[Valid RSS]

KabarIkn.com,PENAJAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menghadiri kegiatan penanaman 1000 bibit mangrove dan penyerahan bibit mangrove secara simbolis serta kegiatan aksi bersih pantai bersama pelajar dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024 di Pantai Nipah-Nipah, Rabu (21/02/2024). 

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU bekerjasama dengan PT Adhi Karya (pesero) Tbk dengan mengusung tema “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif”.

Sekda PPU Tohar saat dijumpai mengatakan dengan adanya kegiatan diselenggarakan seperti ini tentu mengingat kembali secara kolektif. Karena pantai jika tidak ada mangrovenya tentu tidak cantik dan indah. 

“Oleh karena itu, inilah yang bisa diperbuat dalam rangka menghidupkan pantai, ekosistem dan habitat laut dengan cara menanam mangrove atau tumbuhan bakau,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan jangan sampai ada suatu bagian yang ingin menghidupkan wisata pantai dengan menanam mangrove dan ada pula suatu bagian diantaranya yang tidak terlibat tetapi tidak peduli bahkan merusak. 

“Kegiatan ini harapan kita jangan sampai berhenti menanam. Tetapi tetap dilanjutkan dengan pemantauan dan pemeliharaan, karena itu penting,” harapnya.

Tohar juga berkeinginan untuk tanggung jawab bersama dan tumbuhkan kepedulian bersama agar tujuan akhir untuk daya dukung lingkungan dapat manfaat besar. Terlebih momentum HSPN 2024 ini bisa dijadikan komitmen bersama dan peduli dalam mengelola sampah dengan baik, terlebih saat ini Kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara. 

“Terima kasih kepada jajaran PT. Adhi Karya yang telah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup bagian dari Pemerintah Kabupaten PPU. Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa dikembangkan lebih jauh,”pungkasnya. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun berkeinginan menghidupkan kembali ekowisata mangrove yang berada di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Penajam. 

Menurutnya dengan dilakukan revitalisasi kawasan ekowisata mangrove tersebut, selain dapat menyelematkan ekosistem mangrove kedepannya juga dapat membuka peluang pariwisata berkelanjutan yang ada di Kabupaten PPU. 

Hal di ungkapkan Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat rapat pembahasan mengenai pembangunan ekowisata mangrove di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Penajam. Rapat tersebut diselenggarakan di ruang rapat bupati bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI), Selasa (20/02/2024). 

"Meskipun kita memiliki potensi alam yang luar biasa, sayangnya ekowisata mangrove ini tidak terawat dan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius kita bersama dan hari ini adalah momentum perubahan, sebuah kesempatan emas untuk memberikan sentuhan baru pada ekosistem mangrove ini,"ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, dengan mengajak seluruh pihak terkait baik itu pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk bersama-sama berkomitmen merubah nasib ekowisata mangrove yang ada saat ini menjadi lebih baik lagi. Tentunya dengan pariwisata ini kedepannya dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. Bahkan dapat memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

"Kehadiran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia disini adalah bukti dukungan penuh dari pemerintah pusat, yang memberikan harapan besar untuk keberhasilan revitalisasi ini. Melalui kerjasama dan komitmen bersama, kita dapat mengubah citra ekowisata mangrove menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya memukau, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata, "terangnya.

Makmur Marbun juga mengharapkan untuk saling menjaga dan manfaatkan potensi-potensi alam yang ada di Kabupaten PPU dengan bijak untuk kesejahteraan bersama dan pelestarian lingkungan. 

"Untuk itu, mari kita lanjutkan perjalanan ini, bersama kita mengembangkan potensi ekowisata mangrove, dan memastikan bahwa keindahan alam ini dapat dinikmati oleh banyak orang, baik sekarang ataupun di masa depan,"pungkasnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi Ditjen KSDAE Kementrian LHK RI Ahmad Munawir beserta jajaran, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ahmad Usman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU Andi Israwati Latief, Pimpinan PT. Kideco Jaya Agung berserta jajaran. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun membuka kegiatan turnamen mini soccer KONI Cup I antar pelajar SMA/SMK se-Kabupaten PPU tahun 2024 di lapangan mini soccer Kompleks Islamic Center, Selasa (20/02/2024) sore

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Alimuddin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ketua beserta pengurus KONI PPU, ketua beserta pengurus cabang PSSI PPU dan para peserta kejuaraan.

Dalam sambutannya, Pj Bupati PPU Makmur Marbun mengatakan seiring dengan program pemerintah maupun pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia, maka aspek olahraga menjadi penting dan sangat strategis, untuk terus dibina, ditingkatkan dan dikembangkan. 

"Diusia Pemerintah Daerah Kabupaten PPU saat ini, akan terus berjuang melaksanakan pembangunan disemua bidang dengan harapan, pada saatnya terwujud masyarakat yang maju dan sejahtera," ungkapnya.

Lanjut Makmur Marbun berharap melalui pelaksanaan turnamen ini, akan banyak terlahir para atlet muda yang berprestasi, sehingga mampu membawa harum nama daerah baik pada tingkat lokal, regional, nasional dan tidak tertutup kemungkinan pada tingkat internasional. 

"Oleh karenanya, dari pelaksanaan turnamen ini, kepada panitia pelaksana agar dapat menjaring atlet-atlet muda berbakat untuk disiapkan menjadi atlet daerah, menuju tingkat yang lebih tinggi,"ungkap orang nomor satu di PPU.

Diakhir sambutannya Pj Bupati menaruh pesan kepada para panitia agar selama pelaksanaan kejuaraan berlangsung, dapat melaksanakan pertandingan dengan baik, tanpa ada sesuatu yang mencederai tujuan diadakannya kejuaraan tersebut.

"Selamat bertanding kepada seluruh peserta junjung sportivitas, tunjukkan permainan yang baik, dan jadikanlah even pertandingan ini menjadi wahana dalam berprestasi,"pungkasnya. (DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun sambut Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dalam acara malam ramah tamah rapat kerja (raker) Destinasi dan Industri Pariwisata Se-Kaltim yang diikuti 10 kabupaten/kota yang ada di Kaltim bertempat di Alun-alun Pemkab PPU, Minggu malam (18/02/2024).

Makmur Marbun dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kaltim yang telah menunjuk PPU sebagai tuan rumah pada kegiatan-kegiatan daerah.

'' Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan kerja sama yang telah terjalin dalam rapat kerja bidang destinasi dan industri pariwisata ini,” ucap Makmur Marbun.

Tidak hanya itu Makmur Marbun juga mengatakan bahwa Kabupaten PPU sendiri juga memiliki beberapa destinasi wisata yang menurutnya akan sangat baik jika terus menerus dikembangkan, seperti wisata pantai, wisata goa, wisata sawah, penangkaran rusa sambar yang merupakan binatang endemik khas dari PPU dan juga keberadaan Ibu Kota Nusantara menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

'' Melihat hal tersebut, kita harus terus semangat untuk membangun sektor kepariwisataan kita, dengan melaksanakan pembangunan destinasi pariwisata secara sistematis, terencana, terpadu dan berkelanjutan dengan tujuan tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai seni, adat-istiadat, budaya dan agama yang hidup di dalam masyarakat yang multi-kultur,”imbuhnya .

Diakhir sambutannya Makmur Marbun juga melaporkan bahwa rusa sambar sebagai ikon Kabupaten PPU sudah mendiami kandang baru yang ada di belakang Kantor Bupati PPU.

''Saya juga ingin melaporkan kepada Pak Pj Gubernur bahwa ada sepuluh rusa sambar yang menjadi ikon PPU sudah berpindah dari penanggkaran rusa Api-api ke kandang yang ada di belakang kantor kami, untuk itu sudah banyak yang datang untuk melihat rusa-rusa yang ada, perawatan intens akan kami berikan sehingga rusa sambar yang ada sekarang bisa berkembang dan bertambah,”kata Makmur.

Sementara dalam sambutannya Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik juga mengucapkan bahwa PPU menjadi salah satu contoh perkembangan yang sangat cepat di bidang ekonomi salah satunya UMKM, untuk perubahan dengan penetapan sebagai daerah penyanggah IKN, memiliki ikon rusa sambar.

'' Pertama kali saya datang ke PPU, Alun-alun ini masih gelap dan saya meminta bagaimana caranya ini bisa menjadi terang dan bisa menjadi tempat untuk perputaran ekonomi yang ada di PPU, dan menjadi tempat hiburan untuk masyarakat di PPU,” Ujar Akmal.

Akmal Malik juga mengatakan pentingnya identitas daerah atau simbol dalam mengenalkan suatu daerah. Dan PPU dengan ikon rusa sambar tambahnya memberikan ciri khas untuk sebuah daerah. 

“Sudah saya melihat adanya perkembangan rusa sambar yang dari Api-api sudah berpindah dan saya tantang kembali dua bulan kedepan kalau rusanya segar, berkembang, dan sehat tidak ada yang mati, berarti PPU sudah bisa merawat daerah nya juga dan bisa membuat daerah ini berkembang juga,”tutup Akmal.

Tampak hadir Ketua DPRD PPU Syahrudin M Noor, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, unsur Forkopimda, Plh. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, kepala perangkat daerah PPU dan perwakilan dinas Pariwisata Se-Kaltim. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM- Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menegaskan persoalan dampak sosial terkait pembangunan bandara VVIP di kabupaten PPU agar tidak berlarut-larut tanpa kepastian yang jelas. 

Paling tidak penyelesaian tahap awal salah satunya terkait ganti rugi tanam tumbuh harus sudah dilakukan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat di lokasi pembangunan bandara VVIP di kabupaten PPU. 

Perihal ini dikatakan Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun saat menghadiri rapat teknis ekspose penanganan dampak sosial kemasyarakatan dalam rangka penyediaan tanah untuk pembangunan bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) di kabupaten PPU, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin, (19/2/2024) siang di Samarinda. 

" Makanya saya minta agar tahap awal ini segera dibayarkan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Saya yakin jika tahap awal ini segera terealisasi, maka tahap selanjutnya akan lebih mudah karena masyarakat telah percaya kepada pemerintah," tegas Marbun. 

Marbun mengatakan pihaknya bersama jajaran forkopimda PPU selama ini terus berupaya untuk melakukan upaya-upaya penyelesaian dampak sosial yang terjadi terkait pembangunan bandara VVIP di kabupaten PPU. 

Namun menurut nya, jika tidak dibarengi tim lainnya yang ada di sana, persoalan sosial seperti ganti rugi tanam tumbuh itu tidak akan segera selesai karena persoalan itu bukan menjadi kewenangannya dalam persoalan tersebut. 

" Mulai forkopimda, camat dan lurah terkait, semua saya bawa kesini setiap waktu sebagai bukti keseriusan untuk penyelesaian persoalan di bandara. Oleh karena itu saya minta kerjasamanya untuk segera memberikan jawaban kepada masyarakat di sana," ujar Marbun. 

Marbun menambahkan bahwa sesungguhnya situasi dilapangan jauh berbeda dengan apa yang disampaikan ketika pertemuan dalam rapat. Menurutnya, jika tidak dilakukan realisasi segera dikhawatirkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah semakin berkurang yang dapat berpotensi pada konflik sosial di wilayah itu. 

" Persoalan ini harus kita jaga jangan sampai terjadi. Makanya saya minta kerjasamanya seluruh tim agar menjadi perhatian bersama. Kasihan masyarakat terlalu lama menunggu," bebernya. 

Dalam pertemuan ini, sejumlah keputusan penting telah disepakati bersama terkait percepatan penyelesaian persoalan dampak sosial yang terjadi di lokasi pembangunan bandara VVIP di kabupaten PPU. 

"Dalam proses penyelesaian penanganan dampak soaial kemasyarakatan yang saat ini sedang berlangsung, disepakati bahwa proyek pembangunan bandara VVIP IKN harus bisa tetap berjalan, " tutupnya. 

Sementara itu Sekprov Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan bahwa persoalan dampak sosial pembangunan bandara VVIP menjadi tanggung bersama semua unsur yang terlibat didalamnya. Untuk itu dia berharap harus saling bersinergis sesuai tugasnya masing-masing

" Tanpa kerjasama yang baik maka sulit untuk kita wujudkan hasil yang maksimal. Oleh mari kita mari kita saling bersinergis mengingat pembangunan bandara VVIP ini harus segera terlaksana," ucapnya. 

 Pertemuan ini dihadiri sejumlah pejabat terkait mulai dari perwakilan kementerian PUPR, perwakilan kementerian Perhubungan, perwakilan bank Tanah, forkopimda PPU dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekprov Kaltim, Sri Wahyuni yang digelar di kantor gubernur Kaltim. (HumasPPU)                                                                                                                                                                                                                                                                        

KabarIkn.com,PENAJAM, - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengatakan bahwa saat ini sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam rangka peningkatan Sumber daya Manusia (SDM) di wilayahnya. 

Dia berharap di tahun 2024 ini kabupaten PPU sudah bisa masuk di lima besar kabupaten se Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) khususnya dari aspek pembangunan di bidang pendidikan. 

" Mudah-mudahan ini bisa kita wujudkan, masih ada waktu," kata Makmur Marbun, disela-sela kegiatan bakti sosial program Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) SDN 013, Penajam, Sabtu, (17/2/2024). 

Makmur Marbun mengatakan dirinya merasa bangga karena PPU sudah masuk salah satu kabupaten yang menerapkan sekolah laboratorium pancasila. Salah satunya SDN 13 penajam telah tercatat sebagai sekolah laboratorium pancasila di kabupaten PPU. 

“Ini merupakan lompatan yang sangat luar biasa. Inilah salah satu cara bagaimana kita mendongkrak mutu pendidikan di kabupaten Penajam Paser Utara," terang Makmur Marbun.

Direktur Produk Hukum Daerah pada Direktorat Otonomi Daerah ini juga menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), dinas sosial dan seluruh perangkat daerah termasuk kepala sekolah pengawas dan stakeholder agar betul-betul memberikan ruang kepada siswa dan siswi yang ada di kabupaten PPU.

" Tujuannya adalah agar apa yang menjadi cita-cita bersama dalam meraih suksesnya penerapan pendidikan karakter kebangsaan dapat terwujud tentunya sejalan dengan program merdeka belajar seperti yang kita cita-citakan," tutupnya.

Sementara itu Kepala sekolah SDN 013 Penajam, Rusmala Wati mengatakan hadirnya SLP akan memudahkan sekolah dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila secara intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang ada di satuan pendidikan.

 Kemudian juga memudahkan sekolah dalam upaya pencegahan degradasi moral pada generasi Z seperti perundungan intoleransi kekerasan seksual tawuran radikalisme penyalahgunaan narkoba dan perilaku negatif lainnya. 

“Untuk memutuskan mata rantai kemiskinan dengan memberikan edukasi kewirausahaan sejak dini meningkatkan kebersihan sekolah dengan pengelolaan sampah yang bijak baik sampah organik maupun sampah non organic," beber Rusmala. 

Dalam kesempatan ini Makmur Marbun bersama dinas terkait dan jajaran SDN13 penajam menyerahkan sebanyak 500 Paket makanan bergizi tinggi kepada masyarakat PPU di wilayah itu. Paket ini merupakan bakti sosial program Sekolah Laboratorium Pancasila SDN 013 penajam. (HumasPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) secara meraton untuk mewujudkan pemerintahan yang efisien dan terhubung secara elektronik. Tentunya ini merupakan langkah percepatan Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan fokus dalam pengembangan penerapan e-office. 

Saat ini, Diskominfo PPU kembali melakukan pendampingan mengenai aplikasi e-office. Pendampingan tersebut dilakukan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Warga (Perkim) PPU, Kamis (15/02/2024).

Kegitan itu berlangsung di ruang rapat Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) PPU dan diikuti sebanyak kurang lebih 15 peserta yang nantinya akan menjadi user pada penerapan aplikasi e-office tersebut. 

Saat dijumpai usai pendampingan aplikasi e-office, Kepala Dinas Perkim PPU Yusuf Basra mengungkapkan jika pada era informasi dan digitalisasi tentunya peralihan penggunaan teknologi sangat relevan. Tertutama pada pengaplikasian e-office seperti urusan persuratan dan administrasi perkantoran dengan mengintegrasikan kedalam aspek pekerjaan sehari harinya. 

“Tentunya dapat dipermudah dan aplikasi e-office sudah menjadi keharusan, bahkan ini merupakan tuntutan di era informasi dan digitalisasi yang tidak bisa dihindari atau di tolak. Kuncinya harus menyesuaikan diri dan mengikuti,”ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan dengan adanya aplikasi e-office dapat mewujudkan birokrasi modern yang efektif dan efesien pada instansi pemerintahan. Tentunya ini dilakukan agar dapat memberikan kemudahan pada pengelolaan surat masuk dan keluar secara elektronik.

“Diawal pasti terasa berat proses transisi, namun kedepan kita akan merasakan banyak kemudahan dan fleksibilitas dengan adanya e-office,” pungkasnya.(DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun menyaksikan langsung pelepasan rusa sambar ke lokasi penangkaran milik Pemda yang telah disiapkan tepat di belakang kantor bupati PPU, kilometer 09 Napah-nipah, Kamis, (15/2/2024) siang. 

Sejumlah rusa sambar ini dikirim langsung dari UPTD PTHPT penangkaran rusa milik Pemprov Kaltim yang berada di Desa Api-api, kecamatan Waru, kabupaten PPU. 

Untuk tahap awal ini, sebanyak enam ekor rusa telah dilepas ke lokasi penangkaran tersebut dari jumlah yang direncanakan sebanyak sepuluh ekor. 

Rusa-rusa ini diangkut menggunakan kotak tertutup dari bahan kayu yang diangkut menggunakan kendaraan truk. 

" Agar rusa-rusa ini tidak setres untuk awal-awal ini jangan terlalu di dekati. Biarkan rusa yang ada menyesuaikan lingkungan barunya dulu," ucap Marbun di sela-sela ini. 

Dalam pelepasan ini, Makmur Marbun juga didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU, Nicko Herlambang, Asisten III, Bidang Administrasi Umum, Ahmad Usman dan sejumlah pihak UPTD PTHTP Desa Api-api. 

Seperti diketahui sebelumnya, keberadaan rusa yang merupakan ikon di Kabupaten PPU tersebut, membuat Pj Bupati PPU, Makmur Marbun memutuskan untuk membangun penangkaran rusa di wilayah Kantor Bupati PPU.

"Menurut saya belum lengkap, karena rusa sebagai ikon daerah tetapi hanya patung rusa saja yang terpampang di Pemkab PPU, makanya saya minta harus ada penangkaran rusa di kawasan kantor Bupati PPU ini" ungkap Makmur Marbun beberapa waktu lalu.

Makmur Marbun menambahkan pembangunan penangkaran rusa di kawasan kantor Bupati PPU ini, sejalan dengan saran Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik yang juga meminta agar dilakukan pembangunan tempat pemberdayaan rusa sambar di Kabupaten PPU karena keberadaan UPTD penangkaran rusa desa Api-api saat ini telah melebihi kapasitas jumlah rusa yang ada disana. (HumasPPU).

KabarIkn.com,PENAJAM,-Ratusan Kepala Sekolah (Kepsek) mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat arahan langsung dari Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun, Kamis, (15/2/2024) di kantor bupati PPU.

Arahan ini disampaikan Marbun terkait peran kepala sekolah dan guru dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

“ Masalah pendidikan ini bagi saya tidak ada toleransi. Saya tidak pernah main-main jika menyangkut pendidikan di kabupaten PPU. Ini menjadi perhatian kita semua,” kata Makmur Marbun.

Untuk itu sambung Marbun, dirinya mengajak seluruh kepala sekolah termasuk para guru di kabupaten PPU agar bersama-sama mewujudkan pendidikan yang lebih baik di tanah benuo taka tersebut.

Apalagi menurutnya, dirinya merasa prihatin ketika awal menjabat sebagai Pj bupati PPU empat bulan lalu. Karena berdasarkan data yang ada Monitoring Center of Prevention (MCP) PPU dibidang manajemen ASN termasuk manajemen guru, kabupaten PPU merupakan kabupaten terendah se Indonesia hanya diangka 16,8 pada posisi agustus 2023.

“ Saya coba dengan sekuat tenaga untuk memperbaiki semua itu. Kita bersyukur kemarin di awal januari 2024 MCP kabupaten PPU sudah diangka 65,8 persen. Begitu juga sektor lainnya salah satunya terkait pelayanan publik, PPU telah memperoleh penghargaan tiga besar se kaltim dari Ombudsman Ri,” beber Marbun. 

Tambah dia bakwa sektor pendidikan merupakan hal terpenting dalam membagun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di suatu daerah khususnya di kabupaten PPU. Termasuk sektor lainnya seperti kesehatan, pertanian dan beberapa sektor lainnya.  

Hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) di kabupaten PPU sambung dia, menuntut masyarakat kabupaten PPU memiliki SDM yang mampu bersaing. Jika itu tidak dapat di wujudkan, dikawatirkan putra-putri daerah tidak dapat berperan dalam kemajuan pembangunan di IKN nantinya.

“ Ini tugas kita bersama. Para kepala sekolah, guru dan pemerintah daerah kabupaten PPU tentunya untuk mewujudkan SDM yang lebih baik di kabupaten PPU agar kita tidak menjadi penonton di daerah sendiri,” tutupnya. (HumasPPU).

KabarIkn.com,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten PPU menggelar Focus Group Discussion (FGD) Daerah Dalam Angka 2024 bertempat di ruang rapat kantor Bapelitbang PPU pada Kamis (15/02/24). Tampak hadir Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Juliana, Plh Kepala BPS PPU Lili Riduan, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU Herlambang serta para produsen data di wilayah Kabupaten PPU.

FGD Daerah Dalam Angka merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh BPS dan unsur Forum Satu Data dalam rangka finalisasi data statistik sektoral, yang nantinya data-data tersebut akan dibuat dalam bentuk buku ‘Daerah Dalam Angka’ dan dipublikasikan pada Portal Satu Data.

Sekretaris Diskominfo PPU Herlambang menyampaikan tingkat keterisian data statistik sektoral tahun 2023 berada di angka 47 persen dari jumlah 1.312 daftar data.

“Saya berharap seluruh produsen data berpartisipasi aktif dalam memaksimalkan keterisian data statistik sektoral yang masih rendah,” ungkap Herlambang.

Lebih lanjut dirinya menambahkan Pemkab PPU terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas data sebagai bahan perencanaan dan pembangunan daerah.

“Diperlukan komitmen dan keterlibatan aktif oleh semua pihak. Produsen data diharapkan dapat terlibat secara aktif dalam mendukung pencapaian nilai indeks pembangunan statistik Kabupaten PPU,”terangnya.

Selain itu, Kepala BPS Provinsi Kaltim Yusniar Juliana menyampaikan kegiatan FGD ini dapat memberikan kontribusi positif bagi penyelenggaraan statistik sektoral. (Sha/*DiskominfoPPU)

KabarIkn.com,PENAJAM,-Penjabat (PJ) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengatakan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di kabupaten PPU, berjalan dengan lancar dan kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti.

Perihal ini dikatakan Makmur Marbun saat ditemui di salah satu titik kunjungannya ke sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di empat Kecamatan di wilayah kabupaten PPU, Rabu (14/2/2024).

" Kita bersyukur pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024 yang ada di empat kecamatan di wilayah PPU terlaksana dengan lancar dan kondusif, " kata Makmur Marbun. 

Dia menambahkan bahwa pemungutan suara di sejumlah TPS yang ia pantau seluruh nya berjalan lancar dan kondusif. Selain itu partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di kabupaten PPU juga cukup tinggi.

Hanya saja ada satu persoalan yang terjadi di TPS khusus di kecamatan sepaku dengan peserta mereka yang merupakan pendatang dari luar Kabupaten PPU. 

" Persoalannya mereka itu mendaftarkan diri antara bulan Juni -Juli. Sementara kontrak mereka habis di bulan Desember sehingga mereka sudah pulang kampung dan tidak bisa menggunakhak hak pilihnya di sepaku," beber Marbun. 

Lebih jauh dia mengatakan bahwa Pemilu merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan gembira oleh masyarakat. Selain itu, sambung dia, masyarakat juga tetap menjaga suasana yang damai dan harmonis hingga akhir Pemilu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.

Dalam kegiatan pemantauan ini Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun juga didampingi Forkopimda Kabupaten PPU. Tampak Kapolres PPU AKBP Supriyanto, Dandim 0913 PPU, Letkol Arfan Affandi, Kajari PPU, Agus Chandra dan sejumlah pejabat terkait lainnya.  

Sebelum melakukan pemantauan, Pj. Bupati PPU, Makmur Marbun bersama istri, Romauli Siregar melakukan pencoblosan di TPS 27 Penajam yang tidak jauh dari rumah dinas bupati PPU, di jalan Unocal, kilometer 0,5 kecamatan Penajam, kabupaten PPU. (HumasPPU).

KabarIkn.com,PENAJAM,- Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun bersama istrinya, Romauli Siregar melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), 27 Penajam sekitar pukul 08.00 Wita pagi tadi. 

Lokasi TPS 27 Penajam ini juga tidak jauh dari rumah dinas bupati PPU, di jalan Unocal, kilometer 0,5 kecamatan Penajam, kabupaten PPU, Rabu, (14/2/2024). 

Ditemui usai melakukan pencoblosan Makmur Marbun mengatakan bahwa masyarakat kabupaten PPU hari ini akan menggunakan hak pilih nya. 

Oleh karena itu dia mengajak seluruh masyarakat yang telah terdaftar sebagai pemilih di kabupaten PPU agar datang berbondong-bondong ke TPS masing-masing.

" Gunakan hak pilih bapak dan ibu semua. Pagi ini saya bisa dikatakan menjadi pemilih pemula, " kata Marbun sambil memperlihatkan bukti warna tinta di jarinya.

Dia mengingatkan bahwa satu suara sangat berarti untuk pembangunan negara Indonesia. Oleh karena itu sambung dia, gunakan hak pilihnya dengan bijak sesuai dengan hati nurani.

Ditambah kan kenapa dirinya melakukan pencoblosan lebih awal. Karena diarinya akan melakukan peninjauan ke sejumlah TPS yang ada di PPU. Terutama di kecamatan sepaku

"Kecamatan Sepaku ini berbeda dengan kecamatan lain karena ada pemilih tambahan datang dari seluruh pelosok Indonesia di wilayah itu. Sehingga nemungkinkan akan coba memantau di wilayah tersebut," bebernya. 

Namun tambah dia, dirinya juga telah mempercayakan kepada petugas keamanan di lapangan. Utamanya bagi satuan Lindungan Masyarakat atau Linmas di wilayah itu. 

" Mereka harus bekerja sesuai SOP. Beberapa instruksi telah saya lakukan pada mereka untuk membantu pengamanan di sana, " ucapnya. 

"Sampai tadi pagi pun saya pantau per-3 jam mereka melaporkan kepada saya. Saya pikir sampai tadi pagi semua belum ada hambatan yang berarti," tambahnya.

Pemerintah daerah kata Makmur Marbun jauh-jauh hari telah berkomitmen untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu 2024 di kabupaten PPU. 

" Sejak awal pemda PPU bersama forkopimda terus mensuport KPU maupun Bawaslu kabupaten PPU untuk suksesnya pelaksanaan hajat besar bangsa ini yaitu pemilu tahun 2024," tutupnya. (HumasPPU).