[Valid RSS]

Foto : Wali Kota Samarinda , Dr H.Andi Harun

Kabarikn.com,SAMARINDA. - Persoalan banjir terus menjadi perhatian serius bagi Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun. Meski memerlukan anggaran yang besar untuk menyelesaikan persoalan serius di kota ini, tak membuatnya patah semangat. 

Tak cukup hanya dengan penyampaian lisan saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Samarinda baru-baru, Wali Kota bahkan mengejar hingga ke Jakarta. Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hero Mardanus, Wali Kota mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Jumat (17/9/2021) lalu. 

Intinya meminta dukungan anggaran untuk mengatasi persoalan banjir maupun pembngunan fisik lainya di Kota Samarinda. Terutama dukungan dari APBN, mengingat APBD Kota Samarinda jumlahnya sangat terbatas. (HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA -  Muhammad Faisal, Kadis Kominfo Kaltim menyebutkan hasil Penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) menempatkan Provinsi Kalimantan Timur pada peringkat ke 9 dan termasuk kategori Sedang dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Berada diatas Nilai IKIP Nasional meskipun sama dalam kategori sedang

"Indeks Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 menempatkan  Provinsi Kaltim berada pada posisi 9 (Sembilan) dengan nilai 76,96 sedangkan IKIP Nasional sebesar 71,37.", ungkapnya (18/9).  

Faisal menjelaskan hal ini disampaikan Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana saat Lokakarya Keterbukaan Informasi Publik di ICE BSD Tangerang yang berlangsung secara hybrid, Jumat (17/9)

IKIP ini dilakukan untuk memotret secara keseluruhan tentang pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia. Mengingat Sejak 10 tahun berdiri, Komisi Informasi belum memiliki pengukuran secara statistik. 

Dijelaskan sumber data yang digunakan adalah semua data, fakta dan peristiwa yang ada terhitung tanggal 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2021. Serta Skoring  dibuat oleh 9 orang informan ahli (3 mewakili pemerintah/badan publik, 3 mewakili dunia usaha, 3 mewakili masyarakat) melalui proses Focus Group Discussion (FGD).  Proses FGD dimulai dengan paparan data, fakta, dan peristiwa oleh Pokja Propinsi. FGD menjadi sarana untuk melakukan triangulasi, kalibrasi di antara 3 kelompok informan ahli.

"Pemilihan informan ahli di setiap propinsi diusulkan oleh Pokja Daerah berdasarkan kriteria yang ada dan diajukan ke KI Pusat. Paparan data, fakta dan peristiwa selama kurun waktu penilaian dimaksudkan untuk memberikan fakta dasar yang sama bagi penelaian setiap informan ahli yang mewakili 3 kelompok berbeda", jelas Faisal

Pengukuran ada 3 aspek penting mulai dari kepatuhan badan publik pada Undang - undang Keterbukaan Informasi Publik, mengukur persepsi masyarakat dan kepatuhan pada hasil keputusan sengketa Komisi Informasi. Hasil ini  bisa jadi dasar kita untuk dapat mengevaluasi dan berbenah untuk 

"Nilai IKIP 2021 ini dapat menjadi catatan dan rekam jejak dalam proses pengawalan keterbukaan informasi publik di Indonesia serta akan menjadi penguatan terhadap tantangan atau hambatan dalam pelaksanaan UU KIP itu sendiri", tutupnya (win/srm)

Kabarikn.com,SAMARINDA- Turnamen Taekwondo Wali Kota Samarinda Open resmi digelar. Kejuaraan yang berlangsung sejak Jumat (17/9/2021) kemarin dan akan berakhir Minggu (19/9/2021) besok dilaksanakan di Gedung Dojang Taekwondo Kaltim, Polder Air Hitam, Jalan AW Sjahranie, Samarinda Ulu. Sedikitnya ada 183 peserta dari 14 klub yang berasal dari lima kabupaten/kota di Kaltim meramaikan turnamen yang digarap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda ini.

Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi saat membuka turnamen Sabtu (18/9/2021) pagi, dalam arahannya memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mengupayakan kejuaraan tersebut tetap berlangsung di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini.

“Turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan atlet-atlet muda, sehingga selesai dari kejuaraan nanti, pelatih bisa langsung mengevaluasi atletnya apa yang kurang selama latihan kemarin. Tujuannya agar bisa langsung diperbaiki ke depannya,” kata Wawali.

Ia mengatakan turnamen Taekwondo Wali Kota Samarinda Open ini merupakan momentum dalam pembinaan atlet berprestasi. Sehingga ia berpesan kepada para atlet yang berlaga pagi itu, agar melalui kejuaraan ini, setidaknya bisa dijadikan medan dalam mengasah keterampilan.

“Jadi kalau ada yang menang dalam turnamen ini jangan langsung jemawa. Begitupun yang kalah juga jangan putus asa. Melainkan kita harus mengambil hikmah hasil dari pertandingan hari ini. Paling penting turnamen ini tetap mengedepankan sportifitas,” pesannya mengakhiri.

Pagi itu, Wawali juga mendapat kesempatan untuk melakukan ekshibisi mematahkan selembar papan tripleks dengan sekali pukulan. (CHA/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi mengatakan relawan adalah ujung tombak dalam mengatasi penyebaran dan penanganan Covid -19 (Corona Virus Desiase). Tujuannya untuk mencegah  timbulnya klaster baru.

"Saya yakin para relawan ini setelah diberi pelatihan kedepannya akan semakin tangguh dalam pencegahan penyebaran Covid-19, baik penanganan dari hulu maupun ke ilir,”kata Wawali saat menghadiri acara Penutupan Program Peningkatan Kapasitas Relawan Covid-19 Wilayah Samarinda, di Hotel Mercure. Jum'at (17/9/2021) malam.

Orang nomor dua di Samarinda ini juga mengatakan pelatihan yang diselenggarakan mulai dari tanggal 11 hingga 17 September ini telah mendapatkan 5 materi pelatihan. Mulai dari pencegahan, penyebaran, dan kebijakan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak) serta gerakan 3T (testing, tracing, treatment).

"Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Satgas (Satuan Tugas ,red) penanganan covid -19 Republik Indonesia (RI) yang telah bersedia menggelar pelatihan ini. Mulai saat ini kita semua harus memahami konsep Pentahelix dengan berkalaborasi bersama semua unsur mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media masa, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mengawal keberhasilan pencegahan covid-19," pinta Wawali.

Oleh sebab itu, kedepan sambung dia tidak menutup kemungkinan Pemerintah bersama para relawan akan terus menerus bekerja keras dan berperan aktif turun tangan membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah dengan memberikan sosialisasi, edukasi dan pengembangan penanganan serta pencegahan khususnya di kota Samarinda.

"Mari kita bersama-sama bergerak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Tentu saja tentang kedisiplinan prokes (protokol kesehatan, red) dan membiasakan memakai masker didalam aktivitas sehari-hari sehingga ini menjadi salah satu tombak utama bagi perubahan besar dari segi penurunan angka Covid-19" pungkasnya menutup.  (BAR/CHA/KMF-SMD)

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali mendapat dukungan dari dunia usaha. Kali ini donasi 100.000 masker dari PT Hetzer Medical Indonesia.

Secara simbolis Wakil Walikota Samarinda Dr. H Rusmadi menerima  100.000 masker  dari  PT. Hetzer  Medical Indonesia di ruang Rapat Utama Balai Kota Samarinda, Jum'at (17/9/2021) sore.

Ferry Indra marketing manager PT Hetzer Medical Indonesia menyampaikan inj gerakan yang dilakukan sejak awal tahun kepada ke beberapa institusi lainnya.

“Dimana kita ketahui Pandemi ini memberikan dampak yang cukup berat kepada kita semua. Secara bisnis dan secara kemanusiaan kami ingin berdonasi untuk saling berbagi. Semoga apa yang kami berikan ini  bermanfaat bagi  yang membutuhkan,” ujar Ferry.

Rusmadi menyampaikan terima kasih kepada PT Hetzer Medica Indonesia yang telah memberi dukungan kepada Pemkot Samarinda dengan memberikan 100.000 masker.

Menurutny ala yang telah dilakukan PT Hetzer Medical Indonesia ini sama dengan semangat Pemkot Samarinda dalam rangka untuk membangun kota Samarinda kedepan sebagai kota peradaban. 

“Oleh karena itu kami perlukan semangat kepedulian semua pihak termasuk dunia usaha seperti yang dilakukan oleh PT Hetzer Medical Indonesia hari ini harus kita kuatkan karena semangat kepedulian, kebersamaan dan bebaya inilah yang menjadi semangat pemerintah kota saat ini,” Rusmadi.

Didalam situasi Pandemi seperti saat ini yang diketahui dapat melumpuhkan sendi kehidupan terutama di bidang kesehatan dan ekonomi. 

“Pemkot Samarinda sejak Pandemi Covid 19  telah mengambil kebijakan,  keselamatan itu penting, kesehatan itu utama tetapi ekonomi  juga sangat penting. Jadi kesehatan dan ekonomi  ini merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Namun kita tetap patuh kepada pemerintah pusat, namun  kita tetap menjalankan kegiatan ekonomi  dengan tetap menjalankan Protokol kesehatan,” tegasnya.

Rusmadi berpesan kepada PT Hetzer Medical Indonesia agar bisa terus melakukan sosialisasi pentingnya kesehatan kepada karyawan dan semua pihak walau Covid 19 di kota Samarinda menurun, tapi tetal menjaga Prokes.

Turut mendampingi Plt Kepala BPBD kota Samarinda Hambali dan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Samarinda. (EKO/DON/KMF-SMD)(**) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Dr H Rusmadi melaksanakan rapat koordinasi bersama segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Samarinda di Ruang Rapat Utama Balai Kota Samarinda, Jumat (17/9/2021) pagi.

Rapat yang dipimpin Wawali ini juga dihadiri seluruh camat dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan kota mulai dari banjir, kebakaran, narkoba, hingga balapan liar.

"Curah hujan yang tinggi membuat beberapa wilayah tergenang banjir. Apalagi seperti di Kecamatan Loa Janan Ilir yang jalur masuknya air lebih mendominasi dari keluarnya," ucap Rusmadi.

Wawali lantas memerintahkan segenap OPD terkait agar dilaksanakan rapat terbatas membahas tentang solusi solusi masalah yang dipaparkan dalam rapat ini. (HIR/HER/KMF-SMD)(**) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun melantik dua pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kamis (16/9/2021) pagi. Pelantikan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Dr H Rusmadi, Sekretaris Daerah Sugeng Chaeruddin, Asisten III Ali Fitri Noor, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ibnu Araby, Plh Kepala Dinas Pertanahan Nofiansyah, dan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Samarinda Muslimin.

Dua pejabat Administrator yang dilantik itu masing-masing Yusdiansyah yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengawasan dan Pemeriksaan di Dinas  Koperasi dan UMKM, kini diamanahi tugas baru sebagai Kepala Bidang  Keagrarian di Dinas Pertanahan. Ia menggantikan posisi Safaruddin. Keduanya hanya bertukar posisi, di mana Safaruddin menempati posisi yang ditinggalkan Yusdinsyah.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur sipil negara (ASN) membawa perubahan terhadap keberadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Termasuk di dalamnya  penentuan personel dalam jabatan. Prinsip dasar UU ini adalah memberlakukan sistem merit melalui berbagai ketentuan, seleksi, dan promosi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan secara adil dan kompetitif. Karena itu, para personel yang mendapat kepercayaan menduduki jabatan memang layak dan sudah memenuhi berbagai ketentuan.

Jabatan Eseleon III lanjut dia, merupakan jabatan yang strategis serta berfungsi sebagai kapten pada kapal yang disebut sub bagian atau seksi. Di mana  Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini dihadapkan pada strategi mendorong kestabilan ekonomi dengan tetap berdasarkan pada  program pencegahan Covid-19. Oleh karena itu, para pejabat yang dilantik harus kreatif, visioner, dan berani berkembang. 

"Kita sebagai pelayan pembangunan dan pemberdayaan, harus mampu melakukan dengan baik. Pastikan kita melakukan making delevery bukan lagi making sending, sehingga mampu mengikuti dinamika yang berkembang. Kita harus melayani, bukan dilayani," pesan Wali Kota.

Di akhir sambutannya, orang nomor satu di Kota Samarinda ini mengingatkan kepada para pejabat yang dilantik, bahwa jabatan tidak ada yang abadi. Suatu saat, cepat atau lambat, pasti kedudukan yang sekarang dijabat akan digantikan dengan yang lain. 

"Pemkot Samarinda akan terus melakukan evaluasi, sehingga saudara-saudara semua harus tetap berada di rel yang benar sesuai dengan peraturan yang berlaku," tutupnya. (EKO/HER/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi bersama Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiyono, dsn Anggota DPRD Kota Samarinda Achmad Sophian menghadiri kegiatan vaksinasi massal untuk masyarakat umum yang digelar Dewan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Kaltim di Aula Kampus FKIP Universitas Mulawarman (Unmul) di Jalan Banggeris Keluarahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (16/9/2021) siang.

Perwakilan Ketua IKAL Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim mangatakan vaksinasi massal ini ditarget untuk 1.000 orang dan terbuka untuk umum bagi warga Kota Samarinda. Adapun jenis vaksin yang digunakan di sentra vaksinasi ini adalah vaksin berjenis Sinovac. Kegiatan yang digelar mulai pukul 8.00 WITA hingga 16.00 WITA ini terbuka untuk umum. Semua masyarakat yang berdomisili di Kota Samarinda diperbolehkan datang dengan syarat berusia di atas 18 tahun.

“Jadi ini tidak harus warga sekitar saja. Kita tetap membuka untuk warga Samarinda yang ingin vaksin. Kalau belum terdaftar, datang saja  Nanti kita bantu dan langsung divaksin dan juga langsung keluar kartu yang menerangkan yang bersangkutan telah melaksanakan vaksinasi," ucap Edwin.

Sementara Wawali Dr H Rusmadi menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan atas kolaborasi berbagai pihak ini.

“Dengan terselenggaranya kegiatan vaksinasi massal yang digelar IKAL seperti ini, kekebalan kelompok di lingkungan masyarakat bisa segera tercapai," ungkap Wawali. (FAN/HER/KMF-SMD) 

Sumber: Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA-Keluarga besar Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar silaturahmi bersama para komunitas dan para relawan se kota Samarinda. 

Kegiatan yang berlangsung Kamis (16/9/2021) pagi di aula Wira Yudha Makorem jalan Jendral Sudirman ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi dan Komandan  Korem (Danrem) 091/ ASN Kolonel Inf Cahyo Suryo Putro.

Dalam pertemuan itu, tema yang diangkat adalah terkait penanganan permasalahan banjir yang belakangan ini selalu mengenangi beberapa titik di wilayah kota Samarinda. Dimana menurut Danrem Cahyo Suryo  aparat siap bersinergi bersama para relawan dan komunitas untuk saling melengkapi dalam membantu mengevakuasi warga hingga menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang wilayahnya terdampak banjir.

“Karena pasukan kami bagian dari warga kota Samarinda, maka tak salah jika kami juga ingin berbuat sedikit untuk membantu meringankan beban pemerintah maupun teman-teman relawan dalam bahu membahu meringankan beban warga,”tuturnya.

Dia mengatakan banjir yang terjadi saat ini wajib jadi perhatian bersama. Untuk itu tambah Danrem, pentingnya warga untuk disiplin dalam menjaga lingkungannya, baik yang berada di darat maupun sungai Karang Mumus.

Sementara, Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi dalam paparannya mengatakan, banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Samarinda memang tak lepas dari curah hujan yang cukup tinggi di beberapa minggu ini. 

Sehingga ia akui, debit air yang turun sampai tidak bisa lagi ditampung oleh drainase yang ada saat sekarang.

“Oleh itu kalau bicara masalah banjir pendekatannya harus komprehensif, selain langkah penanganan yang dilakukan oleh pemerintah, juga pentingnya peran relawan dan warga untuk kembali mengerakkan semangat gotong royong,” kata Rusmadi.

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim ini mengapresiasikan langkah Korem

091/ASN yang telah menginisiasi untuk mengumpulkan para komunitas dan relawan untuk membahas masalah banjir di kota Tepian.

Karena menurut dia, untuk kasus yang satu ini perlu dipecahkan bersama dalam mencari solusi agar ada perubahan bagi kota Samarimda, setidaknya perubahan tadi bisa mengurangi genangan air yang ada.

“Karena banjir harus diselesaikan secara kebersamaan. Karena Pemkot juga serius untuk masalah ini, bahkan pengendalian banjir masuk dalam salah satu program unggulan Wali Kota Samarinda,”timpal Wawali.

Tapi sayangnya sambung Rusmadi, tak sedikit juga warga yang kurang  totalitas dalam mendukung program ini. Contohnya kata dia terkait masalah sosial, ketika pemerintah ingin membebaskan lahan untuk mengoptimalkan program pengendali banjir, tapi masih banyak juga warga yang tidak ikhlas untuk melepaskan lahannya.

“Ini yang masih menjadi faktor kenapa program ini akhirnya lamban, karena warga yang sulit melepas lahannya untuk membantu pemerintah dalam memuluskan jalan air. Sehingga terkesan tidak punya rasa kebersamaan untuk memiliki kota,” keluhnya.

Ia menambahkan, dua kunci utama untuk mengatasi genangan yang ada, pertama mempersiapkan volume waduk benanga untuk jangka panjang dengan melakukan normalisasi waduk. Selain perlu banyak membangun bendali dalam mengendalikan genangan air di wilayah utara Samarinda.

“Kunci kedua, dengan terus merevitalisasi sungai Karang Mumus dan mengeruk sedimentasi kemudian tepi sungai ditinggikan guna mengurangi banjir. Selain juga menormalisasi pada sungai-sungai mati yang berada pada wilayah Samarinda Utara,”ungkapnya.(CHA/DON/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com,SAMARINDA- Sebanyak 170 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki masa purnatugas pada tahun 2020 dan 2021 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diberikan pelatihan kewirausahaan di Ruang Rapat Utama Balai Kota Samarinda, Rabu (15/9/2021) pagi. 

Dengan adanya program pelatihan kewirausahaan yang digelar bagi para pegawai yang akan memasuki masa purnatugas tersebut, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun berharap bisa menumbuhkan keyakinan dan semangat bagi para peserta pelatihan untuk tetap berkreativitas dan mengasah kemampuan, khususnya dalam mengembangkan wirausaha.

Selain itu sambung dia, kegiatan ini juga dapat memberikan gambaran langsung tentang kewirausahaan dan bagaimana mengelola usaha dengan kondisi yang sesuai dengan bidang yang diminati. Juga sekaligus memberikan fasilitas bagi peserta untuk melakukan konsultasi usaha yang diminati, sehingga usahanya dapat berjalan lancar.

"Karena bukan tidak mungkin usaha yang dijalankan nantinya akan ikut berperan dalam membantu roda perekonomian Kota Samarinda dan akan menjadi salah satu solusi dalam penyerapan tenaga kerja. Harus kita yakini bersama, bahwa masa pensiun bukanlah babak akhir dalam pengabdian. Masih ada banyak hal yang dapat dilakukan agar kita dapat kembali memaknai hidup dengan melakukan hal-hal yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas," ucap Andi Harun.

Orang nomor satu di Kota Tepian ini juga memberikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan, Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Samarinda yang telah melaksanakan kegiatan pelatihan ini. 

"Sekaligus saya juga mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian dan loyalitas yang telah bapak dan ibu berikan untuk Kota Samarinda. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan," tandasnya.

Acara yang sekaligus dikemas dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun dan penyerahan penghargaan peserta pelatihan kewirausahaan ini juga dihadiri mantan Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang SH M.Si. (FER/HER/KMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd

Kabarikn.com, SAMARINDA. -  Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun melakukan rapat koordinasi guna menginventarisasi aset tanah   Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Samarinda di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Selasa (14/9/2021) siang. 

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut Kepala BPN Samarinda Firman Ariefiansyah Singagerda, Asisten III Ali Fitri Noor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hero Mardanus, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ibrohim, Plt Kepala Dinas Pertanahan Nofinsyah, serta Camat Sungai Pinang Siti Nurhasanah.

Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun mengatakan kali ini pihaknya mengkoordinasikan beberapa aset Pemkot Samarinda yang sudah dikonsolidasikan ke BPN Samarinda. 

"Selain itu, kita juga membantu dalam pembebasan lahan untuk kepentingan umum yang terletak di Jalan DI Panjaitan, di mana kegiatan tersebut dilakukan oleh Pemprov Kaltim dan diminta secara khusus permasalahan sosialnya ditangani oleh Pemkot Samarinda. Kegiatan provinsi ini sangat membantu program Pemkot Samarinda. Oleh karena itu, kita harus  menjamin kegiatan itu bisa berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Andi Harun juga meminta kepada BPKAD untuk segera menyelesaikan beberapa aset yang masih terkendala dan harus dikoordinasikan kepada BPN. Oleh karena itu, pihak BPKAD harus bergerak cepat untuk mengetahui bidang mana saja yang ada kendala penguasaannya. "Kita harus proaktif baik terhadap dokumen bahkan bila perlu turun ke lapangan untuk melihat aset yang  mengalami kendala," tandas Wali Kota.

Ia juga mengajak semua pihak untuk saling berkoordinasi dan jangan saling menunggu. Atas nama Pemkot Samarinda, ia mengucapkan terima kasih kepada BPN  Samarinda atas bantuannya demi pembangunan Kota Samarinda.

Sementara Kepala BPN Kota Samarinda Firman Ariefiansyah Singagerda menyampaikan terkait  sertifikasi aset Pemkot Samarinda pada tahun ini ada 75 bidang tanah. Sedangkan yang sudah diproses sesuai berkas yang diajukan sebanyak empat sertifikat. Selanjutnya 20 bidang masih memerlukan kelengkapan berkas namun sudah dilakukan pengukuran pada lokasi bidang tanahnya. Kemudian 10 bidang belum diukur karena masih menunggu berkas. 

"Sedangkan 18 bidang masih terkendala dengan penguasaan di lapangan," ungkap Firman.

Sementara untuk aset di Jalan Wanyi, total ada 23 bidang dan sudah terealisasi 22 bidang dan sudah diserahkan. Sedangkan satu bidang tanah lainnya masih dalam proses. (EKO/HER/KMF-SMD)

Kabarikn.com,SAMARINDA- Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi  bersama Sekretaris Daerah Kota Samarinda Dr H Sugeng Chairuddin menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2021 melalui video conference, di ruang Command Center Diskominfo gedung Balaikota, Selasa (1492021) pagi.

Rakernas yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI ini mengangkat tema Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi.

Acara yang dibuka langsung oleh Menkeu RI, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang telah menghadapi situasi yang tidak mudah. 

Bagaimana kita semua masing - masing harus mengelola misi dan tujuan dari Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, namun pada saat yang sama dihadapkan pada ancaman pandemi yang dampaknya luar biasa dan harus mengelola keuangan Negara yang juga tidak mudah, ucap Sri Mulyani.

Rakyat, lanjut Sri Mulyani selalu ingin mengetahui  apa yang dilakukan Pemerintah dengan menggunakan keuangan Negara sehingga ia berterima kasih kepada semua Kementerian Lembaga dan Pemerindah Daerah yang juga ikut mempromosikan akuntabilitas secara inovatif dan kreatif walaupun sudah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan bisa menggunakan tools (Peralatan) dari teknologi digital untuk bisa semakin meningkatkan akuntabilitas publik. 

Dalam Rakernas tersebut juga disampaikan apresiasi kepada Kementerian Negara, Lembaga dan Pemerintah Daerah yang telah berhasil meraih Opini WTP tahun 2020 atas laporan keuangan yang telah disusun, mulai dari meraih WTP minimal 5 kali berturut - turut, 10 kali berturut - turut dan 15 kali berturut - turut, dalam kesempatan itu Kota Samarinda telah mendapat WTP 7 kali sehingga masuk dalam penghargaan WTP 5 kali berturut - turut. (FERCHAKMF-SMD) 

Sumber : Diskominfo Kota Smd