[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menegaskan bahwa salah satu syarat yang diajukan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten PPU adalah harus menandatangani surat pernyataan bahwa peserta yang lulus test CPNS harus mengabdi di Kabupaten PPU dan tidak boleh berpindah tugas ke daerah lain selama 20 tahun.

Perihal ini disampaikan Makmur Marbun saat memimpin Rapat yang di hadiri oleh seluruh Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah PPU dalam rangka persiapan seleksi penerimaan dan mekanisme formasi PPPK di lingkungan pemerintah Kabupaten PPU, Senin, (26/08/2024).

"Saya minta tolong lulusan CPNS 2024 ini nanti tidak boleh pindah selama 20 tahun dari PPU," tegasnya.

Dalam Rapat yang digelar di Aula lantai 3 kantor Bupati PPU tersebut membahas bagaimana persiapan masing - masing OPD untuk mempersiapkan pegawai yang masih berstatus honorer agar dapat mengikuti test PPPK atau CPNS yang akan digelar tahun ini.

Menurutnya, calon pelamar yang mendaftar untuk test CPNS sampai saat ini di PPU lebih banyak berasal dari daerah lain. Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor diantaranya ialah tidak adanya afirmasi untuk putra putri daerah dan kualifikasi pendidikan.

"Jadi kita siap-siap menerima itu, kenapa, karena kita tidak memberi ruang untuk orang kita. Harusnya dibuat lulusan yang ada, di potret sumber daya berapa pegawai calon - calon pencari kerja di daerah basicnya dari situ sehingga terlihat siapa nih," jelas Marbun.

Marbun menambahkan bahwa terkait dengan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan datang, diharapakan pesertanya adalah dari orang - orang yang telah bekerja dan mengabdi kepada kabupaten PPU. 

" Sekurang - kurangnya telah mengabdi selama 2 tahun dan memiliki kompetensi terhadap suatu bidang tertentu sesuai dengan formasi yang di lamar," tutupnya. 

Seperti diketahui PPPK yang menjadi prioritas tahun 2024 di lingkungan pemkab PPU adalah formasi guru dan kesehatan. Jumlah formasi PPPK yang dialokasikan secara keseluruhan sebanyak 866 orang dengan pembagian formasi teknis 134, formasi kesehatan 265 dan guru 467. (Humas)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun secara langsung memimpin apel pagi dilingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Senin (26/8/2024). 

Pada apel pagi yang merupakan rutinitas setda Kabupaten PPU sebelum melaksanakan pelayanan dan tugas-tugas pemerintahan, Marbun meminta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Setda untuk terus menjaga kedisiplinan. Baik dalam kehadiran maupun dalam menjalankan tugas-tugas wajib sebagai unsur pemerintah daerah.

“Kedisiplinan ini wajib kita jaga dan tingkatkan, karena ini adalah kunci awal untuk mendukung segala tugas dan fungsi kita masing-masing di lingkungan Setdakab PPU,” ujar Marbun.

Menurutnya, pelayanan pemerintah memerlukan dukungan dari setiap bagian, sehingga diperlukan sinergi dan kerja sama yang baik dari setiap pimpinan hingga seluruh jajaran di tingkat bawah.

“Sekretariat Daerah ini adalah lead sector utama, jadi jaga harmonisasinya dengan baik. Setda adalah contoh bagi unit kerja lainnya,” tambahnya.

Selain itu, berkaitan dengan tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Marbun memberikan tekanan kepada seluruh jajaran ASN dan THL untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis demi menjaga kondusivitas jelang Pilkada.

“ASN dan THL harus menjaga netralitas sebagai pelaksana pemerintahan. Masing-masing kita memang memiliki pilihan, tetapi cukup di dalam hati dan diaspirasikan dalam bilik suara saja saat pemilu nanti,” kata Marbun.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa menjelang Pilkada mendatang, seluruh ASN dan THL harus menjadi contoh dalam menjaga kondusivitas daerah, sehingga dapat meminimalisir terjadinya atau hal-hal lain yang tidak diinginkan selama pelaksanaan pilkada.

“Sebagai jajaran Pemerintah Daerah, khususnya di Sekretariat Daerah, kita harus fokus dan bertanggung jawab terhadap seluruh tugas dan kewajiban kita dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan yang ada saat ini,” tutupnya.

Pada apel tersebut turut hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bagian di lingkup Setda Kabupaten PPU, serta para ASN dan THL di Setda Kabupaten PPU. (Humas13)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Mandau Adat Kalimantan Bersatu (LMAKB) Kabupaten Penajam Paser Utara periode 2024-2029. Acara pelantikan ini berlangsung di Graha Pemuda Kabupaten PPU pada Sabtu (24/8/2024), dengan pelantikan dan pengukuhan sumpah dipimpin oleh Panglima LMAKB Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Timur, M. Ali Amin.

Syamsul Adha resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus DPD LMAKB Kabupaten PPU untuk periode 2024-2029. Dalam sambutannya, Pj Bupati Makmur Marbun menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para inisiator yang telah berhasil membentuk dan melantik pengurus LMAKB periode ini secara resmi.

Makmur Marbun berharap agar pelantikan ini tidak hanya menjadi simbol pembentukan organisasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui program-program baru yang segar dan inovatif. 

"Saya berharap organisasi ini dapat memberikan makna dan kontribusi yang berarti terhadap akselerasi pembangunan di daerah ini dengan program-programnya yang baru, segar, dan membawa angin perubahan," ujar Makmur Marbun.

Lebih lanjut, Pj Bupati menekankan pentingnya komitmen dari seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kualitas diri dan organisasi dalam rangka memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta menunjang pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Kita perlu memiliki pandangan yang jauh ke depan dan dinamis dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di era digital saat ini," tambahnya.

Makmur Marbun juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh masyarakat yang semakin kompleks, namun ia yakin bahwa pengurus baru LMAKB Kabupaten PPU mampu menghadapi dan menangani berbagai masalah tersebut. 

"Saya sangat menghargai semua usaha yang telah kita lakukan bersama ini, dan saya yakin pengurus yang baru dapat mengambil peran penting dalam menghadirkan kreasi dan inovasi bagi masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujarnya.

Di akhir sambutannya, Pj Bupati Makmur Marbun menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPD LMAKB Kabupaten Penajam Paser Utara periode 2024-2029 yang telah dilantik.

"Selamat berkarya, semoga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perkembangan sosial, kemasyarakatan, keagamaan, dan kebudayaan di daerah ini," tutupnya.

Tampak hadir dalam acara, Anggota DPRD Kab.PPU, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab.PPU, Ketua Organisasi Masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan undangan lainnya.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara resmi meluncurkan program pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal untuk balita di Desa Giripurwa, Rabu (21/8/2024). Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama untuk menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang II OASE KIM, Ida Rachmawati Budi G. Sadikin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi masalah stunting. “Program PMT ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun, menyampaikan keprihatinan atas angka stunting di Kabupaten PPU yang masih cukup tinggi. Namun, beliau optimistis dengan adanya berbagai upaya yang telah dilakukan, termasuk program PMT ini. “Stunting bukan hanya masalah fisik, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak anak. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama secara serius untuk mencegah dan menurunkan angka stunting,” tegas Makmur Marbun.

Marbun, juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU telah melibatkan berbagai pihak dalam upaya penurunan stunting, termasuk seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pihak swasta. "Kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal," jelasnya.

Sementara berdasarkan data yang disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU, Jansje Grace Makisurat, bahwa prevalensi stunting di wilayah ini masih cukup tinggi. Namun, melalui berbagai upaya intervensi, baik spesifik maupun sensitif, angka tersebut telah menunjukkan penurunan. "Program PMT lokal yang dicanangkan merupakan salah satu bentuk intervensi spesifik yang bertujuan untuk memperbaiki status gizi balita," terangnya.

Grace, juga menjelaskan bahwa program PMT lokal ini menyasar sebanyak 873 balita yang tersebar di 11 wilayah puskesmas di Kabupaten PPU yang dilakukan di semua desa/Kelurahan melalui kader Posyandu. Balita yang menjadi sasaran adalah mereka yang mengalami masalah pertumbuhan atau underweight.

"Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi dan meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak," harapnya.

"Pemerintah Kabupaten PPU akan terus melakukan evaluasi terhadap program PMT lokal ini. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan program, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tandasnya.

Tampak hadir Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan, RI. Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kesehatan RI, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Kab.PPU Ketua Dharmawanita Persatuan Kab. PPU, unsur pimpinan perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kab. PPU, Camat Penajam, Kepala UPT. Puskesmas Petung, Kepala Desa Giripurwa beserta jajarannya, dan tamu undangan yang hadir.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Kabupaten Penajam Paser Utara berlangsung khidmat di halaman Pemerintah Kabupaten pada hari Sabtu, (17/08/2024). Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. PPU, Tohar.

Upacara diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Guru, Tenaga Harian Lepas (THL), petugas pemadam kebakaran (Damkar), Badan Penanggulaan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, organisasi masyarakat (Ormas), dan Pelajar. Juga di hadiri oleh unsur Forkopimda, anggota DPRD Kab.PPU. tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda, serta undangan lainnya.

Sekda Tohar saat di temui, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam mengsukseskan pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-79.

" Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas partisipasinya sehingga pelaksanaan upacara pada hari ini berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Sekda Tohar mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

" Momentum peringatan HUT RI ini harus kita jadikan sebagai refleksi diri untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan. Mereka telah berkorban harta, jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa. Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan mereka dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif," tegasnya.

Sekda Tohar juga mengapresiasi peringatan HUT RI tahun ini bagi masyarakat Kabupaten PPU. " Tahun ini merupakan tahun yang sangat bersejarah bagi kita semua, khususnya masyarakat PPU. Dengan dipusatkannya peringatan HUT RI di Ibu Kota Nusantara, kita semua merasa bangga dan termotivasi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah kita," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Tohar juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital. "Digitalisasi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Informasi kini sangat mudah diakses, dan kita dituntut untuk terus mengikuti perkembangan zaman," ujarnya.

Sekda Tohar juga menekankan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi.

" Saya mengapresiasi kerja keras para rekan media yang selalu memberikan informasi terkini kepada masyarakat. Berkat media, kita dapat mengetahui perkembangan situasi di daerah, nasional bahkan internasional. Mari kita sama-sama mendukung perkembangan media di daerah kita," pungkasnya.(Wan/* DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam- Sebanyak 517 Kepala daerah yang terdiri dari 38 Gubernur, 416 Bupati, serta 98 Walikota hadir langsung dalam undangan rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk pertama kalinya di kawasan istana negara garuda Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Selasa, (13/08/2024).

Makmur Marbun ditemui saat usai menghadiri rakor kepala daerah se-lndonesia menyampaikan, dari rakor hari ini banyak pesan penting yang disampaikan oleh Presiden kepada seluruh kepala daerah baik Gubernur, Bupati maupun Walikota se- Indonesia.

“Berkaitan hari ini, Bapak Presiden menyampaikan kepada kita semua bagaimana cita-cita bangsa Indonesia ini dapat terwujud yaitu hadirnya Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Tentu bagi masyarakat Kaltim khsususnya Kabupaten PPU ini adalah berkah untuk kita semua”. Kata Marbun.

Adapaun pesan penting lainnya yaitu bagiamana kepala daerah harus mampu membangun wilayah dengan ciri khas dan potensi daerahnya, termasuk karakteristik yang dimilikinya, utamanya harus menggunakan para ahli dibidangnya sehingga pembangunan dapat bermanfaat dengan baik dan menyesuaikan dengan kemajuan teknolohgi yang ada.

“ Tentu hadirnya IKN ini, akan memberikan semangat untuk Kabupaten PPU dalam bertransformasi baik dalam pembangunan maupun dalam mengembanggkan potensi wilayahnya karena ada patokannya yaitu IKN, kita harus setara maju dan tentunya mendukung hadirnya IKN Nusantara di Kaltim terkhusus diwilayah Kabupaten PPU”, pungkasnya.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya dihadapan ratusan kepala daerah yang hadir, Ia menyampaikan “ Selamat datang di IKN” ucap Jokowi.

Jokowi menjelaskan tentang IKN sebagai masa depan Indonesia yang dirancang, dibangun dengan konsep masa depan. lbu Kota Nusantara ini dibangun sejak 2021 dan diperkirakan selesai sekitar 10-15 tahun ke depan.

"Jadi masih panjang. Kalau bapak ibu bupati tadi melihat, itu baru awal. Jangan keliru, ini belum selesai, baru dua puluhan persen," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa IKN dibangun dengan konsep forest city. Jadi kota hutan, bukan kota beton. Sehingga, dengan adanya pembangunan IKN ini, Jokowi secara umum kembali mengingatkan bahwa setiap wilayah mempunyai keunggulan masing-masing yang bisa dikonsep dengan baik dan harus berkesesuaian. 

“ Keberadaan IKN adalah salah satu konsep yang mnenyesuaikan dengan lingkungannya sehingga dikonsep sebagai forest and smart city. Untuk itu, para kepala daerah diminta tak asal desain dalam melakukan pembangunan dan yang paling penting harus melibatkan para ahli di bidangnya”, tegasnya

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga mengapresiasi kinerja seluruh kepala daerah yang secara umum mampu mengendalikan tingkat inflasi.

”Terima kasih kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota. Inflasi kita pada posisi yang sangat baik dibanding negara-negara lain,” yaitu inflasi rata-rata nasional diangka 2,13%. Sedangkan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, Jokowi minta agar perputaran uang di daerah terus ditingkatkan dengan mendorong percepatan penggunaan APBD,” tutupnya. 

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia. (hms13)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU. Pelantikan yang berlangsung di ruang kerja Pj Bupati Senin, (12/8/2024) disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H.Tohar dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), H.Ahmad Usman, yang juga dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Ainie, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) PPU, Waluyo serta pejabat pemerintahan lainnya.

Dalam pelantikan ini, Nurlaila dilantik sebagai Pimpinan Tinggi Pratama pada jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Sementara itu, Abdul Latif menduduki jabatan Administrator sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Selain itu, Pj.Bupati juga menyerahkan surat perintah pelaksana tugas (PLT) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kepada Khairudin, yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kab.PPU.

Dalam sambutannya, Pj.Bupati Makmur Marbun menekankan pentingnya sumpah jabatan yang telah diucapkan oleh pejabat yang baru dilantik.

" Sumpah jabatan ini harus dipegang teguh. Jika merasa tidak mampu melaksnakan tugas dan tanggung jawab, lebih baik meletakkan jabatan," tegas Makmur.

Penjabat Bupati meminta kepada pejabat yang baru dilantik diharapkan dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas.

" Saya berharap pejabat yang baru dilantik dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada, bukan menambah beban," ujarnya.

Makmur Marbun, juga kembali menekankan agar semua harus bergerak cepat, serta kolaborasi antar OPD untuk mencapai kinerja yang telah ditetapkan. 

"Ingat, kita digaji sebelum bertugas, dan negara telah memberikan fasilitas yang memadahi. Sudah selayaknya kita berikan yang terbaik untuk masyarakat," tegasnya.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam – Kabar gembira datang dari Desa Wisata Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dalam ajang bergengsi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, Nipah-nipah berhasil menembus 50 besar dari 6.016 desa wisata se-Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa potensi wisata di PPU patut diperhitungkan.

Ary Suhardi, Ketua Dewan Juri ADWI 2024, mengungkapkan kekagumannya atas presentasi yang disampaikan oleh Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Lurah Nipah-nipah pada Minggu, 11/8/2024 di Pantai Sepakario. 

“Ini bukan pencapaian biasa, melainkan luar biasa. Nipah-nipah telah menunjukkan potensi yang sangat besar sebagai destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan,” ujar Ary.

Dalam kesempatan yang sama Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun, optimistis Nipah-nipah akan terus berkembang. "Kami akan terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata di Nipah-nipah," ucapnya. "Kami yakin Nipah-nipah akan menjadi kebanggaan Kabupaten PPU.

Dari rundown kegiatan, dewan juri ADWI 2024, akan mengunjungi D'Rusa (pusat oleh-oleh), kemudian meninjau pengelohan Amplang, Mesjid Agung Al Ikhlas, rumah adat Kuta Takan Tatau, dan Penangkaran rusa mini serta Taman Bunga Rozaline.

Tampak hadir dalam kegiatan, Asisten III, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.PPU, Direktur PDAM Danum Taka, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan sekretariat daerah PPU, Camat Penajam dan Lurah Nipah-nipah beserta jajarannya serta Pokdarwis.(Wan/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Jakarta - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menjadi salah satu Pj yang berhasil melaksanakan 10 program prioritas nasional dari data Inspektorat Kementerian Dalam Negeri guna mendukung program pemerintah pusat oleh seluruh penjabat yang ditugaskan oleh Kemendagri.

Di era kepemimpinannya yang hampir berjalan 9 bulan di Kabupaten PPU, Makmur Marbun berhasil membawa beragam perubahan dan sejumlah terobosan untuk masyarakat dan wilayah Kabupaten PPU. 

Dalam ajang finalis dan nominasi apresiasi kinerja penjabat kepala daerah tahun 2024, Marbun paparkan lima program prioritas yang diminta oleh juri yang terdiri dari program kemiskinan ekstrem, pengangguran, kesehatan, penanganan stunting hingga inovasi. 

Ditemui usai menyampaikan paparan dihadapan juri, Makmur Marbun mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh jajaran kepala SKPD, terlebih kepada masyarakat PPU yang telah bersama-sama mendukung segala program yang dilakukan oleh pemerintah daerah khususnya dalam 10 program prioritas nasional. Kamis, (08/8/2024) yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No. 1 Pasar Baru, Jakarta Pusat.

" kita patut berbangga dan bersyukur Kabupaten PPU hari ini sudah bertranspomasi lebih maju, mampu menekan tingkat kemiskinan ektrem, menurunkan stunting, menanggulangi tingkat pengangguran dengan program kerja serifikasi dan advokasi. Termasuk juga peningkatan pelayanan kesehatan, serta mampu memberikan terobosan dalam mendukung peningkatan perekonomian pada sektor UMKM yang kini terus bertambah," ujar Marbun.

Menurutnya, Keberhasilan program ini tidak semerta-merta terjadi akan tetapi ada proses yang harus dilalui, ada target kerja dan yang utama pemerintah daerah harus terus berkomitmen untuk menyelesaikan segala peroalan yang ada dimasayarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar. 

" Hasil hari ini merupakan hadiah bagi kita semua, kita patut berbangga Kabupaten PPU mampu setara dengan Kabupaten/Kota lain. Jaga terus segala pencapaian ini dan tugas kita untuk meningkatkanya agar masyarakat PPU, semakin lebih maju dan sejahtera, apalagi dengan wilayahnya yang berdampingan dengan IKN Nusantara," harapnya. 

Lebih lanjut, Dia juga menyampaikan bahwa ajang penilaian ini merujuk pada hasil pelaporan dari Triwulan I,II dan III yang telah dilakukan sebelumnya oleh masing-masing penjabat yang ditugaskan oleh Kemendagri di seluruh Indonesia sampai saat ini.

Apresiasi kinerja Penjabat Kepala Daerah Tahun 2024 ini tentunya merupakan buah kerjasama antara Kemendagri dengan salah satu media nasional. Dan menurutnya, ajang itu memang digelar secara independent. 

"Jadi memang ini independen, Kemendagri memantau langsung terhadap kinerja dan capaian hasil ke pemimpinan para Penjabat, yang sampai saat ini melaksanakan tugasnya baik pada Pj Gubenur maupun Bupati/Walikota," pungkasnya. (hms13/* DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam- Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun menyerahkan bantuan kepada 80 korban jiwa korban terdampak kebakaran yang terdiri dari 20 Kepala Keluarga kebakaran kios dan ruko yang terjadi di area pasar petung, Rt.009 Kelurahan Petung Kecamatan Penajam, Rabu Malam (31/7/2024) 

Pasca kebakaran yang terjadi pada 30 Juli 2024 tersebut yang menghanguskan 12 bangunan kios, dan 3 ruko sebagai tempat tinggal. Pemerintah Kabupaten PPU langsung melakukan upaya penanganan dampak pasca kebakaran kepada para masyarakat terdampak.

Selaku Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun bersama unsur dinas terkait langsung melakukan penanganan dampak pasca kebakaran dengan memberikan sejumlah bantuan sosial seperti sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada para korban terdampak. 

"Bantuan ini merupakan wujud dari perhatian dan hadirnya Pemerintah Kabupaten PPU bersama unsur terkait lainnya dalam penanganan musibah kebakaran yang dialami oleh saudara-saudara kita di Rt.09 Kelurahan Petung". Kata Marbun

Selanjutnya, Marbun menerangkan selain memberi bantuan pihaknya juga akan melakukan diskusi terkait langkah yang akan diambil terkait perbaikan pasar kedepannya.

" Para korban kebakaran ini dari data yang diperoleh hanya 3 yang bermukim di lokasi, selebihnya para korban hanya menyewa kios untuk berdagang dan memiliki tempat tinggal lain sehingga selaku pemerintah daerah akan melihat serta merumuskan langkah apa selanjutnya yang dilakuan selain pemberian bantuan sosial untuk waktu dekat ini", Jelas Marbun.

Untuk itu, Ia meminta kepada para korban terdampak untuk bersabar, usai penyerahan bantuan sosial ini, Pemkan PPU melalui BPBD, Dinsos dan unsur pendukung lainnya akan berdiskusi dan rapat untuk menentukan langkah-langkah apa yang akan kita ambil.

"Ini bukti pemerintah sudah hadir dan sungguh-sungguh turun langsung membantu warganya yang memang memerlukan perhatian atas musibah kebakaran yang terjadi", tegasnya.

Berkaitan kejadian kebakaran di area Pasar Petung yang sudah 2 kali dalam kurun beberap bulan, Marbun mengungkapkan bahwa sesungguhnya dari kejadian ini ada sesuatu yang harus dibenahi, misalnya kondisi pemukiman yang sudah kurang layak dari sisi instalasi listriknya, ataupun hal lainnya. 

"Kebakaran di area pasar ini sudah kali ke-2 dalam setahun ini, tentunya sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menata pemukiman dan pasar yang lebih baik, seperti memindahkan pasar dengan membuat pasar yang baru, dan proses ini terus dilakukan oleh Pemkab PPU," Pungkasnya.

Pada penyerahan bantuan sosial tersebut, turut hadir Asisten II Bidang Perekonomian, Kadis Dinsos, Kepala Dinas KUKMPERINDAG, Kepala Dinas BPBD PPU, Camat Penajam dan Lurah Petung serta masyarakat Rt. 009. (hms13)

KabarIkn.com,Berau- Pelaksanan Rapat Koordinasi Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD se Indonesia Tahun 2024 secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri sekaligus Penjabat (Pj) Gubernur Katim, Akmal Malik yang digelar sejak 22-24 Juli 2024, bertempat di SM Tower & Convention Center Berau. 

Dalam kesempatanya Akmal Malik kepada penyusun Peraturan Daerah, seperti Biro Hukum, Bagian Hukum maupun pihak yang terlibat agar menghindari keracunan regulasi yang menyebabkan keterlambatan terhadap proses penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

"Maksud saya, cara berpikir kita tentang regulasi itu masih yang lama. Sementara di pusat, kecepatan regulasi itu sangat tinggi. Sehingga daerah kecepatannya tidak mengikuti pemerintah pusat". Tegasnya.

Akmal menjelaskan, dasar hukum penetapan kebijakan di daerah masih mengacu pada regulasi lama.

Karena itu, daerah selalu Iambat bergerak dengan alasan menyesuaikan regulasi, sehingga kecepatan di daerah untuk melaksanakan regulasi masih rendah.

"Pemerintah pusat sudah cepat melaksanakan regulasi. Sedangkan daerah masih kurang inovatif, sebab bicaranya selalu yang dulu. Akhirnya, untuk penentu kebijakan selalu Iambat. Padahal, dunia sudah berubah. Pungkasnya.  

Makmur Marbun selaku Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara sekaligus Direktur Produk Hukum Daerah, (PHD) menyampaikan   

Rakornas ini tentunya sangat spesial karena dapat terselenggara berkat kerjasama antara Kemendagri, Pemprov Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Berau.

Rakornas Bapemperda ke 3 ini terasa spesial dan berbeda karena dilaksanakan di daerah, termasuk wujud sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045.

Dikatakan Marbun pada Rakornas Bapemperda ini mengangkat beberapa isu-isu strategis yang perlu untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintahan Daerah berdasarkan asas desentralisasi sebagai amanah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

"Rakornas Bapemperda kali ini dimaksudkan dalam rangka optimalisasi Peran Strategis Bapemperda dan Biro Hukum Provinsi serta Bagian Hukum Kabupaten/Kota dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah, khususnya dalam konteks pembentukan produk hukum di daerah". Ujar Marbun.

Menurutnya, tujuan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional ini untuk melakukan penegasan tentang betapa strategisnya peran dan fungsi Bapemperda dan Biro Hukum Provinsi serta Bagian Hukum Kabupaten/Kota dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

Hasil rakornas ini kiranya menghasilkan penguatan reformasi politik, hukum dan birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan guna menuju Indonesia Emas Tahun 2045.

"Terkhusus peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan prinsip otonomi daerah guna menuju Indonesia Emas Tahun 2045". Tutupnya. (hms13)

KabarIkn.com,Berau- Penjabat Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun sekaligus Direktur Produk Hukum Daerah (PHD) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sampaikan ucapan "selamat datang dan terimakasih kepada para peserta Rakornas Bapemperda Se-Indonesia Tahun 2024 yang dilangsungkan di Ballroom SM Tower Berau, Kabupaten Berau. Senin Malam (22/07/2024)

Marbun mengatakan jamuan makan malam ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2024.

Rakornas Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2024 yang diselenggarakan ini di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur merupakan agenda ketiga yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Produk Hukum Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. 

"Rakornas Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2024 dapat terselenggara berkat kerjasama antara Kemendagri, Pemprov Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Berau". Ucap Marbun.

Sebelumnya, Rakornas Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2022 dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dan kedua Rakornas Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2023 di Provinsi Bangka Belitung.

"Rakornas ini merupakan wujud sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam rangka menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045, sesuai tema Rapat Koordinasi Nasional Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2024, yaitu penguatan produk hukum daerah menuju indonesia emas." Ujar Marbun

Rapat Koordinasi Nasional Bapemperda DPRD Seluruh Indonesia Tahun 2024 yang esok hari akan dilaksanakan 22-24 Juli 2024 menghadirkan beberapa narasumber yang berasal dari unsur Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Akademisi.

" Pada pembahasan Rakornas Bapemperda tahun 2024, akan merumuskan beberapa hal utamanya dalam percepatan dan akeselerasi penyelesaian penyusunan perda dalam mendukung percepatan pembangunan daerah" Pungkasnya 

Hadir langsung dalam malam ramah tamah Bapemperda Se-Indonesia Tahun 2024, Bupati Berau, Jajaran DPRD Prov. Kaltim, Ketua DPRD PPU, Jajaran Anggota DPRD Kabupaten/Kota, Kepala Bapemperda Kabupaten/Kota Se- Indonesia, serta Kepala Bagian Hukum perwakilan Kabupaten/Kota. (hms13/*DiskominfoPPU)