[Valid RSS]

Briefing. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo mengatakan hasil pengukuran Pemkab Bulungan dan INOVASI membuktikan bahwa Kurikulum Merdeka dapat diterapkan di daerah dengan beragam kondisi. Bupati Bulungan, Syarwani, Direktur Program INOVASI, Mark Heyward, dan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo menjadi narasumber dalam kegiatan Media Briefing bertajuk Build Back Better, Pemulihan Pembelajaran Paska Pandemi-19, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (13/4).

Kabarikn.com,Tanjung Selor – Karakteristik Kurikulum Merdeka yaitu asesmen diagnostik, pembelajaran terdiferensiasi, dan penyederhanaan kurikukum berkontribusi positif dalam proses pemulihan pembelajaran (learning recovery) di Indonesia. Kesimpulan ini diambil setelah dua pengukuran berbeda yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) menemukan indikasi terjadinya learning recovery. Temuan ini dipaparkan dalam kegiatan Media Briefing bertajuk Build Back Better, Pemulihan Pembelajaran Paska Pandemi-19. Bupati Bulungan, Syarwani, Direktur Program INOVASI, Mark Heyward, dan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.

Syarwani mengatakan penggunaan karakteristik Kurikulum Merdeka telah membantu Bulungan menahan laju hilangnya pembelajaran (learning loss). Kesimpulan itu diambil setelah mengukur kemampuan membaca 16.757 murid SD di Bulungan pada tahun 2022. Hasil pengukuran tahun 2022, menunjukkan terjadinya learning loss, namun hasil 2022 masih di atas hasil pengukuran tahun 2017. Pemkab Bulungan sendiri sudah rutin melakukan pengukuran kemampuan membaca. Pengukuran itu dilakukan pada tahun 2017, 2019, dan 2022. Perbandingan tiga data ini menjadi dasar Pemkab Bulungan untuk menarik kesimpulan.

Lebih lanjut Bupati Syarwani mengatakan, kemampuan Bulungan menahan learning loss, menjadi modal untuk memperkuat program jangka panjang memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI). Program ini merupakan respon cepat Bupati Syarwani untuk menjawab instruksi Presiden Joko Widodo saat meresmikan KIHI pada 21 Desember 2021. Pada saat itu Presiden Joko Widodo meminta menteri, gubernur, dan bupati bergerak cepat untuk mempersiapkan SDM KIHI. KIHI merupakan Kawasan industri hijau terbesar di dunia yang dibangun di Tanah Kuning, Bulungan.

Bupati Syarwani mengatakan, proses learning recovery mendesak dilakukan untuk memastikan anak-anak Bulungan menguasai keterampilan literasi, numerasi, dan karakter. Ketiga keterampilan ini merupakan pondasi keterampilan abad 21 yang dibutuhkan untuk mengelola KIHI. Industri di kawasan ini membutuhkan tenaga kerja yang menguasai teknologi tinggi untuk mengelola industri petrochemical, electronic alumine, steel, new energy battery, industrial silicon, polycrystalline silicon, dan solar panel. Industri seperti ini hanya bisa dikelola oleh tenaga kerja yang memiliki keterampilan Abad 21.

Mark Heyward mengatakan temuan Pemkab Bulungan tidak jauh berbeda dengan hasil studi learning loss yang dilakukan INOVASI tahun 2023. Studi ini menujukkan indikasi pemulihan hasil belajar literasi dan numerasi, yaitu setara dengan 2 bulan pembelajaran. Studi ini melibatkan 4.103 murid, 360 guru di 69 sekolah dari 7 kabupaten di 4 provinsi mitra Program INOVASI di Indonesia. Analisis studi ini menggunakan metode Item Response Theory (IRT), regresi OLS, serta pendapat ahli matematika dan Bahasa Indonesia untuk membandingkan data hasil belajar murid tahun 2020, 2021, dan 2022. INOVASI merupakan program kemitraan antara pemerintah Indonesia dan Australia.

Lebih lanjut Mark mengatakan, studi ini juga menemukan penggunaan kurikulum yang disesuaikan (kurikulum darurat, kurikulum yang disederhanakan secara mandiri, dan kurikulum prototype) mampu mempercepat learning recovery setara 4 bulan. Guru memberikan tugas sesuai dengan kemampuan murid (pembelajaran terdiferensiasi) berkontribusi setara 3 bulan. Guru melakukan asesmen sebelum memulai materi baru berkontribusi setara 2 bulan.

Anindito Aditomo mengatakan dua pengukuran yang dilakukan Pemkab Bulungan dan INOVASI menjadi bukti keselarasan Kurikulum Merdeka dengan kebutuhan daerah dalam proses learning recovery. Ia senang karena kehadiran Kurikulum Merdeka disambut positif oleh pemerintah daerah. Pemerintah daerah tidak hanya berpartisipasi untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka, tetapi memanfaatkan kehadiran kurikulum merdeka sebagai terobosan untuk menjawab kebutuhan daerah.”Salah satu contoh daerah yang secara progresif menggunakan kurikulum merdeka itu adalah Kabupaten Bulungan. Saya berharap praktik baik dari Kabupaten Bulungan ini dapat dipelajari daerah lain di Indonesia, sehingga pendidikan kita bisa benar-benar pulih dari pandemi,” tegasnya. Praktik baik yang dicontohkan Kabupaten Bulungan juga membuktikan bahwa Kurikulum Merdeka dapat diterapkan di daerah dengan beragam kondisi.

Kunjungan. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Anindito Aditomo melihat hasil asesmen diagnostik di SD Negeri 026 Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara. Anindito hadir ke Bulungan dalam rangka kegiatan Media Briefing bertajuk Build Back Better, Pemulihan Pembelajaran Paska Pandemi-19, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (13/4).

Manfaat di Sekolah

Pengakuan kontribusi karaktersitik Kurikulum Merdeka dalam proses percepatan learning recovery juga disampaikan Kepala SD Negeri 005 Tanjung Palas Timur, Ludiah Liling. Akibat penutupan penutupan sekolah yang berkepanjangan, banyak murid di sekolah ini yang mengalami learning loss. Ketika sekolah dibuka kembali, hanya 52 orang murid dari total 157 orang murid kelas awal (kelas 1 - 3 SD) yang lulus kompetensi literasi dasar yaitu mengenal huruf, suku kata, dan kata. 105 orang murid lainnya tidak lulus. Namun dalam waktu enam bulan, jumlah murid yang lulus kompetensi literasi dasar bertambah sebanyak 36 orang murid. Sehingga dalam satu semester sebanyak 88 orang (57 persen) murid kelas awal telah lulus kompetensi literasi dasar. “Pemulihan pembelajaran ini terjadi karena kami menerapkan Kurikulum Merdeka,” terang Ludiah.

Farah Nur Fatriah adalah salah satu murid yang mengalami perkembangan pesat. Ketika memulai pembelajaran pada Juli 2022, Farah hanya mampu mengenali beberapa huruf. Namun dalam waktu empat bulan saja, Farah sudah lancar membaca. Ia sudah mampu merangkai kata, kalimat, dan membunyikannya dengan tepat. Perkembangan Farah ini diperoleh dari hasil asesmen diagnostik kognitif yang dilakukan pada Oktober 2022.

Penutupan sekolah karena pandemi COVID-19 telah menyebabkan terjadinya learning loss. Satu generasi berpotensi mengalami kehilangan masa depan. Semua negara di dunia ini, sedang berlomba melawan waktu untuk mencari cara terbaik melakukan learning recovery. Ada konsekuensi ekonomi dan sosial besar yang akan ditanggung sebuah negara, jika gagal melakukan learning recovery dalam waktu cepat.(*)

 

 

Nelly Turuallo : Saya Turut Apresiasi Kegiatan Positif Ini

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu (02/04/2023) , Dalam rangka bulan suci ramadhan LKM Mandiri Karang Jati melakukan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitaran area jalan karang jati. 

Ketua LKM Mandiri Karang Jati , Aries Wibowo menyampaikan pada hari ini ada sekitar 200 snack box yang diberikan kepada masyarakat. Adapun sumber pembiayaannya bersumber dari para pemberi donasi dan ada juga beberapa orang dari luar LKM Mandiri Karang Jati yang berpartisipasi langsung dalam kegiatan ini yaitu beberapa instansi dan anggota legislatif.

" Untuk kegiatan ini harapan kami kedepannya dapat berkesinambungan khususnya di bulan ramadhan da tidak menutup kemungkinan juga di bulan ramadhan kita melaksanakan kegiatan seperti bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu,"ujarnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir juga anggota DPRD Kota Balikpapan Nelly turuallo yang ikut membagikan takjil kepada masyarakat. 

Nelly turut mengapresiasi kegiatan positif yang diadakan oleh LKM Mandiri Karang Jati pada bulan suci ramdahan ini bisa berbagi takjil kepada masyarakat yang sebentar lagi akan melaksanakan buka puasa.

" Ini kegiatan yang sangat positif. mudah-mudahan kedepannya mereka bisa lebih meningkatkan lagi sehingga bisa melakukan kegiatan positif lainnya." Kata Nelly.

Nelly berharap semoga LKM Mandiri Karang Jati ini bisa lebih bergerak aktif terutama dengan parlemen yang sudah diberikan amanah oleh masyarakat untuk berjuang. 

" Saya ada diantara mereka sore ini karena mereka yang membuat saya turun kelapangan. Jadi kalau ada sesuatu terjadi di Kelurahan Karang Jati seperti bencana kebakaran,longsor,perbaikan infrastruktur ya mereka itulah sahabat saya yang memberikan informasi dan menemani saya ke lapangan untuk bersama - sama membuat kebaikan kepada masyarakat,"pungkasnya.(bs)

KabarIkn.com.Balikpapan- Senin 10 April 2023, Apical Group salah satu pengolah minyak nabati terkemuka menggelar kegiatan “Ngabuburit Bersama Apical” dalam tema berbagi kebaikan yang dimulai dari mengunjungi pabrik PT Kutai Refinery Nusantara (PT KRN) yang berlokasi di Kelurahan Karingau, Balikpapan Barat, dan ditutup dengan kunjungan ke panti asuhan.

Kegiatan kunjungan yang bertujuan agar para rekan-rekan media Balikpapan mengenal lebih dalam mengenai Apical. Kegiatan ini dipimpin langasung oleh Novan Eriawan, Senior Manager Supply Chain Management Apical Balikpapan yang menjelaskan mengenai Apical dan operasinya terutama di Balikpapan, dimulai dari proses produksi minyak sawit mentah (CPO) hingga proses pengolahan sehingga menjadi produk turunan seperti oleo kimia, biodiesel, hingga minyak goreng dan margarin.

Rangkaian kegiatan “Ngabuburit Bersama Apical” ini dilanjutkan dengan mengunjungi panti asuhan Al-Firdaus yang bertempat di Kilometer 9, Balikpapan Utara, untuk memberikan santunan kepada puluhan anak yatim/piatu serta bantuan kebutuhan pokok untuk bagi pengurus panti yang digunakan untuk operasional panti.

Ummi, pengurus panti asuhan Al-Firdaus sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Apical. “Kami sangat senang Apical sangat peduli terhadap anak-anak panti kami dan kami tentu senang untuk dikunjungi hari ini.

Sebelumnya pihak Apical juga telah membantu kami dengan memberikan buku-buku pelajaran serta alat tulis, yang tentunya sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Kami mengucapkan terima kasih atas segala bantuannya dan semoga silahturahmi tetap terjalin,” tambah Ummi

Manager Social Security and Licence (SSL) Apical Balikpapan, Martin Soekendar menjelaskan bahwa selain bantuan ke panti asuhan, Apical juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, yang berada di sekitar perusahaan sebanyak 450 paket sembako. Kegiatan menyantuni anak-anak dari panti asuhan dan penyerahan sembako kepada masyarakat merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR), berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Pada momentum bulan Ramadan ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik dari panti asuhan Al-Firdaus, yang mana wilayahnya dekat dengan PT KRN. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar, yang juga sejalan dengan filosofi perusahaan kami, yaitu keberadaan perusahaan harus bermanfaat untuk masyarakat atau good for community,” tambah Martin.

Pada kesempatan yang sama, Apical juga mengumumkan bahwa dalam waktu dekat akan segera diselenggarakan bazar minyak goreng Minyakita, minyak goreng program Pemerintah yang diluncurkan pada tanggal 6 Juli tahun 2022 serta edukasi mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 kepada masyarakat, yang akan dilakukan di pasar-pasar tradisional di Balikpapan.

Rangkaian kegiatan bazar minyak goreng dan edukasi mengenai HET ini bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat memenuhi salah satu kebutuhan pokoknya, yakni minyak goreng, khususnya selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri dengan harga yang terjangkau. Selain itu juga sebagai wujud dukungan Apical terhadap kebijakan domestic market obligation (DMO) yang dikeluarkan Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan.(*)

 

Oleh, Ardiansyah, S.H., M.H

Ketua PBH PERADI Balikpapan

KabarIkn.com,Balikpapan - Proyek Drainase DAS AMPAL Senilai ratusan Miliar, yang dibiayai APBD Kota Balikpapan, untuk penanggulangan banjir di area DAS AMPAL, menimbulkan banyak masalah dalam pengerjaannya.

Proyek ini terlihat jelas seperti tanpa perencanaan yang baik dan benar, karena banyaknya protes dari warga masyarakat kota Balikpapan, ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menjelaskan, bahwa Jalan raya sekitaran MT Haryono sudah cukup lama ditutup Janjinya penutupan jalan dr tgl 26 - Jan - 2023 s.d 11 Feb 2023, ternyata sampai sekarang sudah dua bulan tidak dibuka²

Akibatnya pengguna jalan sangat terganggu karena terjadi kemacetan, dan juga pelaku usaha toko-toko para pedagang akhirnya tutup, kalau usaha mereka tutup 1 hari atau 1 Minggu atau 2 Minggu mungkin mereka bisa mengerti dan bisa menerima, tetapi kalau sampai berbulan-bulan tidak kunjung selesai, mereka jelas mengalami kerugian besar dan pemerintah kota harus bisa mencarikan solusinya.

Ditambah lagi rusaknya jalan lingkungan disekitar tertutupnya drainase lingkungan warga, kemudian anak sekolah kesulitan mengatur waktu jam sekolah akibat jalan ditutup, inikan jelas sudah membuat kekhawatiran dan kegaduhan dimasyarakat masa Pemerintah membangun dengan cara yang seperti ini, belum lagi matreal tanah urug berhamburan sampai ketengah jalan dan masih banyak lagi persoalan yang terjadi.

Ardian menjelaskan, Beberapa waktu lalu warga sampai membentangkan spanduk besar sebagai bentuk protes, yang dibentangkan ditoko-toko sekitar proyek.

Ardiansyah menjelaskan, Hal ini mengindikasikan bahwa perencanaan proyek DAS AMPAL ini tidak melalui perencanaan yg baik dan benar, kalau perencanaannya tidak benar pasti implementasinya berantakan dan hasilnya tidak akan maximal.

Untuk itu saya bersama kawan- kawan PBH PERADI Balikpapan, akan melakukan gugatan ke PN Balikpapan untuk menguji apakah proses yang dilakukan pemerintah dan kontraktornya sudah sesuai dengan aturan atau tidak.

Saat ini kami melakukan proses pengumpulan data menggunakan instrumen UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, untuk meminta beberapa dokumen diantaranya dokumen DED dan dokumen persyaratan Lelang.

Ardiansyah menambahkan, Dalam UU 14/2008 ttg KIP ada ancaman pidana bagi pimpinan badan pemerintah yang melanggar UU KIP ini, disebutkan dalam Pasal 52 UU No 14 Tahun 2008 bahwa badan publik yang sengaja tidak menyediakan informasi akan dikenai pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda Rp 5 juta.

"Masyarakat berhak mendapatkan data dokumen informasi terkait dengan DED dan juga dokumen lelang lainnya, karena ini merupakan dokumen publik, kami melihat dilapangan tidak ada informasi yang jelas terkait pengerjaan Project das AMPAL ini," Ujarnya.

" Kalau permintaan data dokumen informasi yang kami ajukan ini diabaikan dan ditolak, maka hal ini akan kami sengketakan,"katanya.

Proses uji akses ini kami lakukan dalam rangka untuk melihat apakah tahapan perencanaan anggaran dan juga kegiatan project DAS AMPAL ini sdh sesuai dengan aturan yang ada.

Berbagai dokumen perencanaan ini, akan kami gunakan nantinya sebagai bahan gugatan ke kepengadilan, karena banyaknya masyarakat Balikpapan yang komplain terhadap pemerintah kota dan pihak kontraktor namun tidak mendapat perhatian serius,Tambahnya.

Pemenang tender proyek DAS AMPAL ini adalah, PT Fahreza Duta Perkasa, dan telah menerima uang panjar atau uang muka sebesar 15% dari total nilai proyek atau sebesar Rp. 17 Miliar Rupiah. Setelah menerima uang panjar yang cukup besar ternyata pekerjaannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Hal ini diketahui karena pada Selasa, 15 November 2022, Anggota DPRD Kota Balikpapan telah melakukan inspeksi Sidak dilapangan, titik-titik yang menjadi sorotan yaitu, proyek pengerjaan di depan global sport MT Haryono dan saluran yang bermuara di perumahan taman sari wika, imbuhnya.

Hasil inspeksi ditemukan beberapa kejanggalan yaitu target hanya mencapai Lebih kurang, 0,9 % dan akhir bulan Desember hasil pekerjaan hanya kurang lebih 2% dari target progres yang harusnya terealisasi akhir 2022 Desember, 32 persen. 

Persoalan ini harus ditelisik mulai perencanaan kegiatan dan penganggarannya apakah sudah sesuai dengan aturan yang ada, kemudian proses lelangnya apakah ada permainan antara penyedia jasa dengan pengguna jasa, kemudian proses pengawasan dalam implementasinya dilapangan apakah berjalan dengan baik atau tidak.

Mustahil rasanya proyek yang menelan anggaran APBD Kota Balikpapan sebesar ratusan miliar itu, pemerintah bisa salah dalam menentukan pemenang tender lelang dan mustahil rasanya kalau Pemkot Balikpapan lalai dalam mengimplementasikan isi dokumen perencanaan, yang telah dibuatnya , Tutupnya.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Buka puasa bersama dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi digelar Ikatan Alumni (IKA) Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar Mess Balikpapan menggelar buka puasa Bersama. Kegoatan ini dilakukan di Kompleks Perumahan BDS II Jalan Cendrawasih 4 Blok U1 Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (08/04/2023). Pada kegiatan ini beberapa alumi dari berbagai Angkatan hadir untuk saling silaturahmi.

Selain begiatan buka puasa bersama ini, alumni yang hadir mendapatkan santapan rohani yang disampaikan oleh ustadz H. Subhan Ahmad, yang juga Imam Masjid Al Hidayah Kompleks BDS II Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan.

Disampaikan Ketua IKA Polimarim AMI Makassar Mess Balikpapan, Masdar Pante M. Mar buka puasa bersama yang digelar IKA Polimarim AMI Makassar Mess Balikpapan ini bertujuan untuk meningkatkan tali silaturahmi sesama alumni Polimarim AMI Makassar Mess Balikpapan dan warga sekitar Kompleks Perumahan BDS II Balikpapan.

Masdar yang akrab dengan kalangan media ini menambahkan buka puasa bersama yang digelar ini bertujuan untuk menguatkan tali persaudaraan, serta lebih menyambung silatuarhmi alumni Polimarim AMI Makassar di Balikpapan dan sekitarnya.

“Ini bentuk wujud kepedulian kami selaku IKA Polimarim AMI Makassar khususnya yang berada di Balikpapan dan sekitarnya. Dengan kegiatan ini saya berharap sesama alumni Polimarim AMI Makassar akan semakin lebih solid lagi” ujarnya.

Usai buka puasa bersama, para alumni Polimarim AMI Makassar yang berasal dari Balikpapan, Samarinda dan Penajam ini juga melaksanakan Salat Magrib berjemaah. Tak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Isya dan Tarawih berjemaah ditutup dengan silaturahmi sesama alumni.(danang)

Sumber gambar: https://pixabay.com/id/vectors/dokter-konsultasi-dokter-check-up-6810750/

KabarIkn.com - Sebagai langkah awal untuk pencegahan tertular berbagai jenis penyakit, Anda bisa melakukan medical check up secara berkala. Selain itu ada banyak manfaat yang akan Anda dapatkan ketika rajin melakukan medical check up.

Selain mencegah tertular jenis penyakit, ada beberapa manfaat yang harus Anda ketahui ketika melakukan medical check up. Anda bisa melakukannya di berbagai puskesmas atau rumah sakit yang sekiranya dekat dengan tempat tinggal Anda.

Inilah Manfaat Medical Check Up secara Berkala Bagi Kesehatan

Tahukah Anda bahwa manfaat medical check up ini berjangka panjang? Karena beberapa manfaat masih bisa Anda rasakan di hari tua nanti. Sehingga Anda tidak akan menyesal selalu melakukan medical check up secara berkala. Berikut manfaat dari medical check up yang dilakukan secara berkala:

1. Menghemat Biaya Kesehatan di Masa Depan

Jika Anda melakukan medical check up secara berkala, nantinya di masa depan biaya kesehatan Anda akan lebih rendah. Hal ini tentunya akan membantu Anda dalam menghemat pengeluaran biaya, terkhusus biaya kesehatan.

2. Mendeteksi Masalah Sedini Mungkin

Dengan melakukan medical check up akan membantu dokter mendeteksi masalah yang ada di tubuh Anda. Karena ada berbagai jenis penyakit yang semakin lama diketahui akan semakin parah. 

3. Meningkatkan Kualitas Hidup

Jika kualitas hidup Anda rendah, dapat dipastikan Anda mudah terkena berbagai jenis penyakit. Adanya medical check up merupakan tindakan pencegahan dan membuat kualitas hidup Anda meningkat. Sehingga Anda tidak mudah terserang berbagai jenis penyakit.

4. Mencegah Penyakit agar Tidak Semakin Parah

Menemukan masalah sejak awal akan membantu Anda untuk mendapatkan perawatan lebih cepat. Jika memang dokter menemukan masalah penyakit serius, Anda bisa segera dokter tangani dengan sesegera mungkin. Hal ini bertujuan agar penyakit tidak semakin parah dan berbahaya bagi Anda.

5. Terhindar Masalah Terkait Stres

Tahukah Anda jika stress akan memunculkan suatu masalah? Apalagi masalah kesehatan akan sangat berpengaruh karena stress. Jika Anda selalu rajin untuk melakukan medical check up secara rutin, berbagai masalah yang disebabkan karena stress akan terhindar. Hal tersebut karena dokter sudah mendeteksi masalah lebih awal.

Itulah 4 manfaat melakukan medical check up secara berkala. Tahukah Anda jika melakukan medical check up bisa menggunakan BPJS? Jika Anda belum memiliki BPJS, Anda bisa mengikuti cara buat BPJS kesehatan online di website. Jika sudah memiliki BPJS, Anda bisa membayar medical check up dengan BPJS secara online di aplikasi Flip.

Sejak tanggal 4 Oktober 2016, aplikasi Flip sudah mendapatkan lisensi dari Bank Indonesia dengan nomor 18/196/DKSP/68. Aplikasi ini aman untuk Anda gunakan di setiap transaksi, selain itu mudah juga untuk melakukan transaksi dengan jenis bank yang berbeda.

Anda bisa menggunakan aplikasi Flip ini untuk semua jenis pembayaran tanpa biaya admin sekali pun. Jadi Anda bisa membayar berbagai tagihan apapun ini dengan mudah melalui aplikasi Flip tanpa gangguan yang akan merugikan Anda.

Dengan menggunakan BPJS, biaya medical check up Anda menjadi lebih terjangkau daripada biaya normal. Anda juga tidak perlu khawatir karena pelayanan medical check up di rumah sakit untuk penggunaan BPJS sangat dipermudah. Sehingga Anda akan lebih mudah dan tenang ketika sering melakukan medical check up di rumah sakit.(*)

 

 

KabarIkn.com - Waroeng Steak & Shake hadirkan pengalaman kuliner yang berbeda dengan inovasi menu terbarunya. Restoran dengan tagline “Steaknya Indonesia” meluncurkan menu Chicken BBQ Grill dengan saus barbeque yang spesial. Setelah 23 tahun hadir di tengah konsumen Indonesia, ini kali pertama perkenalkan varian saus baru dengan cita rasa ikonik Waroeng Steak & Shake.

Meskipun sudah memiliki beberapa varian toping untuk menu steak, seperti steak sambal korek dan sambal matah dengan pilihan saus yang beragam, Waroeng Steak & Shake berkomitmen terus memanjakan lidah konsumen dengan memberikan menu terbaik.

Jeri, Marketing Promotion PT. Waroeng Steak Indonesia sadar bahwa masyarakat Indonesia selalu ingin hal berbeda, menarik, dan terjangkau tentunya. Waroeng Steak & Shake yang identik dengan steak goreng tepung kini tawarkan menu steak panggang tanpa tepung dengan harga yang masih bersahabat.

“kami ingin menghadirkan pilihan saus yang lebih banyak untuk memenuhi keinginan pelanggan. Agar konsumen bisa eksplor pengalaman kuliner yang spesial dengan varian saus Barbeque ini. Cita rasa lebih kaya yang di dapatkan dari proses grill dan saus barbeque yang disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia” ucap dia.

Mengedepankan steak tanpa tepung, Chicken BBQ Grill pas untuk dinikmati oleh masyarakat, terutama bagi yang sudah mulai peduli dengan kesehatan dan mengurangi konsumsi makanan berminyak. Dengan tidak menghilangkan ciri khas Waroeng Steak & Shake, saus Barbeque ini dipastikan disukai oleh konsumen.

Terjangkau dan Pasti Kehalalannya

Restoran yang telah menerima penghargaan dari MURI sebagai Restoran Steak Halal Dengan Outlet Terbanyak di Dunia tersebut seolah tak mau berhenti untuk terus menghadirkan menu-menu yang enak, terjangkau dan relevan dengan target marketnya. 

Tidak perlu khawatir, sebagai pionir makan steak pakai nasi, Waroeng Steak telah mengantongi Ketetapan Halal MUI serta Sertifikat Halal dari BPJPH dengan nilai A atau sangat baik dalam penerapan sistem jaminan.(*)

 

KabarIkn.com,PPU - Jelang bulan ramadhan 1443 Hijriah tiga institusi yudikatif Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan bazar Ramadan yang diikuti oleh puluhan tenan yang manyajikan berbagai macam makanan

Tiga institusi tersebut Polres PPU, Kodim 0913/PPU dan Kejari PPU mengusung tema BUKBER (Belanja UMKM, Berkah Ramadan),

Seiiring menyambut bulan suci penuh berkah, bazar ramadhan ini diharapkan bisa menciptakan suasana khas Ramadhan bagi masyarakat Benuo Taka sehingga dapat lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Kapolres PPU, AKBP Hendrik Eka Bahlawan menyampaikan, sengaja memanfaatkan momentum ini untuk menggelar sebuah pusat perekonomian. Pihaknya sadar bahwa keterlibatan UMKM di PPU memiliki potensi untuk mendongkrak perekonomian.

“BUKBER ini Kami selenggarakan untuk membuka peluang bagi pelaku UMKM dapat bisa berkontribusi dalam percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena adanya bazar Ramadan ini, turut memberikan dampak perputaran uang positif di lingkungan masyarakat,” jelasnya, Jumat, (17/3/2023).

Bazar Ramadan ini diadakan di samping Masjid Agung Al-Ikhlas Penajam, Kilometer 9 Nipah-Nipah. Dimulai sejak puasa pertama 22 Maret 2023 selama sebulan penuh.

Dalam kegiatan ini ada sekira puluhan tenan yang bakal tersedia. Menjajakkan berbagai produk mulai takjil, minuman hingga busana muslim pelaku UMKM lokal.

“Kita harus bantu UMKM di PPU ini. Jadi stand yang Kami sediakan ini gratis. Kami berharap warga yang sedang menjalankan ibadah berpuasa juga dapat terbantu dengan adanya bazar ini,” jelas Hendrik.

Senada, Kejari PPU Agus Chandra menambahkan adanya kegiatan ini juga dapat memicu iklim investasi yang baik. Dengan baiknya situasi itu, akan memancing para investor untuk menanamkan modalnya di PPU.

“Kegiatan ini juga salah satu bukti bahwa situasi perekonomian yang sehat. Termasuk menunjukkan potensi berinvestasi di PPU seiring pemindahan IKN (Ibu Kota Nusantara),” terangnya.

Selain stan UMKM, dalam Bazar Ramadan BUKBER ini juga terdapat berbagai konten hiburan musik religi dan kajian islami untuk menemani waktu berbuka. Tak hanya itu, penyelenggara juga mengadakan lomba foto Instagram berhadiah uang THR bagi para pengunjung.

Lebih lanjut, Dandim Letkol Inf Arfan Affandi menambahan selain menyediakan wadah jual-beli untuk masyarakat, momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagi kebaikan terhadap sesama.

“Di bulan yang baik ini, tentu Kita berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. Seperti berbelanja di UMKM lokal, itu juga termasuk berbagi berkah Ramadan,” tutupnya.(*)