[Valid RSS]

Photo : momentum photo Bupati Paser bersama forkopimda, dan seluruh Kepala OPD photo bersama dengan 907 P3K yang dilantik di gedung pertemuan Awa Mangkuruku, Selasa (2/4).

Kabarikn.com, Tana Paser - Bupati Paser dr Fahmi Fadli melantik 907 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (P3K) di Gedung pertemuan Awa Mangkuruku, Selasa (2/4). Pelantikan pegawai P3K terdiri dari tenaga guru 50 persen, tenaga medis 40 persen dan tenaga teknis 10 persen.

Fahmi mengatakan bahwa P3K yang terpilih setelah menyisihkan ribuan peserta lain dalam seleksi secara terbuka yang dilakukan tahun lalu.

"Saya ucapkan selamat dan sukses kepada 907 pegawai yang terpilih sebagai P3K Kabupaten Paser tahun 2023," kata Bupati Paser dalam sambutannya.

Menurutnya dengan dilaksanakannya pengangkatan P3K adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tenaga honor selama ini.

"Anda mulai bekerja pada hari ini, diharapkan bekerja dengan baik, dapat bekerjasama, dan berkonsultasi dengan rekan kerja lainnya," pintanya.

Lebih lanjut ia mengharapkan semua P3K dapat menjalankan tugas secara cepat, tepat dan efisien.

Tidak lupa kata dia P3K untuk senantiasa tegakkan disiplin dilingkungan kerjanya, tidak mudah mengeluh dan melayani masyarakat.

"Saya berharap semua P3K mendukung upaya pemerintah dalam pencapaian visi yaitu mewujudkan masyarakat Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera sebagai bentuk pengabdian yang tinggi terhadap masyarakat bangsa dan negara," kata dr Fahmi. (Adv/ar)

Kabarikn.com,Tana Paser -Pemerintah Kabupaten Paser menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025, yang dilaksanakan di Hotel Kyriad Sadurengas, Senin, (25/3).

Dengan tema “Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Untuk Kabupaten Paser Yang Sejahtera”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Paser dr Fahmi Fadli.

Dalam pengarahannya, Bupati Paser dr Fahmi Fadli mengatakan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan salah satu tahapan dalam siklus perencanaan pembangunan yang harus dilalui dalam rangka mewujudkan partisipasi masyarakat pada setiap proses perencanaan pembangunan, sebagaimana amanat pasal 94 ayat (2)Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

"Dengan dihadiri oleh semua pemangku kepentingan kita berharap kegiatan ini dapat menyerap aspirasi dari semua kebutuhan untuk pembangunan serta membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan," kata dr Fahmi.

Selanjutnya Bupati berharap musrenbang menjadi wahana strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif karena melibatkan tiga pilar yaitu pemerintah daerah, masyarakat, dan pengusaha.

"Pada dasarnya hasil dari musrembang akan menjadi rumusan penting untuk penyempurnaan RKPD Kabupaten Paser tahun 2025,"

Ia berharap dengan hasilnya dapat mendorong capaian capaian pembangunan, karena pihaknya membagi tiga bagian capaian pembangunan yang memiliki tantangan yang besar yaitu kondisi perekonomian, kemiskinan, dan pengangguran serta sumberdaya manusia, sehingga perlu untuk meningkatkan potensi potensi yang ada.

"Oleh sebab itu, saya berharap melalui forum Musrenbang ini akan menghasilkan suatu rumusan percepatan peningkatan SDM Kabupaten Paser sebagaimana tema pembangunan tahun 2025 yaitu “Peningkatan Daya Saing 

Sumber Daya Manusia Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Untuk Kabupaten Paser Yang Sejahtera sesuai dengan visi Paser MAS (Maju Adil dan Sejahtera)," tutupnya.(ar/adv)

 

KabarIkn.com,Jakarta - Bupati Paser dr Fahmi Fadli melaksanakan kegiatan studi tiru trotoar Jalan Jendral Sudirman di Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2023) sore.

Turut mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser Adi Maulana beserta Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser Saukani. 

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka melaksanakan studi tiru trotoar jalan dan fasilitas umum (fasum) yang akan direncanakan pembangunannya di Kabupaten Paser. 

"Secara internal ini sebagai studi kita untuk meninjau fasilitas umum agar dapat melaksanakan perencanaan pembangunan di daerah sebagai upaya pemerintahan daerah untuk mewujudkan visi Paser Maju Adil dan Sejahtera (MAS)," Kata Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser untuk membuat wajah kabupaten lebih tertata, indah, rapi, bersih, dan lebih memberi manfaat untuk masyarakat.

Fahmi menjelaskan bahwa pentingnya fasilitas umum yang baik dan rapi untuk masyarakat. 

"Fasilitas umum yang baik dan bermanfaat sangat diperlukan untuk menunjang kehidupan masyarakat. Juga bisa menarik wisatawan datang,"tuturnya.

Turut hadir Saukani mengatakan bahwa studi tiru trotoar yang dilaksanakan agar ke depannya daerah dapat merencanakan pembangunan yang targetnya adalah menuju unsur pendidikan dan kebudayaan.

Melihat hasil studi tiru yang ada di Jakarta di sini sudah lengkap, baik dari segi pedestrian, segi disabel, taman, tempat duduk, tempat sampah, halte bus, dan fasilitas umum lainnya.

 "Rencananya trotoar seperti itu akan kita laksanakan di jalur utama Tanah Grogot, yakni Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Noto Sunardi," kata Saukani.(ar/adv)

Photo : Destinasi wisata Muara Komam Desa Selerong yaitu wisata Loyu Bile. Dapat menikmati pemandangan alam yang asri dan air yang jernih.

Kabarikn.com,Tana Paser - Ketika sedang berkunjug ke Kecamatan Muara Komam, kurang lengkap rasanya jika anda tidak pergi berwisata ke situs wisata alam. Salah satu diantaranya adalah ke wisata air Loyu Bile yang di kelola oleh Desa Selerong, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

Secara garis besar lokasi wisata air Loyu Bile merupakan sungai yang jarak sungai tidak panjang namun kelebihannya di wisata itu anda dapat menikmati keindahan alam dan bebatuan dengan gemericiknya air.

Meskipun tergolong sebagai wisata yang baru air sungai yang jaraknya hanya pendek memberikan pandangan yang sejuk karena air jernih dan sungai itu menyimpan banyak daya tarik bagi pengunjungnya.

Pada dasarnya daya tarik wisata Loyu Bile disamping air jernih juga tidak terlalu dalam sehingga cocok buat anda yang ingin berekreasi bersama keluarga, dan perlu juga membawa ban untuk melatih keseimbangan saat berselancar diatas ban.

Menariknya lagi sungai itu tidak deras sehingga pengunjung dapat mengatur kecepatan laju ban yang dikendarai.

Pemerintah Kabupaten Paser sangat mendukung potensi wisata tersebut, bahkan tahun ini dialokasikan anggaran untuk dibuatkan toilet dan ruang ganti dan sarana prasarana lainnya.

Melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Kepala Bidang Kepariwisataan Khairuddin menjelaskan pemerintah tahun ini menganggarkan pembangunan toilet dan sarana prasarana lainnya.

“Karena wisata air sungai yang jarak sungainya tidak panjang dapat dinikmati dan kelebihannya lagi wisata itu dikelilingi tumbuhan dan pohon hutan yang masih alami dan air yang jernih,” kata Khairuddin pada Kabarikn, Jum’at (9/11/2023).

Wisata Loyu Bile itu dikelola oleh Desa Selerong dan pihaknya mengharapkan disana dapat melaksanakan kegiatan yang bisa menyerap pengunjung khususnya wisatawan lokal.

“Potensi wisata itu ditargetkan menyerap wisatawan lokal karena kalo target wisatawan Nusantara biasanya lebih cenderung ke destinasi wisata Goa Mangku Langit karena mereka lebih berbicara tentang sejarah dan situs budaya," tuturnya.

Perlu diketahui peningkatan pembangunan dan dukungan untuk potensi wisata Bupati Paser saat ini senantiasa mendukung bahkan memberikan menginstruksikan semua desa agar adanya potensi wisata dapat dikembangkan karena sesuai dengan visi Paser Maju Adil dan Sejahtera (MAS).(AR/ADV)

Kabarikn.com,Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyambut baik dan mendukung peningkatan eksplorasi yang dilakukan oleh SKK Migas melalui Pasir Petroleum Resources Limited (PPRL). Hal itu disampaikan oleh Bupati Paser Fahmi Fadli pada kegiatan Tajak Sumur Kinanti 5 Pasir Petroleum Resource Limited, di Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Rabu (18/10/2023). 

Bupati Paser Fahmi Fadli mengatakan, potensi sumber daya alam yakni minyak yang ada di Kabupaten Paser diharapkan bisa menjadi ketahanan energi bagi keberlangsungan dan ketersediaan energi bangsa Indonesia. Dan sumber daya ini adalah minyak Negara dan didistribusikan ke pertamina Balikpapan.

"Galian minyak itu, sudah sepatutnya dapat menjadi sumber ketahanan energi bagi keberlangsungan dan ketersediaan energi bangsa Indonesia, dan dengan tajak sumur kinanti kelima menunjukkan perusahaan tersebut komitmen untuk meningkatkan produksi,” ungkapnya.

Dengan berproduksinya terus minyak tersebut untuk negara maka secara otomatis paser sebagai daerah penghasil pihak pemkab paser menginginkan pemenuhan energy skala nasional dan juga memberi dampak positif untuk kemajuan daerah.

“Dengan tajak sumur kinanti kelima tersebut, dan terus meningkatkan produksi minyak pemerintah menginginkan agar ada dampak signifikan bagi kemajuan daerah untuk mewujudkan Paser yang Maju, Adil dan Sejahtera (MAS),” terangnya. 

Hal itu selaras dengan maksud dan tujuan kegiatan Upstream Oil and Gas Executive Meeting, atau pertemuan eksekutif hilirisasi minyak dan gas bumi wilayah Kalimantan dan Sulawesi yang berlangsung pekan lalu di Yogyakarta. 

"Pertemuan yang mengangkat tema sinergi industri hulu migas bersama Pemda dalam mendukung pembangunan daerah berkelanjutan, telah membuka wawasan kita tentang pentingnya peran industri migas dalam mendukung pembangunan di daerah serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. ," tegasnya.

"Bukan hanya dalam bentuk CSR, namun juga terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Paser khususnya di Kecamatan Pasir Belengkong," tambahnya.(ar/adv)