[Valid RSS]

Kabarikn,Com. MALUKU,- Jembatan darurat Waikaka desa Tala kecamatan Amalatu kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku ambruk dihantam banjir akibat derasnya hujan yang melanda kabupaten Seram Bagian Barat pada jumaat ( 19/6/2020) .

 Akibat dari ambruknya jembatan darurat Waikaka membuat aktivitas arus transportasi antara tiga kabupaten kota, yakni SBB, Malteng dan SBT lumpuh total.

 Informasi yang di himpun Kabarikn,Com. Kondisi jembatan ambruk dan terbawa deras arus sungai Waikaka sehingga transportasi baik kendaraan roda dua dan empat tidak dapat melintasi jembatan darurat tersebut,

Bukan hanya kendaraan, pejalan kaki pun tidak bisa melintas sebab derasnya arus sungai waikaka yang meluap akibat banjir.

Semoga arus air sungai Waikaka kembali normal, dan secepatnya di bangun jembatan Waikaka agar arus transportasi antara tiga kabupaten kota di Maluku kembali normal seperti sebelumnya." ( Sbr).

Editor : kabarIkn.com

Kabarikn,Com | MALUKU, - Warga desa Kamarian kecamatan Kairatu kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Rabu 17/6/2020, kembali lalukan blokade jalan lintas seram untuk kedua kalinya.

Blokade jalan lintas seram dilakukan akibat rasa kekecewaan atas sikap acuh tak acuh dan tak ada merespon Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat Moh Yasin Payapo terkait SK pergantian Penjabat desa Kamarian M. Putirulan

yang diusulkan oleh BPD.

Marthen Pocerattu warga desa Kamarian dalam orasinya disampaikan. Sampai saat ini kami masyarakat menunggu hasil usulan BPD kepada Bupati SBB untuk menerbitkan SK pergantian penjabat desa kamarian, untuk itu kami masyarakat desa kamarian meminta Bupati SBB segerah keluarkan SK pergantian penjabat desa Kamarian M. Putirulan.

" Bupati Janjikan paling lambat tiga hari sudah ada SK, namun sampai saat ini janji Bupati SBB tak kunjung ada. Untuk itu kami inginkan kehadiran Bupati SBB untuk menjawab tuntutan kami hari ini." Pintanya.

Pocerattu sangat sesalkan sikap dingin dan acuh tak cauh Bupati terhadap tuntutan rakyat yang disampaikan lewat BPD. Ada apa balik ini sampai Bupati SBB tidak indahkan tuntutan masyarakat lewat BPD, selain itu pula Pocerattu meminta pihak penegak hukum untuk ambil langkah soal penyelewengan wewenang dan keuangan di desa Kamarian.

Sudah tiga kali masyarakat lewat BPD layangkan surat ke Bupati lewat Pemdes SBB. Dan bahkan sudah ada rentang waktu yang panjang namun tidak ada itikad baik untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan masyarakat desa Kamarian." tanya Pocerattu.

Ditegaskan Pocerattu, jika tuntutan kami masyarakat Kamarian tidak di dengar dan tidak diindahkan oleh Bupati SBB, maka kami mengancam akan memblokade jalan lintas seram selama sebulan penuh.

" Kami akan betonkan jalan trans seram,jika tuntutan kami masyarakat tidak di jawab oleh pak Bupati. Sekali lagi Saya tegaskan agar Pak Bupati menjawab tuntutan kami untuk menerbitkan SK pergantian penjabat desa Kamarian jika tidak inginkan perekoniman masyarakat tiga Kabupaten baik Masohi, SBT dan SBB lumpuh total." Ujarnya.

Akibat dari aksi blokade jalan trans seram mengakibatkan kemacetan serta antrian panjang kendaraan roda dua dan empat  tepatnya di wilayah desa Kamarian kecamatan Kairatu Kabupaten SBB.( Sbr).

Editor : KabarIkn.Com

 

 

Kabarikn.com,MALUKU - Polres Seram Bagian Barat gelar Bhakti Sosial jelang Hari Bhayangkara ke 74, dengan membagikan bingkisan sembako kepada Purnawiran Polri dan Warakauri diwilayah hukum Polsek Kairatu Polres Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Penyerahan bingkisan sembako tersebut dilaksanakan secara door to door, ke rumah 19 (dua belas) orang purnawirawan Polri dan Warakauri, yang berdomisili di desa Kairatu sebanyak 13 orang, Waipirit 2 orang, desa Kamarian 2 orang dan, kecamatan Inamosol desa Hunitetu sebanyak 2 orang.

Pemberian bingkisan sembako berupa minyak goreng 1 liter, gula 1 kg dan beras 10 kg.

Bingkisan diserahkan langsung Waka Polres SBB Kompol Akmil Djapa, didampingi Kabag Sumda Res SBB Kompol J. Batara, Kasat Intelkam Res SBB Iptu Misen . H.Ngongobili kepada 13 Purnawirawan Polri dan 6 Warakawuri.

Waka Polres SBB Kompol Akmil Djapa kepada Kabarikn.com dikatakannya. Kegiatan bhakti sosial Polres SBB adalah rangkaian dalam memperingati hari Bhayangkara ke 74 dan juga sebagai bentuk silaturahmi dan penghargaan atas jasa- jasa mereka selama menjadi anggota Polri, Ucap Waka Polres.

Lanjut kata Waka Polres, pemberian bingkisan sembako untuk 19 Purnawirawan Polri dan Warakuri sebagai wujud kepedulian Polres SBB terhadap para Purnawirawan Polri dan Warakawuri jelang hari Bhayangkara ke -74.

" Dan jangan dilihat dari isi dan berapa jumlahnya, akan tetapi lihatlah nilai kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini telah terjalin,” ucap Djapa.

Djapa berharap di HUT ke 74 Bhayangkara ini, Polres SBB tetap memberikan yang terbaik dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, dan saya menginginkan agar Polres SBB menjadi institusi yang dipercaya, dan dicintai masyarakat.

"Semoga Polres SBB menjadi institusi yang dipercaya, dan dicintai masyarakat," harapnya.( Sbr )

 

Kabarikn.Com,MALUKU,- Setelah pembagian BLT DD tahap I belum lama ini. Pemerintah desa Niwelehu kembali bagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT DD ) pada 15/6/2020, bertempat di balai desa Niwelehu kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat,Provinsi Maluku.

Pembagian BLT DD tahap II oleh Pejabat desa Niwelehu Beni Latumakulita. Pembagian berjalan aman dan sesuai dengan protokoler kesehatan yang sudah di terapkan untuk mencegah penularan Covid-19.

Beni Latumakulita kepada Kabarikn.Com  dikatakannya. BLT DD Tahap II tahun 2020 sudah dibagikan kepada 69 Kepala Keluarga ( KK ) Desa Niwelehu yang terdampak Covid-19. Dengan harapan agar dapat di pergunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di tengah - tengah pandemi Covid-19 yang kita hadapi sekarang.

"69 KK sudah dapatkan hak mereka, dengan per Kepala Keluarga mendapatkan Rp 600.000. Dan semoga bermanfaat" ujar Beni

Selanjutnya, Beni juga mengajak masyarakat bersama-sama bersatu saling bahu membahu untuk membantu pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Barat melawan Covid -19. dengan mematuhi protokoler kesehatan Covid-19.

"Agar terhindar dari Covid-19, untuk itu mari sama - sama kita menjaga kebersihan lingkungan rumah,jaga jarak, pakai masker apabila keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, mencuci di air bersih dan mengalir" ajak Beni. ( Sbr )

 

Kabarikn.com,MALUKU- Sebanyak 24 Kepala Keluarga ( KK ) desa Niwelehu telah menerima Bantuan Langsung Tunai  ( BLT ) Pusat tahap II yang disalurkan oleh oleh PT Pos Indonesia kepada warga Niwelehu yang terdampak Covid-19, dengan masing - masing per Kepala Keluarga ( KK ) mendapatkan dapatkan Rp 600,000.

Selain menerima BLT Pusat. Pemerintah desa Niwelehu kecamatan Taniwe kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, juga membagikan tempat cuci tangan untuk setiap rumah, hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid -19 di wilayahnya.

Dengan mewabahnya virus Corona ini kami Desa Niwelehu turut melakukan pencegahan dengan cara membagikan galon tempat cuci tangan, sabun dan tisu kepada warga.

" Pembagian disesuaikan dengan jumlah rumah penduduk yang ada," ujar Kepala kepala desa Niwelehu Beni Latumakulita kepada Kabarikn Com. Jumat 19/6/2020.

Disampaikan Latumakulita, pembagian tempat cuci tangan kepada warga sebagai bentuk untuk mengedukasi masyarakat akan pola hidup bersih sesuai anjuran pemerintah untuk rajin mencuci tangan guna meminimalisir penyebaran virus Corona covid-19.

"Semua dilakukan untuk membiasakan masyarakat Niwelehu untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas." ungkapnya. ( Sbr)

Editor : kabarikn.com

 


Penulis : Desi Rahmawaty ( Aktivis Peduli Pendidikan )

KabarIkn.com,MALUKU-Empat orang anak laki laiki berlari dari lapangan menuju gedung sekolah tempat adik adik mereka belajar. Kata ibu guru, setiap turun hujan, siswa kelas 5 dan 6 akan membantu membenarkan atap sekolah agar tidak bocor parah dan bisa gunakan untuk belajar. Aku mengejar mereka masuk kedalam ruang ruang kelas. Ruangan yang berukuran sekitar 2x2, yang terdiri dari 4 ruangan.

Air menggenang dimana mana, papa tulis basah dan meja kursi disingkirkan kesudut ruangan. Kudapati mereka sudah berada diatap gedung sambil memegang daun rumbia, merapikannya dan menambal bagian bagian yang terbuka. Mereka memanjatnya begitu cepat, kuduga ini adalah hal yang biasa mereka lakukan. Selain hujan, mereka juga bertaruh dengan angina laut yang bertiup kencang, menerbangkan satu demi satu atap.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Meuw sudah berdiri sejak tahun 2015, letaknya diujung desa Tamilow, Maluku Tengah. Sebelumnya ia adalah bagian dari kelas jauh SD Inpres Lateri sejak tahun 2009. Pertama kali dibangun, hanya ada 22 siswa dan ruangan seadanya. Pada tahun 2013, masyarakat gotong royong membangun gedung sekolah.

Beberapa warga mengajukan proposal dana untuk pembuatan pondasi dan pengadaan materil lainnya, dan sebagian warga patungan untuk pengadaan atap. Saat itu dusun Meuw ditempati oleh sekitar 40 kepala keluarga. Masing masing kepala keluarga menyumbang Rp. 25.000,- untuk atap sekolah.

Hal ini tidak hanya terjadi sekali, setiap ada kebocoran dan kerusakan, warga akan kembali memberi sumbangan. Kebutuhan atap sekolah cukup banyak, mengingat ukuran gedung yang besar. Atap yang terbuat dari daun rumbia memang tidak bisa bertahan lama, karena sering kali rusak, akhirnya warga memilih untuk merenovasi sekolah dengan ukuran lebih kecil, agar kebutuhan atap bisa dikendalikan. Beberapa waktu kemudian, sekolah menerima bantuan dari PNPM Mandiri untuk membangun gedung baru yang lebih layak. Walau hanya tiga ruangan, aktivitas belajar jadi lebih optimal dari sebelumnya. Siswa kelas 1-4 berbagi ruangan di bangunan lama (Red-Papan) dan Siswa kelas 5-6 serta guru di Ruangan Baru (Red-Beton).

Setiap tahun makin banyak siswa yang bersekolah disini, antusias belajar luar biasa. Masyarakat mendukung misi pendidikan ini. Ketika peralihan status sekolah, masyarakat membeli tanah ini dengan menyumbangkan Rp. 300.000,- per kepala keluarga. Tanah sekolah resmi tersertifikasi dan milik bersama untuk pembangunan sumber daya manusia lewat pendidikan. Walau sekolah negeri, SDN Meuw berdiri diatas keringat banyak orang, sampai saat ini belum ada renovasi atau pengadaan gedung baru dari pemerintah daerah

*Dukungan Untuk Meuw*

Pada tahun 2014, antusias anak anak belajar disini makin luar biasa. Walau banyak keterbatasan, dari fasilitas, SDM hingga akses informasi, Semangat anak anak untuk menimba ilmu tidak dapat diragukan. Kondisi sekolah ini diketahui oleh beberapa orang, dan pada saat itu diagendakan untuk membangun perpustakaan.

Buku buku digalang, banyak orang ikut menyumbang dari Jawa dan daerah lainnya. Beridiri tegak sebuah ruangan sederhana depan sekolah, dekat dengan bibir pantai, sebuah perpustakaan, hasil dari teman teman mahasiswa juga relawan memberi bantuan.

Masyarakat membantu dengan ikut memberikan hasil pertanian, dan dijadikan usaha. Beberapa relawan menjualnya untuk tambahan dana. Saat ini anak anak sudah bisa menikmatinya untuk belajar kapan saja. Beberapa waktu lalu, Juni 2020. Tidak ada perubahan signifikan dari bentuk fisik sekolah. Walau sering disuarakan, SDN Meuw begitu begitu saja.

Bahkan semakin parah. Menunggu bantuan yang sering dijanjikanpun tak kunjung datang. Harapan masih ada, walau tidak jadi prioritas. Pada 2 tahun terakhir, beberapa oknum datang mengunjungi sekolah, mengambil gambar, menjanjikan pembangunan.

Beberapa kali meminta uang untuk proses administrasi katanya, karena berharap lebih para guru memberikan uang pribadi bahkan mencari hutang. Hal ini beberapa kali terjadi dan menjadi pembelajaran agar sekolah lebih berhati hati

 Pendidikan adalah hak masyarakat, dan pemerintah berkewajiban memenuhinya. Semoga sekolah Meuw segera diperhatikan oleh pihak yang seharusnya bertanggung jawab.( ***)

KabarIkn.com,Balikpapan - Sebagai bentuk aksi nyata bela negara Keluarga Besar TNI, Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kaltim-Balikpapan mendukung kegiatan Kodam VI/Mlw dalam menyalurkan sembako kepada masyarakat Balikpapan dibeberapa Kelurahan, Selasa-Kamis (16 s/d 18 Juni 2020).

Adapun Kelurahan yang menerima bantuan adalah Kelurahan Muara Rapak, Graha Indah (Balikpapan Utara), Baru Ilir (Balikpapan Barat), Sumberejo (Balikpapan Tengah), Damai Bahagia, Sepinggan Baru (Balikpapan Selatan), Lamaru dan Manggar Baru (Balikpapan Timur).

Menurut Pabandya Komsos Kodam VI/Mlw Mayor Inf Deny Ahdiani, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Kodam VI/Mlw dan KB-TNI kepada masyarakat yang kurang mampuh. Akibat dampak dari penyebaran Virus Corona (Covid 19) khususnya yang menimpah Balikpapan.

Sementara itu menurut Ketua DPC Hipakad Balikpapan M. Ardani, keterlibatan Hipakad dalam kegiatan ini adalah membantu Kodam VI/Mlw. Karena Hipakad sendiri merupakan salah satu Ormas Keluarga Besar (KB) TNI.

"Sebagai ormas KB-TNI kami wajib membantu dan mendukung kegiatan pembina yakni Kodam VI/Mlw maupun Kodim 0905 Balikpapan, "tegas Ardani.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD Hipakad Kaltim Charles L Tobing. Siap tidak siap kita wajib dan harus membantu segala kegiatan Kodam dan Kodim dimanapun Hipakad berada. Selain Hipakad juga turut serta FKPPI dan GM FKPPI Balikpapan.

Bukan penyaluran sembako saja lanjut M. Ardani. Sebelumnya Hipakad juga ikut membantu Kodam VI/Mlw dalam kegiatan Penyemprotan Disinfektan di Kelurahan Damai Kecamatan Balikpapan Kota, Jalan VNW, Jalan Serobong dan Jalan Bhayangkara Rabu (10/6). Yang mana kegiatan ini dikemas menjadi satu yakni Giat Komsos KB-TNI Kodam VI/Mlw dalam melawan penyebaran Covid 19. (edy)

 

Kabarikn,Com, MALUKU,- Warga desa Niwelehu kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat yang terdampak Covid-19 terima bantuan sembako tahap III dari pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Pembagian bantuan sembako tahap III langsung oleh penjabat desa Niwelehu Beny Latumakulita, bertempat di kantor desa Niweluhu kecamatan Taniwel kabupaten Seram Bagian Barat,Provinsi Maluku. 16/6/2020.

Penjabat desa Niwelehu Beny Latumakulita kepada Kabarikn,Com, dikatakannya. Sembako tahap III dari Pemda SBB sudah dibagikan kepada 47 kepala keluarga, yang namanya sudah ada pada data penerima bantuan tersebut.

" Kita sudah bagikan, untuk 47 kepala keluarga ( KK ) yang ada. Dan bantuan sembako sudah tersalur dengan aman sampai kepada yang berhak menerimnya sesuai dengan harapan Bupati SBB." ungkap Beny.

Disampaikan Beny, bahwa paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat adalah sebagai wujud kepedulian pemda SBB kepada masyarakat Niwelehu." ujarnya.

Pihaknya berharap, ditengah keadaan yang serba sulit ini, paket sembako tersebut bisa membantu meringankan beban masyarakat Niwelehu.

"Semoga bisa meringankan beban warga yang terkena imbas Pandemi Covid-19 sekarang ini," tandas Beny.( Sbr).

Editor : kabarikn.com