[Valid RSS]

Kabaikn.com,Balikpapan-Sejak Senin (24/8/2020),  gedung Pramuka Cabang Balikpapan menyediakan layanan wifi gratis bagi anak-anak sekolah yang memiliki keterbatasan kuota internet. 

Pojok wifi gratis ditujukan bagi anak-anak sekolah yang tinggal di lingkungan sekitar gedung Pramuka Balikpapan kawasan Telaga Sari, Balikpapan kota yakni RT 35.Sejak Senin hingga Selasa ini ada sekitar 5 siswa SMP yang sudah memaafkan Pojok Wifi gratis.  Mereka berasal dari SMP 2 dan SMP 3.

Pengurus Pramuka Balikpapan juga menyiapkan 10 meja belajar, dan minum serta snack bagi siswa yang memanfaatkan pojok wifi. 

Ketua Kwarcab Balikpapan H. Rahmad Mas’ud  program pojok wifi gratis juga bagian dari rangkaian HUT Pramuka untuk lebih peduli dunia pendidikan Kota Balikpapan. 

” Ini sumbangsih juga kita untuk kepedulian pada Dunia pendidikan Kota Balikpapan, anak-anak bisa memaafkan wifi gratis. Silakan datang dipakai untuk belajar, ” katanya. 

Siswa  yang datang belajar ke gedung Pramuka Balikpapan biasanya sudah datang pukul 09.00 hingga pukul 12.00 wita. 

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengurus RT setempat jika ada warga yang juga pelajar yang kesulitan dengan akses internet dapat datang ke gedung Pramuka. 

” Silakan datang kita fasilitasi anak-anak sekolah yang tinggal di sekitar gedung Pramuka Balikpapan. Jangan sungkan, orang tua bisa kordinasi dengan RT dan pengurus yang piket di gedung Pramuka, ” katanya. 

Meski jumlah pengguna tidak banyak, pengurus Pramuka Balikpapan tetap berlaku standar protokol keamanan. Satu meja dengan meja lainnya dibuat berjarak. 

Pengguna pojok  wifi gratis di gedung Pramuka Balikpapan juga bisa dimanfaatkan oleh siswa lain yang tinggal agak jauh dari gedung Pramuka. 

“Kami juga kordinasi dengan RT lain seperti 50 kalau ada siswa yang butuh akses internet bisa datang kemari. Tapi kami pastikan hanya untuk belajar bukan main games, ” tandas Aliansyah anggota Pramuka Balikpapan yang sedang piket ditemui, Senin siang (25/8).(*)

 

Kabarikn.com,Balikpapan- Pemkot Balikpapan resmi menerbitkan Perwali nomor 23 tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus di Balikpapan, Senin (24/8/2020) sore.

Apel dan peluncuran perwali dipimpin Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi di halaman kantor pemkot yang diikuti Camat, lurah, pol PP, Dishub Kota dan personil TNI/Polri. Hadir pula sejumlah tokoh agama, perwakilan pengusaha.

Dalam apel peluncuran yang dilakukan gugus tugas ini merupakan awal dilakukan peningkatan disiplin untuk mencegah dan pengendalian covid.

” 14 objek yang terkena apotik, pasar, pelabuhan, terminal, pkl, tempatnya wisata, fasilitas kesehatan, layanan umum . Kita lakukan satu minggu ini sosialisasi. Kita laksanakan karena situasi yang terpapar makin masif, ” ujar Rizal dalam sambutan apel.

Dalam apel juga diserahkan perwali dari Wali Kota kepada Kasat pol PP Zulkifli,  berkas sanksi ke PPNS Suprapto, rompi dan alat kebersihan kepada Camat kota, kapolsek dan danramil. Rizal menambah perwali ini tindaklanjuti dari Ipres nomor  6 tahun 2020 bahwa pemda harus lakukan peningkatan disiplin.

Dalam kesempatan ini, Rizal mengungkapkan hari ini ada penambahan kasus 83 orang dan 7 meninggal dunia.

” 7 meninggal ini 10 persen angka nasional. Jumlah kasus 83 ini tertinggi yang tercatat. Angka ini harus diturunkan secepat mungkin, ” ungkap Rizal.

Dia menambahkan  walaupun pemerintah sedang membuat vaksin tapi belum bisa karena masih proses karena salah satu penegakkan disiplin protokol

Kesehatan. Rencananya   Pangdam VI dan kapolda datang untuk bergabung dan melakukan sosialisasi dan pemberian masker di sekitar jalan Sudirman dan lapangan Merdeka.

” Minggu pertama kota lakukan penegakkan. Selamat bertugas Jaga kesehatan karena situasi rentan, jumlah tenaga kesehatan hampir 100 orang terpapar, ” tukasnya.(tri)

 

Kabarikn.com,BALIKPAPAN --- Bantuan sosial tunai tahap empat dan lima dari pemerintah kota Balikpapan mulai disalurkan bagi masyarakat Minggu (23/ 08/ 2020). Salah satunya  bertempat GOR Kampung Baru, Balikpapan untuk tiga Kelurahan yakni Margasari, Baru Ulu dan Baru Tengah. 

Kali ini pencairan dilakukan bagi 615 Kepala Keluarga berasal dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Baru Ulu, Kelurahan Baru Tengah dan Kelurahan Margasari.

Tampak hadir Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang meninjau langsung jalannya proses pencairan bersama Kepala Cabang Balikpapan PT Pos Indonesia Taufik dan Lurah.

“Pembagian hari ini dengan kantor pos. Kita mengapresiasi pembagian ini yang Insyaallah tepat sasaran dan tentunya bermanfaat. Bantuan yang disalurkan untuk tahap empat dan lima totalnya berjumlah Rp. 600 ribu,” kata Rahmad saat peninjauan.

Total penerima bansos Tunai tahap 4-5 se Balikpapan lebih dari 6000 Kepala keluarga. Pencairan sudah dilakukan sejak Sabtu kemarin (22/8). Pencairan Bansos tunai masih bisa dilakukan di Kantor Pos Balikpapan hingga 31Agustus.

Rahmad mengatakan, mekanisme penyaluran memang menyesuaikan antrean. Hanya saja, panitia membuat inisiatif dan sesuai instruksi dari Kepala PT Pos Balikpapan, penerima yang mengalami cacat tubuh, lansia dan ibu hamil menjadi prioritas utama.

“Karena pembagiannya ini kan berdasarkan nomor urut tetapi melihat situasi dan kondisi tentunya ibu hamil, lansia dan orang yang kurang sehat tentunya yang cacat itu lebih diprioritaskan untuk cepat bisa menerima bantuan sosial tunai dari pemerintah,” jelas Rahmad.

Setelah meninjau pelaksanaan penyaluran bantuan, Rahmad pun mengapresiasi protokol Covid-19 yang dijalankan oleh panitia dan masyarakat penerima bantuan. Ia melihat kesadaran masyarakat Balikpapan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan protocol kesehatan ditengah situasi penyebaran covid yang  masih tinggi di Balikpapan.

“Soal protokol covid saya lihat sudah bagus. Artinya kalau mereka masuk ke dalam tidak menggunakan masker maka tidak akan pernah dibagi,” kata Rahmad menekankan.

“Ini menjadi edukasi dan sosialisasi secara langsung untuk warga akan arti pentingnya penggunaan masker dan protokol kesehatan di tengah pandemi sehingga kita terhindar dari covid-19 ini,” jelasnya (*)  

 

Kabarikn.com,BALIKPAPAN --- Terbitnya Perwali Disiplin Protokol Kesehatan yang mulai berlaku pada Selasa, 25 Agustus dimaksudkan untuk kebaikan bagi seluruh warga Kota Balikpapan bukan hanya pemerintah.

Selain itu terbitnya perwali ini sudah mendapatkan persetujuan gubernur

“Saya harapkan masyaraakt bisa mengikuti ini. Dan ini kebaikan bukan hanya pemerintah tapi untuk seluruh warga Balikpapan dan ini harus ditaati kalau tidak masalah bagi kita semua,” tandas Wakil Wali Kota H Rahmad Masud, Minggu (23/8/2020).

Menyangkut sanksi tidak langsung denda namun ada teguran lisan,  teguran administrasi hingga teguran denda.

“Ya kita berdoa ini tidak pernah akan turun kalau warga peduli tapi kalau peduli minggu depan juga turun,” tandasnya.

Perwali ini katanya sudah mendapatkan evaluasi dan persetujuan gubernur dengan sanksi yang akan diterapkan. Semua in katanya sudah disosialisasikan.

“Tapi bukan masalah sanksi tapi perlu kepedulian masyarakat untuk mentaati perwali yang diterbitkan. Sosialisasi melibatkan semua elemen masyarakat, kemarin sudah diundang forkopinda, ormas, tokoh masyarakat, tokoh agama untuk juga mensosialisasikan kepada semua warga kita,” ujarnya (*).

 

KabarIkn.com,Balikpapan - Selasa ( 18/08/2020 ) , Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Balikpapan melakukan Press Realase terkait Perkembangan Covid 19 di Kota Balikpapan. Ada 29 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19, 32 Kasus telah selesai melakukan Isolasi dan 4 kasus meninggal dunia.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan terkait 29 kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Kota Balikpapan.

Bpn 1027 dan BPN 1028 merupakan pasien yang dirawat di RS Kanudjoso dan terkonfirmasi positif karena sakit. BPN 1029 , BPN 1030 dan BPN 1031 adalah karyawan Tanpa Gejala sehingga melakukan karantina Mandiri.

BPN 1032 , BPN 1033 , BPN 1034 juga merupakan pasien yang dirawat di RS Kanudjoso karena sedang ada gejala sedang sampai berat.
BPN 1035 dan BPN 1036 juga dirawat di RS Kanudjoso.

Pasien BPN 1037 sampai dengan BPN 1042 adalah pasien dari perusahaan migas yang melakukan Karantina Mandiri. Pasien BPN 1043 sampai BPN 1055 semuanya adalah pasien yang sakit dengan kriteria sedang sampai berat dan dirawat di RSUD Balikpapan , RS Siloam , RS Hermina , dan RS Bhayangkara.

Jadi, bisa dikatakan bahwa pada hari ini lebih banyak pasien yang dirawat di RS Karena bergejala sedang atau berat daripada pasien yang melakukan Karantina Mandiri.

Kemudian , terdapat 32 kasus yang selesai di isolasi. 1 pasien yaitu BPN 406 adalah warga Balikpapan yang dirawat di RSUD Berau dan hari ini sudah selesai perawatan.

Ada 7 Pasien yang telah selesai perawatan dari RS Kanudjoso Balikpapan dan 23 pasien lainnya telah selesai isolasi mandiri dengan kondisi sehat.

Dr. Andi Sri Juliarty juga menyampaikan ada 4 kasus positif covid 19 yang meninggal dunia yaitu BPN 934 ( 59 tahun ) meninggal pada tanggal 17 Agustus 2020 jam 18.40 di RS Kanudjoso.

Selanjutnya , BPN 1050 pasien perempuan ( 53 tahun ) meninggal dunia pada tanggal 17 Agustus 2020 pada pukul 20.05 di RS Bhayangkara. BPN 688, pasien laki laki ( 45 tahun ) meninggal dunia pada tanggal 17 Agustus 2020 pada pukul 22.00 di RS Kanudjoso dan BPN 1055 pasien perempuan ( 52 tahun ) meninggal dunia pada tanggal 18 Agustus 2020 jam 04.23 di RSUD Beriman Kota Balikpapan.

Keempat pasien meninggal dunia tersebut telah dimakamkan sesuai dengam prosedur covid-19.

Dengan demikian, total pasien yang masih dirawat di Rumah Sakit 195 orang , pasien isolasi mandiri 155 orang , pasien sembuh 640 orang dan meninggal dunia 65 orang.(tri)