se-Jawa Timur, pada Rabu (25/8/2021).

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyempatkan menyapa seluruh perwakilan 41 pesantren yang mengadakan vaksinasi massal serentak secara virtual. Ia menyambut baik peran aktif masyarakat pesantren yang telah mau membantu mewujudkan target Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait program percepatan vaksinasi nasional. 

Dengan adanya kegiatan vaksinasi massal di 41 pesantren se-Jawa Timur ini, mantan Kapolda Banten ini berharap, Ponpes di wilayah lainnya ikut melakukan hal serupa. Pasalnya, kata Sigit, untuk akselerasi wujudkan Herd Immunity terhadap Covid-19, diperlukan kerjasama dan gotong royong antara Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. 

"Kegiatan Vaksinasi ini diharapkan akan memberikan contoh bagi Pondok Pesantren lainnya untuk melaksanakan kegiatan serupa," kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per tanggal 24 Agustus 2021 pukul 18.00 WIB, capaian vaksinasi nasional sudah di angka 28,19 persen dosis 1 dan 15,75 persen untuk dosis 2 dari 208.265.720 orang.

Sedangkan, kata Sigit, capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yakni 56,25 persen pada dosis 1 dan 36,71 persen di dosis 2 dari jumlah sasaran vaksinasi yaitu sebanyak 1.019.942 orang.

"Melihat capaian tersebut, saya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Jombang, mari bersama berbondong-bondong meluangkan waktu untuk melaksanakan program vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah untuk mencapai 100 persen dosis I dan II agar herd immunity terutama di Kabupaten Jombang dapat segera terwujud," ujar Sigit.

Menurut Sigit, meskipun Indonesia sempat mengalami lonjakan pertumbuhan Covid-19 yang cukup tinggi, dewasa ini, berkat kerja dari Pemerintah dan elemen masyarakat, angka virus corona dan BOR dapat ditekan atau menurun.

"Penurunan kasus Covid-19 ini dapat terjadi karena berbagai langkah-langkah extraordinary yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dengan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat mulai dari penguatan 3M, dan 3T, PPKM Mikro, penerapan PPKM Darurat, dan kebijakan PPKM level 1-4 yang dilanjutkan sampai saat ini dengan pelonggaran-pelonggaran yang diberikan secara bertahap sebagai bentuk kewaspadaan dan kehati-hatian pemerintah agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 kembali," papar Sigit.

Sementara itu, Sigit juga kembali mengimbau agar masyarakat dan para Santri serta pengurus Ponpes, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan disiplin, ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

"Mari kita bersama-sama saling bahu-membahu melawan Covid-19, kita selamatkan keluarga kita, kita selamatkan masyarakat kita, kita selamatkan saudara-saudara kita. Mohon doa, mohon dukungan dan kontribusi dari seluruh rekan-rekan sehingga kita bisa bersinergi mengatasi masalah yang kita hadapi bersama ini, serta dapat menjalani kehidupan normal. Amin, Amin, Amin Ya Rabbal Alamin," tutur Sigit.

Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi dilaksanakan secara serentak di 41 Ponpes se-Jawa Timur dengan target capaian total sebanyak 37.149 dosis. 

Kegiatan serbuan vaksinasi serentak di Ponpes ini ditargetkan dilaksanakan di 110 Pondok Pesantren di Jawa Timur dengan alokasi vaksin jenis sinovac total sebanyak 315.581 dosis yang dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus hingga 7 September 2021.

Untuk pelaksanaan vaksinasi di Jombang hari ini diperuntukan bagi santri Pondok pesantren Tebu Ireng vaksin tahap ke I dengan capaian target vaksin sebanyak 4.979 dosis vaksin. Kegiatan vaksinasi didukung oleh Vaksin Mabes TNI jenis Sinovac dengan Tenaga kesehatan dari Dinkes kabupaten madiun dengan dibantu vaksinator sebanyak 18 Tim Gabungan TNI-Polri dan Dinkes Kabupaten Jombang.