
Foto : Kepala Bidang P2EPD Rina Julianti dan Kabid APTIKA Normalina saat mengikuti kegiatan Koordinasi Inovasi Daerah RKPD Tahun 2023
KabarIkn.com,Balikpapan - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bapedda ) Provinsi Kalimantan Timur diharuskan untuk menyelesaikan Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) di tahun 2023. Dalam hal ini inovasi yang disampaikan sesuai dengan tema RKPD 2023 yaitu " Peningkatan Produktivitas Guna Mewujudkan Ketahanan Sosial dan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutam Dalam Kerangka Kalimantan Timur yang Berdaulat".
Kegiatan Pembahasan Inovasi Daerah RKPD Provinsi Kaltim Tahun 2023 ini dihadiri oleh Diskominfo Provinsi Kaltim , Dinas Kehutanan dan Disnaker yang digelar di Hotel Four Point Balikpapan , Jumat ( 03/05/2022).
Penyelenggaraan pemerintahan daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan , pemberdayaan dan peran serta masyarakat , serta peningkatan daya saing daerah.
Efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah juga perlu ditingkatkan dengan lebih memperhatikan aspek hubungan antar pemerintah pusat dan daerah yang perlu didorong oleh Inovasi Daerah itu sendiri.

Kepala Bidang P2EPD Rina Julianti berharap dari inovasi yang sudah dikembangkan oleh SKPD dapat dimasukkan kedalam dokumen RKPD tahun 2023. Dalam kegiatan ini mereka juga mengundang Balitbangda dan Diskominfo karena Balitbangda yang mendata berbagai Inovasi yang dimiliki oleh perangkat daerah.
" Begitu juga harapan kami dengan Diskominfo , karena Diskominfo lah yang nanti akan mengintegrasikan inovasi yang sudah ada di Provinsi Kaltim dan harapannya nanti dari Perangkat Daerah dapat melihat inovasi tersebut di sistem satu data Kalimantan Timur," Kata Kepala Bidang P2EPD Rina Julianti kepada awak media
Untuk Inovasi yang disampaikan ada banyak sekali , akan tetapi yang dipilih oleh Bapedda adalah inovasi yang sesuai dengan produktivitas baru ada 4. Tetapi mereka akan mencoba kembali melihat berbagai inovasi yang sudah ada data base nya di Balitbangda maupun di BPSDM.
Rina menambahkan bahwa kedepannya mereka tidak hanya berfokus kepada 4 Inovasi yang dipilih tersebut tetapi dari Bapedda akan mencermati kembali inovasi yang ada.

Inovasi ini sangat luar biasa penilaiannya untuk perencanaan pembangunan. Jadi , Bappenas menyelenggarakan pemilihan RKPD terbaik se - Indonesia dan salah satu item yang dilihat adalah Inovasi dengan penilaian yang sangat tinggi.
" Untuk itu kami harapkan kedepannya di Kalimantan Timur teman - teman dapat semangat untuk melakukan inovasi yang lebih baik untuk kebutuhan masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu , Kabid APTIKA Nomalina menyampaikan pada koordinasi kali ini Bapedda mencari Inovasi yang terbaik yang berhubungan dengan Raperda, Inovasi ini harus dikaitkan dengan rancangan pembangunan daerah.
Adapun tamu Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) yang diundang pada koordinasi ini adalah OPD yang memang bisa memberikan layanan terbaik atau lebih kepada produksi seperti pertanian dan banyak inovasi yang mereka berikan.
" Pembahasan kali ini lebih kepada produksi seperti pertanian dan apapun pelayanan yang bisa mereka berikan kepada masyarakat dan dihadirkannya Diskominfo pada kegiatan ini sebagai publikasi informasi" katanya.
Dalam hal ini , Normalina memberikan contoh misalnya peternakan sapi bagaimana mereka bisa menjual lebih cepat atau masyarakat bisa mendapatkan harga yang termurah dan apa yang mereka lakukan.
" Untuk publikasi dari aturan semuanya yang memberi layanan aplikasi adalah Diskominfo," pungkasnya. (Bs/adv/diskominfo Kaltim)