[Valid RSS]

Kabarikn.com,Yogyakarta- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser  memaksimalkan kemitraan dengan perguruan tinggi dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah di Kabupaten Paser. 

Salah satunya dilakukannya Memory of Understanding (MoU) dengan pihak Universitas Gajah Mada (UGM) oleh Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf saat peringatan Dies Natalis ke-76 Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (17/2/2022).

Saat ditemui, Wabup Masitah mengungkapkan besar hati dan harapannya, terkait kerja sama ini menjadi sebuah inspirasi pengembangan Kabupaten Paser menuju Paser MAS atau Maju Adil dan Sejahtera.

“Hari  ibu  mewakili Bupati Paser dr. Fahmi Fadli untuk melakukan MoU dengan UGM Fakultas Hukum, ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Paser termasuk efisiensi pembangunan,” katanya.

MoU ini lanjut Masitah merupakan kedelapan kalinya dengan Universitas baik yang ada dikaltim maupun yang diluar kaltim, akan terus berlanjut karen ini sejalan dengan visi dan misi Paser MAS yang salah satunya adalah peningkatan SDM yang mandiri dan berdaya saing.

“Kedepan  kita bisa melakukan kerjasama-kerjasama baik itu terkait pembuatan naskah akademik, peraturan perundang-undangan, serta peningkatan SDM dalam bidang hukum, bahkan termasuk pendampingan desa, mengingat di Kabupaten Paser kita banyak sekali berhadapan dengan masalah-masalah hukum baik itu seperti lahan yang tumpang tindih maupun aset,” katanya.

Sementara itu Kebag Kerjasama dr. Abubakar Sidik menambahkan, dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan kemampuan Pemkab untuk memgatasi masalah hukum yang terjadi di Kabupaten Paser sehingga bisa terselesaikan dengan baik. 

Sumber : humas

Kabarikn.com PENAJAM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani, mengunjungi Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara yang berada di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim), pada Rabu (16/2/2022).

Dalam kunjungan tersebut, tampak hadir Plt. Bupati PPU Hamdam, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Ketua DPRD PPU John Kenedy serta unsur Forkopimda Kaltim, menyambut rangkaian kunjungan kerja DPR RI tersebut.

Pada kunjungan Ketua DPR RI, turut hadir Jenderal TNI Andika Perkasa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto dan Ketua Banggar DPR Said Abdullah.

Kunjungan kerja sejumlah pejabat tinggi Negera ini ingin langsung meninjau tiga kawasan IKN, diantaranya titik nol IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) serta bendungan Sepaku Semoi.

Saat berada di titik nol IKN Nusantara, Ketua DPR RI Puan Maharani didepan awak media menyampaikan, IKN Nusantara ini akan menjadi yang pertama sejak Indonesia merdeka. “IKN baru ini sangat ideal bagi Indonesia dan akan menjadi wajah kemajuan Indonesia dimasa depan, ” ungkap Puan.

Sementara itu, ia juga menjelaskan terkait pemindahan IKN Nusantara ini  bukan semata-mata hanya soal pindah istana negara dan pemerintahan Indonesia, tetapi yang terpenting dari itu adalah pemerataan pembangunan yang bukan lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris.

Lebih lanjut, Puan juga mengungkapkan bahwa IKN Nusantara ini akan dibangun terintegrasi bukan hanya di lingkup Pemerintah dan security negara seperti TNl/POLRI, namun juga menyatu dengan masyarakat dan alamnya.

“IKN Nusantara ini akan menjadi wajah baru Indonesia yang mencerminkan ibu kota negara yang ramah lingkungan, modern, dan memperhatikan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. 

Sumber : Humas13/DiskominfoPPU

Kabarikn.com,Penajam-Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Latihan Manajemen Dawah (LMD) I di Kabupaten PPU. Kegiatan tersebut digelar di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas Kelurahan Nipah-nipah, Jumat (11/02/2022).

Pelatihan manajemen dakwah tersebut diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga tanggal 13 Februari mendatang, dengan mengusung tema “Dengan LMP Kita Dedikasikan diri Menjadi Mujahid Dakwah”.

Tampak hadir Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU, Sodikin dan didampingi Pasi Log Dim 0913/PPU , Kapten Inf Slamet Pamuji, Ketua MUI PPU, Ust Abu Hasan Mubarok, Kabag Ren Resppu Kompol Muhadi, Kepala Kemenag PPU, Muchlis S., Ketua Umum DPD BKPRMI PPU Wakidi beserta para anggota BKPRMI Kabapaten PPU.

Saat membuka LMD I, Assisten Bidang Pemerintah dan Kesra PPU, Sodikin mengatakan Pelatihan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tentu merupakan aspek penting dalam dakwah. Peningkatan SDM ini juga juga dilakukan para da’i, seperti penanaman iman kepada Allah melalui ceramah dan tabligh dengan memperdalam makna-makna ajaran Islam, serta mengamalkannya bagi kemaslahatan umat.

Bahkan, lanjut Sodikin, Pemerintah Kabupaten PPU menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, karena sejalan dengan misi Pemerintah Daerah, yaitu meningkatkan kualitas SDM, khususnya dalam ilmu keagamaan.

” Ilmu keagamaan sangatlah penting, karena dengan ilmu ini, seseorang tidak akan meninggalkan kewajiban dan menerjang perbuatan yang haram,” terang Sodikin.

Sementara itu, ia juga mengharapkan dalam pelatihan managemen da’wah ini mampu membantu para da’i dalam menyampaikan pesan dengan baik dan benar, serta pendalaman terhadap sikap dan tugas dakwah bagi masyarakat. Sehingga peran da’wah ini mampu memberikan pesan sekaligus tuntunan dalam pendalaman agama Islam.

” Dengan hadirnya organisasi kelembagaan Islam dalam managemen da’wah merupakan wadah untuk mencetak kader-kader dakwah yang lebih paham akan tujuan jalan dakwah yang sebenarnya,” jelasnya.

Di akhir sambutannya ia juga mengharapkan agar lembaga dakwah harus mampu menagement segala aktifitas dakwah secara keseluruhan, dengan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada kader dakwah.

“Saya ucapan terima kasih kepada Dewan Pengurus Daerah LPPDSDM-BKPRMI Kabupaten PPU atas terlaksananya kegiatan pelatihan ini, beserta para jajaran dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas lembaga da’wah di lingkungan Kabupaten Benuo Taka tercinta ini,” tutupnya.

Sumber : DiskominfoPPU

Kabarikn.com,PENAJAM – Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam meresmikan Unit Gawat Darurat (UGD) UPT. Puskesmas Sotek di Kelurahan Sotek Kecamatan Penajam, pada Kamis (10/2/2022). Dalam giat tersebut tampak hadir Kapolres PPU Hendrik Hermawan, Kasdim 0913 Sarjito, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU Sodikin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU Ahmad Usman , Kepala Dinas Kesehatan Jensje Grace Makisurat serta para jajaran UPT. Puskesmas Sotek.

Plt. Bupati Hamdam dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada jajaran Puskesmas Sotek atas diresmikannya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dalam unit gawat darurat ini.

“Terselesaikannya pembangunan unit UGD  ini dalam pemenuhan sarana kesehatan merupakan wujud komitmen pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ” ucapnya.

Ia juga menjelaskan saat ini baru bangunan yang diresmikan dan hanya bisa dimanfaatkan dalam pemenuhan yang terbatas saja dikarenakan sejumlah sarana fasilitas yang belum lengkap. Namun demikian, pemerintah akan terus berupaya bersama dengan dinas terkait dan jajaran lainnya untuk memenuhi saranan dan prasaran yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan yang ada dan ini menjadi kewajiban kita bersama.

“Memang tidak bisa langsung sekaligus tetapi upaya ini akan kita usahakan ditahun ini untuk kebutuhan mendasar mengingat ini adalah salah satu pelayanan penting terkait pelayanan kesehatan masyarakat diwilayah sotek dan sekitarnya, ” terangnya.

Selanjutnya, Hamdam juga mengungkapkan terkait keberadaan UGD ini tentu memiliki fungsi yang sangat strategis kedepannya dalam pemenuhan pelayanan kesehatan, terlebih puskesmas ini berada dipinggir jalan utama akses mobilisasi masyarakat sehinga perlu dilakukan peningkatan seperti pemenuhan saranan fasilitas kesehatan dan sumber daya manusia dalam hal tenaga medisnya.

Terbangunnya unit gawat darurat ini tentu juga harus diiringi dengan peningkatkan kualitas pelayanan oleh para tenaga medis dalam melayani pemenuhan kesehatan masyarakat sehingga antara fasilitas kesehatan dan tenaga pelayanan kesehatan bisa saling melengkapi.“Utamanya bagi pimpinan UPT. Pusekesmas Sotek berserta jajaran tenaga medis dan lainnya kiranya terus tingkatkan pelayanan kesehatan yang ada dengan baik kepada masyarakat kita, “pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jensje Grace Makisurat menyampaikan dengan diresmikannya UGD yang telah selesai dibangun tentunya menjadi sarana tambahan dalam pelayanan kesehatan  UPT. Puskesmas Sotek.

Bangunan UGD UPT. Puskesmas  Sotek ini selesai dibangun tahun 2021 melalui anggaran dari dana alokasi khusus, sejumlah 1,9 miliar dan selesai diserahkan kepada Dinas Kesehatan bulan Desember lalu, kemudian diserahkan kembali kepada pihak UPT. Puskesmas Sotek pada bulan Januari.

” Kebaradaan UGD ini tentu juga dibutuhkan peningkatan baik sarana dan prasarana juga sumber daya manusianya, sehingga para tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Sotek mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya diempat wilayah yang ada seperti keluarahan Sotek, Sepan, Riko, Buluminung dan Desa Bukit Subur.

Peresmian Unit Gawat Darurat (UGD) UPT. Puskesmas Sotek ditandai dengan penandatangan prasasti serta pemotongan pita tanda secara resmi bangunan UGD dapat dipergunakan. (Humas13/DiskominfoPPU)

Kabarikn.com,Penajam-Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Harian dan Komisi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten PPU masa khidmat 2021-2026, di aula Masjid Agung Al-Ikhlas Kelurahan Nipah-Nipah, Rabu (09/02/2022).

Tampak hadir, Ketua MUI Kalimantan Timur (Kaltim) KH. Muhammad Rasyid, Ketua DPRD PPU John Kenedi serta Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten PPU dan Ketua MUI Kabupaten PPU beserta anggotanya.

Saat sambutan Plt. Bupati PPU, Hamdam mengatakan MUI merupakan suatu lembaga yang mewadahi para ulama dengan mempunyai peran penting dan strategis dalam pembinaan umat. sehingga pembentukkannya pun sampai ke tingkat daerah terutama di Kabupaten PPU ini.

” Maka dari itu, sebagai mitra Pemerintah MUI turut menyumbangkan pemikiran atau gagasan yang cemerlang dalam menggalang persatuan dan kesatuan umat, serta banyak memberikan kontribusi terhadap program pembangunan, terutama dalam pembangunan akhlak umat Islam,” ungkap Hamdam.

Oleh sebab itu, lanjut Hamdam, dengan kehadiran MUI sangat penting di tengah masyarakat PPU, karena MUI memiliki kebijakan untuk mengeluarkan fatwa dan juga memberikan kontribusi dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang berakhlakul karimah.

“Organisasi MUI yang diisi oleh para alim ulama, tokoh masyarakat dan perwakilan unsur organisasi cendikiawan muslim, diharapkan mampu terus meningkatkan ukhuwah Islamiyah serta membangun kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten PPU sehingga “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” yang berarti negeri yang baik dan selalu mendapat ampunan dari Allah SWT, “jelasnya.

Ia pun berharap MUI di Kabupaten PPU dapat bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk dengan organisasi dan lembaga lainnya, seperti menjembatani kepentingan antara Pemerintah dan masyarakat serta melengkapi setiap peran dan fungsi Pemerintah dalam pembangunan di bidang keagamaan.

” Saya berharap, MUI dapat memberikan karya-karya terbaik bagi Saya berharap, MUI dapat memberikan karya-karya terbaik bagi masyarakat Kabupaten PPU, khususnya peningkatan iman dan taqwa, serta dapat lebih meningkatkan kerjasama yang selama ini yang sudah terjalin dengan baik,” harap Hamdam.

Diakhir sambutannya Plt. Bupati PPU, Hamdam juga mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja di kukuhkan, kiranya dapat membuat dan melaksanakan berbagai program yang lebih baik dengan tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan akhlak umat di Kabupaten Benuo Taka ini.

” Karena setiap pribadi muslim mengetahui hak dan kewajibannya sebagai umat Islam sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW ,” tutupnya. 

Sumber : DiskominfoPPU

Kabarikn.com,BALIKPAPAN - Pandemi Covid 19 yang masih rentan penularannya membuat seluruh elemen membatasi segala aktifitas dan mobilitas termasuk bagi acara atau kegiatan pemerintah seperti halnya peringatan HUT Kota Balikpapan tahun 2022. 

Meski berada pada PPKM level 1, sebagai wujud syukur dan menghormati sejarah Pemkot Balikpapan bersama DPRD Kota Balikpapan tetap menggelar acara namun sangat sederhana yaitu sidang paripurna istimewa DPRD dengan agenda Memperingati Hari Jadi ke 125 Kota Balikpapan yang dilaksanakan secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh ini digelar di Ballroom Novotel Hotel (9/2), dihadiri Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf dan tamu undangan dari Forkopimda, OPD, ormas, tokoh masyarakat Balikpapan, dari kabupaten/kota, TNI Polri dan DPRD se Kalimantan Timur.

Mengangkat tema “Balikpapan Gotong Royong, Balikpapan Nyaman” Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam pidatonya menjelaskan masyarakat Balikpapan yang heterogen sehingga perlu kerjasama dan gotong royong semua komponen untuk membangun sehingga menjadi nyaman tinggal di Balikpapan.

Selain agenda peringatan HUT, rangkaian kegiatan juga diisi dengan lounching pakaian mahligai, penetapan jahe balikpapan flora identik, penghargaan bagi warga berprestasi dan penyerahan sertifikat tanah, kemudian penghargaan wajib pajak serta penyerahan hadiah pemenang lomba desain logo perumda manuntung sukses.

Pada kesempatan tersebut Wabup Masitah mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan ucapan selamat hari jadi ke 125 Kota Balikpapan. Semoga dengan bertambahnya usia ditahun ini, kota Balikpapan semakin modern dan lebih maju lagi.

“Sesuai tema HUT Kota Balikpapan tahun ini, semoga masyarakatnya dapat mengapresiasi dengan semangat gotong royong, bersama-sama Pemkot Balikpapan menciptakan suasana yang menggambarkan bahwa Balikpapan adalah tempat dan kota yang nyaman,” tambah Wabup Masitah. 

Sumber : Humas Paser

Kabarikn.com,Penajam – Demi kebaikan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Plt. Bupati PPU, Hamdam bersama anggota DPRD PPU tentu tidak ingin hanya sekedar basa basi. Karena itu, untuk kedepannya mereka ingin manifestasikan segala tindakan yang diambil.

Hal tersebut tersebut diutarakan Plt Bupati PPU Hamdam, pada acara Ramah Tamah dengan Ketua DPRD PPU dan anggota serta Forkopimda PPU di ruang transit Kantor Bupati, Selasa (8/2/2022).

“Kita sama-sama memahami betul bagaimana situasi dan kondisi daerah kita saat ini, kita dalam kondisi keadaan tidak baik-baik saja. Jadi mohon untuk sama-sama mengerti dan kita harus memberikan perhatian ekstra terhadap situasi daerah kita saat ini, bagaimana kita sama-sama membenahi, memperbaiki dan merapikan, bahkan mungkin mengoptimalkan apa-apa yang sudah baik selama ini, yang kita anggap kurang baik mari kita perbaiki ,” terang Hamdam.

Namun, Hamdam, menerangkan Kabupaten PPU telah dianugerahi sesuatu yang sangat luar biasa yakni ketempatan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) jadi kita tetap harus memberikan kontribusi, sehingga perlu ada langkah yang strategis dan taktis bagaimana mendapatkan bargaining atau imbangan dari ditetapkannya Kabupaten PPU ini menjadi wilayah IKN nantinya.

“Saya sering ungkapkan kepada beberapa media, bahkan juga kepada masyarakat dan kepada DPRD bahwa apa yang tergambar pada harapan kita terkait IKN ini telah tersampaikan kepada segenap perumus perpindahan IKN, saya pun telah sampaikan juga kebijakan pemerintah terkait IKN perlu ada kebijakan khusus dan memerlukan alokasi yang khusus berkaitan dengan anggaran. Saya mohon kepada kawan-kawan DPRD untuk lakukan dan berjuang sama sama untuk itu,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, bahwa terdapat 21 aturan yang diajukan berkaitan dengan IKN dan ini bukan pekerjaan yang mudah bagi Pemerintah PPU, untuk sama-sama diperjuangkan sebagai investasi bagi daerah ini.

” Jangan sampai keberadaan IKN, Kabupaten PPU hanya mendapatkan cek kosong saja dari IKN,” jelas Hamdam.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD PPU Jhon Kenedi mengungkapkan, jika silaturrahim yang digagas Pemeritah PPU untuk satukan persepsi antara DPRD, Pemerintah, serta Forkopimda selama ini ada semacam keluhan bagi DPRD, seolah-olah realita yang terjadi tentang keberadaan rencana IKN. Bagi DPRD seperti orang yang tak mengerti apa-apa soal IKN itu.

“Makanya jika ada orang bertanya soal IKN, DPRD akan menjawab dengan kesederhanaan, saya ingin katakan bahwa saya menjelaskan apa yang saya sebut jawaban secara Syariah, agar tidak berbohong, padahal kami tidak banyak tahu tentang IKN, untuk itu saya mengajak teman-teman supaya jangan sampai terjadi ketidaktahuan soal pembangunan daerah kita sendiri,” tegas Jhon Kenedi.

Secara politis sambung Jhon, Kecamatan Sepaku memang wilayah Kabupaten PPU, setelah berpindah jadi IKN bagaimana langkah selanjutnya dan bagai mana jika dibentuk tim, seperti apa aturan Pemerintah PPU dan Undang-undang IKN nantinya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD PPU Ra’up Muin menambahkan, masa lalu Kabupaten PPU merupakan bagian dari masa sekarang, tidak bermaksud untuk mengungkit-ungkit. Namun, jadikan situasi ini sebagai pelajaran meski selama ini terkesan ada cekcok dan sering terjadi ketidak samaan antara Pemerintah PPU dan DPRD, namun suasana tetap dalam kondisi lebih hidup.

“Bukan kongkalikong, apa yang diamanatkan rakyat kepada kita agar tetap ada fungsi pengawasan, silaturrahmi seperti ini jangan hanya oleh Pemerintah saja, namun DPRD, Kejari, TNI-POLRI pun melakukan hal yang sama, supaya senyum bukan lagi dipaksakan tapi senyum yang lepas tanpa beban,” Pungkasnya.

Sumber : humas8/DiskominfoPPU

Kabarikn.com,Penajam– Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam meresmikan WTP Uprating Sepaku dengan kapasitas 30 liter/detik, WTP Uprating Kelurahan Sotek kapasitas 10 liter/detik dan serah terima aset proyek APBN 2021 dari Kementerian PUPR RI, Senin, (7/2/2022) di Kecamatan Sepaku.

Dalam kegiatan ini Hamdam juga didampingi Ketua DPRD Kabupaten PPU, John Kenedi, Kepala Perumda Air Minum Danum Taka PPU, Abdul Rasyid dan unsur Forkopimda.

Disela-sela ini Hamdam mengatakan bahwa kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang sangat perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.

Setelah peresmian ini kata dia, diharapkan ada peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Sepaku yang tadinya hanya mampu melayani 1200 kebutuhan kini ditingkatkan menjadi 2500 bahkan lebih. Dari jumlah tersebut bebernya, jika dihitung rata-rata masing-masing sambungan melayani 5 orang, maka estimasinya pelayanan air bersih baru mencapai sekitar 15 ribu jiwa.

Namun jumlah ini masih belum maksimal jika melihat jumlah penduduk Kecamatan Sepaku saat ini yang telah mencapai 40 ribu jiwa.

” Itu artinya pelayanan air bersih di Kecamatan Sepaku baru mencapai 30 persen yang terlayani, ” ujarnya.

Jumlah itu tambahnya tentu belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Sepaku saat ini.

” Oleh karenanya kedepan kita harus bisa melakukan upaya yang lebih luas lagi sehingga kebutuhan air bersih ini mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya di sepaku, ” tambah Hamdam.

Dalam kesempatan ini Hamdam juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Ditjen Cipta Karya, Kementrian PUPR yang telah memberikan dukungannya di Kabupaten PPU khususnya tetkait pelayanan air bersih tersebut. Dirinya berharap agar pihak cipta karya jangan bosan-bosan memberikan bantuan ke PPU.

“Kalau perlu ditambah lagi bantuannya, insya Allah kami siap menerima bantuan ini, ” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Hamdam juga berharap kebutuhan air bersih di Sepaku paling tidak bisa mencapai 60 persen. Tentu hal itu harus difikirkan bersama bukan hanya cipta karya saja tetapi Pemda PPU juga harus berusahauntuk mewujudkan ini.

Hamdam juga minta agar pihak- pihak terkait agar sering-sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman terkait pelayanan air bersih yang ada sehingga masyarakat bisa memahaminya.

” Alhamdulillah kita bisa meningkatkan kapasitas pelayanan air bersih ini kepada masyarakat Kabupaten PPU khususnya wilayah Sepaku. Semoga kedepan pelayanan kebutuhan air bersih ini dapat terus ditingkatkan di Kabupaten PPU sehingga cakupannya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pelosok desa, ” tutupnya.

Terpisah Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid mengatakan bahwa sambungan telah dimaksimalkan 24 jam beroperasi termasuk menyuplai rumah dinas bupati PPU sejauh 17 km dari WTP tersebut.

” Perumda Air Minum Danum Taka tetap optimis mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kabupaten PPU dan kedepan terus melanjutkan program pelayanan air bersih gratis kepada masyarakat dari Pemda PPU, ” ungkapnya. (Humas6*DiskominfoPPU)

 

Kabarikn.com,Penajam– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan Uji Kompetensi bagi para pejabat Administrator di Kabupaten PPU. Sebanyak 110 pejabat administrator mengikuti assessment yang di adakan di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Senin (07/02/2022).

Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (sekda) PPU, Tohar saat membuka kegiatan tersebut menjelaskan, jika pembangunan bidang aparatur Pemerintah memiliki peran strategis untuk mendukung terwujudnya Pemerintahan yang baik, amanah hingga efektif, dan termasuk dalam mewujudkannya keberhasilan pembangunan di berbagai bidang.

“Melalui pembangunan bidang aparatur pemerintah diharapkan dapat mewujudkan birokrasi pemerintah yang lebih profesional, berintegritas tinggi, dan mampu menjadi pelayan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Tohar, untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas aparatur Pemerintah tentu tidak henti-hentinya berupaya keras melaksanakan reformasi birokrasi pada semua aspek manajemen penyelenggaraan Pemerintahan, salah satunya dengan melakukan penataan sistem manajemen melalui uji kompetensi.

“Assessment kompetensi ini dilakukan bagi semua pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten PPU, tentunya pejabat yang mengikuti saat ini telah memenuhi persyaratan yang nantinya akan menghasilkan peta kompetensi SDM aparatur ,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, jika kegiatan assessment kompetensi bagi para pejabat administrator ini bertujuan untuk menyediakan profil kompetensi para pejabat administrator di lingkungan Pemerintah PPU, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh pemegang kebijakan kepegawaian sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan dan pengembangan aparatur di Kabupaten PPU.

” Assesment kompetensi memiliki manfaat yang besar bagi fungsi aparatur negara, yaitu sebagai roda penggerak pemerintahan, diantaranya memperoleh kriteria yang jelas untuk suatu jabatan tertentu,” pungkasnya.

Sumber : DiskominfoPPU

foto : Bupati Paser dr Fahmi Fadli bersama Kapolda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan-Bupati Paser dr Fahmi Fadli bertemu dengan Kapolda Kalimantan Timur Drs Imam Sugianto MSi di Polda, Jumat (4/2) sore.

Pertemuan yang juga dihadiri Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta SIK berlangsung di ruang kerja Kapolda. 

Sejumlah agenda menjadi pembicaraan Bupati, Kapolda dan Kapolres dalam pertemuan tersebut. Di antaranya, capaian vaksin di Paser, dukungan Pemkab Paser terhadap pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Jonggon Kutai Kartanegara dan situasi kondusif di Paser.

"Ini sifatnya silaturahmi dengan Kapolda untuk melaporkan beberapa hal terkait dengan kondisi di wilayah hukum Paser. Masalah vaksinasi memang yang utama karena ini menjadi tujuan kita semua untuk meningkatkan capaian vaksinasi," kata Bupati.

Lalu terkait dukungan Paser untuk pembangunan SPN, bupati menyampaikan bahwa ini kewajiban 10 Kabupaten dan Kota di Kaltim. Karenanya Bupati menyampaikan komitmen Pemkab untuk menyelesaikannya di tahun 2022 ini.

Hal lain yang disampaikan Bupati adalah agar selalu ada sinergi antara Pemkab dan aparat hukum untuk menjaga situasi yang kondusif di Paser. 

Sumber : humas Paser

Kabarikn.com,Penajam– Plt. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam dampingi rombongan anggota Panitia Perancang Undang-Undang Dewan Perwakilan Daerah (PPUU-DPD) RI saat melakukan peninjauan sejumlah titik strategis pembangunan Ibukota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, Jumat, (4/2/2022) siang.

Dalam kunjungannya ini rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PPUU DPD RI, Badikenita BR Sitepu yang juga diikuti oleh sejumlah anggotanya. Rombongan meninjau sejumlah titik penting di lokasi IKN diantaranya tugu kebangsaan yang merupakan titik awal pembangunan Ibukota Nusantara, helipad pejabat negara dan sejumlah lokasi yang dijadikan titik strategis lainnya bagi pembangunan utama IKN di Kecamatan Sepaku.

Ketua PPUU DPD RI, Badikenita BR Sitepu mengatakan bahwa pihaknya saat ini melaksanakan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim) khususnya wilayah IKN yang berada di Kecamatan Sepaku Kabupaten PPU.

” Kami ingin melihat langsung perkembangan IKN ini. Salah satunya juga karena sudah disahkannya UU IKN, kita tinggal menunggu peraturan pemerintah dalam meng-cover dan penganggaran pembangunan IKN ini, ” kata Badikenita BR Sitepu.

” Apa yang kita saksikan hari ini ternyata sangat luar biasa tentang bagaimana kesiapan Kabupaten PPU. Hari ini kami berterima kasih sekali karena telah didampingi langaung oleh Bapak Bupati PPU dalam kunjungan kami, ” tambahnya.

Dikatakannya bahwa berdasarkan sketsa yang ada bangunan akan mengikuti kontur tanah, sehingga keberagaman hayati dan pembangunan IKN ini juga tidak merusak alam disana.

” Menurut kami tidak ada lagi keraguan terkait pembangunan IKN ini, ” tutupnya.

Sementra itu Plt. Bupati PPU, Hamdam dalam kesempatan ini mengatakan bahwa Pemda PPU bersama masyarakat di daerah terus berupaya memberikan dukungan yang terbaik bagi terlaksananya pembangunan IKN di Kabupaten PPU.

” Terimakasih atas kunjungannya ke Kabupaten PPU kami sampaikan kepada seluruh rombongan PPUU DPD RI pada hari ini. Dari sinilah kita mulai membangun Ibukota Nusantara ini, ” kata Hamdam disela-sela kegiatan ini. 

Sumber : Humas6/Diskominfo

Kabarikn.com,Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan rapat expose capaian pengelolaan sampah jelang penilaian Adipura.

Giat tersebut dipimpin langsung Plt. Bupati PPU Hamdam, dan dihadiri seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang digelar di ruang rapat Wakil Bupati Lt. II Kantor Bupati, Rabu (02/02/2022).

Saat memimpin rapat tersebut, Plt. Bupati PPU, Hamdam, mengatakan jika kegiatan ini harus kita dukung bersama sama jangan hanya dibebankan ke dinas lingkungan hidup saja.

Sementara itu, Hamdam juga mengharapkan agar semua lapisan masyarakat serta seluruh OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten PPU agar terus dapat mendukung dalam penanganan sampah.

“Karena ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja, tapi ini juga merupakan tanggung jawab kita bersama-sama,” terang Hamdam.

Lanjutnya, ia pun berpesan agar semua dapat bekerja sama dalam pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten PPU. Karena, sampah menjadi permasalahan kursial dan lebih efektifnya jika penyelesainnya harus melibatkan komponen masyarakat.

“Semoga kerja sama kita dalam memelihara kebersihan disekitar terutama permasalahan sampah ini, baik dari seluruh OPD maupun peran serta masyarakat, kedepannya kita bisa meraih kembali Adipura,” tutupnya. 

Sumber : DiskominfoPPU