[Valid RSS]

Foto. : Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari Saat Menerima Kunjungan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII, dr. Herman Dinata Mihardja ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari menerima kunjungan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII, dr. Herman Dinata Mihardja beserta jajaran di ruang kerja Wakil Bupati Paser, Kamis (7/5/2026) siang. 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser Ir. Romif Erwinadi, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser Amri Yulihardi, S.STP., M.Si, Direktur BPJS Kesehatan Cabang Tanah Grogot Rita Zakiah serta jajaran BPJS Kesehatan lainnya.

Pertemuan tersebut, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VIII dr. Herman Dinata Mihardja menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paser atas tingginya tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan yang telah mencapai sekitar 95 persen. 

"Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat", Ucapnya.

Disampaikan juga menyampaikan bahwa ke depan BPJS Kesehatan akan terus mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya melalui penguatan layanan digital seperti pendaftaran secara online serta kemudahan pembayaran iuran melalui berbagai kanal pembayaran modern seperti gerai ritel dan layanan lainnya. 

Langkah tersebut diharapkan dapat semakin mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Selain itu, pihak BPJS Kesehatan menilai pelayanan kesehatan di Kabupaten Paser terus mengalami peningkatan. Kolaborasi yang baik antara fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Paser

Sementara itu, Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi jajaran BPJS Kesehatan ke Kabupaten Paser.

 "Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Paser dan BPJS Kesehatan dapat terus terjalin dengan baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat", Ucapnya.

Wakil Bupati Paser menjelaskan, bahwa Kabupaten Paser memiliki wilayah yang sangat luas mencapai sekitar 11.800 kilometer persegi dengan 10 kecamatan dan banyak desa terpencil, sehingga pelayanan kesehatan menjadi tantangan tersendiri.

 Dengan jumlah penduduk sekitar 300 ribu jiwa, Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah-wilayah terpencil.(AFA/ADV)

 

 

 

Foto. : Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari Saat Menerima Kunjungan Audiensi Dari Pihak Universitas Mulia di Ruang Kerja Wakil Bupati Paser ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. H. Romif Erwinadi,,M.Si. menerima audiensi dari pihak Universitas Mulia di ruang kerja Wakil Bupati Paser dalam rangka membahas rencana kerja sama antara Universitas Mulia dan Pemerintah Kabupaten Paser di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Paser menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program prioritas daerah, salah satunya program “Ayo Sekolah”. Program tersebut menjadi bagian dari visi pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Paser.

"Kami ingin memastikan peningkatan sumber daya manusia masyarakat Kabupaten Paser terus meningkat, Salah satu fokus kami adalah bagaimana anak-anak di Kabupaten Paser bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik," Tutur Wakil Bupati, Kamis (7/5/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser menargetkan program “1 Desa 1 Sarjana” bagi 139 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Paser. Program tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di Kalimantan Timur maupun luar daerah, sesuai dengan kebutuhan potensi wilayah masing-masing.

Menurutnya, pendidikan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pengabdian kepada daerah asal. Contohnya, bagi wilayah pesisir, mahasiswa diarahkan mengambil bidang kelautan, perikanan, hingga teknik perkapalan agar nantinya mampu mengembangkan sektor ekonomi masyarakat pesisir.

Selain itu, Wakil Bupati juga menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Paser terhadap program pendidikan gratis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia berharap Universitas Mulia turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait program tersebut.

"Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Kabupaten Paser yang tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Pemerintah Kabupaten Paser akan hadir menjamin akses pendidikan bagi masyarakat," Tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga dibahas peluang pengembangan sumber daya manusia bagi perangkat desa dan RT melalui program pendidikan maupun pelatihan guna meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mendukung pembangunan daerah.(AFA/ADV)

 

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr, Fahmi Fadli Saat Melakukan Kunjungan Keja didesa Modang Dan Pasir Mayang. ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Bupati Paser dr, Fahmi Fadli turun langsung memastikan, ruas jalan Modang dan pasir Mayang tetap dalam kondisi baik. Didampingi Kepala Dinas PUPR Paser Asnawi, S.T, M.SI.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut tetap dalam kondisi baik serta dapat mendukung aktivitas ekonomi warga setempat, Senin (04/05/2026). 

Bupati Paser melalui Kepala Dinas PUPR Asnawi menyampaikan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut telah rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Ini adalah kunjungan kerja Bapak Bupati untuk ruas jalan Modang–Pasir Mayang. Alhamdulillah pada ruas ini di tahun 2025 kemarin telah tuntas diselesaikan untuk menuju ke Pasir Mayang, dengan panjang kurang lebih 15 kilometer,” Tuturnya.

Selain meninjau jalan, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, salah satunya terkait kondisi jembatan ulin yang dinilai perlu penanganan segera.

“Ada beberapa usulan masyarakat, salah satunya yang urgent adalah jembatan menuju kawasan pantai. Jembatan ulin tersebut tadi menjadi perhatian Bapak Bupati untuk segera ditinjau,” Ucap Asnawi.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak Dinas PUPR melalui bidang terkait akan melakukan survei ulang terhadap kondisi jembatan ulin tersebut sebagai dasar perencanaan penanganan.

“Kami khususnya dari bidang Bina Marga akan melakukan survei ulang terhadap jembatan ulin yang ada. Insya Allah, mudah-mudahan pada tahun 2026 kita dapat mengalokasikan anggaran, minimal untuk pemeliharaan terlebih dahulu,” jelasnya.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan, guna mendukung konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. (AFA/ADV)

 

 

 

KABARIKN.COM, Paser- Pemerintah Kabupaten Paser melalui Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari., S.Sos melakukan koordinasi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait program Gratispol dan beasiswa pendidikan, bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Selasa (5/5/2026). 

Kunjungan Pemerintah Kabupaten Paser tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, didampingi Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Dasmiah, S.Pd., M.AP beserta jajaran. 

Turut mendampingi Wakil Bupati Paser yakni Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Paser, Ir. Romif Erwinadi, M.Si, Kabag Kesra Saberi serta jajaran terkait. 

Dalam paparannya, Kepala Biro Kesra Provinsi Kaltim, Dasmiah menjelaskan bahwa program Gratispol merupakan program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang digagas langsung oleh Gubernur Kaltim sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, namun harus diimbangi dengan pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing. 

“Gaspol atau Gratispol ini bukan hanya untuk pendidikan, tetapi juga mencakup pelayanan dasar gratis dan bermutu, internet desa, bantuan seragam sekolah, bantuan administrasi kepemilikan rumah hingga program umroh gratis bagi marbot,” Ucap Dasmiah. 

Ia menjelaskan, program pendidikan Gratispol mencakup pembiayaan pendidikan SMA, SMK, SLB hingga jenjang perguruan tinggi S1 sampai S3. Selain itu, Pemprov Kaltim juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung biaya hidup atau living cost bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. 

Sementara itu, Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas berbagai program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Paser, khususnya program Gratispol dan Gaspol yang mulai berjalan sejak tahun 2025. 

“Kami mewakili masyarakat Kabupaten Paser mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Program Gratispol dan Gaspol ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam bidang pendidikan dan peningkatan kesejahteraan,” terang Wabup Ikhwan. 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser mendukung penuh peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya melalui sektor pendidikan. Menurutnya, Pemkab Paser juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Timur maupun luar daerah guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Paser.(AFA/ADV)

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr, Fahmi Fadli saat melakukan kunjungan diberbagai desa.( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM,Paser-Bupati Paser dr, Fahmi Fadli turun langsung memastikan progres pembangunan infrastruktur tahun 2025, serta melakukan kunjungan kerja ke sejumlah desa untuk meninjau kondisi jalan dan jembatan di sejumlah desa, Selasa (14/04/2026).

Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Paser, Asnawi, S.T, M.Si dengan lokasi peninjauan meliputi Desa Pulau Rantau, Desa Suliliran, Desa Laburan Lama, Desa Seniung Jaya, serta beberapa titik strategis lainnya.

Melalui Kadis PUPR, Bupati Paser menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan sekaligus mengidentifikasi kekurangan yang masih perlu dibenahi.

“ia, ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Kekurangan yang ada akan segera kita tindak lanjuti,” Ujar Kadis PUPR Asnawi.

Dalam peninjauan di Desa Pulau Rantau, ditemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan, khususnya pada lapisan aspal. Pemerintah Kabupaten Paser memastikan perbaikan akan dilakukan secara bertahap dan direncanakan masuk dalam program pembangunan tahun 2026 hingga 2027. (AFA/ADV)