
Foto : Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, H. M. Yusuf saat rapat bersama dengan BUMN di Paser ( Dok. AFA/KABARIKN.COM)
KABARIKN.COM, Paser- Kepala Dinas perindustrian perdagangan koperasi (Disperindagkop) dan UKM, H. M. Yusuf. Telah mempersiapkan koperasi percontohan Mock up. Koperasi percontohan tersbeut akan dilaksanakan pelatihan bagi setiap pengurus Koperasi Desa Merah Putih.
Hal trsebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Paser melalui Disperindagkop Kabupaten Paser dengan Kemenaker, nantinya Kemenaker bisa memanfaatkan balai latihan kerja diseluruh kabupaten kota yang ada.
Berkaitan dengan hal tersebut, Yusuf menyampaikan, Pihaknya sudah mengundang berbagai pihak seperti Bumn, Perbankkan yang ada di Kabupaten Paser. Untuk turut set mengisi untuk dukungan mock upnya. Selain itubjuga melibatkan Bulog, PT Pupuk Indonesia, PT Pos, Bank Himbara dan Patraniaga Lpg.
"Jadi ini yang kami prioritaskan, PT Pos, Patraniaga Lpg dan Perbankan. Perbankan ada semacam pembayaran- pembayaran seperti berilink kemudian bank kaltimtara siap juga mensupport," ujar H.M. Yusuf. Kamis (10/07/2025).

Meskipun telah melakukan pembahasan bersama, namun ia mengakui bahwa Kooerasi juga akan terkendala dnegan pembiayaan. Untuk itu dalam oenyediaan barang seperti, tepung, minyak goreng dan beras itu dari Bulog pembayarannya bisa invoice dalam hal pembayaran dan selanjutnya ada pupuk.
Sementara untuk pupuk, terdapat dua jenis yakni pupuk subsidi dan non subsidi. Untuk pupuk nonsubsidi akan terlebih dahulu dikirim. Pupuk subsidi masih perlu menyiapkan Aplikasi. Sementara dari PT Pos dikatakan siap untuk mendukung terkait dengan perpanjangan tangan jasa pengiriman. Begitubjuga bagi penyediaan tabung Gas LPG.
"Tiga BUMN sudah siap bekerjasama dengan kami, agar memudahkan koperasi percontohan yang sedang kami gagas. Guna mewujudkan cita-cita bupati Paser yaitu Paser Tuntas," jelasnya.

Sementara mengenai SDM, sudah disiapkan mengenai kemampuan nanti dari kami dinas yang mengawasinya.
"Kami dari dinas, masih dalam proses pengawasan dan binaan jadi kami selalu mendampingi dan lebih intens berkomunikasi dengan kopdes percontohan ini nanti jika sudah ada informasi pelatihannya kami ikutkan pelatihan," pungkas. (AFA/adv)





