[Valid RSS]

KabarIkn.com,JAKARTA - Polri bersinergi bersama Mahasiswa menanggulangi covid-19 dalam kegitan vaksinasi nasional yang di inisasi oleh beberapa aliansi mahasiswa, diantaranya BEMNUS, BEMSI, PTMI, PTKIN, PTAI, PERMIKOMNAS, dan AMAN INDONESIA di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021).

Kegiatan ini diselenggarakan dengan kolaborasi antara Mahasiswa dan POLRI dengan melibatkan 30 Badan Eksekutif Mahasiswa gabungan dari 7 Aliansi tersebut yang mecakup beberapa universitas di wilayah Jabodetabek dengan total peserta vaksin sebanyak 1.566 orang mahasiswa.

Adapun Kegiatan vaksinasi tersebut diselenggarakan sebagai bentuk keprihatinan dari Polri bersama mahasiswa terhadap kondisi bangsa hari ini dimana angka korban covid kian hari semakin bertambah. Kegiatan ini melibatkan Tenaga Kesehatan Pusdokkes Mabes Polri, mahasiswa aktif di fakultas kesehatan maupun gabungan aliansi alumni mahasiswa kesehatan.

Pagi ini Polri mendistribusikan sebanyak 1.600 Vaksin Sinovac ditambah dengan 1.600 paket yang disumbangkan langsung oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si kepada seluruh peserta vaksinasi yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Bapak Kapolri Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Bapak Panglima TNI Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P beserta Bapak Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC,CLU.

“Sekali lagi terimakasih kepada rekan-rekan Pemuda Mahasiswa yang selalu berada di garis depan dan kita harapkan untuk terus tampil. Mari kita lakukan bersama-sama kegiatan vaksinasi ini sehingga akselerasi kecepatan untuk terbentuk _herd immunity_ yang kita harapkan dan kembalinya Indonesia untuk menjadi masyarakat yang sehat bisa kita wujudkan,” ujar Listyo.

Dalam hal ini, diharapkan kegiatan tersebut dapat membantu pemerintah dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 dan memberi dampak yang baik bagi masyarakat terkhususnya mahasiswa.

KabarIkn.com,JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (13/7/2021).

Vaksinasi massal tersebut diprakarsai oleh DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, TNI dan Polri.

Sigit mengapresiasi pihak Pesantren dan DPP LDII lantaran telah berperan dalam melakukan vaksinasi massal untuk masyarakat. Menurut Sigit, untuk menciptakan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap Covid-19, diperlukan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. 

"Terima kasih kepada panitia atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini," kata Sigit dalam tinjauannya. 

Eks Kabareskrim Polri ini menyebut, target vaksinasi di Pesantren Minhaajurrosyidiin per harinya 1.000 orang dan sudah dimulai sejak 14 Juni 2021. 

"Capaian hingga saat ini sudah 14.928 orang tervaksin. Melibatkan sebanyak 60 vaksinator dari Dinas Kesehatan, TNI dan Polri," ujar mantan Kapolda Banten tersebut. 

Sementara itu, Panglima TNI mengingatkan kepada panitia acara terkait dengan pelaksanaan vaksinasi massal tahap II. Ia juga menyampaikan soal target Pemerintah yang akan melakukan vaksinasi sebanyak dua juta per satu hari.

"Tempat ini sesuai karena sirkulasinya bagus, terbuka dan lapangan luas. Kami berikan motivasi kepada panitia, dengan hadir kesini melakukan peninjauan kegiatan," kata Hadi di kesempatan yang sama.

Selain meninjau di Pesantren, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pengecekan langsung ke kegiatan vaksinasi massal di Universitas Atma Jaya, Jakarta, yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni UNIKA Atma Jaya bersinergi dengan Yayasan UNIKA Atma Jaya. 

Kegiatan ini diselenggarakan sejak tanggal 7 Juli 2021. Target vaksinasi adalah mahasiswa dan

masyarakat umum sebanyak 1.000 orang per hari. Sampai dengan hari ini capaian vaksinasi di Universitas Atma Jaya sebanyak 3.805 orang.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Personel jajaran Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim turut serta mempertebal pengamanan posko penyekatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kaltim khusunya Kota Balikpapan.

PPKM Darurat di Kaltim khususnya di Kota Balikpapan dimulai pada Senin 11 Juli hari ini.

Dalam kegiatan di posko Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Kaltim khususnya Kota Balikpapan, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim membackup personel gabungan dari Polda Kaltim, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar dan seluruh unsur yang terlibat untuk melakukan penyekatan aktivitas warga di beberapa wilayah Kota Balikpapan hingga tanggal 20 Juli 2021.

Setiap posko penyekatan di Pelabuhan Semayang, Pelabuhan Kp. Baru, Pelabuhan Kariangau, KM. 7 Balikpapan dan Kelurahan Lamaru Balikpapan, ditempatkan kekuatan 1 regu personel dari jajaran Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, operasi penyekatan ini dilakukan untuk mengingatkan warga Kota Balikpapan dan sekitarnya agar membatasi aktivitas di luar rumah.

Sebagaimana diketahui wilayah Kota Balikpapam saat ini masuk zona merah, bahkan ada beberapa yang masuk dalam zona hitam, oleh karena itu warga Kota Balikpapan harus membatasi aktivitas di luar rumah guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

Operasi penyekatan ini akan terus dilakukan selama masa PPKM Darurat berlangsung hingga 20 Juli nanti.

 

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kaltim dan Wakapolda Kaltim dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya. 

Rilis : Brimob Polda Kaltim

KabarIkn.com,JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan road show ke sejumlah daerah untuk memantau langsung sejumlah kegiatan terkait PPKM Darurat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan Panglima TNI dan Kapolri mengunjungi sejumlah daerah di Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Kegiatan dilakukan hari ini sampai besok. Tujuannya meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal, posko PPKM termasuk penyekatan jalan," kata Argo dalam keterangannya, Kamis (8/7/2021). 

Menurut dia, di Bandung, Jawa Barat Panglima dan Kapolri akan meninjau vaksinasi di GOR Arcamanik dilanjutkan ke Posko PPKM Taman Sari. 

Kemudian di Yogyakarta, keduanya akan meninjau vaksinasi di GSA Lanud Adi Sutjipto diteruskan ke Pos Penyekatan di Prambanan. 

"Di Jawa Timur selain meninjau vaksinasi dan pos penyekatan, Panglima dan Kapolri juga akan melakukan kegiatan internal," ujar Argo.(*)

KabarIkn.com,JAKARTA- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi vaksinasi massal di Cibis Park Jalan TB Simatupang, Jakarta Salatan, Selasa (6/7/2021). 

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai 8 Juli 2021 bekerja sama dengan organisasi massa Islam Rabithah Alawiyah dengan target vaksinasi sebanyak 4.500 orang. Sementara target per hari 1.000 s.d 1.500 orang per hari dengan sasaran masyarakat umum.

"Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 4.500 dosis jenis Sinovac. Sedangkan petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sebanyak 25 orang terdiri 20 Polri dan 5 TNI," kata Kapolri dalam keterangannya. 

Selain di Cibis Park, Panglima dan Kapolri juga mengunjungi vaksinasi massal di kantor Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Pusat Pelatihan SDM Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

KabarIkn.com,JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pesan kepada seluruh Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri tahun 2021, soal pentingnya sinergitas dan soliditas TNI-Polri, yang merupakan harga mati untuk mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045. 

Hal itu disampaikan Sigit saat memberikan pengarahan kepada 700 Capaja TNI-Polri secara virtual di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021).

"Sinergisitas dan soliditas TNI-Polri harus senantiasa dijaga dan dipererat pada semua tingkatan, mulai dari pucuk pimpinan tertinggi sampai dengan tingkatan terendah, dimana pun dan kapan pun. Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri adalah harga mati dan merupakan modal utama dalam mewujudkan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045," kata Sigit. 

Sigit menyebut, TNI-Polri merupakan institusi negara yang telah melewati perjalanan historis yang panjang, mulai dari kemerdekaan hingga era reformasi. Sebagai generasi penerus, Sigit meminta kepada seluruh Capaja untuk tidak pernah melupakan sejarah guna meneruskan kiprah perjuangan TNI-Polri di Indonesia. 

Menurut mantan Kapolda Banten ini, meskipun sejarah panjang telah terjadi pada institusi, namun TNI-Polri tetap merupakan kesatuan yang bertugas untuk melindungi dan menjaga segenap Bangsa Indonesia.

"Meskipun telah dipisahkan, pada hakikatnya TNI-Polri tetap satu kesatuan, sebagai garda terdepan dalam melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia," ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.

Saat ini, kata Sigit, peran TNI-Polri juga diperlukan oleh Negara dan masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Kedua institusi tersebut merupakan garda terdepan dalam penanganan virus corona. 

Sigit juga berharap kepada Capaja TNI-Polri untuk siap menghadapi segala bentuk tantangan dan ancaman serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang muncul dari global maupun nasional. 

"Pahami tantangan tugas yang semakin kompleks dan tidak menentu," ucap Sigit. 

Sementara itu, Sigit meminta kepada seluruh Capaja, untuk memperhatikan segala sikap dan perilaku. Mengingat, menurut Sigit, apabila bertindak arogansi dan menyimpang, maka hal itu berdampak pada kedua institusi tersebut. 

"Jadilah tauladan bagi anggota di lapangan. Biasakan perilaku hidup sederhana dan tidak hedonis. Bentengi diri dari bahaya narkoba, dan budaya kebarat-baratan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Jaga profesionalitas TNI-Polri, dengan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi atau golongan," papar Sigit. 

Tak lupa, Sigit menyampaikan selamat kepada ratusan Capaja TNI-Polri tahun 2021. Ia menyebut, masyarakat, bangsa dan negara menunggu Dharma Bhakti para Capaja tersebut.

KabarIkn.com,JAKARTA— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung proses vaksinasi di Universitas Pancasila, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (5/7/2021). 

Kapolri mengajak, para civitas akademik, organisasi kemahasiswaan dan pemuda serta Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk terlibat lansung dalam akselerasi percepatan vaksinasi guna mempercepat akselerasi proses vaksinasi untuk mencapai target herd immunity. 

“Maka civitas akademika, dari Universitas yang ada. Rekan-rekan dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa untuk bisa terlibat langsung di dalam kegiatan akselerasi percepatan vaksinasi,” kata Kapolri di Universitas Pancasila. 

Dengan begitu, Kapolri berharap target pemerintah 2 juta dosis vaksin perhari di bulan Agustus dapat tercapai serta bisa memperluas titik-titik vaksinasi massal. 

“Untuk itu saya mengajak rekan-rekan yang memiliki personel untuk ikut bergabung dan segera berkoordinasi. Kami TNI-Polri akan memfasilitasi mulai dari vaksin sampai pengorganisasian,” tandas Kapolri. 

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini bekerja siang dan malam tanpa mengenal hari libur untuk mengendalikan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini melalui proses vaksinasi kepada masyarakat. 

“Saya datang bersama bapak Kapolri untuk memberikan dukungan moril dan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang bekerja siang malam tanpa mengenal hari libur,” demikian Panglima TNI.

KabarIkn.com,JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (3/7/2021).

Mereka berdua melihat langsung proses vaksinasi yang dihadiri masyarakat tersebut. Keduanya juga menyempatkan untuk berdialog langsung dengan warga yang disuntik vaksin. 

"Kegiatan vaksinasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 4 Juli 2021. Dengan target vaksinasi sebanyak 20.000 orang masyarakat umum," kata Sigit dalam tinjauannya. 

Menurut Sigit, dalam vaksinasi massal di SUGBK ini melibatkan ratusan vaksinator dari TNI dan Polri. 

"Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 80 tim (320 orang) vaksinator yang terdiri dari 60 tim (240 orang) vaksinator TNI, dan 20 tim (80 orang) vaksinator Polri," ujar Sigit. 

Sigit berharap dengan diadakannya vaksinasi massal ini maka kekebalan kelompok atau Herd Immunity terhadap Covid-19 bisa dengan segera terwujud.

KabarIkn.com,Balikpapan - Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, Polri harus berpacu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk melawan bentuk-bentuk ancaman terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Saat memberikan amanat dalam Peringatan ke-75 Hari Bhayangkara pada Kamis, 1 Juli 2021, di Istana Negara, Jakarta, Presiden Joko Widodo, mengingatkan bahwa Polri harus menggunakan kewenangannya secara bijak dan bertanggung jawab.

“Polri juga harus berpacu menguasai Iptek agar tidak kalah dengan pelaku kejahatan. Penggunaan kewenangan Polri harus juga didukung oleh perkembangan teknologi mutakhir,” tuturnya.

Selain itu, Indonesia merupakan negara Pancasila, negara demokrasi, dan negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia sehingga Polri dituntut tidak hanya harus tampil tegas dan tanpa pandang bulu, tetapi juga harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. 

“Polri juga harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas. Polri harus presisi dalam menjalankan wewenangnya, harus akurat dalam membuat keputusan, harus merujuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyarakat,” lanjut Presiden.

Kepala Negara juga mengingatkan agar pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius dan transparan, sehingga karakternya dapat menyesuaikan tugas-tugas Polri dan menguasai perkembangan Iptek terbaru.

“Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pengembangan SDM Polri harus diperhatikan secara serius, rekrutmen, pendidikan, dan promosi harus dilakukan secara transparan, dan akuntabel,” jelas Presiden. 

Selain itu, dalam rangka menghadapi tantangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks, Presiden turut meminta Polri untuk membenahi dan memperkuat manajemen serta kelembagaannya dengan memanfaatkan iptek untuk mendukung Polri yang modern. 

“Polri harus membenahi secara komprehensif kebijakan perencanaan, kebijakan pengorganisasian, kebijakan penganggaran, serta monitoring dan evaluasi. Dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini untuk mendukung Polri yang modern,” tandasnya.

Hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sedangkan para undangan dan peserta lainnya turut mengikuti jalannya acara melalui konferensi video dari sejumlah lokasi di seluruh Indonesia. 

Jakarta, 1 Juli 2021

Biro Pers, Media, dan Informasi 

Sekretariat Presiden 

Website: https://www.presidenri.go.id

YouTube: Sekretariat Presiden

KabarIkn.com,JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri musnahkan tujuh hektare ladang ganja di area Gunung Lauser tepatnya daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. 

Selain memusnahkan ladangnya, polisi berhasil mengagalkan 529 kilogram ganja kering siap edar dari pemasok dan pengepul ganja jaringan Aceh-Medan-Palembang-Jakarta-Bogor. 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan ini berangkat dari diamankannya 198 bungkus ganja kering dengan berat 223,95 kilogram ganja pada 9 Juni 2021 hasil pengembangan jaringan pengedar Jakarta-Palembang-Medan.  

"Dari pengembangan tim, pada Kamis 24 Juni 2021 berhasil mengamankan empat tersangka dengan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak sembilan karung yang berisi 280 bungkus paket ganja dengan berat  3044,60 kilogram," kata Argo dalam keterangan tertulis, Kamis (1/6). 

Empat tersangka yang ditangkap berinisial IB (42), IS alias UC (44), MA (35), dan RD (37). Argo membeberkan, hasil pendalaman penyidik terhadap keempat tersangka dan informasi yang didapat dari masyarakat, para tersangka ternyata memiliki ladang ganja. 

"Tim kemudian melakukan penyisiran area Gunung Leuser ditemukan ladang ganja selias tujuh hektare di daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Ateuh Banggalan, Kabupaten Nagan Raya," kata Argo. 

7 haktere ladang ganja ini dapat menghasilkan 630 ribu batang ganja kering dengan perkiraan berat 210,529 ton. Jika harga pasaran 1 kilogram ganja Rp 4 juta maka nilai dari ladang tersebut sebesar Rp 842 miliar. 

Namun yang lebih penting dari itu, kata Argo, dari pemusnahan ladang ganja dengan cara dibut pohon lalu dibakar tersebut polri berhasil menyelamatkan 10.526.450 jiwa anak bangsa.

"Jika 1 Kg dikonsumsi 50 orang, maka 210.529 Kg dikali 60 orang maka 10.526.450 jiwa terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba jenis ganja," demikian Argo.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Patroli Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim lakukan sambang dan imbau patuh protokol kesehatan secara rutin di wilayah Hukum Polda Kaltim khususnya Kota Balikpapan, Rabu malam (30/6/2021).

Setiap hari selalu dilaksanakan patroli dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Covid 19, namun masih banyak juga pelanggar yang ditemukan. Oleh sebab itu Tim Patroli menghimbau untuk warga yang masih berkumpul dan tidak ada giat yang terlalu penting serta tak mengindahkan protokol kesehatan segera pulang ke rumah masing-masing.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK menyampaikan bahwa kepada warga petugas patroli Brimob Polda Kaltim rutin menghimbau warga untuk patuh protokol kesehatan yang sudah pemwrintah tetapkan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat semua untuk tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan seperti yang sudah ditetapkan perintah yakni mencuci tangan dengan air dan sabun, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan agar wabah corona ini usai,” Ungkap Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Rabu, (30/06/2021), petugas gabungan yang terdiri dari anggota Brimob Polda Kaltim bersama anggota BPBD, Damkar dan Relawan Bencana Kota Balikpapan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran rumah di SMAN 1 Balikpapan Gn. Pasir Kota Balikpapan.

Diungkapkan, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK menindaklanjuti laporan warga, adanya kejadian kebakaran rumah selanjutnya anggota Respon Bencana Satbrimob Polda Kaltim bersama BPBD, Damkar dan Relawan Bencana Kota Balikpapan Meluncur ke TKP.

“Kejadian diketahui oleh warga sekitar pukul 08.15 Wita, dan petugas gabungan di bantu oleh warga melakukan pemadaman api, hingga akhirnya api berhasil dipadamkan,” ucap Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Beruntung petugas datang dengan sigap, sehingga api bisa dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan yang lain.

“Atas kejadian tersebut salah satu bangunan di SMAN 1 Balikpapan terbakar,” beber Kombes John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polresta Balikpapan. (*)