[Valid RSS]

Foto. : Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari; Menghadiri Pelantikan Ketua PWI Paser Masa Bakti 2026-2029. (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari mengajak pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan penyebarluasan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

Ajakan tersebut, disampaikan Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus PWI Kabupaten Paser periode 2026-2029 yang berlangsung di Aula Rimbawan, Kecamatan Tanah Grogot, Senin (08/06/2026).

Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Paser dan insan pers. Kemitraan yang telah berlangsung lebih dari dua dekade tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

"Selamat, kepada Ketua PWI Kabupaten Paser beserta seluruh jajaran pengurus yang telah dilantik. Semoga PWI semakin baik dalam menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," Ucap Wakil Bupati Paser.

Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari menegaskan bahwa, pers memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi setelah lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Karena itu, keberadaannya sangat dibutuhkan sebagai sarana kontrol sosial sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengawasi jalannya pemerintahan, menampung aspirasi publik, serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

"Ia berharap, PWI tetap menjaga profesionalisme dan independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik. Kritik yang disampaikan media, harus tetap objektif, konstruktif, dan bertanggung jawab demi perbaikan tata kelola pemerintahan," Tuturnya.

Pers ikut memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara seimbang, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. Kritik yang objektif merupakan bagian penting dalam upaya perbaikan pelayanan publik dan pembangunan daerah.(AFA/ADV)

Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli Saat Menyampaikan Sambutannya (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Terbukanya akses transportasi melalui Jembatan Sei Kasungai diyakini akan menjadi gerbang pembuka potensi ekonomi baru bagi Desa Rantau Buta. 

Selain memiliki pemandangan alam yang asri, desa tersebut rupanya menyimpan potensi olahraga dan wisata yang menjanjikan. Yakni venue arum jeram sepanjang 5 kilometer yang diklaim sebagai satu-satunya dan baru pertama ada di Kalimantan Timur.

"Keindahan alam di sini luar biasa, dengan terbukanya akses jalan kami berharap bisa memicu pertumbuhan ekonomi desa sekaligus menjaring atlet-atlet arum jeram berbakat," Ucap Bupati Paser saat meninjau jembatan. Senin (01/06/2026).

Meski kaya akan potensi alam, Bupati Paser mengingatkan agar fasilitas dasar masyarakat tidak dikesampingkan. Beliau menyoroti pentingnya perbaikan jaringan telekomunikasi (internet) di Desa Rantau Buta dan Rantau Layung.

Di samping itu, Bupati Fahmi menitipkan pesan tegas kepada Kepala Desa setempat untuk mengawal ketat sektor kesehatan, pendidikan, dan pemutakhiran data ekonomi warga. 

Pemerintah desa diminta menyajikan data kemiskinan yang riil agar penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, serta memastikan seluruh warga kurang mampu telah ter-perisai oleh jaminan BPJS Kesehatan demi menghapus angka kemiskinan ekstrem. (AFA/ADV)

 

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli Saat Peresmian Jembatan Sei Kasungai Desa Rantau Buta (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Bupati Paser dr. Fahmi Fadli bersama Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari secara langsung meresmikan pembangunan jembatan Sei Kasungai yang berada di Desa Rantau Buta Kecamatan Batu Sopang. Senin (01/06/2026).

Jembatan Sei Kasungai, merupakan akses utama masyarakat di Desa Rantau Buta dan Desa Rantau Layung Kecamatan Batu Sopang. Sebelumnya warga hanya mengakses sebuah jembatan gantung dengan kondisi yang cukup memprihatinkan. 

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Paser melakukan pembangunan jembatan permanen dengan panjang 80 meter dan lebar 6 meter. Pada peresmian tersebut Bupati Paser dr. Fahni Fadli menekankan agar masyarakat selaku pengguna utama jembatan tersebut. Dapat turut serta menjaga dan merawat kondisi jembatan.

"Kami ingatkan pada masyarakat bahwa jembatan ini dibangun untuk mendukung aktivitas masyarakat, untuk itu, masyarakat juga memiliki peranan dalam menjaga dan merawat jembatan sebagai Infrastruktur Fasilitas umum," Tutur Bupati Paser dr. Fahmi Fadli.

Jembatan tersebut tentu akan berdampak pada terbukanya akses mobilitas warga dengan lebih cepat dan aman, memperlancar distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian lokal, mempermudah akses ke fasilitas publik seperti sekolah, pasar, dan layanan kesehatan dengan waktu tempuh yang lebih singkat, serta mempermudah bagi kami untuk melaksanakan program pembangunan lainnya.

"Berbagai pertumbuhan di Desa akan terdampak dari jembatan ini, terutama pada aktivitas perekonomian masyarakat, pelayanan serta pendidikan, dimana semua itu akan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," Jelasnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa. Perhatian Pemerintah Kabupaten Paser tidak hanya terfokus pada pembangunan jembatan saja. Namun, pembangunan infrastruktur ruas Jalan Sungai Terik - Rantau Buta - Rantau Layung. Yang masuk dalam perencanaan pembangunan multiyears. 

"Khususnya untuk segmen Sungai Terik - Rantau Buta rencana penanganan sepanjang 2,7 kilo meter. Ruas jalan ini menjadi 1 dari 8 prioritas ruas jalan yang mendesak untuk ditangani." Ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rantau Buta Rofi'iyadi. Menyampaikan rasa syukur serta terima kasih pada Pemerintah Kabupaten Paser yang telah melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.

"Setiap Tahun kami mengusulkan pembangunan jembatan ini, tentu kami sangat terbantu dengan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser saat ini," Ucap Rafi'iyadi.

Meskipun pembangunan jembatan sudah dilaksanakan, namun kondisi infrastruktur jalan masih memprihatinkan, untuk itu ia selaku Kepala Desa juga sampaikan permohonan pembangunan infrastruktur jalan sebagai akses utama menuju Desa Rantau Buta dan Desa Rantau Layung.(AFA/ADV)

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli & Wakil Bupati Paser H Ihwan Antasari Saat Peresmian Jembatan Sei Kasungai Desa Rantau Buta (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, didampingi Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, S.Sos., meresmikan Jembatan Sei Kasungai di Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, pada Senin (01/06/2026). 

Jembatan tersebut, menggantikan jembatan gantung kayu lama yang ukurannya terbatas dan selama ini menjadi tumpuan warga.

​Kehadiran infrastruktur baru ini merupakan pengejawantahan dari program "Paser TUNTAS" yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. Jembatan Sei Kasungai bertindak sebagai urat nadi utama yang menghubungkan dua desa, yakni Desa Rantau Buta dan Desa Rantau Layung.

 "Pembangunan jembatan, adalah bukti nyata perhatian penuh Pemkab Paser untuk setiap desa. Kami memegang teguh visi misi Paser Tuntas hingga akhir jabatan. Sejauh apa pun desanya, kami akan tetap memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan," Ujar Bupati Fahmi dalam sambutannya.

​Selain menjadi sarana mobilitas harian, jembatan ini diharapkan mampu mempermudah aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Pemkab Paser menegaskan bahwa keterbatasan jumlah penduduk dan jarak geografis yang jauh tidak akan mengurangi porsi perhatian pemerintah dalam menuntaskan pemerataan infrastruktur di wilayah kerja kami.(AFA/ADV)

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli respons cepat Keluhan Warga Internet Lemot Di Desa Rantau Buta. (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM,Paser-Pemerintah Kabupaten Paser, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli. Merespon cepat keluhan warga terkait akses internet lambat dan tidak stabil di Desa Rantau Buta,Persoalan konektivitas digital tersebut mencuat saat peresmian Jembatan Sei Kasungai.

 Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menegaskan, bahwa akses internet saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk segera mencari solusi atas permasalahan jaringan yang dialami warga.  

“Di tengah perkembangan teknologi saat ini, akses internet yang baik merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami meminta agar persoalan yang dialami warga Desa Rantau Buta segera ditangani dan dicarikan solusi terbaik," Tutur Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Rabu (03/06/2026).

Sebagai tindak lanjut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser untuk segera mengambil langkah perbaikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna meningkatkan kualitas jaringan internet di wilayah tersebut.

Menurutnya, peningkatan kapasitas bandwidth menjadi salah satu langkah prioritas agar masyarakat dapat menikmati layanan internet yang lebih cepat, stabil, dan mampu mendukung kebutuhan digital sehari-hari.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Diskominfostaper Kabupaten Paser, Arif Rahman, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PT Telkom sebagai penyedia infrastruktur jaringan telekomunikasi. 

"Kami akan berkomunikasi dengan pihak penyedia layanan untuk mengevaluasi kondisi jaringan yang ada serta mendorong peningkatan kapasitas bandwidth sehingga kualitas layanan dapat lebih baik dari sebelumnya," Ucap Arif.

Selain berkoordinasi dengan operator telekomunikasi, Diskominfostaper juga akan melakukan pemantauan dan pengawalan terhadap proses teknis di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan solusi yang direncanakan dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(AFA/ADV)