
KabarIkn.com,Balikpapan - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Kurniawan membuka "Digital Signature dan dirangkai Praktek Pembuatan Digital Signature," diikuti sekira 243 SMA/SMK/SLB Negeri se-Kalimantan Timur, dilaksanakan di hotel Novotel, Balikpapan, Jumat (3/11/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan, setelah sehari sebelumnya, Kadisdikbud Kaltim melaunching penggunaan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), di acara ini sejumlah sekolah tingkat SMA/SMK/SLB Negeri dibagikan 480 unit Handphone Tablet (Tab), masing-masing sekolah menerima dua unit Tab.
Muhammad Kurniawan mengatakan, penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) pada 2-4 November 2023 di Hotel Novotel Balikpapan.
Dia menyatakan, anggaran yang dikeluarkan dari pembelian tab tersebut hampir Rp 3 miliar. Sebuah tab itu untuk di membantu satuan pendidikan dan cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menerapkan aplikasi Srikandi.
Pihaknya memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah, melalui dukungan perangkat. Yang akan dipakai kepala sekolah dan tata usaha sehingga urusan persuratan dilakukan secara digitalisasi.

Menurut Muhammad Kurniawan, penerapan berbasis elektronik di Kaltim tidak ada tantangan, begitu juga dengan jaringan.
Melalui pembuatan digital signature, setiap kepala sekolah dan tata usaha dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan melalui bimbingan ini, dapat dimengerti sistem utamanya, penggunaan fitur DA Kaltim.
"Mungkin sebagian masih blank spot, namun mudah-mudahan tidak menjadi halangan kita. Nggak banyak sih sebenarnya blank spot di kita. Kalau di Mahulu, ujungnya ada sinyalnya. Ada mungkin daerah-daerah di Kutim, tapi kalau mereka di hotel 'kan bisa," jelasnya.
Untuk diketahui, aplikasi Srikandi ini untuk percepatan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Adapun lokasi sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim dari kota sampai di perbatasan maka digitalisasi persuratan melalui aplikasi Srikandi, akan sangat membantu jika dihadapkan dengan kondisi geografis sekolah sekolah yang ada di Kaltim.
Selain itu, peran semua stakeholder dan dukungan yang memadai agar pelaksanaan penggunaan aplikasi Srikandi diharapkan dapat dilaksanakan dengan hasil yang optimal. (beny/adv/diskominfo prov kaltim)