
Kabarikn.com,Tana Paser - Memperingati hari remaja internasional (Internasional youth day), Forum Generasi Berencana (GenRe) Paser mengadakan talkshow GenRe dengan tema "Intergerational Solidarity for Empowered Youth, Prosperous Indonesia” berlangsung di SMK N 1 Tanah Grogot melalui kolaborasi dengan organisasi internal sekolah PIK Membara, Jumat, (26/8/2022).
Talkshow ini secara khusus membahas tentang isu remaja yang sedang marak belakangan ini, yaitu pelecehan seksual dan kekerasan seksual, Sabtu (27/8/2022).
"Kami mengangkat tema ini karna kami lihat bahwa remaja saat ini masih belum mengenal tentang pelecehan dan kekerasan seksual, sehingga masih banyak remaja yang terkena dan mengalami namun tidak berani melapor bahkan bilang kepada orang lain Karna kurangnya edukasi" ujar Aditya pramesh selaku ketua forum Genre sekaligus narasumber pada kegiatan tersebut.
Yeni selaku guru BK SMK N 1 Tanah Grogot sangat mengapresiasi kegiatan ini, menurut nya acara ini sangat penting dan sangat berguna untuk memberikan edukasi seksual secara langsung untuk para remaja khususnya untuk remaja kabupaten paser.
Forum GenRe kabupaten Paser merupakan wadah bagi para remaja yang langsung di naungi oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA).
"Organisasi GenRe kurang lebih hampir sama dengan organisasi remaja dan kepemudaan lainnya hanya saja di GenRe lebih mencangkul tentang kesehatan, mental, fisik bahkan organ reproduksi. Dan di kabupaten Paser kedutaan yang ada forumnya baru hanya forum GenRe kabupaten Paser," jelas Aditya.
Forum GenRe mengajak para korban untuk berani melaporkan pelecehan seksual maupun kekerasan yang dialaminya sendiri maupun masyarakat disekitarnya untuk melapor kepada Dinas Terkait maupun ke Forum GenRe, Forum akan meneruskan laporan tersebut kepada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
"Kasus pelecehan seksual adalah salah satu kasus yang darurat terjadi dan butuh payung hukum untuk menyelesaikan kasusnya seterang mungkin pada pihak yang berwenang seperti DPPKBPPPA bahkan kepolisian." Tutur Aditya
Bagi yang para remaja rentang usia 14-24 tahun yang berminat mendaftar dapat mengikuti requirement yang dibuka atau mengajukan diri langsung ke forum, dengan ketentuan wajib yaitu diharus menjadi anggota PIK REMAJA, kecuali daerahnya tidak ada PIK remaja.(ar)