[Valid RSS]

Photo : Bupati Paser/Humas

Kabarikn.com,Tana Paser - Senin, 24 Oktober 2022 , Dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan pada masyarakat pemerintah daerah menyalurkan bantuan kesehatan yang menyasar pada pekerja rentan.

Sebelumnya Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan terkait perlindungan terhadap 32 ribu pekerja rentan dan Non ASN di Kabupaten Paser.

"Dengan kesepakatan ini pemerintah Kabupaten Paser berharap dapat melindungi segenap tenaga kerja di paser dimulai dari imam mesjid, marbot mesjid dan guru ngaji ketua RT, RW, relawan kebakaran, relawan bencana, nelayan, petani dan UMKM.

Dengan total sebanyak 32. 268 pekerja rentan. Untuk jaminan pekerja ini pemerintah daerah mengalokasikan APBD sebesar 1, 6 miliar lebih.

"Kegiatan saat ini merupakan tindak lanjut MOU, maka harapan kami para pekerja rentan tersebut mendapatkan jaminan sosial perlindungan tenaga kerja agar dapat bekerja dengan tenang dan tentunya performa kinerjanya bisa meningkat lagi kedepan," kata Bupati Paser.

Karena pada prinsipnya pemerintahan daerah mengupayakan agar APBD yang digunakan benar benar langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Paser.

Tentunya kepada pihak BPJS Ketanagakerjaan Bupati Paser menyampaikan apresiasi atas sinerginya selama ini. Melalui BPJS pemerintah berharap dapat terus memberikan sosialisasi terkait manfaat kepesertaan ini.

"Dengan harapan pekerja rentan yang tadi ikut kepesertaannya dapat mengetahui apa manfaat mengikuti BPJS ketenagakerjaan tersebut," jelasnya.

Kemudian juga ia meminta lebih lanjutnya agar ada komunikasi BPJS ketenagakerjaan terhadap organisasi perangkat daerah dan perusahaan yang memiliki kegiatan untuk dapat mengambil waktu memberikan penjelasan terkait manfaat keikutsertaan BPJS ketenagakerjaan tersebut.

Selain program ini setiap kali turun ke masyarakat kami selalu menghimbau agar dari RT, RW, hingga kepala desa dapat mendaftarkan dan mendata masyarakatnya masuk layanan BPJS ketenagakerjaan.

"Ini kami lakukan semata mata karena ingin masyarakat kabupaten paser mendapatkan layanan kesehatan dan tenaga kerja yang rentan masuk pada layanan ketenagakerjaan," ungkapnya.

Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga, mewujudkan paser MAS (Maju Adil Sejahtera) yang menjadi salah satu program strategis yaitu BPJS yang diperuntukkan masyarakat yang tidak mampu.

Capaian pemerintah dalam keikutsertaan masyarakat Kabupaten Paser saat ini sudah mencapai 60 persen untuk di tahun pertama. Dengan harapan tahun berikutnya atau di tahun 2024 sudah bisa mencapai 100 persen.

"Tentunya keberhasilan ini tidak terlepas sinergi yang dibangun oleh pemerintah daerah bersama sama forkopimda diantaranya DPRD Paser, Kejaksaan, Kepolisian, Dandim 0904, serta jajaran pemerintah daerah kami dalam upaya menjaga, meningkatkan serta melindungi dan masyarakat kabupaten paser," tutup.(ar/adv)

Kabarikn.com,Tana Paser - Cabang olahraga (Cabor) voli Paser berhasil meraih medali perak di antaranya voli putra dan putri outdoor, Sabtu (22/10/2022).

"Untuk Popda Kaltim pada voli outdoor alhamdulillah kita berhasil meraih medali perak, keberhasilan ini pastinya merupakan kerja keras atlit dan pelatih," kata Ketua PBVSI Paser Zulkifli.

Dengan hasil prestasi voli putra dan putri pada Popda Kaltim XVI tahun 2022 Ketua PBVSI Paser Zulkifli berharap kedepannya memiliki peningkatan prestasi. Namun dengan hasil paser pada voli putra dan putri indoor perlu di evaluasi walaupun usaha mencapai empat besar voli putra indoor perlu di apresiasi sebagai tuan rumah di paser.

"Kita menginginkan pembinaan ini harus didukung semua pihak khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan yang menduduki bidang pelajar. Atlet muda ini harus di support oleh sekolah sekolah dimana mereka bergelut," kata Zulkifli.

Tugas pembinaan atlet muda ditingkat pelajar tidak hanya menjadi tugas PBVSI. Dengan adanya Popda sebagai tuan rumah atlet pelajar yang sudah ada ini pastinya secara otomatis akan lebih termotivasi.

"Kita juga berharap dengan even ini bisa menggugah semangat generasi muda pelajar yang ada di Kabupaten Paser. Mudah mudahan dengan hadirnya kegiatan ini bisa memotivasi pemula yang baru bergabung di olahraga dan menjadi hobi ke depannya sehingga prestasi ini bisa diraih lebih baik lagi," ungkapnya.

Saat diwawancara kedua atlet voli putri peraih medali perak yaitu Suci dan Widiya merasa puas dengan hasil pertandingan yang diperoleh karena dengan persiapan yang minim wajar pada perebutan medali emas di final tidak berhasil di dapat.

"Dengan hasil pertandingan hari ini akan menjadi evaluasi kedepan kami berdua akan berlatih terus dan jangan kendor tetap semangat karena diluar sana juga tetap persiapan karena kedepan masih ada kesempatan lagi," kata kedua atlet putri outdoor Suci dan Widiya.(ar)

Photo : M. Saleh saat Reses ke 3

Kabarikn.com,Tana Paser - Seluruh calon legislatif dari DPC PDI Perjuangan Paser mengikuti Psikotes sebagai persiapan pemilu untuk bakal calon legislatif pada pemilu 2024.

Dirilis dari media Suara.com bahwa PDI Perjuangan mulai mempersiapkan personelnya untuk bertarung di Pemilu 2024. Ini dilakukan dengan menggelar psikotes terhadap 26 ribu bakal calon legislatif (caleg).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pelaksanaan psikotes ini dibuka oleh Ketua DPP Bidang Ideologi, Pak Djarot Saiful Hidayat mulai 14 Oktober 2022 hingga 5 November 2022 secara online.

Ketua DPC PDI Perjuangan M. Saleh mengatakan bahwa kegiatan psikotes untuk mendapatkan gambaran karakter kader yang ada, juga kegiatan ini merupakan kegiatan secara nasional.

"Kebetulan sudah berjalan sejak sabtu hingga rabu dan kebetulan besok saya hari ke 4 mengikuti kegiatan psikotes tersebut," kata M. Saleh pada media, Selasa (18/10/2022).

Sebanyak 145 kader PDI Perjuangan Kabupaten Paser mengikuti kegiatan psikotes yang secara keseluruhan dilaksanakan secara bertahap.

"Semua kader wajib mengikuti kegiatan psikotes tersebut, tidak melihat titel yang ada karena dengan adanya psikotes tersebut disitulah penilaiannya," ungkapnya.

Disinggung target pemilu 2024, M. Saleh menargetkan penambahan kursi, dan dirinya yakin walaupun ada kader yang di unggulkan beralih ke provinsi.

"Kita ditargetkan dari tiga kursi, menjadi lima kursi jadi ada satu dapil yang wajib mendapatkan dua kursi. Terkait anggota yang maju ke provinsi kita sudah mendapatkan pengganti dan sangat kita unggulkan di dapil tersebut,"

Kemudian dengan menargetkan lima kursi agar tahun 2024 bisa duduk sebagai unsur pimpinan dan ini juga menjadi target dirinya sebagai pimpinan partai saat ini.

"Dengan caleg caleg ini kita pastikan tetap optimis," tutupnya.(ar)

KabarIkn.com,Tana Paser - Secara resmi Pekan olahraga Pelajar daerah Provinsi Kaltim ke XVI tahun 2022 resmi dibuka, Sabtu (22/10/2022) sore, oleh Gubernur Kaltim yang di wakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Kaltim HM Syirajudin SH, MT. Dalam gelaran Popda itu pihak mengapresiasi pemerintah Kabupaten Paser sehingga kegiatan yang sudah lama tertunda bisa terlaksana dan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga dan prestasi pelajar yang dapat memberikan pengaruh positif.

"Untuk itu pemerintah provinsi Kaltim bersama pemerintah kabupaten kota se kalimantan timur harus berkomitmen untuk memberikan pendampingan terhadap perkembangan cabang olahraga yang ada," pintanya.

Dengan terlaksananya popda ini maka ini akan secara otomatis menjadi wadah proses seleksi guna mencapai atlet atlet yang berprestasi di Kaltim untuk dipersembahkan dalam kegiatan lanjutan pekan olahraga pelajar tingkat nasional.

Ditempat yang sama Bupati Paser dr Fahmi Fadli dalam sambutannya mengatakan momentum Popda Kaltim tahun 2022 yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga menjadi sarana untuk memotivasi sekaligus pengembangan atlet yang berprestasi.

Perlu diketahui pada even Popda diikuti sebanyak 20 cabang olahraga yang diperlombakan. Sebanyak 19 cabang olahraga bertanding di paser dan 1 cabang olahraga (senam) dipertandingkan di Samarinda.

Fahmi Fadli berharap pada Popda kali ini harus menjadi ajang untuk memupuk persatuan dan kesatuan serta kekeluargaan antar pelajar. Kemudian ia menekankan spirit moralitas dalam bertanding dengan mengedepankan sportivitas pada semua atlet, wasit, official dan juri agar bersifat jujur dalam memperoleh kemenangan maupun kekalahan.

"Untuk itu, kepada para atlet, saya minta dapat bertanding penuh semangat dan sportivitas yang tinggi, untuk meraih prestasi terbaik. Adapun kepada para wasit, saya harapkan dapat bersikap adil, jujur dan tegas dalam melakukan tugasnya agar pelaksanaan POPDA tingkat Kalimantan Timur tahun 2022 berjalan dengan fair dan lancar," pintanya.

"Mohon maaf jika dalam gelaran pelaksanaan lomba atau pertandingan terdapat kekurangan. Karena kami akui, ada beberapa sarana prasarana yang kami miliki belum maksimal. Dan terima kasih kepada seluruh pendukung terselenggaranya POPDA XVI Kaltim Tahun 2022, semoga kegiatan ini berjalan baik dan lancar,"lanjutnya. (ar/adv)

Photo : Pelaku FA Kasus dugaan Pencabulan atau perbuatan tidak senonoh pada muridnya

Kabarikn.com,Tana Paser - FA (29), seorang guru kesenian di salah satu sekolah SLTP Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Ditangkap oleh pihak kepolisian dengan dugaan berbuat tidak senonoh terhadap muridnya (12) sendiri . 

"Sementara korban yang kami ketahui ada dua orang, jadi salah satu korban ini adalah alumni sekolah yang sama dan korban yang melaporkan masih sekolah di SLTP tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Paser AKP Gandha Syah Hidayat pada konferensi pers yang digelar di halaman depan Mako Polres Paser, Rabu (19/10/2022).

Korban yang melaporkan saat ini tentunya sedang dalam keadaan trauma yang berat karena perlakuan pelaku selama ini sangat nakal dengan modus mengajarkan musik pada korban dan sebelum melakukan aksinya tersangka memanfaatkan kerentanannya yang dihadapi korban selama ini.

"Pada sekira akhir agustus tahun 2022 sekitar pukul 11:30 Wita korban sendirian hendak ke kantin pada saat di lorong lorong korban dipanggil oleh pelaku FA dengan bujuk rayunya melakukan tindakan tidak senonoh atau tindakan cabul," ungkap Kasat Reskrim Polres Paser yang didampingi oleh Kanit PPA Polres Paser.

Tindakan ini berulang dengan modus yang sama pada waktu tertentu pelaku sering mencari kesempatan dalam kesempitan. Disebutkan bahwa guru kesenian tersebut sudah bekerja sebagai guru honorer selama 4 tahun dan kasat reskrim menduga kasus komunitas seperti ini biasanya banyak korban.

"Kasus seperti ini biasanya banyak korban, sehingga kami menghimbau pada warga jika ada yang merasa terdampak menjadi korban oleh pelaku FA bisa melaporkan ke Reskrim Polres Paser," kata Kasat Reskrim Polres Paser.

Pada kesempatan itu juga Kasat Reskrim mengungkap bahwa tindak pidana kasus kekerasan pada anak dan perempuan saat ini lumayan tinggi sehingga pihaknya menghimbau agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

"Kami menghimbau masyarakat tolong atur emosi, ditahan hawa nafsunya jangan sampai terulang kejadian seperti ini," tutupnya.

Terhadap tindakan tersebut, tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 dan 2 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling singkat adalah 5 tahun dan paling lama 15 tahun, denda paling banyak 5 Miliar Rupiah dan dalam hal tindak pidana dilakukan oleh salah seorang tenaga kependidikan maka pidananya ditambah sepertiga dari ancaman pidana.

"Ancaman pidananya diperberat karena tersangka merupakan tenaga pendidik," terangnya.(ar)