[Valid RSS]

KabarIkn.com,Balikpapan - 17 Oktober 2023, Pemerintah Kota Balikpapan dengan bangga mengumumkan Balikpapan Fest 2023, sebuah event tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Balikpapan yang akan dilaksanakan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome mulai 20 hingga 22 Oktober 2023.

Dengan melibatkan para pelaku industri kreatif lokal, Balikpapan Fest telah menjadi salah satu agenda nasional yang menarik perhatian dari Kementerian Pariwisata Ri, serta menjadi bagian dari kalender program Karisma Event Nusantara (KEN) 2023.

Balikpapan Fest 2023, yang merupakan edisi keempat penyelenggaraannya, mengambil tema "World Cultural Diversity in Nusantara," untuk menyambut kehadiran Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur dan juga kesiapan Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.

Pada Balikpapan Fest 2023 ini akan disuguhkan beragam kekayaan budaya negeri Indonesia melalui pertunjukan- pertunjukan seni dan budaya yang mengesankan. Pada hari pertama atau Opening Event akan ada penampilan budaya berupa solo dance, Color Guard Mathilda, dan Tari Kolosal Nusantara medley Mancanegara oleh Lely Monsterga.

Kemudian, Fashion Festival akan menjadi sajian unggulan pada hari kedua Balikpapan Fest 2023 dengan menampilkan peragaan fashion batik, kostum tradisional, dan kostum mancanegara karya 11 desainer dengan 5 karya busana masing-masing.

Adapun sebelas desainer yang terlibat yaitu Ellis Gown, Sherlita Wahjono, Hharum, Lita One, Jesthink, Javabor, Primas G Prihanta x Azalea, Dekranasda by Griya Godong, Dekranasda by Iwatik, Dekranasda by Kelubut, dan Harukareh by SMKN 4 Balikpapan.

Selanjutnya, puncak acara Balikpapan Fest 2023 diramaikan dengan Extraordinary Night yang akan diisi talent. lokal Band Teras Kaca dan DJ Aditrea, serta Tari Kreasi Nusantara Modern oleh Lely Monsterga. Penampilan spesial dari bintang tamu Ziva Magnolya (juara Indonesian Idol season 10) akan menjadi line up utama menjelang penutupan Balikpapan Fest 2023.

Tidak hanya itu, selama penyelenggaraan Balikpapan Fest 2023, para pengunjung juga dapat menikmati Festival Kuliner dari sekitar 70 tenant yang menyajikan hidangan khas dan menggugah selera.

Dengan semangat untuk memperkuat dan merayakan keanekaragaman budaya, Balikpapan Fest 2023 juga mengajak semua pihak untuk turut serta membangun momenturn positif dengan mengangkat dan mempromosikan warisan budaya yang ada di Kalimantan khususnya kota Balikpapan.

Pada event Balikpapan Fest 2023 ini, Kepala DPOP Kota Balikpapan Ratih Kusuma berharap Balikpapan Fest dapat menjadi branding Kota Beriman yang menunjukkan ciri khas daerah lokal dengan suguhan tari kolosal Nusantara dan juga memperlihatkan Tari Kolosal Mancanegara. (tri/*)

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Sampai saat ini permasalahan banjir di Balikpapan masih terus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah. Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya menyusun strategi di tahun 2021 - 2026 untuk melakukan penurunan jumlah titik banjir di Balikpapan.

Perlu diketahui kebutuhan masyarakat kepada perumahan mengakibatkan pembukaan lahan sehingga beberapa jumlah titik banjir muncul di Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan , Rita menyampaikan bahwa saat ini DPU terus berupaya melakukan sinkronisasi pembangunan yang telah disusun sesuai dengan site plan drainase kota. 

Berdasarkan dari laporan di tahun 2021-2026 jumlah titik banjir mencapai 80 titik dan pada tahun 2022 jumlah titik banjit tersebut berhasil turun menjadi 60 titik banjir.

"Laporan tahun 2023 belum masuk di kami, nanti pada akhir di tahun 2026 ditargetkan menurun menjadi 16 titik tetapi belum bebas banjir," ujar Rita kepada awak media, Senin (25/09/2023).

Terdapat beberapa wilayah Kota yang dalam satu paket pekerjaannya ada yang sudah ditetapkan seperti Balikpapan Kota,Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Timur,Balikpapan Tengah dan Balikpapan Selatan. Dari situ Dinas PU akan melihat dari paket pekerjaannya dapat mengurangi titik banjir di setiap wilayah, sehingga di tahun 2026 tersisa 16 titik banjir.

" Titik baru pasti ada yang muncul lagi karena adanya pembukaan lahan. Tapi tidak bisa semata mata hanya PU yang harus menangani ini semua, tetapi bagaimana kami berkolaborasi antara DLH terkait pembukaan lahan,"katanya.

Adapun upaya yang dilakukan DPU untuk mengurangi titik banjir ini terbagi menjadi tiga program yaitu jangka pendek,jangka menengah dan jangka panjang.

Untuk jangka pendek akan dilakukan normalisasi,pembersihan saluran dan pembersihan rumah pompa. Untuk jangka menengah akan dilakukan reboisasi lahan terbuka,revitaliasasi bendali perumahan dan kota, dan menegakkan garis sepadan sungai. Lalu jangka panjang akan dilakukan nomalisasi aluran,bangun bangunan pengendali banjir untuk salurah ke arah laut dan crossing, dan membuat jetty. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Upacara peringatan detik- detik proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-78 Tahun 2023 berjalan dengan khidmat di Lapangan Merdeka Balikpapan, Kamis Pagi (17/08/2023).

Kegiatan ini dimulai dengan persiapan pasukan upacara yang memasuki lapangan, kemudian disusul oleh Mayor Sus M.Redhagima sebagai Komandan Upacara dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud sebagai inspektur upacara.

Kemudian dilanjutkan dengan penghormatan, laporan komandan upacara, dan peringatan detik - detik proklamasi melalui bunyi sirine. Kemudian, upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi yang dibawakan oleh Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menyampaikan pada momentum Hut RI Ke-78 yang bertemakan "Terus Melaju Untuk Indonesia Maju" ini tali persatuan dan kesatuan dapat lebih erat dalam semangat untuk membangun bangsa maupun menghargai jasa para pahlawan yang tentunya untuk mengisi kemerdekaan ini.

"Untuk tantangan di Kota Balikpapan ini ya cukup banyak apalagi ditengah pembangunan IKN. Tentunya kita sebagai masyarakat Balikpapan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan maupun kemajuan dan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) sehingga kita tidak menjadi penonton di Ibu kota sendiri," ujarnya.

Berpartisipasi dengan semangat momentum kemerdekaan ini, mengisi pembangunan terkhususnya pemindahan IKN akan terus dikawal dan dijaga sehingga sukses nantinya.

" Kita akan terus melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh para pendahulu kita dan saya akan terus percepat pembangunan di Kota Balikpapan,"pungkasnya. (tri)

KabarIkn.com,Balikpapan - Pemerintah Kota bersama DPRD Balikpapan telah menggelar Rapat Paripurna dengan dua agenda yaitu Kesepakatan KUA PPAS TA 2024 antara Wali Kota dan DPRD Balikpapan, Lalu Pengumuman Pengesahan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022.

Sekda Kota Balikpapan, Muhaimin menyampaikan bahwa KUA PPAS yang disepakati ini nantinya akan dilakukan evaluasi oleh gubernur dan setelah evaluasi akan ada masukan-masukan dari gubernur yang harus ditindak lanjuti baik dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun Badan Anggaran (Banggar) dan setelah semuanya selesai baru bisa di paripurnakan untuk pengesahannya.

" Yang disepakati pada hari ini itu angkanya, Pendapatan Daerah menjadi 3,3 Triliun dan Belanja Daerah menjadi 3,6 Triliun untuk tahun 2024 nanti," ujarnya.

Jika dilihat dari tren ada kenaikan sekitar 100 Miliar dari tahun 2023 lalu, tetapi nanti dapat dilakukan evaluasi kembali di tahun 2024 antara belanja yang akan dilakukan dengan pendapatan yang harus dicapai.

Muhaimin menjelaskan APBD Tahun 2024 sifatnya belum real, karena potensi belanja ada dan potensi pendapatan juga ada. Tentunya ini berbeda dengan APBD Perubahan Tahun 2023 yang sudah balance.

" mudah - mudahan setelah ini bisa diusulkan ke Gubernur untuk dilakukan evaluasi dan tidak ada hal- hal berat sehingga dapat segera diperbaiki antara TAPD dan Banggar. Setelah itu bisa fokus di APBD Perubahan Tahun 2023," pungkasnya.(tri)

Foto : Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud

Kabarikn.com,Balikpapan-Terkait adanya laporan dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) yang melaporkan proyek penanganan banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari Pemkot Balikpapan. 

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, jika dalam proyek pembangunan tersebut ada dugaan korupsi, maka ia mempersilakan untuk di proses secara hukum.

“Kalau terbukti diproses, tapi kalau tidak terbukti yang melapor tentu bisa bahaya juga, tapi biasa saja anggap ini masukan,” ujar, Rabu (9/8/2023).

Dikatakannya, informasi yang disampaikan MAKI memang perlu, ini juga membuat Pemkot Balikpapan akan lebih menguatkan pengawasannya dalam setiap proyek pembangunan yang dilakukan. Namun disisi lain, pelaksanaan pembangunan tentunya ada dampaknya.

“Ini risiko yang harus diambil, apalagi saya menjabat Wali Kota baru 2 tahun, dimana akselerasi percepatan pembangunan yang kita lakukan sesuai dengan janji politik kami, khususnya untuk infrastruktur dan penanggulangan banjir dan akan kita hadapi, karena tujuan kita pembangunan untuk masyarakat Balikpapan,” tegasnya.

Dikatakannya, sebagai Wali Kota Balikpapan kedepannya ia juga akan lebih berhati hati dalam menjalankan pemerintahan. Pasalnya, menurutnya, semua apa yang dilakukan Pemkota Balikpapan, belum tentu semuanya baik dimata warga, tapi dengan niat semuanya dilaksanakan dengan kerja nyata.

“Proyek ini kan ada prosedurnya, sementara kontrak mereka (kontraktor, red) habis Desember 2023, kecuali dalam progres ada yang dilanggar dan menyalahi aturan tentunya ada regulasinya juga ,” akunya.

“Memutuskan kontrak juga ada tahapan tahapan yang tidak mudah, apalagi ada kontrak yang belum habis, yang jelas pekerjaan tidak ada yang sempurna,” tutupnya.(*/tn)