[Valid RSS]

KabarIkn.com, Penajam - Pemerintah Daerah (Pemda) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar upacara penyambutan 454 taruna dari berbagai lembaga pendidikan militer, seperti Akademi TNI, Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Kepolisian pada Selasa, (7/5/2024). 

Kehadiran mereka tidak hanya sekadar menjadi peristiwa seremonial, tetapi juga mencerminkan komitmen serius Pemda PPU dalam mendukung kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLIV/2024.

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran para taruna tersebut. Ia berpesan untuk menganggap PPU seperti rumah sendiri bagi para peserta yang bisa menyatukan semua masyarakat sebagai daerah penyangga IKN. 

"Saya mengucapkan terima kasih dan membuktikan keseriusan saya untuk mendukung Latsitarda Nusantara XLIV/2024 ini kan sejak pertama kali kegiatan penyambutan mereka bersama dengan Pj Gubernur di Pelabuhan Semayang Balikpapan, kemudian kemarin upacara pembukaan sudah kita lakukan dan hari ini kegiatan penerimaannya di PPU," ujarnya.

Dalam upaya memastikan keberhasilan kegiatan ini, Pj Bupati PPU menjelaskan bahwa dirinya selalu bersinergi dengan Pj Gubernur Kaltim. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjamin bahwa pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, Pj Bupati menegaskan bahwa para taruna tersebut telah diberikan tanggung jawab selama satu bulan penuh di PPU. Mereka akan bertugas untuk bersosialisasi, terutama dengan masyarakat dan generasi muda. 

"Sehingga saya tugaskan mereka untuk masuk ke sekolah-sekolah dan rumah ibadah untuk berdialog bersama generasi muda sebagai wadah bertukar wawasan," jelasnya.

Tak hanya itu, para taruna juga akan turut meramaikan event-event yang diselenggarakan setiap malam minggu. Kehadiran mereka di acara-acara ini dianggap sebagai bagian dari tanggung jawab Pemda PPU untuk memberikan ruang bagi kreasi dan kegiatan seni serta UMKM lokal. 

"Karena ini juga menjadi tanggung jawab Pemda PPU, makanya kita lokalisir ke Pentas Seni dan Gebyar UMKM setiap malam Minggu untuk kita berikan ruang berkreasi," tambahnya.

Pj Bupati menekankan bahwa para taruna tidak hanya terlibat secara pasif dalam kegiatan tersebut, tetapi mereka diberi tugas yang harus dilaksanakan. 

"Bukan hanya ikut terlibat, tetapi kami memberi tugas berarti harus dilaksanakan. Ya kalau hanya terlibat kan boleh menolak, tetapi ini ditugaskan jadi enggak bisa menolak. Jadi mulai malam minggu ini dan empat minggu ke depan saya kasih tugas. Jadi silakan mereka berlatih apa yang mau ditampilkan, artinya kan dampak positifnya ada pada masyarakat," ungkapnya.

Menyoroti keterlibatan para taruna dalam berinteraksi dengan generasi muda, Pj Bupati menyambut baik penggunaan bahasa dan cara penyampaian yang lebih sesuai dengan konteks generasi muda. Menurutnya, hal ini akan memudahkan para taruna dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada generasi muda PPU.

"Saya sangat menyambut baik, karena untuk masuk ke generasi muda ini kan tentunya kan lebih pas bahasa dan cara penyampaian mereka untuk masuk. Jadi bahasa gaul mereka ini kan lebih mendekatkan pada generasi muda. Selain itu juga, kedisiplinan mereka semoga bisa ditularkan kepada generasi muda di PPU. Bahasa sosialisasi mereka kan bagus, terlebih mereka tinggal bersama masyarakat," tandasnya.(*)

KabarIkn.com,Penajam - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu kabupaten/kota di Kaltim yang menjadi tempat Latihan Integrasi Taruna Wreda(Latsitarda) Nusantara XLIV/2024. Pelaksanaan Latsitardanus secara resmi dibuka secara resmi melalui upacara yang dipimpin Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha.

 Latsitardanus di Kalimantan Timur tercatat sebanyak 1.840 taruna dari Akademi TNI, Akademi MIliter, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Kepolisian mengikuti pembukaaan Latsitarda XLIV/2024 yang dibuka secara resmi oleh Komandan Jenderal Akademi TNI Letnan Jenderal TNI Rudianto bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri Komjen Pol Purwadi Arianto, yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Balikpapan. 

Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun saat dijumpai dalam upacara pembukaan Latsitarda Nusantara XLIV/2024 di Kalimantan Timur menyampaikan bahwa kehadiran Pemkab PPU ini merupakan dukungan penuh dan siap mensukseskan kegiatan para peserta Latsitarda Nusantara yang akan melakukan latihan di wilayah Kabupaten PPU. 

" Besok kita siap menyambut kedatangan para peserta Latsitarda Nusantara di Kabupaten PPU. Penyambutan akan dilakukan dengan upacara di Kantor Pemkab PPU sebelum para peserta disebar dibeberapa wilayah di Kabupaten PPU,"kata Makmur Marbun.

Lebih lanjut, Makmur Marbun mengungkapkan Pemkab PPU bersama Dandim 0913, Kapolres PPU, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), dan masyarakat sepenuhnya telah menyiapkan berbagai hal untuk bisa bersinergi langsung dalam kegiatan para peserta Latsitarda Nusantara di Kabupaten PPU. 

" Hadirnya peserta Latsitarda Nusantara dan ditunjuknya Kabupaten PPU sebagai salah satu tempat dilaksanakannya latihan para taruna yang terdiri dari Akmil, AAU, AAL, IPDN, BSSN, UNHAN, suatu kebanggan tersendiri,"ucapnya .

Lanjut, Makmur Marbun menuturkan atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, dan masyarakat, siap bersinergi bersama apalagi para peserta ini akan melakukan pengabdian bersama masyarakat PPU dalam berbagai kegiatan baik sosial maupun pembangunan kemasyatakatan lainnya. 

"Guna mendukung dan mensukseskan kegiatan Latsitarda Nusantara ini, Pemkab PPU telah malakukan berbagai persiapan baik monitoring, dan evaluasi bersama jajaran OPD serta melibatkan unsur terkait seperti Dandim 0913 PPU dan Kapolres PPU dalam pelaksanaannya nanti bersama masyarakat di wilayah Kabupaten PPU,"pungkasnya. (Hms13/Humprot/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PPU - Jumat 3 Mei 2024, bertempat di Kantor Perwakilan BPK RI Kalimantan Timur, dari hasil pemeriksaan LKPD Kabupaten Penajam Paser Utara, telah berhasil mendapatkan Predikat WTP dari BPK, suatu capaian yg tidak mudah, namun atas keras kita semua akan menjadi mudah.

" Ternyata kita memang bisa, dan kita harus terus bisa. Man Jadda Wajada, siapa yg bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil," Ujar PJ Bupati PPU Makmur Marbun.

Ia juga mengucapkan selanat kepada seluruh masyarakat Penajam Paser Utara, WTP ini merupakan hadiah yang terindah yang kita capai dan wajib dipertahankan, sehingga kita bisa berdiri tegak sejajar dengan Kabupaten Kota se Provinsi Kalimantan Timur.

" Saya Selaku Penjabat Bupati PPU, saya sampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada kita semua, kepada Pak Sekda, para Asisten, para Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, Pejabat Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional Lainnya terutama Inspektorat, BPKAD yang telah bekerja keras untuk mewujudkan PPU lebih transparan dan good goverment," pungkasnya.

Selamat untuk kita semua, kita bisa dan harus bisa, Amin.

Penjabat Bupati Penajam Paser Utara.(*)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menghadiri sekaligus menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-19 Tingkat Kabupaten PPU Tahun 2024. Pelaksanaan ini diselenggarakan sejak tanggal 27 April 2024 hingga 1 Mei 2024 di Kecamatan Waru dan berjalan lancar. 

Saat di umumkan, Kecamatan Penajam menjadi juara umum pada MTQ ke-19 Kabupaten PPU dengan meraih point sebanyak 141, Lalu disusul dengan Kecamatan Babulu menjadi juara II dengan point 127. Untuk Kecamatan Waru mendapatkan juara III dengan raihan point 68, sedangkan untuk Kecamatan Sepaku meraih juara VI dengan point 40.

Tidak hanya itu saja, Pj Bupati PPU, Makmur Marbun juga memberikan uang binaan sebesar 18.000.000 rupiah. yaitu untuk juara umum mendapatkan 7.500.000, juara II mendapatkan 5.000.000, Juara III mendapatkan 3.000.000 dan juara VI mendapatkan uang binaan sebesar 2.500.000.

Saat sambutan, Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa sejak dimulainya kegiatan MTQ tingkat Kabupaten ini tentu ada banyak hal yang dapat diperoleh. Bukan hanya proses bagaimana peserta bisa menunjukan yang terbaik dalam ajang MTQ, tetapi hal lainnya yang terkait dengan itu seperti silaturahmi seluruh masyarakat kabupaten PPU dapat terjalin dengan baik. 

"Adapun, hal yang paling penting dari pelaksanaan MTQ ini ialah sudah berapa besar manfaat yang bisa kita peroleh, bukan untuk kepentingan lembaga pengembangan tilawatil Quran, tetapi bagi daerah yang kita cintai ini. Karena ini perwujudan pendidikan karakter dalam ajang MTQ," Ujarnya, Rabu (01/05/2024).

Ia juga meminta kepada pelaksana kegiatan agar melakukan evaluasi setelah berakhirnya MTQ. Karena dengan dilakukannya evaluasi tersebut diharapkan apa yang menjadi tujuan dari pelaksanaan MTQ ini benar-benar dapat terwujud dan ke depannya bisa menjadi acuan. karena MTQ merupakan bagian agenda tahunan yang terus dilakukan.

Makmur Marbun juga mengingatkan untuk para peserta yang mendapat predikat terbaik, semoga dapat berlanjut pada ajang yang lebih tinggi yang pada akhirnya dapat mengharumkan nama Kabupaten PPU. Sedangkan kepada peserta yang belum memperoleh prestasi yang diharapkan jangan berkecil hati karena masih banyak kesempatan untuk berkarya, teruslah berlatih dan berjuang. 

"Terima kasih dan penghargaan yang setinggi - tingginya kepada seluruh pihak atas peran serta dan partisipasi aktif saudara - saudari pada MTQ ini sehingga pelaksanaan hajatan besar daerah ini dapat terlaksana dengan baik," Pungkasnya.(*)

 

KabarIkn.com,PENAJAM,- Puluhan botol Minuman keras (Miras) dengan berbagai merek dimusnakan disela-sela upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) ke-74 dan HUT ke-62 Satuan Pelindungan Masyarakat (Linmas) tingkat kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2024, Selasa, (30/4/2024) pagi.

Pemusnahan barang bukti hasil tangkapan Satpol-PP kabupaten PPU ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar didampingi jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, para pejabat Asisten, kepala Satpol-PP PPU dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sekda PPU, Tohar dalam sambutannya saat memimpin upacara ini mengatakan Satpol-PP memiliki peran besar dalam memelihara dan menyelenggarakan ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta menegakan Peraturan Daerah (Perda). Hal ini tentunya memberi makna bahwa Satpol-PP sebagai perangkat di daerah mempunyai andil besar dalam menciptakan situasi dan kondisi yang tenteram, tertib dan teratur sesuai dengan kewenangannya dalam penegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah.

Peran strategis Satpol-PP dalam menciptakan situasi yang kondusif sambung dia, telah dibuktikan pada saat pelaksanaan tahapan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 februari 2024 yang lalu. Satpol-PP menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan pemilu melalui penertiban Alat Peraga Kampanye (APK), distribusi logistik dan hal teknis pendukung lainnya.

“ Melalui momentum rangkaian perayaan hari jadi Satpol-PP dan Satlinmas tahun ini, saya berharap kualitas pelaksanaan tugas sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah dapat terus ditingkatkan dengan semangat, kompetensi dan profesionalitas yang semakin mumpuni guna menunjang tugas pokok serta fungsi operasional di lapangan,” kata Tohar.

Dalam kesempatan ini Tohar juga berharap Satpol-PP dan Satlinmas dapat bekerjasama dan bersinergi dengan TNI dan Polri untuk turut serta menjaga stabilitas keamanan.

“Saya juga menekankan kepada seluruh jajaran Satpol-PP dan Satlinmas di kabupaten PPU agar selalu bersikap proaktif mencermati kondisi dan dinamika di wilayahnya, demi menjaga stabilitas dan keamanan dengan mengedepankan humanisme dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ucapnya. 

Peringatan HUT Satpol-PP dan Satlinmas Tahun 2024 ini, tambah dia hendaknya di jadikan sebagai refleksi untuk bersikap semakin tegas. Namun tetap humanis, proaktif dalam mencermati kondisi dan dinamika di wilayah masing-masing dalam rangka menjaga stabilitas ketertiban umum.

Tohar yakin, pengalaman Pilkada tahun sebelumnya serta Pemilu pada tahun ini akan menjadi landasan yang kuat bagi Satpol-PP dan Satlinmas dalam menjalankan tugas-tugas secara efektif dan professional. 

“ Dengan memanfaatkan pengalaman tersebut diharapkan Sat Pol PP dan Satlinmas dapat lebih siap dan tanggap menghadapi tantangan yang mungkin timbul selama masa kampanye dan pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan datang,” tutupnya.

Dalam acara ini, jajaran Satpol-PP kabupaten PPU juga menggelar sejumlah atraksi bela diri sebagai bukti bahwa satuan ini memiliki perlindungan diri dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di kabupaten PPU. Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan sejumlah penghargaan kepada satuan ini. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM, - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-19 tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tahun 2024 resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun yang digelar di kecamatan Waru, kabupaten PPU, Sabtu, (27/4/2024) malam. 

Pembukaan ini ditandai dengan penekanan tombol oleh Pj. Bupati PPU dan pejabat terkait lainnya sebagai tanda dimulainya MTQ ke-19 tingkat kabupaten PPU yang akan berlangsung mulai 27 April 2024 hingga 1 Mei 2024 ini. 

Dalam sambutannya Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun disela sela pembukaan ini mengatakan kehadiran dan keterlibatan semua pihak dalam mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-19 ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi semua sebagai masyarakat Kabupaten PPU. 

" Dengan penuh rasa bahagia dan suka cita, saya ucapkan selamat datang kepada seluruh hadirin pada pembukaan MTQ ke-19 saat ini," kata Makmur Marbun.

Makmur Marbun Mengatakan bahwa MTQ merupakan kegiatan yang telah tertradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa.

 Kehadiran MTQ ini senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat acara keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.Selain itu, lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema selama pelaksanaan MTQ nantinya diyakini mampu menciptakan nuansa religius dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan, baik lahir maupun batin bagi masyarakat. 

" MTQ juga dapat menjadi forum silaturahmi yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat PPU," ujarnya.

Pelaksanaan MTQ ke -19 tingkat kabupaten PPU ini tambah dia, juga diharapkan berperan dalam seleksi tilawatil qur’an untuk tingkat selanjutnya yaitu tingkat provinsi bahkan sampai tingkat nasional nantinya. 

Oleh karena itu, Makmur Marbun menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah berpartisipasi terselenggaranya MTQ ke-19 tingkat kabupaten PPU sebagai salah satu bagian dari upaya peningkatan pembinaan sumber daya manusia yang telah menjadi agenda tetap program pemerintah dalam kegiatan keagaamaan. 

" Saya yakin jika kita terus bersatu dan bahu membahu bersinergi bersama, kita dapat mengantarkan kabupaten PPU menjadi lebih maju dalam segala aspek pembangunan termasuk diantaranya dalam hal pembinaan seni baca Al - Qur’an," ucapnya.

Direktur Produk Hukum Daerah pada Direktorat Otonomi Daerah Kemendagri ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh Dewan hakim agar memberikan penilaian se-objektif mungkin dalam pelaksanaan MTQ ke-19 tingkat kabupaten PPU tersebut.

 " Saya minta seluruh dewan hakim dalam kegiatan MTQ ini harus objektif, sehingga tidak merugikan atau menguntungkan salah satu peserta," tutupnya. 

Dalam pembukaan MTQ ke-19 tingkat kabupaten PPU, Makmur Marbun juga membagikan puluhan doorprize menarik kepada peserta MTQ ke-19 mulai sepeda gunung, televisi, kulkas dan sebagainya yang disambut antusias oleh para peserta dari empat kecamatan di kabupaten PPU ini. 

Tampak hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur Forkopimda kabupaten PPU, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nicko Herlambang, Asisten II, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sodikin dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menghadiri sekaligus menyampaikan tanggapannya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PPU dalam rangka penyampaian rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah tahun anggaran 2023, Rabu, (24/4/2024) siang.

Dalam sambutannya Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa beberapa catatan atau rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk DPRD untuk mengkaji LKPJ telah disampaikan. 

Sehubungan dengan hal tersebut kata Makmur Marbun, secara khusus dirinya menyampaikan penghargaan atas kinerja Pansus LKPJ DPRD Kabupaten PPU yang telah menghasilkan rekomendasi yang penting bagi Pemerintah Daerah Kabupaten PPU. Baik dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat ke depan untuk lebih optimal.

“ Rekomendasi tersebut merupakan bukti perhatian yang tinggi dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten PPU terhadap upaya perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan agar lebih baik lagi,” kata Makmur Marbun.

Dalam kesempatan ini Makmur Marbun juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas pelaksanaan fungsinya. Kedepan tambah dia, semua catatan dan rekomendasi dimaksud, akan sungguh - sungguh menjadi perhatian dalam tindak lanjutnya.

Catatan kritis dan rekomendasi DPRD bagi jajaran pemerintah daerah, khususnya perangkat daerah pengampu program urusan pemerintahan tertentu, maka hal ini kata Marbun akan menjadi konsen bersama jajaran teknis dalam upaya perbaikan kinerja ke depan.

“ Catatan kritis dan rekomendasi perbaikan dari persoalan yang sistematik, maka ini menjadi bagian yang memerlukan perhatian kita semua sebagai komponen Pemerintah Daerah, mengingat pemerintah dan pemerintahan daerah itu merupakan totalitas sistem dari sistem dan sub sistem yang majemuk, termasuk dprd secara kelembagaan,” bebernya.

Rapat paripurna DPRD ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten PPU, Syahruddin M Noor dan anggota DPRD kabupaten PPU.Tampak juga hadir Sekretaris Daerah Jkabupaten PPU, Tohar dan sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten PPU. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Setelah ada tujuh tahun mangkrak relokasi pasar kelurahan riko akhirnya di resmikan oleh Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun. Senin, (15/04/2024).

Tampak hadir dalam peresmian, Sekretaris daerah (Sekda), unsur pimpinan daerah, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitarnya.

 Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun menyampaikan bahwa ini adalah salah satu hasil dari safari on the road yang dilakukan bersama jajaran pimpinan perangkat daerah kabupaten PPU. Dengan ada dialog antara pemerintah dan masyarakat yang ada di kelurahan riko akhirnya ada hasil yang didapatkan dalam dialog interaksi tersebut.

" ada pasar yang sudah lama makrak yang belum terselesaikan dan itu yang menjadi desakkan masyarakat kelurahan riko,"ujar Makmur Marbun.

Setelah ditinjau ternyata benar dan lokasinya sudah menjadi hutan belantara. Hal ini yang menjadi prioritas pemerintah daerah untuk segera membersihkan lokasi dan bangunan yang sudah berdiri.

" saya minta kepada jajaran saya agar pasar ini harus segera di fungsikan dan segera merelokasi pasar yang ada di pinggir jalan propinsi itu," katanya.

Dengan kerjasama yang baik antara dinas terkait, perusahaan dan masyarakat sekitar akhirnya kata Dia, pekerjaan ini bisa diselesaikan dalam waktu sepuluh hari. Fasilitas yang dibutuhkan seperti air dan listrik juga sudah terpasang semuanya.

" siang dan malam saya datang untuk melihat dan mengontrol material yang di butuhkan dan nyatanya semua terpenuhi," tutupnya.

Ada 78 pedagang yang ada di pasar yang baru diresmikan ini dan lost yang ada berjumlah 50, sementara yang 28 pedagang masih ada di luar, yang rencananya juga akan dibuatkan yang semi permanen secara bertahap.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Nipah-nipah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali memberikan pelayanan penyaluran biosolar kepada masyarakat. Pemberitahuan ini disampaikan langsung Pj.Bupati PPU kepada masyarakat baik itu dari Komunitas sopir truk dan Organisasi angkutan darat (Organda) PPU didepan kantor Bupati. Senin (15/05/2024). Tampak hadir Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Pemkab PPU, pihak dari Pertamina, perwakilan SPBU Nipah-nipah dan beberapa unsur pimpinan daerah.

Pasca Pertamina memberikan sanksi skorsing penyaluran biosolar selama satu bulan yang terhitung 4 April 2024 kepada SPBU yang melakukan kesalahan lantaran telah melayani pengetap untuk membeli solar tersebut. Banyak keluhan masyarakat, baik dari Komunitas sopir truk maupun Organisasi angkutan darat (Organda), dan angkutan lain terkait sanksi yang diberikan pihak Pertamina kepada SPBU sangat berdampak kepada mereka, karena kesulitan mendapatkan Biosolar untuk beroperasi sehingga pendapatan mereka menurun. 

Setelah diskusi dengan semua pihak akhirnya Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun meminta kepada pihak PT. Pertamina Patra Niaga untuk mencabut sanksi tersebut.

Dalam Penyampaian Pj.Bupati PPU, bahwa sanksi yang di berikan ke SPBU itu harusnya berjalan 30 hari. Akan tetapi sebagai kepala daerah punya deskresi untuk menyampaikan keluhan masyarakat, karena pemerintah daerah harus mempertimbangkan aspek yang lainnya.

“saya minta memang kepada GM Pertamina sampai ke pusat bahwa situasi yang ada disini sangat berbeda. Dan saya tahu Standar Operasional Prosedur (SOP) itu ada, tapi bisa saja hal itu di diskusikan kembali, demi menggerakan perekonomian masyarakat, dan menjaga kondusivitas masyarakat PPU,”ujar Pj.Bupati PPU.

Makmur Marbun juga menerangkan bahwa pihak pertamina bisa mengabulkan dengan catatan, kita harus bersama-sama bekerjasama dan mengambil pembelajaran terkait semua itu. Sebagai peringatan terakhir untuk SPBU untuk tidak mengulang kembali kejadian yang lama melayani pengisian pengetap.

 “Jika terulang kembali maka seluruh produk pertamina akan di cabut, dan SPBUdi tutup,”tegasnya.

Sementara Ferry F yang mewakili PT. Pertamina Patra Niaga dalam keterangannya menyampaikan, untuk menghindari penyelewengan dan mengantisipasi adanya kecurangan saat pendistribusian solar subsidi pihak pertamina akan melakukan pendataan ulang, dengan mengeluarkan seri kartu terbaru fuel card. Dan sistem penyalurannya melalui QR tupel check dan STNK asli.

 “ ketika salah satu datanya tidak sinkron maka akan di tolak dan akan diberikan kepada pengguna terdaftar yang menunjukkan data yang cocok,“tutupnya.

Sementara Ketua DPC Organda PPU memberikan tanggapan yang positif dan ucapan terimakasih kepada pemerintah kabupaten PPU yang sudah mendengarkan keluhan para sopir angkutan darat dan angkutan lainnya. Sulitnya mendapatkan BBM biosolar bagi angkutan umum berdampak juga pada penumpang arus mudik dari Penajam ke grogot dan sebaliknya.

“untuk antispasinya para sopir terpaksa membeli BBM dexlite, dan mereka juga mengeluh selama seminggu menggunakan BBM Dexlite, kalau begini terus terpaksa kita juga akan menaikkan tarif angkutan,” pungkasnya.

Dengan dicabutnya kembali sanksi Pertamina kepada SPBU Nipah-nipah yang kembali menyediakan biosolar tentunya akan memberikan angin segar kepada para sopir angkutan umum dan angkutan lainnya. Organda juga akan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dengan memberikan sosialisasi kepada anggota angkutan darat untuk memperbaharuhi fuel card untuk memenuhi prosedur dan syarat untuk mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi. “ saya mengucapkan terimakasih ke pada Pj bupati yang sudah membantu untuk mencabut kembali sanksi dari mereka pihak pertamina,”tutupnya. (Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM- Komunitas driver truk yang tergabung dalam Pea Dayo Community PPU mendukung penuh program-program kerja yang dicanangkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU). Dalam gelar buka puasa bersama di kedai Argopuro Silkar Penajam, (07/04/2024) malam.

Saat di konfirmasi via telpon, Ketua komunitas driver truk pea dayo community, Harlan menyampaikan bahwa sopir-sopir truk PPU memberikan dukungan penuh terkait program kerja Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun. Dia juga memberikan pujian kepada Pj.Bupati yang sangat antusias dan sangat loyal kepada masyarakat PPU.

"Dengan adanya tatap muka langsung, kami sopir truk PPU dapat menyampaikan aspirasi kami secara langsung tanpa harus diwakilkan,"ujar Harlan.

" besar harapan kami agar pertemuan seperti ini bisa berkesinambungan guna mendapatkan solusi dari setiap masalah yang terjadi di wilayah PPU,"tambahnya.

Sementara Makmur Marbun mengatakan bahwa persoalan BBM bersubsidi khususnya solar yang menjadi keluhan para sopir truk yang ada di PPU memang harus memperoleh solusi terbaik.

Pj.Bupati PPU juga memberikan penjelasan terkait sidak yang dilakukan di SPBU beberapa hari yang lalu merupakan kebenaran yang dintunjukan Tuhan kepada dirinya, bahwa selama ini pengetap dengan sengaja telah membeli BBM bersubsidi diluar ketentuan yang merugikan masyarakat.

"Persoalan ini sangat merugikan masyarakat, dan harus ditindak tegas,"ungkapnya.

Saat itu juga, Makmur Marbun melaporkan atas temuan yang didapatkannya secara langsung ke Pertamina Patra Niaga. Persoalan tersebut di respon langsung pihak 

Pertamina dengan memberikan sanksi skorsing selama enam bulan dan tindakan disiplin, dengan gaji dipotong sebagian selama periode itu pada petugas operator yang bertugas saat itu serta pengawas SPBU Nipah-nipah.( Wan/*Diskominfo)

KabarIkn.com,PENAJAM,- Pejabat (PJ) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menghadiri kegiatan buka bersama yang digelar komunitas driver truk yang tergabung dalam Pea Dayo Community PPU di kedai Argopuro jalan Silkar, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Minggu, (7/4/2024). 

Buka puasa bersama ini digelar dalam rangka silaturahmi di bulan Ramadhan sekaligus diskusi terkait sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar bagi driver truk yang ada di SPBU kilometer 09 Nipah-nipah, Kabupaten PPU. 

Dalam kesempatan ini Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan dirinya berterima kasih kepada jajaran komunitas driver truk di Kabupaten PPU yang telah mengundang dirinya untuk buka puasa bersama sekaligus diskusi terkait BBM di PPU tersebut. 

" Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh teman-teman driver truk di PPU yang telah mengundang buka puasa bersama dan diskusi pada hari ini. Semoga diskusi hari ini akan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," kata Makmur Marbun. 

Makmur Marbun mengatakan bahwa persoalan BBM bersubsidi khususnya jenis solar yang selalu menjadi keluhan para driver truk di kabupaten PPU memang harus bisa memperoleh solusi terbaik. 

Dia menambahkan bahwa terkait sidak yang dilakukannya di SPBU beberapa hari lalu merupakan kebenaran yang ditunjukkan Tuhan kepada dirinya. Bahwa selama ini pengetap dengan sengaja telah membeli BBM bersubsidi diluar ketentuan, yang jelas merugikan masyarakat. 

" Bagaimana tidak. Satu kendaraan sampai membeli BBM bersubsidi jenis solar hingga 250 liter. Ini jelas merugikan masyarakat kita. Persoalan ini harus di tindak," tegasnya. 

Sementara itu dalam sesi diskusi sejumlah driver truk menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih kepada PJ Bupati PPU, Makmur Marbun karena telah melakukan sidak di SPBU KM 09 nipah-nipah beberapa hari lalu. 

" Alhamdulillah adanya sidak tersebut telah meringankan kami para sopir-sopir truk. Karena sejak itu pengantrian BBM kami lebih cepat tidak seperti biasanya," ungkap Arman salah satu anggota komunitas ini. 

 Dia juga berharap bahwa PJ Bupati PPU Makmur Marbun dapat memberikan solusi yang tepat terkait banyaknya pelaku pengetap BBM bersubsidi jenis solar yang ada di SPBU KM 09 nipah-nipah tersebut. 

" Karena kalau tidak ada solusi terkait BBM bersubsidi ini kasian kami untuk menghidupi anak istri kami. Karena harus antre yang panjang, bahkan terkadang habis tanpa alasan yang jelas, " harapnya. 

Tampak hadir, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sodikin, Camat Penajam, Dahlan dan sejumlah pejabat terkait lainnya di lingkup PPU.(HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM, –Dalam rangka mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan mudik lebaran Tahun 2024 di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun meninjau langsung perkembangan arus mudik di dua lokasi yang menjadi titik pantau arus mudik lebaran di wilayah itu, Minggu (7/4/2023) pagi.

Dua titik pantau yang dikunjungi Pj. Bupati PPU ini masing-masing pelabuhan Feri ASDP dan Pelabuhan klotok Penajam yang merupakan pelabuhan penghubung kabupaten PPU dengan kota Balikpapan ini. 

Dalam tinjauannya tersebut Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun juga didampingi oleh Kapolres PPU, AKBP Supriyanto dan Dandim 0913 Letkol Inf Arfan Affandi serta tampak juga sejumlah pejabat terkait lainnya di lingkup PPU. 

Di sela-sela ini Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun mengatakan bahwa dari pantauan yang dilakukan menjelang lebaran tahun 2024 ini arus mudik di dua titik pelabuhan yang ada di Penajam tersebut masih sangat lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti. 

“Kalau kita melihat di bandara Jakarta saat ini sudah luar biasa padatnya tidak seperti disini. Hampir seminggu ini semua berjalan lancar, tidak ada antrian yang menumpuk panjang seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Makmur Marbun. 

Dia berharap situasi arus mudik di benuo taka tersebut tetap aman dan terkendali bahkan sampai dengan arus balik setelah lebaran nanti. 

" Hingga saat ini dari pantauan yang kami lakukan arus mudik masih aman dan terkendali. Saya berharap arus balik nanti juga bisa berjalan lancar tanpa adanya kendala yang berarti," ujarnya.(HumasPPU)