[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Dinas Komunikasi dan Informatika meluncurkan Balikpapan Single Window atau integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik dalam rangka peningkatan layanan publik, Senin (26/9/2022) di Balaikota Balikpapan, bersama tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkot Balikpapan. 

Balikpapan Single Window ini diprakarsai oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan, Adamin Siregar. Ia menjelaskan, program ini ditargetkan selesai dalam dua bulan ke sejak diluncurkannya, sebagai program jangka pendek. 

"Ada tiga jenis layanan. Pertama dari ketenagakerjaan, lalu layanan kelurahan dan layanan Capil," sebut Adamin Siregar (10/10/2022). 

Pada November mendatang diharapkan masyarakat sudah bisa menikmati layanan tersebut. Sebelumnya Diskominfo Kota Balikpapan juga telah melaksanakan sosialisasi ke sejumlah Ketua RT, yang selanjutnya diteruskan kepada RT lainnya. 

Adamin menyebut, layanan ini bisa berbasis web maupun mobile aplikasi. Yakni mengintegrasikan berbagai aplikasi layanan elektronik yang sudah ada maupun yang akan dikembangkan di jajaran Pemerintah Kota Balikpapan.

"Diharapkan dari penggabungan atau integrasi ini masyarakat bisa mendapatkan kemudahan cukup dengan satu portal saja. Atau nanti ke depannya cukup dengan satu aplikasi mobile," ungkap Adamin. 

Dengan begitu tidak ada lagi aplikasi yang diakses secara terpisah. Kendati sementara ini layanan tersebut masih bisa diakses sendiri di masing-masing website. Seperti sejumlah aplikasi, diantaranya ketenagakerjaan dan kelurahan. Masyarakat masih bisa datang ke kelurahan.

"Tapi nantinya setelah diintegrasikan atau digabungkan, masyarakat tidak perlu datang ke sana. Cukup mengakses portal tadi. Kalau sudah ada aplikasi mobilenya, cukup login Balikpapan Single Window," jelasnya. 

Misalnya pengurusan kartu kuning untuk melamar pekerjaan. Syarat surat domisili sebagai salah satu syarat dapat diakses via aplikasi tersebut. Syarat-syarat akan diverifikasi oleh dinas teknis, atau Dinas Ketenagakerjaan. "Nanti tinggal upload syarat dan selanjutnya ada tahapan untuk wawancara," sebutnya. 

Sesuai persyaratan, dapat diterbitkan notifikasi dan selanjutnya kartu kuning dapat diunduh langsung. Untuk surat domisili juga bisa diperoleh melalui aplikasi Balikpapan Single Window. "Verifikasi dilakukan kelurahan, untuk surat domisili. Lurah akan tandatangani digital. Terakhir juga ada notifikasi," terangnya. 

Dengan begitu dua layanan dapat diakses melalui satu aplikasi. Dalam dua bulan ini layanan tiga OPD yang akan dikejar. Pertama Disnaker, lalu Kelurahan, dan kependudukan atau layanan Disdukcapil. "Tiga OPD ini akan kita coba di dua bulan ini," katanya. 

Ia melanjutkan, selanjutnya sejumlah layanan masih akan terus ditambah. Misal pendidikan dan lainnya. Selain layanan, Balikpapan Single Window ini juga direncanakan bisa menjadi pintu bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi seputar Kota Balikpapan. Juga tempat untuk menyampaikan aduan terkait pelaksanaan pemerintahan dan kondisi Balikpapan. 

"Ke depannya kami juga ingin menyediakan panic button di aplikasi ini. Misalnya ada kebakaran, tinggal tekan tombol darurat kebakaran. Jadi langsung terkoneksi dengan OPD teknis," katanya. 

Dalam Satu Balikpapan Single Window, diharapkan sudah tersedia semua layanan. Maka paling tidak masyarakat sudah tidak bertanya lagi terkait pengurusan berkas seperti KTP, KK, dan lainnya. 

"Sebenarnya kita sudah memiliki target jangka menengah dan jangka panjang. Jangka menengah tersebut adalah satu tahun setelah dua bulan nanti. Paling tidak bisa 25 persen. Harapannya satu tahun kemudian, semua sudah satu kesatuan," tandasnya. (diskominfo/cha/mgm)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Pemerintah Daerah dituntut mampu menyesuaikan dan mengembangkan diri, agile, adaptif dan mampu meningkatkan daya saing di era Volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity atau VUCA, yang dinamis seperti saat ini. 

Bappeda Litbang Kota Balikpapan sebagai bagian dari Pemerintah Kota Balikpapan terus berinovasi sebagai optimalisasi sumber daya. Ini adalah respon atas tuntutan layanan masyarakat yang semakin tinggi baik kualitas maupun kuantitas.

Inovasi merupakan kunci dan alat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik yang wajib melakukan inovasi. 

Kepala Bappeda Litbang Kota Balikpapan, Murni mengungkapkan, pelayanan publik yang inovatif akan meningkatkan pelayanan, pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing yang semakin tinggi. Kemampuan daya saing daerah yang tinggi pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Rumah Inovasiku adalah inovasi untuk kotaku sebagai langkah strategis Bappeda Litbang dalam tata Kelola inovasi daerah yang berkelanjutan. Ini juga sebagai dukungan terhadap visi dan misi ke-1 RPJMD Kota Balikpapan tahun 2021-2026. Yakni penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dengan indikator Indeks Reformasi Birokrasi," terang Murni. 

Rumah Inovasiku juga sebagai upaya meningkatkan salah satu Indikator kinerja utama Bappeda Litbang, yaitu indeks inovasi daerah Kota Balikpapan. Yang mana dalam 4 tahun terakhir mengalami penurunan sekaligus percepatan pencapaian sasaran strategis.

Pada tatanan nasional, Indeks inovasi daerah menjadi salah satu indikator pengukuran indeks kepemimpinan daerah dan sesuai amanat Keputusan mendagri. Menjadikan pengungkit sebesar 3 persen terhadap Indeks Penyelenggaraa Pemerintah.

"Keberlanjutan rumah inovasiku dalam bentuk integrasi dalam sistem perencanaan pembangunan tahunan membentuk keselarasan inovasi dengan tema atau prioritas pembangunan daerah," jelasnya.

Sedangkan data inovasi dalam rumah inovasiku akan menjadi dasar untuk fasilitasi ke Innovation Government Award (IGA) dan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP). Murni melanjutkan, ke depannya, Rumah Inovasiku diinterintegrasikan dengan sistem tata kelola inovasi Provinsi Kalimantan Timur. Guna memperkuat membangun sistem dan ekosistim inovasi daerah. 

"Melalui tata kelola dalam rumah inovasiku, akan dibangun budaya inovasi yang mendukung peningkatan daya saing dan branding Kota Balikpapan. Yaitu sebagai kota inovatif , beranda Ibu Kota Nusantara," tandasnya. (diskominfo/cha/mgm)

KabarIkn.com,Balikpapan - Saat ini kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ) mengalami peningkatan yang sangat signifikan di Kalimantan Timur tetapi belum mencapai status Kejadian Luar Biasa ( KLB ).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri juliarty menyampaikan namun demikian saat ini berada dalam status kewaspadaan sehingga semua Kabupaten/Kota diminta untuk waspada terhadap peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD ).

" Di Kota Balikpapan sendiri juga terjadi peningkatan kasus DBD. Hal ini dapat dilihat dari penuhnya IGD rumah sakit di Balikpapan,"ujar Kadinkes Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty kepada awak media , Senin ( 26/09/2022).

Pada rapat pimpinan coffe morning di Kantor Pemkot Balikpapan , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud telah menyampaikan kepada seluruh camat maupun lurah dan unsur pendidikan di sekolah - sekolah agar melakukan kerja bhakti massal serta pemberantasan sarang nyamuk.

Kasus DBD sampai hari ini berjumlah 1.033 kasus dan ada 3 kasus meninggal dunia , terakhir pada Jum'at lalu yaitu anak umur 3 tahun.

Ia menghimbau agar para orangtua tetap waspada , terutama pada anak - anak yang demam. Jika anak demam segera dibawa ke puskesmas terdekat , karena DBD cepat membuat anak menjadi lemas.

" Gejala dari DBD ini memang mirip dengan Covid seperti gejala demam , karena itu harus segera diberikan tindak lanjut. Jika demam jangan membeli obat saja tetapi harus segera pergi ke puskesmas terdekat," imbuhnya.

Kadinkes Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty menambahkan bahwa untuk penyemprotan atau fogging itu merupakan langkah terakhir. Jadi , jika ditemukan kasus positif DBD maka akan dilakukan fogging dan dilakukan terlebih dahulu penyelidikan Epidemiologi oleh puskesmas ke wilayah tempat tinggalnya.

" Nanti tim puskesmas bersama kader akan memeriksa jentik - jentik dirumah pasien dan 100 meter di lingkungannya. Jika tidak ditemukan jentik berarti bukan dari situ penularannya jadi tidak dilakukan fogging," pungkasnya. ( tri )

KabarIkn.com,Balikpapan - Minggu ( 09/10/2022) , Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Balikpapan menggelar Rapat Kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Balikpapan Ir. Muhaimin,MT.

Muhaimin menyampaikan rapat kerja ini untuk mengevaluasi kegiatan tahun 2022 dan merencanakan program kerja tahun 2023. Raker ini diikuti oleh seluruh wakil ketua , Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) , seluruh ketua tim dan ditambah dengan Kwarda Provinsi. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Kwarda Provinsi.

" Ada beberapa arahan terutama untuk tahun 2023 agar para pengurus pramuka dapat lebih banyak melaksanakan kegiatan inovasi dan melaksanakan wirausaha terbuka agar pramuka tidak hanya selalu bergantung dari pemerintah tetapi juga dapat membiayai kegiatan sendiri,"ujarnya.

Diharapkan juga nanti program kerja berikutnya Kwarcab Pramuka Kota Balikpapan sudah memiliki tempat perkemahan untuk Pramuka Kota Balikpapan.

Selain itu , memperingati hari ulang tahunnya yang ke - 54 Muhaimin mendapat kejutan berupa kue ulang tahun dan ucapan selamat dari para anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Balikpapan dan Karang Taruna Kota Balikpapan. ( bs )

Foto : Kepala BPBD Kota Balikpapan , Silvi Rahmadina

KabarIkn.com,Balikpapan - Senin (26/09/2022) , Pemerintah Kota Balikpapan melakukan Launching Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIV Kota Balikpapan Tahun 2022. Adapun salah satu proyek yang di launching adalah " SIGAB ".

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kota Balikpapan , Silvi Rahmadina menyampaikan Sinergi Antisipasi Bencana ( SIGAB ) ini diangkat karena bencana memang tidak bisa diatasi oleh satu elemen saja tetapi harus ada kolaborasi dari Masyarakat , Unsur Akademisi , Pemerintahan , Tokoh Masyarakat maupun Pemuda semuanya harus bersinergi untuk mengantisipasi bencana.

Dalam hal ini ada 3 tahapan , pada saat pencegahan atau kesiapsiagaan bagaimana mereka mempersiapkan masyarakat untuk memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Selain memberikan Edukasi tentang penanggulangan bencana BPBD juga menambahkan bagaimana agar masyarakat memiliki kemampuan P3K ketika bencana terjadi dan bisa mempersiapkan mental psikologis.

" Kita juga menggaet DP3AKB untuk bisa memberikan edukasi , jadi bagaimana bisa mengatasi panik sehingga jika terjadi bencana langkahnya menjadi cepat , tepat dan selamat," ujarnya.

Ia menambahkan untuk pola BPBD memberikan edukasi , pendampingan , membentuk Si Pelopor Cegah Bencana ( SIBA ) dan Si Pelopor Cegah Kebakaran ( SIKA ) , karena bencana yang akhir - akhir ini sering terjadi adalah Kebakaran , Longsor dan Banjir.

Terdapat juga di Balikpapan Kampung Tangguh Bencana yang disana nanti akan terbentuk forum pengurangan resiko bencana yang menjadi mitra kerja pemerintah dalam melakukan edukasi masyarakat. ( tri )