[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin, (14/12/2020) Anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Safaruddin melaksanakan kegiatan Reses yang juga dihadiri oleh Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PDI Perjuangan Thohari Azis untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara. 

Dalam Resesnya Drs.H.Safaruddin menyampaikan beliau mendengarkan beberapa aspirasi dari masyarakat terkait permasalahan Tanah, Banjir, PDAM,Pendidikan dan tentunya pasti akan dicarikan jalan keluar untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Lalu, Mengenai Fly Over di area Muara Rapak jika di Provinsi ada dana maka akan dianggarkan untuk membangun Fly Over tersebut.

" Jika dalam pembangunan Fly Over dana APBD Kota Balikpapan tidak bisa digunakan maka akan menggunakan APBD Provinsi dan jika masih tidak bisa akan tetap kami usahakan," jelas Safaruddin.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan dari Fraksi PDI Perjuangan Thohari Aziz menyampaikan bahwa kegiatan reses kali ini perwakilan masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasi terkair beberapa hal, seperti persoalan mengenai flyover dan penanganan banjir di Gunung Samarinda. 

Dalam hal tersebut, dibutuhkan anggaran yang besar dalam penanganannya, yaitu sekitar 500 milyar. Agar hal tersebut terselesaikan maka harus ada sinergi dengan wakil rakyat dari Kalimantan Timur, yang diwakili oleh H. Safaruddin dari fraksi PDI Perjuangan.

Thohari juga menjelaskan bahwa yang menyusun APBD Kota Balikpapan Tahun 2021 adalah Walikota Balikpapan saat ini, bukan Walikota terpilih. Sehingga nantinya, Walikota terpilih hanya tinggal menjalankan saja.

"Saya berpesan kepada 40 kursi anggota DPRD, tolong dicermati betul-betul Rencana Kerja Anggaran dan penggunaan anggaran agar dapat menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung dan detail, baik masalah penanggulangan banjir, masalah BPJS, maupun masalah sekolah dimana hal ini secara langsung menyentuh hajat hidup orang banyak." jelasnya.

Nanti akan ada pengkajian ulang terkait pembangunan flyover yang direncanakan selesai di tahun 2022, dikarenakan adanya projek Pertamina. Dalam hal ini akan dilakukan pengecekan, apakah Detail Engineering Desain (DED) masih terlihat dan terkoneksi dengan pembangunan area kilang RDMP, karena akan ada perubahan letak tata kota dengan keberadaan dari RDMP tersebut.

"Akan kami lihat apakah ada penambahan anggaran apa tidak. Jadi apakah perlu ada peninjauan DED, ditambah lagi disana ada jalan baru yang dibuat Pertamina, nanti hal itu juga akan di cek lagi secara benar." pungkasnya. ( tri )

Kabarikn.com,Balikpapan-Asosiasi Media Siber Indonesia ( AMSI ) Kalimantan Timur sedang melakukan konsolidasi persiapan pendalaman materi debat kandidat Pilkada kota Balikpapan yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 Nov 2020, kegiatan ini Mengundang salah satu Praktisi Hukum yg juga Pemerhati Kebijakan Publik yg cukup dikenal di Kota Balikpapan yaitu Hery Sunaryo, 

Tujuan dari kawan-kawan AMSI melaksanakan kegiatan ini adalah untuk melakukan rivew kroscek fakta capaian terhadap hasil kerja 5 tahun ini, yg kemudian menganalisis dan mengkroscek visi misi yang akan disampaikan oleh calon kandidat, apakah visi misi tersebut menjadi kebutuhan prioritas di kota Balikpapan, kemudian melihat kebijakan strategi calon kedepan dalam menjalankan Visi Misinya kedepan.

Mengingat hanya ada satu 1 calon kandidat pada pilkada Kota Balikpapan sehingga menjadi penting kawan-kawan AMSI melakukan pendalaman terhadap visi misinya kedepan, Karena apabila terpilih maka visi misi calon ini akan menjadi janji politik yg dituangkan didalam rencana kerja pemerintah daerah jangka menengah (RPJMD) kata pemerhati publik Hery Sunaryo SH,Rabu (11/11/2020)

Menurutnya penting memperhatikan dan menganalisis argumentasi calon kandidat ke depan apakah visi misi yang dituangkan di dalam janji politiknya sesuai dengan kondisi pembangunan kota Balikpapan kedepan.

Menurutnya, teman-teman amsi harus menggaris bawahi ada beberapa isu yang menarik yang tertuang didalam visi misi calon tunggal ini, pertama terkait dengan isu lingkungan kemudian isu pendidikan kemudian isu infrastruktur kemudian isu persediaan dan pengelolaan PDAM dan kemudian isu kesehatan, isu ketenaga kerjaan, dan isu ekonomi UMKM, dari beberapa isu yang tertuang didalam visi misi calon tunggal ini, teman-teman akan melakukan pendalaman dan akan melakukan kroscek terkait dengan penjelasan janji politik dalam visi misi 5 tahun jabatannya dan 5 tahun kedepan apabila terpilih.

Apa yang dilakukan kawan-kawan AMSI ini merupakan salah satu kontribusi teman-teman media di dalam membangun kota Balikpapan," jelas hery.

Sementara Sekjen AMSI Kaltim Ahmad Yani menyampaikan, cek fakta sebagai house publik, untuk memberikan informasi kepada masyarakat secara fakta dan kebenaran dari debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Kota Balikpapan dalam pilkada Balikpapan 2020.

Cek fakta dilaksanakan AMSI Kaltim sebagai bentuk partisipasi AMSI secara nasional, agar pilkada Balikpapan berjalan lancar. 

Dan didukung oleh GNI (Google News Initiative), memaksimalkan informasi tersampaikan ke masyarakat secara benar dan fakta.(ikn-01)

KabarIkn.com,Balikpapan - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Balikpapan (KAHMI Balikpapan) menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Drs. H Muhammad Idris sebagai Senator untuk kedua kalinya pada Jumat (12/12) di Gedung MPR RI Jakarta. Kehadiran M. Idris sebagai Senator Kaltim ini diharapkan dapat memberikan warna kembali, atas peran senator Kaltim di kancah Nasional. 

Dengan dilantiknya M. Idris, diungkapkan Sekretaris Umum (Sekum) KAHMI Balikpapan Rudi Suryatman merupakan kebahagiaan tersendiri sebagai keluarga besar KAHMI dan masyarakat Balikpapan. 

"Beliau keluarga besar KAHMI Balikpapan, semoga amanah yang kini diembannya dapat dilaksanakan dengan baik terutama bagi kemajuan Kaltim kedepannya" ujar Rudi. 

Sebagai Wakil Ketua KAHMI Balikpapan , Danang Agung juga menyampaikan, dengan dilantiknya M. Idris sebagai tokoh Balikpapan sebagai anggota senator dari Kaltim, tentunya aspirasi Kaltim kedepan sebagai Ibu Kota Negara Indonesia dapat dilanjutkan. 

"Semoga beliau dapat memberikan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan Kaltim yang akan menjadi Ibu Kota negara yang sudah ditetapkan" harap Danang.*)

Melalui cek fakta pada pilkada Balikpapan 2020, dapat menekan berita-berita hoaks, dengan menyajikan informasi secara fakta dan benar.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Selama tiga hari, anggota AMSI (Asosiasi Medi Siber Indonesia) Kalimantan Timur (Kaltim), mengikuti training cek fakta, untuk debat pilkada Balikpapan 2020.

Cek fakta merupakan program AMSI pusat, didukung GNI (Google News Initiative), kemudian AMSI di daerah mendapat kesempatan untuk melaksanakan cek fakta khususnya pilkada 2020.

AMSI Kaltim menjadi bagian dalam cek fakta di pilkada 2020, khususnya Kota Balikpapan. 

Pelatihan diikuti 17 peserta dari berbagai media dan anggota AMSI Kaltim, berlangsung mulai tanggal, 27-29 Oktober 2020, memakai google meet. 

Trainer cek fakta, Nurfahmi Budiarto, Fact Checker Tersertifikasi GNI dan Zainal A. Ishaq Fact Checker Tempo, menyampaikan materi kepada peserta. Baik terkait, materi penelusuran video dan gambar, didunia maya terkait kebenaran informasi diterima. Peserta juga mendapatkan materi, keamanan digital. 

Trainer AMSI Nurfahmi menyampaikan, berbagai tools dapat digunakan untuk memverifikasi berita, untuk mengetahui kebenaran informasi diterima. 

Senada Zainal A. Ishaq Fact Checker Tempo bahwa, tidak ada kata menyerah, seorang jurnalis, mencari sebuah kebenaran berita atau informasi diterima. 

Ketua AMSI Kaltim Sumarsono menyampaikan Terima kasih kepada trainer, dan kawan-kawan AMSI Kaltim telah mengikuti pelatihan cek fakta ini. Semoga saja, menjadi ilmu masing-masing, untuk dapat digunakan saat cek fakta pada debat pilkada Balikpapan nanti. 

"Tidak hanya itu, dengan pelatihan itu juga. Menjadi penting bagi anggota AMSI untuk dipakai di media masing-masing," katanya, Kamis (29/10/2020). 

Selain itu, Ketua Umum AMSI Pusat Wenseslaus Manggut menyampaikan Pelatihan cek fakta ini penting karena hoaks sering kali menumpang di peristiwa besar. Dan Indonesia saat ini sedang berada dalam dua peristiwa besar yaitu pandemi covid19 dan Pemilukada. Hoaks seputar dua peristiwa ini lumayan besar dan menganggu kenyamanan serta keadaban publik.

Tugas media adalah menjadi clearing house, rumah bagi publik untuk mencari jawaban atas informasi yang diragukan kebenarannya, dan di situlah pentingnya wartawan memahami cara kerja cek fakta.

Sementara, diakhir acara Project Asisten AMSI Sarah mengapresiasi pelatihan ini, telah berjalan dengan baik. 

"Semoga progran cek fakta nanti, dapat berjalan lancar, dan materi disampaikan dapat diterima dengan baik," harapnya.*)

Kabarikn.com,Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), direncanakan akan membuka Indonesia Digital Conference (IDC) 2020 bertema Inovasi Beyond Pandemi. Kegiatan yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) tersebut akan berlangsung selama dua hari yaitu Selasa-Rabu, 15-16 Desember. 

Konferensi yang digelar saat pandemi Covid 19 akan berlangsung secara virtual dengan menghadirkan sejumlah nara sumber ahli, pelaku bisnis dari berbagai sektor, termasuk sektor media untuk mendiskusikan inovasi dan transformasi digital yang terjadi saat ini dan pengembangannya pascapandemi. 

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, menjelaskan bahwa situasi yang sulit karena pandemi Covid 19, mempercepat proses digitalisasi dalam hampir semua aspek kehidupan manusia. “Demi menekan penyebaran virus, misalnya, semua pihak harus memaksimalkan kekuatan teknologi bekerja, sekolah dengan mengelar rapat virtual, event virtual, sekolah virtual dan sekian hal yang hari ini terlihat menjadi "normal baru" dalam kehidupan saat ini,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/12).

Dihimpit kesulitan karena pandemi ini, kalangan pebisnis, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan pemerintah menciptakan sejumlah inovasi baru, yang memudahkan kehidupan meski mobilitas serba terbatas. "Sejumlah inovasi itu haruslah direkam dengan baik oleh media massa, serta dipublikasi kepada orang ramai. Setelah pandemi berakhirpun, sejumlah inovasi itu tetap perlu dilanjutkan, lantaran memudahkan hidup kita," kata Wens yang juga menjabat sebagai Chief Content Officer (CCO) Kapanlagi Youniverse ( KLY).

Ketua Panitia IDC 2020 Anthony Wonsono menjelaskan bahwa percepatan inovasi dan transformasi digital di tengah pandemi COVID-19, harus memberi manfaat besar bagi seluruh bangsa. Untuk itu, inovasi tersebut harus menciptakan efisiensi, serta ekosistem dan transformasi digital yang dapat menunjang berbagai kebutuhan. “Selain itu inovasi yang ada perlu dipikirkan keberlanjutannya pascapandemi,” ujarnya menambahkan. 

IDC AMSI 2020 mendapat dukungan sponsor dari Telkomsel, BNI, BRI, PLN, BTN, Bank Mandiri, Astra, Gojek, Pertamina dan Astra Honda Motor. “Keynote dalam kegiatan IDC AMSI hari pertama adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir di hari kedua,” ujar Anthony, Direktur Berita Satu Holdings. 

Dalam kegiatan ini, terdapat 24 narasumber. Diskusi setiap sesi akan dipandu Maria Y. Benyamin (Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia), Irfan Djunaidi (Pemimpin Redaksi Republika), Amri Hakim (Chief Content Officer Hukumonline.com), Metta Dharmasaputra (Founder Katadata.co.id), Wisnu Nugroho (Pemimpin Redaksi Kompas.com), dan Wahyu Dhyatmika (Pemimpin Redaksi Majalah Tempo).

Selain sekitar 350 pemilik dan pemimpin media dari seluruh Indonesia, acara ini akan dihadiri para direksi BUMN dan sejumlah perusahaan swasta, anggota Dewan Pers, komunitas media massa, dan kalangan masyarakat umum. 

Panitia juga mengundang secara khusus kalangan akademisi, dan para mahasiswa berbagai kampus dari sejumlah provinsi. 

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari komunitas kampus seperti Universitas Mulawarman (Samarinda), Universitas Islam Malang (Malang), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (Surakarta), FISIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo-Beragama, Politeknik Negeri Media Kreatif, Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tarumanegara (Jakarta), Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Yogyakarta), Universitas Negeri Gorontalo (Gorontalo) serta Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (Aceh). 

Publik yang tertarik mengikuti konferensi virtual ini dapat mengisi link berikut ini: brt.st/IDC2020 atau mengikuti melalui live streaming Youtube Asosiasi Media Siber Indonesia. Kegiatan ini terbuka untuk publik luas.(*)

#InovasiBeyondPandemi

#IDC2020

#AMSIDahsyat

Jakarta, Sabtu 12 Desember 2020

 

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi: 

Anthony Wonsono (Ketua Panitia), HP: +62 816 703 155 

Ismoko Widjaya, HP: +62 812 9179 0609 

Verrianto Madjowa, HP: +62 812 9931 9030 

Hesti, HP: +62 878 8883 9543.

Ketua AMSI Wens Manggut dan Wahyu Dhyatmika

Kmbali Mimpim AMSI Periode 2020-2023 

Kabarikn.com,JAKARTA – Pasangan Wens Manggut dan Wahyu Dhyatmika (Komang) Kembali memimpin Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) periode 2020-2023.

Wens & Komang ditetapkan sebagai Ketua Umum & Sekjen AMSI secara aklamasi dalam Kongres Kedua AMSI, setelah nama lain yang diusung menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Wens Manggut adalah Chief Content Officer (COO) KapanLagi Youniverse sedangkan Wahyu Dhyatmika adalah Pemimpin Redaksi Majalah Tempo.

“Kongres menetapkan Wens Manggut sebagai Ketua Umum AMSI dan Wahyu Dhyatmika sebagai Sekjen AMSI,” ujar pimpinan sidang Kongres Kedua AMSI Arief Rahman.

Wens mengapresiasi kepercayaan anggota AMSI dan menyatakan siap menerima mandat sebagai ketua umum periode kedua ini.

“Waktu dipilih 3 tahun lalu menjadi ketua, saya terima karena saya melihat kebersamaan yang luar biasa, dan selama 3 tahun ini kebersamaan itu tak pudar, dan itu pulalah alasan saya mau nenerima mandat periode kedua ini,” ujar Wens.
Dia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah perubahan yang begitu cepat pada industri informasi dan bisnis media.

Tantangan itu tidak hanya memerlukan profesionalitas, tetapi juga memerlukan kesamaan langkah dan sikap soal ekosistem digital. “Kesatuan pikiran itulah kekuatan AMSI.”

Kongres Kedua AMSI juga menetapkan lima anggota Badan Pertimbangan dan Pengawas AMSI, yakni Sapto Anggoro (Pemred Tirto.id), Viktor C. Mambor (Penanggung Jawab Tabloidjubi.com), Dwi Eko (Lucky) Lokononto (Pemred Beritajatim.com), Citra Dyah Prastuti (Pemred KBR), dan Iin Yumiyanti (Wakil Direktur Konten detiknetwork).

Sementara itu, Kongres juga mengusulkan sejumlah nama yang akan duduk pada kursi Majelis Etik AMSI, yakni Nezar Patria (Thejakartapost.com), Arifin Asydhad (Pemred Kumparan.com), Metta Dharmasaputra (Co-founder & CEO Katadata), Upi Asmaradhana (Pemred kabarmakassar.com), Irfan Junaedi (Pemred republika.co.id), Citra Dyah Prastuti (Pemred KBR), Arief Rahman (Pemred lensaindonesia.com), Yatimul Ainun (Pemred timesIndonesia.co.id), Abdul Manan (Ketua Umum AJI), Ati Nurbaeti (Mantan Ketua Umum AJI), Teguh Imam Wibowo (Kepala Biro Antara Kalbar), dan Yoseph Stanley Adi Prasetyo (Tokoh Pers).

Pengurus terpilih selanjutnya akan menetapkan tiga nama untuk menjadi Majelis Etik AMSI Periode 2020-2023.
Kongres Kedua AMSI dibuka Sabtu (22/8) pagi. Sedianya Kongres Kedua akan digelar di Surabaya, Jawa Timur. Akan tetapi, karena pandemi Covid-19, kongres digelar secara virtual.

Tema yang diusung dalam Kongres Kedua tersebut adalah Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan.(*)

Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)
Periode 2020-2023

Ketua Umum :
Wenseslaus Manggut

Sekjen :
Wahyu Dhyatmika (Komang)

Badan Pertimbangan dan Pengawas AMSI:

  1. Sapto Anggoro
  2. Viktor C. Mambor
  3. Dwi Eko (Lucky) Lokononto
  4. Citra Dyah Prastuti
  5. Iin Yumiyanti

Usulan Majelis Etik AMSI:

  1. Nezar Patria
  2. Arifin Asydhad
  3. Upi Asmaradhana
  4. Metta Dharmasaputra
  5. Irfan Junaedi
  6. Citra Dyah Prastuti
  7. Arief Rahman
  8. Yatimul Ainun
  9. Abdul Manan
  10. Ati Nurbaiti
  11. Teguh Imam Wibowo
  12. Yoseph Stanley Adi Prasetyo

 

Kabarikn.com,Jakarta – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Indonesian Digital Conference (IDC) 2020. Acara yang akan berlangsung selama dua hari menghadirkan sejumlah ahli yang berkompeten bidang ekonomi, transformasi dan inovasi digital.

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan. 

“IDC merupakan sumbangsih AMSI untuk bicara seperti apa arah industri digital ke depan dari para ahlinya,” ujar Kak Wens. 

Tahun 2019, pada Kamis 28 November, AMSI telah sukses menggelar IDC dengan mengundang para pengusaha, banker, start up, pemerintah, media dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap perkembangan bisnis dan dunia digital di Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ballroom Djakarta Theater Jakarta Pusat.

Menurut Wens, IDC tahun 2020 memiliki format yang berbeda dengan tahun lalu. Salah satunya, karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih dihadapi Indonesia dan dunia. Para ahli yang akan mengisi setiap sesi dapat menyajikan materi secara online.

“Seperti tahun lalu, kami membuka kerja sama dengan perguruan tinggi,” kata Wens yang juga Chief Content Officer (CCO) Kapanlagi Youniverse (KLY).

Ketua Panitia IDC 2020 Anthony Wonsono mengatakan kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa 15 Desember dan Rabu 16 Desember. Meski menghadapi pandemi Covid-19, ekosistem digital terus bertumbuh.

Untuk perkembangan ekonomi digital di Tanah Air dari waktu ke waktu, kata Anthony, akan menghadirkan nara sumber dari perspektif pemerintah dan perbankan.

“Sejumlah sektor juga melakukan transformasi dan inovasi yang beragam. Dalam sesi ini, pembicara akan membagikan wawasan dan pengalaman terkait inovasi yang sudah dilakukan di industrinya masing-masing,” kata Anthony yang juga Direktur Berita Satu Holdings.

Sejumlah BUMN dan korporasi akan berbagai pengalaman dan perubahan model bisnis yang diusung dalam transformasi digital. 

Selain itu, IDC tahun ini akan menghadirkan inisiatif digitalisasi yang telah dilakukan sejumlah kepala daerah dalam mempromosikan dan memperkuat daya saing daerah. 

“Inovasi-inovasi tersebut dilakukan antara lain melalui efisiensi birokrasi, promosi potensi daerah, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna untuk sentra-sentra produksi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai organisasi perusahaan pers yang bergerak dalam digitalisasi media, AMSI menghadirkan sejumlah pemimpin media untuk berbagi pengalaman untuk menjaga keberlanjutan media.

IDC merupakan acara tahunan AMSI. Kegiatan ini sebagai wadah berkumpulnya para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, pelaku usaha, dan profesional untuk memotret perkembangan terkini dan masa depan Indonesia dari lensa digital.

IDC AMSI 2020 mendapat dukungan sponsor dari Telkomsel, Bank BNI 46, PLN, BTN, Bank Mandiri, Astra, Gojek, Pertamina dan Astra Honda Motor.

Jakarta, Jumat 4 Desember 2020

 

KabarIkn.com,JAKARTA – Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung hingga besok, Minggu (23/8/2020).

Tema yang diusung dalam Kongres Kedua tersebut adalah Membangun Ekosistem Media Siber Berkelanjutan. Hadir dalam acara pembukaan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga adalah keynote speaker, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun.

Kongres Kedua AMSI kali ini diikuti oleh 338 anggota AMSI yang tersebar di 21 provinsi dari Aceh hingga Papua.
Dalam sambutannya, Ketua Umum AMSI Wens Manggut menyorot sejumlah kondisi yang dihadapi oleh media saat ini, utamanya media digital, di tengah begitu banyaknya pemain di industri tersebut.

Saat ini, begitu banyak raksasa platform yang nyaris melakukan semua pekerjaan media, tetapi tidak terikat dengan regulasi tentang pers. Tak heran, mereka pun lebih sigap beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi, karena tak dibelenggu oleh aturan (unregulated).

“Kita menjadi pengelola perusahaan media pada saat distribusi atas konten di luar kendali perusahaan pers. Sekitar 80-85% konten kita dikendalikan platform. Kita juga menjadi pengelola perusahaan media pada saat saluran distributor, juga jadi agen sales, dan segenap KPI bisnis ditentukan oleh distributor. Ini kondisi yang terjadi saat ini,” ujar Wens dalam sambutannya.

Pada saat yang sama, cara kerja newsroom juga ikut terpengaruh. Muncul kritik tajam terhadap kualitas media digital yang kini dinilai hanya mengejar hits semata.

“Kritik ini benar adanya, tetapi kritik itu haruslah dilihat dalam ekosistem yang berubah itu.”

Kondisi ini, menurut Wens, tidak perlu dicemaskan seandainya ekosistem ini tidak mudah ditumpangi oleh para pembawa sampah, seperti hoax, hatespeech, dan disinformasi.

“Faktanya tidak. Hatespeech, hoax, dan disinformasi marak. Dan, pada ekosistem ini, dia tidak hanya menjadi alat kepentingan seperti politik, tetapi menjelma menjadi produk yang bisa diperjualbelikan,” tegas Wens.

Dia melanjutkan mesin yang memasok iklan dari platform adalah mesin yang “tidak pumya hati”, di mana iklan bisa masuk ke konten hatespeech, hoax, dan miss informasi.

“Oleh karena itu, AMSI, bersama tim media sustainability yang diinisiasi Dewan Pers, sudah dan sedang membahas masalah ini dengan para brand, terutama agar produk mereka tidak jatuh pada konten sampah. Brand yang sehat seharusnya tampil di konten yang sehat.”

Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun juga menyorot banyaknya tantangan yang dihadapi oleh media saat ini. Oleh karena itu, Dewan Pers membentuk Satgas Media Sustainability.

Dewan Pers, menurut Hendry, telah mengajukan sejumlah insentif kepada pemerintah untuk menjamin keberlanjutan industri media.

Dalam kondisi penuh tantangan tersebut, Hendry mengingatkan AMSI untuk tidak hanya mengejar sisi bisnis semata lewat pemberitaan yang clickbait, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga. “Secara ekonomi harus jalan, tapi secara etis harus tidak melanggar.”

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan perkembangan ekonomi saat ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

Negara, menurutnya, telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga roda perekonomian tidak berhenti, mulai dari menggelontorkan anggaran hingga mengeluarkan sejumlah kebijakan yang bisa membantu pemulihan kondisi perekonomian. Media, sambungnya, harus turut membantu upaya pemerintah tersebut.

Terkait dengan sustainability media baik konvensional maupun digital, Sri Mulyani menekankan sejumlah hal.
Pertama, pemerintah telah mempertimbangkan sejumlah usulan yang masuk melalui Dewan Pers, antara lain untuk PPn kertas, ditetapkan ditanggung pemerintah mulai Agustus. Pajak penghasilan (PPh) juga sudah diturunkan. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, PP sedang dalam proses penyelesaian.

Kedua, tantangan AMSI saat ini luar biasa, yakni ingin memerangi disinformasi, hoax, dan misinformasi. Kondisi ini juga dihadapi oleh Amerika Serikat.

Ketiga, concern public goods harus kita miliki. Iklan pemerintah di media lokal akan diupayakan tanpa menimbulkan retaliasi. “Kami juga akan lakukan adjustment untuk hadapi disrupsi digital.”

Keempat, masyarakat mengharapkan informasi yang tidak kering. Ini membutuhkan perubahan dari policy maker. “Terkait ini, AMSI bisa menjadi partner untuk menciptakan kejernihan bagi masyarakat. Harus seimbang antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial.”

Kelima, harus ada partnership dan komunikasi yang kuat untuk membangun ekosistem yang sehat untuk mengisi ruang publik dengan informasi yang baik. “Kalua sama-sama berjaan, kekuatannya bisa lebih besar, daripada bergerak sendiri-sendiri. Ini penting untuk bisa mengurangi distorsi di ruang publik.”

Kongres Kedua AMSI sedianya digelar di Surabaya, Jawa Timur. Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan, kongres tersebut akhirnya digelar secara virtual.

Turut hadir dalam acara pembukaan Kongres Kedua Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Selamat berkongres. Sebenarnya sudah disiapkan tempat. Namun, kami di Jatim tetap tunggu, raker atau rakor,” ujar Khofifah.

Hormat kami,

Ketua
Wens Manggut

Sekretaris Jenderal
Wahyu Dhyatmika

Ketua OC Panitia Kongres
Maryadi.

Ketua SC Panitia Kongres
Hery Trianto