[Valid RSS]

RIRI : DPRD PALANGKARAYA INGIN BELAJAR TERKAIT RETRIBUSI TOWER/MENARA

SENIN,2/3/2020,DPRD Palangkaraya (Kal-Teng) melakukan kunjungan kerjanya Di DPRD Kota Balikpapan dengan maksud ingin belajar dan mencari referensi dalam Peraturan daerah (PERDA) Retribusi .

Ketua Komisi II Riri Sasmita bersama Mieke Heni dan H Aris menyambut baik akan kedatangan rekan rekan DPRD Palangkaraya yang sudah memilih Balikpapan .

Ridwanto SE sebagai ketua Pansus menyampaikan bahwa dipalangkaraya sekarang ini  sudah dibuatkan 3 Pansus yang membahas 3 Raperda ,sesuai dengan poksinya dihadiri pansus 1 yang membahas  perda perubahan Perda retribusi Perda No 3 Tahun 2018 di Kota Palangkaraya yang sudah berjalan 1 Tahun 6  Bulan akan dirubah oleh walikota .

Masih Ridwanto,"Setelah dipelajari dan dianalisa ternyata salah satunya Balikpapan lebih baik untuk dijadikan Referensi dalam perubahan Perda Retribusi. Namun yang paling krusial didalam perubahan itu kata ketua pansus Ridwanto jasa pengendalian menara telekomunikasi kontribusinya tidak ada sementara dipalangkara ada 300 lebih menara, sementara di Balikpapan ada retribusi sekitar "satu juta sembilan ratus sekian" Tentunya dipalangkaraya  kedepannya akan dilakukan perubahan retribusinya dengan dasar penyusunan penyelesaian draf perubahan Raperda tersebut yang dijadikan dasar pengenaan tarif.

Salah satu yang akan dilakukan perubahan mengenai tarif adalah rumah sakit yang sudah diusulkan pada Tahun 2016 dan diperdakan Tahun 2018 sementara tingkat kemahalan Obat obatan sangat berbeda,sekarang tahun 2020 sudah lewat 5 Tahun sementara dari pihak dinas kesehatan banyak mengajukan kepansus perubahan tarif seperti hal nya dapat dimisalkan suntik dari harga Rp 5000 menjadi Rp 10000 tentunya dari pihak pansus akan mengkajinya secara konfrehensip karena masih banyak perubahan perubahan yang lain,kata Ridwanto."

Dalam kunjungan kerja DPRD Palangkaraya ini ketua Komisi II Riri sasmita menyampaikan terima kasih atas kunjungannya . Terkait dengan kunjungan ini dalam hal penangan Retribusi,serta bagaimana meningkatkan PAD nya,retribusi pajak ,dan retribusi tower yang sudah diketahui bersama masih Nol(0) namun semua sudah dijelaskan oleh OPD terkait dari kominfo bahwa retribusi tower sudah ada ,kata Riri." Terkait dengan hutang pajak semua daerah pasti mengalami hal yang serupa yang jelas harus konfratif dan saling diskusi seperti RDP semua akan dicarikan solusinya ,tegas Ridwanto"