[Valid RSS]

Teks foto: Kepala DPOP Balikpapan, Ratih Kusuma

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan menginisiasi kegiatan Pesona Balikpapan, sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Balikpapan.

Disamping itu juga untuk pemberdayaan masyarakat khususnya kepada pelaku seni yang ada di Kota Balikpapan. Hal ini disampaikan Kepala DPOP Balikpapan, Ratih Kusuma. “Pesona balikpapan kami upayakan diselenggarakan di seluruh destinasi, tetapi kami dahului dari Pantai Manggar Segara Sari,” katanya pada hari Rabu, 18 September 2024.

Dengan adanya Pesona Balikpapan, Ratih berharap akan meningkatkan kunjungan wisatawan, sehingga pendapatan dari sektor ekonomi kreatif, serta pendapatan retribusi dapat berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan.

Kata Ratih, Pesona Balikpapan merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh sanggar seni, para pelaku usaha di Kota Balikpapan. Kegiatan ini sudah keenam kalinya digelar setiap bulan, untuk menyapa seluruh pengunjung Pantai Manggar Segara Sari.

“Kami harap kepada seluruh sanggar seni, untuk menampilkan kreativitas karya yang sangat baik. Luar biasa tampilannya, lain daripada yang lain,” ucapnya.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa peningkatan kunjungan itu tidak terlepas daripada seni budaya, event yang diselenggarakan serta kuliner. 

Oleh karena itu, tiga hal tersebut menjadi daya tarik di semua destinasi, baik yang ada di Kota Balikpapan maupun di Indonesia, sehingga DPOP Balikpapan terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dengan menghadirkan tiga hal tersebut.

Apalagi saat ini, Kota Balikpapan melakukan persiapan untuk Event Balikpapan Fest yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-29 September 2024 mendatang. Yang mana nanti akan ada tampilan dari semua sub sektor ekonomi kreatif, seni pertunjukan, seni tari musik kriya, fashion show dan seni lukis. “Kami mengundang kepada seluruh masyarakat untuk bisa hadir,” ujarnya. 

Ratih berharap seluruh para pelaku usaha baik dari kuliner, ekonomi kreatif, pariwisata maupun dari subsektor lainnya, dapat bekerjasama dengan baik, sehingga event akan berlangsung dengan sukses. 

Tak hanya itu, Kota Balikpapan juga akan bersiap berkaitan dengan pengembangan ekonomi kreatif, yang mana Balikpapan masuk dalam persiapan ekonomi kreatif skala dunia versi UNESCO. Untuk itu, ia mengajak masyarakat Balikpapan untuk bersama-sama membangun pariwisata dan ekonomi kreatif, agar terus berkembang dan maju.(ri/adv)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud secara simbolis membagikan seragam sekolah untuk anak-anak SD/MI, SMP/MTs, PAUD, dan Sanggar Kegiatan Bersama (SKB), Rabu (17/7/2024) di SMP Negeri 12 Balikpapan. Total ada 98 ribu stel seragam dibagikan bertahap. 

Wali kota didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irvan Taufik dan disaksikan Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas'ud. Selain itu juga hadir guru dan siswa Kota Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, dalam sambutannya mengatakan, pembagian seragam ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah kota. Tujuannya adalah melahirkan generasi sesuai visi misi Generasi Indonesia Emas 2045. 

"Pembagian seragam ini adalah program kami Pemerintah Kota Balikpapan. Yakni menggratiskan seragam di tiga tingkatan sekolah. Juga SKB. Mudah-mudahan program semacam ini juga bisa berlangsung di provinsi. Sehingga tingkatan SMA juga bisa memperoleh seragam gratis," ungkapnya.

Ditambahkan Irfan Taufik, penyerahan secara simbolis kepada anak didik ini menyasar tiga satuan pendidikan.Yakni PAUD, SD, dan SMP. Juga satuan pendidikan non formal atau SKB yang terdiri dari paket A, B dan C. 

Dari total 98 ribu seragam yang dibagikan, PAUD dan SKB memperoleh pakaian batik. PAUD sebanyak 18 ribu stel, Paket A 900 stel, paket B 1.800 stel dan paket C 1.530 stel.

Selanjutnya untuk tingkatan SD dan SMP ada dari tiga jenis pakaian, yaitu seragam nasional yakni merah putih atau putih biru, pramuka dan batik. "Artinya per orang mendapatkan tiga stel," imbuhnya.

Sementara, untuk anggaran yang dikeluarkan kurang lebih Rp25 miliar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah mulai melakukan distribusi ke sekolah-sekolah. Sehingga kegiatan ini bertahap dan memakan waktu beberapa hari. 

"Saat ini masih masa pengenalan lingkungan siswa (MPLS). Harapannya Senin semua sudah menggunakan seragam dari Pemerintah Kota Balikpapan," pungkasnya. (diskominfo/cha/arh/mgm)

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu (24/03/2024), Memasuki hari ke-13 Bulan Suci Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al-Wustho Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah.

Mewakili Wali Kota Balikpapan, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin menyampaikan bahwa kegiatan safari ramadhan ini merupakan program rutin Pemerintah Kota Balikpapan yang bertujuan untuk mengetahui aspirasi masyarakat terhadap proses pembangunan di Kota Balikpapan.

“ Dengan demikian maka pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota akan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Maka dari itu, Wali Kota Balikpapan berharap warga Karang jati khususnya dan masyarakat Kota Balikpapan dapat senantiasa mendukung proses pembangunan yang sedang dan akan dilakukan Pemerintah Kota demi mewujudkan kemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Muhaimin menambahkan beberapa hal terkait dengan pembangunan di Kota Balikpapan. 

Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Balikpapan atas dukungan dan partisipasi dalam pembangunan kota selama ini.

“ Alhamdulillah berkat kerja sama dan doa kita semua Kota Balikpapan telah mencapai kemajuan di berbagai bidang,” katanya.

Lalu, Pemerintah Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan kemanan kota. Sehingga dapat menciptakan suasana aman, damai dan tentram agar pembangunan di Kota Balikpapan dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

Seluruh masyarakat diajak untuk dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.

" Mari kita sama - sama meningkatkan pendidikan,kesehatan dan ekonomi masyarakat. Agar Balikpapan bisa menjadi kota yang maju, sejahtera dan bermartabat,” imbuhnya.

Terakhir, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap ancaman bahaya kebakaran. Masyarakat harus memastikan kompor dan listrik dalam keadaan aman saat ditinggal menjalankan ibadah.

" Tidak lupa pintu juga harus dikunci saat meninggalkan rumah, hal ini dilakukan agar kita terhindar dari kejahatan," pungkasnya.(beny)

KabarIkn.com,JAKARTA - Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin saat ini berada di Jakarta guna mengikuti penilaian paparan Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) Digital Leadership Government Awards (ADLGA) 2024.

Muhaimin saat ini telah masuk nominasi tiga besar Sekretaris Daerah (Sekda) kategori Kota. Penghargaan ini adalah bentuk dari apresiasi kepada Sekda yang berkinerja digital, dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023, tentang percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional. 

Selain itu juga berdasarkan pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tentang peran pemerintah daerah dalam transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional. "Ini adalah penilaian personal Sekda. Peran Sekda dalam pelaksanaan transformasi digital yang ada di Kota Balikpapan. Juga peran Sekda selaku koordinator SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik)," bebernya. 

Penilaian tersebut terutama dalam pelayanan publik yang bersifat digital, diantaranya ada aplikasi Disdukcapil, sistem perizinan berbasis online, pelayanan Disnaker, Puskesmas, maupun yang sedang berjalan saat ini seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online serta aplikasi e-Manuntung.

"Aplikasi e-Manuntung merupakan aplikasi yang ingin kami bangun, dalam rangka menggabungkan aplikasi-aplikasi yang ada," terangnya. 

Beberapa hal yang ditanyakan seperti peran Sekda sebagai koordinator SPBE dalam rangka kenaikan indeks, juga dalam rangka transformasi digital yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Juga bisa jadi semacam contoh bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red), dalam rangka menggerakkan organisasi, dalam rangka proses transformasi digital," sebutnya. 

Ini juga dilakukan demi meyakinkan bahwa Kota Balikpapan mampu melaksanakan transformasi digital, seiring dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menerapkan konsep Smart City maupun Smart Green. "Apalagi kegiatan di sana nantinya akan berbasis digital," tuturnya. 

Sementara, Asisten Administrasi Umum Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, pihaknya bangga dapat mendukung Sekretaris Daerah di lomba ini. Terlebih sehari-hari Sekda kota Balikpapan sudah melakukan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. 

"Seperti penerapan fingerprint, e-office dalam hal surat-menyurat, juga penggunaan berbagai aplikasi yang terintegrasi, seperti perencanaan program, aplikasi keuangan, aplikasi kepegawaian, juga berbagai aplikasi penunjang, yang akhirnya mempersingkat waktu kerja," sebutnya. 

Selain itu, peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan juga sangat penting dalam transformasi digital tersebut. Ada komitmen peningkatan kerja oleh Diskominfo Balikpapan dalam beberapa tahun terakhir. 

"Sekda banyak melibatkan Diskominfo dalam berbagai tugas dan lintas sektor. Sehingga Diskominfo Kota Balikpapan saat ini memiliki posisi strategis dalam pembangunan kedepan. Apalagi digitalisasi sudah menjadi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan," urainya. (diskominfo/cha/arh/mgm)

KabarIkn.com,Balikpapan – Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota khususnya di bidang Kesehatan, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah meresmikan Puskesmas di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Selasa (19/03/2024).

Turut hadir Sekda Kota Balikpapan Muhaimin, perwakilan Forkopimda, para asisten dan staff ahli, beserta perwakilan anggota DPRD Balikpapan.Peresmian diawali dengan penandatanganan dan pemotongan pita.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada Masyarakat lewat peresmian puskesmas ini merupakan wujud komiten Pemerintah Kota Bersama DPRD Balikpapan, bagaimana program prioritas khususnya soal Kesehatan bisa segera terwujud.

“ Jadi fasilitas tentunya harus bagus, kami juga nanti akan membangun rumah sakit di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Kemudian puskesmas-puskesmas juga akan kami rehab agar warga yang dating dapat merasa lebih nyaman dan kita akan berikan pelayanan yang terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa puskesmas ini dibangun di lahan sekitar 2.000 meter persegi, akan tetapi tidak semua lahan digunakan untuk pembangunan puskesmas tapi ada juga bangunan rumah dinas yang perlu dilakukan renovasi. Renovasi ini sendiri menggunakan anggaran sebesar Rp 8,3 miliar dari APBD Kota Balikpapan Tahun 2023.

Kemudian, Rumah sakit dan puskesmas yang bisa dibilang sudah tidak layak atau memerlukan rehab akan segera dilakukan oleh Pemerintah Kota pada tahun ini. 

“ Diiringi fasilitas yang kita kasih bagus, sarana dan prasarana yang kita perbaiki. Lebih utama yang akan kita tingkatkan adalah pelayanan,” katanya.

Sementara itu, terkait Pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat saat ini sudah melalui proses lelang. Inkrah sendiri diketahui sudah keluar dari Keputusan MK dan dimenangkan oleh Pemerintah Kota yang tentunya proses Pembangunan sudah dapat berjalan.(tri)