
KabarIkn.com,Balikpapan - DPRD Kota Balikpapan laksanakan rapat dengar pendapat ( RDP ) terkait pansus aset dengan Perumda.
Dalam RDP mereka membahas mengenai kinerja dari Perumda. Laporan audit yang disampaikan kepada pansus 3 tahun terakhir capaian kinerja dari perumda jauh dari harapan.
Wakil Ketua Pansus Perumda Manuntung , Syukri Wahid menyampaikan kinerja perumda yang jauh dari harapan antara lain , rencana bisnis anggaran adalah amanat dari Perda yang harus dikeluarkan setiap tahun tetapi pencapaian Perumda di akhir tahun justru dikisaran 300 juta atau 400 juta padahal targetnya adalah 1 Miliar. (1/7)
" Dalam setahun saja perumda ini mengeluarkan anggaran 3,9 Miliar untuk kegiatan rutin seperti gaji ,listrik sementara pendapatan nya hanya 300 juta. Saya mengatakan kepada mereka bahwa kalau tidak bisa mengubah mindsetnya maka keuangan perumda sudah tergerus untu membiayai belanja - belanja yang sifatnya rutin , tetapi 8 bidang tersebut tidak kontributif ," ujarnya.
Lalu , Perumda menggunakan deposito untuk menutupi kegiatan yang sifatnya rutin. Dalam hal ini otomatis kontribusi kepada PAD nya turun.
Nantinya pansus akan mengadakan rapat internal untuk membahas masalah ini.
Dalam kendalanya dari Perumda sendiri ada yang bilang tidak legalitas. Seperti tahun ini target advertising reklame mereka di Kariangau targetnya 900 juta/tahun tetapi tidak tercapai dengan alasan kurang peminat dan sebagainya.
" Kalau dalam ilmu bisnis properti ditargetkan 17 Miliar tetapi sampai bulan Juli ini pemasukannya tidak sampai 50 juta. Ini menjadi hal penting bagi pansus untuk dievaluasi untuk melakukan audit kinerja," pungkasnya. ( tri )