
KabarIkn.com,Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan. Pada Rabu (4/3/2026), kegiatan digelar di Masjid Mishbahush Shudur, Balikpapan Barat, yang dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Wakil Wali Kota, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta para jamaah setempat.
Dalam sambutannya, Rahmad Mas’ud mengungkapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di bulan suci Ramadan. Ia menyebut Safari Ramadan menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
“Alhamdulillah, kita masih diberi nikmat kesehatan sehingga bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama masyarakat Balikpapan Barat dalam suasana Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.
Wali Kota juga mengenang Balikpapan Barat pada era 1990-an yang sempat mendapat stigma sebagai wilayah “zona merah”. Namun, menurutnya, seiring waktu dan kerja keras masyarakat, kawasan tersebut terus bertransformasi menjadi lebih baik.
“Dulu wilayah ini sering dicap negatif. Tapi hari ini kita bisa melihat perubahan besar. Banyak tokoh penting lahir dari Balikpapan Barat, mulai dari pimpinan daerah hingga legislatif. Ini membuktikan kualitas sumber daya manusianya luar biasa,” katanya.
Rahmad menekankan pentingnya keberanian yang rasional dalam membangun masa depan. Ia mengingatkan generasi muda agar berani dalam hal positif, bukan keberanian yang mengarah pada tindakan melanggar hukum.
Selain itu, ia berpesan kepada para orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak kepada anak-anak sejak dini. Menurutnya, pendidikan berbasis nilai Al-Qur’an dan ajaran Islam menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus.
“Orang tua saya bukan pejabat, bukan pula ulama, tetapi mereka mendidik kami dengan nilai-nilai agama. Itu yang menjadi pegangan hidup hingga hari ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan di Balikpapan Barat, khususnya Kampung Baru. Pemerintah Kota berkomitmen melakukan penataan kawasan, termasuk pembangunan dan renovasi terminal pelabuhan, peningkatan akses jalan dari Pandansari menuju Pelabuhan Klotok, hingga rencana pembebasan lahan untuk pelebaran jalan.
Ia juga menyinggung rencana pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat yang sebelumnya sempat tertunda. Menurutnya, wilayah tersebut menjadi satu-satunya kawasan di Balikpapan yang belum memiliki rumah sakit representatif, sehingga pembangunan fasilitas kesehatan menjadi prioritas.
“Kami mohon dukungan masyarakat. Semua dilakukan untuk kemajuan Balikpapan Barat agar tidak lagi tertinggal dari wilayah lain,” tegasnya.
Safari Ramadan di Masjid Mishbahush Shudur berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ajakan menjaga persatuan, keamanan, dan kebersihan lingkungan demi mewujudkan Balikpapan yang lebih maju dan harmonis. (t/adv/diskominfo balikpapan)