[Valid RSS]

 

Foto. : Aktivitas Pedagang Kandilo Plaza. ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui UPTD Pasar Induk Penyembolum menjadwalkan pengosongan area tengah lantai satu Kandilo Plaza. Kebijakan ini dilakukan dalam rangka penataan ulang kawasan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026.

Berdasarkan surat edaran resmi, proses pengosongan dimulai pada 1 September 2025 dan berakhir pada 15 September 2025. Pemkab menegaskan bahwa area tengah lantai satu Kandilo Plaza bukan diperuntukkan untuk kegiatan perdagangan permanen, melainkan sebagai ruang publik untuk kegiatan kemasyarakatan dan promosi non-permanen.

Namun, kenyataannya, area tersebut telah digunakan sebagai lapak tetap oleh sekitar 75 pedagang, yang kini diminta untuk direlokasi.

"Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi awal ruang los tengah sebagai area publik. Saat ini kondisinya kumuh dan tidak tertata, mengganggu kenyamanan pengunjung Kandilo Plaza," Ucap Kepala UPTD Pasar Induk Penyembolum Senaken, M. Djamaluddin, Selasa (2/09/2025).

Pedagang menanggapi kebijakan tersebut, dengan permintaan penundaan relokasi. Mereka keberatan direlokasi ke Pasar Penyembolum Senaken, karena lokasi tersebut dinilai sepi pengunjung dan kurang strategis untuk aktivitas niaga.

Sebelumnya, Pemkab Paser juga menawarkan opsi pemindahan ke lantai tiga Kandilo Plaza, tetapi mayoritas pedagang menolak dengan alasan kesulitan akses dan potensi penurunan jumlah pembeli.

"Kami sudah tawarkan lantai tiga, tetapi ditolak karena alasan teknis dan akses pengunjung yang sulit," Ungkap Djamaluddin.

Terkait aspirasi pedagang, Djamaluddin menyatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan strategis soal relokasi atau penundaan. Semua masukan dari pedagang akan diteruskan ke Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disprindakop UKM) Kabupaten Paser, serta dikoordinasikan lebih lanjut dengan Sekretaris Daerah atau Bupati Paser.

“Kami menampung semua aspirasi para pedagang, dan akan disampaikan ke atasan sementara proses relokasi sambil menunggu instruksi dari pimpinan," Tegasnya.

Langkah penataan Kandilo Plaza menjadi bagian dari program besar Pemkab Paser dalam rangka menyambut Porprov Kaltim 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini tengah melakukan pembenahan fasilitas publik dan infrastruktur sebagai bagian dari persiapan.

"Kami ingin menjadikan Kandilo Plaza sebagai wajah kota yang layak ditampilkan kepada tamu dari luar daerah saat Porprov. Kawasan ini harus tampil lebih tertata, bersih, dan nyaman," Ucapnya. (AFA/ADV)

 

 

 

Foto. : Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, saat menemui Massa Aliansi Paser Bersatu ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Bupati Paser dr. Fahmi Fadli didampingi Wakil Bupati H. Ikhwan Antasari, S.Sos, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menerima kehadiran Aliansi Paser Bersatu dalam rangka penyampaian aspirasi terkait penolakan program transmigrasi di Kabupaten Paser, bertempat di halaman Kantor Bupati Paser, Senin (1/09/2025).

Massa Aliansi Paser Bersatu terlebih dahulu menyampaikan aspirasi mereka di depan Kantor Bupati, kemudian Bupati Paser mengajak perwakilan aliansi untuk melanjutkan pembahasan secara dialog di Ruang Rapat Sadurengas.

Melalui perwakilannya, Aliansi Paser Bersatu menegaskan aspirasi dan tuntutan agar program transmigrasi yang direncanakan di wilayah Kabupaten Paser dihentikan. 

Mereka beralasan, pelaksanaan program tersebut dikhawatirkan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, maupun lingkungan bagi masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser menerima setiap aspirasi masyarakat dengan penuh perhatian. 

"Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti secara arif, bijaksana, dan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," Ucap Bupati Paser.

Bupati Paser juga menjelaskan, mengenai program transmigrasi yang sebelumnya telah berjalan di Desa Keladen, Kecamatan Batu Engau, sejak tahun 2018. Dari kuota 200 kepala keluarga (KK), baru terisi 60 KK, dengan rincian 35 KK berasal dari penduduk lokal dan 25 KK dari luar Paser. Sementara di awal, Pemerintah Pusat menginginkan komposisi 100 KK dari lokal dan 100 KK dari luar daerah.

"Ada program baru penambahan 50 KK, kenapa bukan kita yang isi dari warga pribumi, Pasti mereka layak mendapatkan kesejahteraan dari program tersebut," Ucapnya.

Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli menegaskan, bahwa Pemkab Paser setuju dan mendukung aspirasi masyarakat. 

" Kami meminta dukungan dari masyarakat, agar sama-sama mengawal program ini dengan seluruh elemen mulai dari eksekutif, legislatif dan masyarakat bersama-sama mengawal program tersebut," Tegasnya. (AFA/ADV)

 

 

Foto. : Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser Novenandhana Hidayat Vijaya didampingi Kasi Kurikulum SMP Jauhari.( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Pemerintah Kabupaten Paser, melalui Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser Novenandhana Hidayat Vijaya didampingi Kasi Kurikulum SMP Jauhari mengungkapkan, rencananya mata pelajaran coding atau pemprovraman bahasa komputer dan kecerdasan buatan (Al) bakal masuk kurikulum pelajaran SMP tahun 2025/2026.

Pelajaran coding atau pemrograman bahasa komputer dan kecerdasan buatan (AI) bakal diberikan kepada siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di Paser.

"Coding dan AI merupakan salah satu prioritas mata pelajaran dari kementerian, jadi perlahan akan kita integrasikan ke sekolah," Ucap Novenandhana, Rabu (27/8/2025).

Namun karena keterbatasan guru untuk mata pelajaran ini, sementara masih masuk mata pelajaran pilihan. Sehingga untuk lebih efektif tepat sasaran mana siswa yang minat, akan diarahkan program ekstrakurikuler.

"Jadi bisa lebih tersaring mana siswa yang berminat untuk coding dan AI ini," lanjutnya.

Jauhari menambahkan, untuk program menyukseskan pelajaran ini, Disdikbud Paser bakal membuat lomba coding dan AI, setelah ekstrakurikuler tersebut mulai berjalan.

"Dinas akan mengumpulkan lebih dulu ahli coding dan AI ini untuk disebar di sejumlah SMP di Paser," Jelas Jauhari. (AFA/ADV)

 

 

 

KABARIKN.COM, Paser-Sebanyak 30 titik Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Paser yang tersebar di berbagai titik strategis.

Sejak pekan ini, sudah bisa diakses masyarakat melalui streaming YouTube.

Kabid Teknologi Komunikasi dan Informatika (TKI) Diskominfostaper Paser Marnita Sari melalui Pranata Ahli Muda Komputer Mulyadi mengatakan, ada 30 link streaming milik Diskominfostaper Kabupaten Paser yang bisa diakses untuk melihat aktivitas CCTV.

"Bisa juga melihat kejadian sebelumnya dengan memundurkan dan jamnya," Ucap Mulyadi, Senin (27/8/2025).

Namun untuk kejadian yang lewat beberapa hari atau tidak bisa dicek di streaming, bisa menghubungi atau ke Diskominfostaper Paser.

Pemasangan CCTV ini, adalah bagian upaya mewujudkan Kota Cerdas atau Paser Smart City. Titik yang telah dipasangi CCTV merupakan rekomendasi Polres Paser, Dishub, dan Satpol PP. Serta titik strategis daerah yang memang rutin dilintasi masyarakat.

" CCTV ini terintegrasi dengan layanan darurat 112 yang terpantau dari ruang Command Center Diskominfostaper Paser.

Tujuan pemasangan CCTV ini tentu adalah upaya preventif untuk mencegah tindak kejahatan, bukti kejadian, dan hal lainnya yang membutuhkan bukti video peristiwa," Ucapnya. (AFA/adv)

 

 

Foto. : Foto bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser, Taharuddin. ( Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM,Paser-Pemerintah Kabupaten Paser memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus merayakan HUT ke-2 Outlet Pangan Paser. Selasa, (26/08/2025). 

Kegiatan tersebut, menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kemandirian serta daya saing sektor pangan di Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser, Taharuddin, menyatakan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi atas perjalanan delapan dekade bangsa dan semangat untuk menatap masa depan dengan optimisme.

"Delapan dekade perjalanan bangsa bukan hanya menjadi pengingat akan jasa para pahlawan, tetapi juga titik refleksi untuk menatap masa depan dengan optimisme," Ucapnya.

Peringatan tersebut, digelar berbagai kegiatan seperti: Gerakan Pangan Murah (GPM), Pembagian paket pangan murah dan Pemberian pangan gratis bagi pengunjung yang beruntung.

Outlet Pangan Paser, yang kini memasuki usia ke-2, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Model kios pangan ini dirancang sebagai penyeimbang harga di pasar, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

"Tipe Kios Pangan atau Outlet Pangan ini merupakan penyeimbang harga pangan, kami bekerja sama dengan OPD terkait untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan. Sekaligus mengendalikan inflasi," Terangnya. (AFA/adv)