[Valid RSS]

KabarIkn.com,Mandalika – Eksistensi All New Aerox 155 Connected series sebagai sport scooter yang dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan berkendara, semakin terbukti melalui gelaran seri perdana MotoGP Mandalika, Indonesia (18 – 20 Maret 2022). Pasalnya, skutik dari keluarga Maxi Yamaha ini hadir sebagai paddock bike yang telah digunakan oleh tim balap pabrikan Yamaha sejak sesi latihan bebas (free practice) bergulir di hari Jumat (18/3). 

Total ada sebanyak 7 unit motor yang diperuntukan untuk mendukung segala kebutuhan mobilitas kru teknis tim Monster Energy Yamaha MotoGP (MEYM) dan WithU Yamaha RNF MotoGP di area paddock. Ke-7 unit tersebut meliputi 2 unit All New Aerox 155 Connected ABS World Grand Prix Livery dan 5 unit All New Aerox 155 Connected Standard. 

Menariknya seluruh unit tersebut, juga dibubuhkan tanda tangan tepat di bagian fairing kanan dan kiri oleh kedua pembalap andalan tim MEYM, yaitu sang juara dunia MotoGP musim 2021 Fabio Quartararo serta Franco Morbidelli. 

“Dengan desain yang super sporty, performa mesin Blue Core 155cc VVA yang responsif, serta fitur berkendara yang lengkap, All New Aerox 155 Connected series kami nilai menjadi partner berkendara yang tepat untuk mendukung kebutuhan mobilitas tinggi para kru paddock tim balap pabrikan Yamaha. Selain itu, kehadiran All New Aerox 155 Connected series di ajang balap kelas dunia ini, tentunya juga turut meningkatkan kebanggaan bagi para pengguna Maxi Yamaha yang ada di Indonesia,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. 

Interaksi Bersama Pembalap 

Selain menghadirkan paddock bike, Yamaha Indonesia juga turut meramaikan jalannya penyelenggaraan MotoGP seri Mandalika, Indonesia dengan memberikan kesempatan kepada para awak media nasional yang ikut berpartisipasi di ajang bLU cRU Fun Riding "Road to Mandalika" untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan para pembalap Yamaha VR46 Mastercamp team yang berlaga di kelas Moto2. 

Kesempatan spesial ini pun, tentunya tidak disia-siakan oleh mereka untuk menanyakan berbagai pertanyaan kepada pembalap Manuel Gonzales dan juga Keminth Kubo. Informasi menarik seputar profil dan karir balap rider, perisapan dan strategi jelang menghadapi sesi race day, hingga kendala-kendala yang dihadapi selama menjalani rangkaian seri MotoGP Mandalika menjadi topik seru yang banyak dibahas. 

Tidak hanya itu, beberapa kali para pembalap jebolan VR46 Mastercamp tersebut juga turut mengutarakan apresiasi mereka selama sesi wawancara berlangsung terkait keindahan alam lombok, keragaman budaya, serta tingginya antusiasme penonton dan keramahan masyarakat Indonesia terhadap para pembalap MotoGP yang singgah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Pengalaman seru semakin lengkap didapatkan oleh para awak media nasional, dengan mengikuti kegiatan pit tour, dimana mereka dapat menyaksikan secara lebih dekat persiapan kualifikasi dan race dari tim balap pabrikan Yamaha. 

Kegiatan foto bersama dengan pembalap Manuel Gonzales dan Keminth Kubo, serta menyaksikan langsung jalannya balapan MotoGP menjadi penutup dari rangkaian kegiatan yang diikuti oleh awak media bLU cRU Fun Riding Road to Mandalika ini. 

"Ini merupakan sebuah pengalaman luar biasa yang saya dapatkan bersama Yamaha dalam rangkaian bLU cRU Fun Riding Road to Mandalika. Tidak hanya sekedar menonton MotoGP, namun kami pun mendapatkan kesempatan langka untuk bisa berinteraksi secara langsung dengan para pembalap Yamaha di area pit garasi dan menyaksikan berbagai kegiatan teknis yang dilakukan oleh tim balap jelang sesi kualifikasi dan race day," ungkap Gilang Satrian, awak media peserta bLU cRU Fun Riding Road to Mandalika.

KabarIkn.com,Lombok – Usai menyaksikan langsung balapan MotoGP Mandalika 2022 pada, Minggu (20/3/2022), 5 orang pemenang undian nonton gratis MotoGP bersama Yamaha Kaltim kembali diajak mengunjungi Desa Ende yang merupakan salah satu desa wisata tradisional yang ada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (21/3/2022).

Kelima peserta tersebut, yakni H. Muhammadun, konsumen Balikpapan yang telah membeli kendaraan di Surya Terang Patma Motor, Hendy Karsito yang membeli motor XSR di Sentral Yamaha Balikpapan, Lina Marlina konsumen yang baru saja membeli All New Aerox 155 di Sinar Utama Antasari Samarinda, Hasan Basrie juga dari Samarinda, serta Khoirul Anam konsumen asal Paser yang membeli All New Nmax di Serba Mulia Auto Grogot.

Desa Ende ini dihuni sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) yang semuanya merupakan Suku Sasak Asli.

Tiba di Desa Ende, 5 peserta dan rombongan langsung disambut sejumlah warga dengan ramah. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di desa ini, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan pemandangan rumah adat Bale Tani.

Bale Tani yang berarti rumah petani ini punya sejumlah keunikan. Di antaranya lantai rumah adat ini dilapisi dengan kotoran sapi yang bertujuan untuk memperkuat lantai dan menangkal debu serta kegiatan ini juga dianggap suci oleh suku sasak.

Atap rumah adat tersebut dibuat lebih rendah dari tinggi pintu agar tamu yang hendak masuk ke rumah menundukkan kepalanya, yang merupakan simbol untuk menghormati tuan rumah. 

Para pengunjung yang datang juga akan disuguhkan penampilan seni budaya dan atraksi unggulan, mulai dari Seni Musik Genggong, Gendang Beleq, dan juga Seni Tari Peresean. Peresean adalah kesenian tradisional masyarakat Suku Sasak berisi pertarungan dua laki-laki (pepadu) dengan memakai senjata dari tongkat rotan dan perisai.

Sebelum pulang, pengunjung juga diberi kesempatan untuk berbelanja sejumlah produk kerajinan yang diproduksi langsung oleh penduduk Desa Ende, mulai dari kain tenun hingga tas dari rotan.

“Senang waktu ke desa Ende tadi, bisa melihat langsung bagaimana Suku Sasak,” ujar Khoirul Anam, salah seorang peserta.

Dari Desa Ende, rombongan selanjutnya berangkat menuju Bukit Segar di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah yang persis berada di dekat Sirkuit Mandalika. 

Dari Bukit Ende ini, pengunjung bisa melihat keindahan Sirkuit Mandalika dan pantai yang ada di sekitarnya. Lokasi ini juga menjadi salah satu spot foto yang cukup diminati masyarakat.(*)

KabarIkn.com - Suasana Keindahan Gili Trawangan membuat peserta nonton gratis MotoGP Mandalika Bersama Yamaha Kaltim yang datang berkunjung Sabtu (19/3/2022) terkesan.

Kelima konsumen Yamaha yang beruntung tersebut yakni H. Muhammadun (Balikpapan), Hendy Karsito (Balikpapan), Lina Marlina (Samarinda), Hasan Basrie (Samarinda), dan Khoirul Anam (Paser).

Kemeriahan rangkaian acara nonton gratis MotoGP Mandalika 2022 bertajuk ‘Goes To MotoGP Mandalika’ Bersama Yamaha Kaltim masih terus berlanjut.

Kali ini, sebanyak 5 peserta beserta rombongan diajak mengunjungi Gili Trawangan, salah satu pulau terkenal di Lombok. Selama perjalanan, rombongan didampingi langsung Asisten Manajer PT Surya Timur Sakti Jatim, main dealer Yamaha Kaltimtara, Efendy Ariadi.

Berangkat dari Hotel Santika, tempat para peserta menginap sekitar pukul 09.00 pagi, rombongan selanjutnya menuju Pelabuhan Teluk Nara dan tiba di sana sekitar pukul 09.40.

Di Kota Mataram dan sepanjang perjalanan menuju Pelabuhan Teluk Nara, suasana kemeriahan MotoGP Mandalika 2022 sangat kental terasa. Di sepanjang jalan protokol bahkan beberapa sudut kota terpajang pernak pernik MotoGP.

Dari pelabuhan Teluk Nara, wisatawan yang ingin menuju Gili Trawangan bisa menggunakan perahu kaca yang banyak tersedia di pelabuhan. 

Lama perjalanan dari pelabuhan Teluk Nara menuju Gili Trawangan sekitar 20 sampai 30 menit.

Sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati snorkeling atau juga memberikan makan ikan. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat keindahan suasana bawah air dari kaca yang tersedia di lantai kapal. 

Di sebelah kiri dan kanan kapal, mata wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan deretan gunung.

Sebelum kapal merapat ke bibir pantai, keindahan Gili Trawangan sudah mulai terlihat. Barisan kapal penyeberangan hingga kapal wisata tampak berbaris di pinggir pantai. Sejumlah bangunan hotel dan bangunan yang tertata rapi juga menambah keindahan Gili Trawangan dari kejauhan. 

Untuk wisatawan yang datang ke Pulau Gili Trawangan memang disarankan membawa sandal. Pasalnya, kapal kaca yang mengantar wisatawan tak bisa langsung merapat ke bibir pantai. Otomatis, kaki wisatawan yang baru tiba akan terkena air laut ketika turun dari kapal.

Seperti halnya sebagian besar wisatawan yang baru tiba di Gili Trawangan, kelima peserta juga langsung berfoto di sejumlah photo both yang tersedia di pinggir pantai.

Di Gili Trawangan ini ada sejumlah kegiatan yang bisa dinikmati wisatawan. Mulai dari bersepeda mengelilingi pulau naik sepeda hingga naik cidomo (dokar).

Sebagai informasi, dari Sirkuit Mandalika tempat diselenggarakannya balapan MotoGP, lama perjalanan ke Gili Trawangan sekitar 2 – 3 jam, tergantung kondisi lalu lintas. Dari Gili Trawangan, wisatawan harus naik kapal menuju pelabuhan Teluk Nara dan selanjutnya naik transportasi darat menuju Sirkuit Mandalika.

Hendy Karsito, salah seorang peserta mengaku sangat senang dan puas bisa datang ke Pulau Gili Trawangan. Yang cukup berkesan, kata Hendy, ombak sepanjang perjalanan dengan perahu kaca cukup menantang dan memicu andrenalin.

“Mungkin karena baru hujan jadi ombaknya agak menantang,” katanya.

Tiba di Pulau Gili Trawangan, Hendy yang sempat mencoba naik sepeda ini mengaku sempat mengelilingi beberapa sudut pantai. Secara umum, Pulau Gili Trawangan menurutnya cukup bagus dan bisa mengunjunginya merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa.

“Sempat keliling tadi naik sepeda, baguslah,” katanya.

Khoirul Anam juga mengaku sangat menikmati perjalanan menuju Pulau Gili Trawangan. Hampir sama dengan Hendy, ombak menuju Gili Trawangan menurutnya cukup menantang. 

Satu hal yang sangat mengesankan dari pantai di sekitar Pulau Gili Trawangan menurutnya adalah soal kebersihan. Selain bisa melihat langsung dasar laut, hampir tidak ada sampah yang terlihat di sepanjang pantai.

“Yang buat berkesan itu salah satunya kebersihan pantainya, airnya sampai jernih begitu,” katanya.

Hampir serupa, Hasan Basrie peserta lainnya juga mengaku sangat terkesan saat mengunjungi Pulau Gili Trawangan. 

Pulau ini menurutnya cukup bersih dan pemandangannya sangat indah, pas buat pilihan jika ingin liburan.

"Ombaknya pas mau ke sini juga tadi lumayanlah. Intinya seru dan mengesankan," ujarnya.

Usai dari Pulau Gili Trawangan, rombongan singgah di Lombok Exotic untuk membeli oleh-oleh. Di tempat ini, wistawan bisa membeli oleh-oleh, di antaranya kaos, kain tenun, tas hingga barang-barang kerajinan khas Lombok.

Deputy Director Sales & Marketing Yamaha PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Kalimantan Rifany Widjaja mengatakan, kedatangan rombongan ke Lombok adalah untuk mendukung pelaksanaan MotoGP.

Oleh karena itu, kata Rifanny, semua pihak tentunya berharap agar kegiatan ini bisa berjalan aman dan lancar.

Dan yang tak kalah penting, Rifanny berharap agar para kostumer Yamaha, khususnya yang berhasil memenangkan undian nonton gratis MotoGP Mandalika bersama Yamaha Kaltim tetap setia dan loyal terhadap produk-produk Yamaha.

"Tetap setia dengan Yamaha," kata Rifanny.

Manager Promosi Yamaha PT STSJ, William Saputra menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Yamaha kepada konsumen setia dan loyal. Dia berharap agar para peserta yang beruntung bisa menikmati balapan MotoGP Mandalika dan menyaksikan aksi pebalap top dunia, khususnya dari tim Yamaha.

“Semuanya tetap menjaga kesehatan, semoga bisa menonton MotoGP dengan puas. Ini salah satu apresiasi dari Yamaha untuk teman-teman semuanya. Semoga teman-teman bisa puas dengan pelayanan Yamaha,” katanya.

Untuk yang belum beruntung, dia memastikan bahwa masih ada kesempatan lain yang bisa dimanfaatkan para konsumen setia Yamaha.

“Jangan menyerah, nanti masih ada lagi,” kata William.(*)

KabarIkn.com,Lombok - Para peserta nonton gratis MotoGP bertajuk ‘Goes To MotoGP Mandalika” bersama Yamaha Kaltim mengaku sangat senang bisa menyaksikan secara langsung balapan `MotoGP di Sirkuit Mandalika, Minggu (20/3).

Walau harus hujan-hujanan selama berada di dalam sirkuit dan harus melalui jalan berlumpur saat pulang, para peserta menyebut rasa lelah lelah yang didapat terbayarkan dengan aksi memukau para pebalap.

Para peserta juga mengaku puas dengan hasil yang dicapai tim Yamaha dalam balapan di Sirkuit Mandalika, yakni Fabio Quartararo berhasil meraih peringkat dua.

Kelima konsumen ini sebelumnya berhasil memenangkan program undian bagi setiap pembelian motor Yamaha periode Januari - Februari 2022, dengan hadiah nonton MotoGP gratis secara langsung di Sirkuit Mandalika.

Kelima konsumen Yamaha yang beruntung tersebut yakni H. Muhammadun, konsumen Balikpapan yang telah membeli kendaraan di Surya Terang Patma Motor, Hendy Karsito yang membeli motor XSR di Sentral Yamaha Balikpapan, Lina Marlina konsumen yang membeli All New Aerox 155 di Sinar Utama Antasari Samarinda, Hasan Basrie juga dari Samarinda, serta Khoirul Anam konsumen asal Paser yang membeli All New Nmax di Serba Mulia Auto Grogot.

Saat balapan berlangsung, Lina Marlina, salah seorang peserta yang cukup antusias mengikuti jalannya balap. Lina menyebut saat balapan berlangsung sempat berkomunikasi dengan keluarga di rumah. Kepada keluarga, Lina mengaku langsung menceritakan bagaimana serunya menonton langsung MotoGP di sirkuit.

"Sempat dibilang anak saya lebih enak nonton televisi, bisa lihat semua. Saya bilang beda, kalau di televisi suaranya itu pelan, kalau langsung sangar, serulah. Saya bilang gitu, " ujarnya.

Khoirul Anam peserta lainnya mengaku dapat pengalaman baru bisa menonton lansung MotoGP di Sirkuit Mandalika. Walau harus menempuh perjalanan jauh, lelahnya terbayar dengan menyaksikan langsung aksi riders di sirkuit Mandalika.

"Seru. senang bisa melihat langsung balapan di sirkuit asli, bukan di jalanan. Senanglah," ujarnya.

Para peserta ini berangkat dari Balikpapan dan Tiba di Lombok pada, Jumat (18/3) dan saat tiba di bandara disambut langsung Deputy Director Sales & Marketing Yamaha PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Kalimantan Rifany Widjaja.

Selain menonton langsung MotoGP, para peserta juga berkesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata dan menikmati keindahan alam Lombok.

Selama perjalanan, rombongan didampingi langsung Asisten Manajer PT Surya Timur Sakti Jatim, main dealer Yamaha Kaltimtara, Efendy Ariadi.

Tak lama setelah tiba di bandara, rombongan langsung berangkat menuju Desa Sukaraja yang terkenal sebagai desa tenun karena semua perempuan di desa tersebut harus bisa menenun, sehingga kain songket hasil tenun mereka menjadi produk utama untuk mata pencaharian di desa tersebut. 

Selain bisa turut mempraktikkan cara menenun secara langsung, para peserta juga bisa mencoba memakai pakaian adat dari Suku Sasak untuk acara pernikahan.

Keseruan masih berlanjut di hari selanjutnya, Sabtu (19/3). Kali ini, para peserta diajak mengunjungi Gili Trawangan

Suasana Gili Trawangan membuat peserta nonton gratis MotoGP Mandalika Bersama Yamaha Kaltim yang datang berkunjung terkesan.

Gili Trawangan ini sendiri cukup terkenal dan menyediakan berbagai kegiatan yang bisa dinikmati wisatawan, mulai dari snorkeling, memberi makan ikan, melihat keindahan suasana bawah air dari kaca yang tersedia di lantai kapal, bersepeda mengelilingi pulau naik sepeda hingga naik cidomo (dokar).

Seperti halnya sebagian besar wisatawan yang baru tiba di Gili Trawangan, kelima peserta juga langsung berfoto di sejumlah photo both yang tersedia di pinggir pantai.

Hendy Karsito, salah seorang peserta mengaku sangat senang dan puas bisa datang ke Pulau Gili Trawangan. Yang cukup berkesan, kata Hendy, ombak sepanjang perjalanan dengan perahu kaca cukup menantang dan memicu andrenalin.

“Mungkin karena baru hujan jadi ombaknya agak menantang,” katanya.

Tiba di Pulau Gili Trawangan, Hendy yang sempat mencoba naik sepeda ini mengaku sempat mengelilingi beberapa sudut pantai. Secara umum, Pulau Gili Trawangan menurutnya cukup bagus dan bisa mengunjunginya merupakan sebuah kesempatan yang luar biasa.

“Sempat keliling tadi naik sepeda, baguslah,” katanya.

Khoirul Anam juga mengaku sangat menikmati perjalanan menuju Pulau Gili Trawangan. Hampir sama dengan Hendy, ombak menuju Gili Trawangan menurutnya cukup menantang. 

Satu hal yang sangat mengesankan dari pantai di sekitar Pulau Gili Trawangan menurutnya adalah soal kebersihan. Selain bisa melihat langsung dasar laut, hampir tidak ada sampah yang terlihat di sepanjang pantai.

“Yang buat berkesan itu salah satunya kebersihan pantainya, airnya sampai jernih begitu,” katanya.

Hampir serupa, Hasan Basrie peserta lainnya juga mengaku sangat terkesan saat mengunjungi Pulau Gili Trawangan. 

Pulau ini menurutnya cukup bersih dan pemandangannya sangat indah, pas buat pilihan jika ingin liburan.

"Ombaknya pas mau ke sini juga tadi lumayanlah. Intinya seru dan mengesankan," ujarnya.

Usai dari Pulau Gili Trawangan, rombongan singgah di Lombok Exotic untuk membeli oleh-oleh. Di tempat ini, wistawan bisa membeli oleh-oleh, di antaranya kaos, kain tenun, tas hingga barang-barang kerajinan khas Lombok.

Setelah menonton balapan MotoGP, keseruan nonton gratis MotoGP Bersama Yamaha Kaltim masih belum usai. Sebelum kembali pulang ke Balikpapan, Selasa (22/3) para peserta juga diajak mengunjungi Desa Ende yang merupakan salah satu desa wisata tradisional yang ada di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (21/3).

Desa Ende ini dihuni sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) yang semuanya merupakan Suku Sasak Asli.

Tiba di Desa Ende, 5 peserta dan rombongan langsung disambut sejumlah warga dengan ramah. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di desa ini, pengunjung akan langsung disuguhkan dengan pemandangan rumah adat Bale Tani.

Bale Tani yang berarti rumah petani ini punya sejumlah keunikan. Di antaranya lantai rumah adat ini dilapisi dengan kotoran sapi yang bertujuan untuk memperkuat lantai dan menangkal debu serta kegiatan ini juga dianggap suci oleh suku sasak.

Para pengunjung yang datang juga akan disuguhkan penampilan seni budaya dan atraksi unggulan, mulai dari Seni Musik Genggong, Gendang Beleq, dan juga Seni Tari Peresean. Peresean adalah kesenian tradisional masyarakat Suku Sasak berisi pertarungan dua laki-laki (pepadu) dengan memakai senjata dari tongkat rotan dan perisai.

Sebelum pulang, pengunjung juga diberi kesempatan untuk berbelanja sejumlah produk kerajinan yang diproduksi langsung oleh penduduk Desa Ende, mulai dari kain tenun hingga tas dari rotan.

“Senang waktu ke desa Ende tadi, bisa melihat langsung bagaimana Suku Sasak,” ujar Khoirul Anam, salah seorang peserta.

Dari Desa Ende, rombongan selanjutnya berangkat menuju Bukit Segar di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah yang persis berada di dekat Sirkuit Mandalika. 

Dari Bukit Ende ini, pengunjung bisa melihat keindahan Sirkuit Mandalika dan pantai yang ada di sekitarnya. Lokasi ini juga menjadi salah satu spot foto yang cukup diminati

#Rifanny Berharap Konsumen Tetap Setia dengan Produk Yamaha 

Deputy Director Sales & Marketing Yamaha PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Kalimantan Rifany Widjaja mengatakan, kedatangan rombongan ke Lombok adalah untuk mendukung pelaksanaan MotoGP.

Dan yang tak kalah penting, Rifanny berharap agar para kostumer Yamaha, khususnya yang berhasil memenangkan undian nonton gratis MotoGP Mandalika bersama Yamaha Kaltim tetap setia dan loyal terhadap produk-produk Yamaha.

"Tetap setia dengan Yamaha," kata Rifanny.

Manager Promosi Yamaha PT STSJ, William Saputra menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi Yamaha kepada konsumen setia dan loyal. Dia berharap agar para peserta yang beruntung bisa menikmati balapan MotoGP Mandalika dan menyaksikan aksi pebalap top dunia, khususnya dari tim Yamaha.

Untuk yang belum beruntung, dia memastikan bahwa masih ada kesempatan lain yang bisa dimanfaatkan para konsumen setia Yamaha.

“Jangan menyerah, nanti masih ada lagi,” kata William.(doan pardede)

Testimoni:

1. Senang Melihat Hasil Fabio Quartararo

Hasan Basrie

Saya sangat puas. Semuanya disediakan Yamaha. Sejak dari Balikpapan sampai ke Lombok, semuanya aman terkendali. Senang bisa jalan-jalan Bersama Yamaha. Ada banyak hal yang di luar dugaan juga selama perjalanan ini. Kalau ditanya keluarga bagaimana nonton MotoGP, saya bilang heppi, mantap, apalagi Yamaha Juara 2 kan, Fabio Quartararo. Itu semakin menambah semangat, jadi kita tidak sia-sia menonton langsung

2. Pengalaman Luar Biasa Selama Hidup.

Hendy Karsito

Secara keseluruhan, perjalanan kita ini sangat menarik. Tantangannya, acaranya, menarik sekalilah. Untuk MotoGP sangat luar biasa, ini pengalaman menariklah seumur hidup saya. Terima Kasih Yamaha

3. Suara MotoGP ternyata sangat kencang dan mantap

Khoirul Anam 

Ini tentunya jadi pengalaman baru yang cukup berharga bagi saya. Bisa mengujungi beberapa tempat di Lombo, khususnya Desa Ende. Ada banyak hal yang saya ihat dan satya pelajari di Desa Ende. Untuk MotoGP, seru dan mantap. Sangat kencang ternyata suaranya.

4. Balapan MotoGPnya seru

H. Muhammadun

Secara keseluruhan Alhamdulillah berjalan lancar, baik, sesuai rencana. Untuk panitia dari Yamaha sendiri cukup bagus. Untuk balapan MotoGP-nya, seru, luar biasa

5. Suara Motor di MotoGP Sangar

Lina Marlina

Sangat puas bisa menikmati objek-objek wisata di Lombok. Dan ternyata, suara MotoGP itu sangat keras sekali ya. Kerenlah, seru

KabarIkn.com,Lombok - Rangkaian kegiatan nonton gratis MotoGP Mandalika 2022 bersama Yamaha Kaltim yang bertajuk ‘'Goes To MotoGP Mandalika’ kembali dilanjutkan, Sabtu (19/3/2022).

Sebelumnya, kelima konsumen Yamaha yang beruntung memenangkan undian nonton gratis MotoGP Mandalika 2022 tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Saat tiba bandara, Kelima konsumen Yamaha yang beruntung tersebut yakni H. Muhammadun, konsumen Balikpapan yang telah membeli kendaraan di Surya Terang Patma Motor, Hendy Karsito yang membeli motor XSR di Sentral Yamaha Balikpapan, Lina Marlina konsumen yang baru saja membeli All New Aerox 155 di Sinar Utama Antasari Samarinda, Hasan Basrie juga dari Samarinda, serta Khoirul Anam konsumen asal Paser yang membeli All New Nmax di Serba Mulia Auto Grogot.

Saat tiba menginjjakkan kaki di Bandara, suasana kemeriahan MotoGP 2022 sudah mulai terlihat. Pernak berbau MotoGP, poster,  pameran sepeda motor dari berbagai merek, hingga Photo Booth menghiasi sudut-sudut bandara.

Sama seperti hampir sebagian besar penumpang yang baru tiba, kelima konsumen Yamaha yang beruntung ini juga tak ketinggalan mengabadikan momen berfoto di sejumlah objek tersebut. 

Kelima peserta ini juga disambut langsung Deputy Director Sales & Marketing Yamaha PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Kalimantan Rifany Widjaja.

Rafanny Widjaja mengatakan, kegiatan nonton gratis ini merupakan bentuk apresiasi kepada konsumen Yamaha yang sudah setia dan loyal selama ini.

Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk ikut meramaikan ajang MotoGP yang baru pertama kali digelar di Lombok.

"Terima kasih untuk konsumen kita yang sudah setia dan loyal selama ini kepada Yamaha. Yang selama ini telah percaya menggunakan produk-produk Yamaha,"

Yamaha sendiri terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Di mana tahun 2021 lalu, prestasi yang sudah dicapai Yamaha sangat memuaskan, yakni meraih sejumlah prestasi, antara lain juara MotoGP, juara dunia World Superbike (WSBK) dan juara World Super Sport (WSPP).

"Harapannya, tahun ini kita juga bisa merebut seperti yang tahun-tahun lalu," katanya.

Untuk gambaran seperti apa program selanjutnya, Rifany mengatakan bahwa hal itu tergantung seperti apa minat masyarakat terhadap produk-produk Yamaha.

"Kalau minat masyarakatnya gede ya kita buat gede lagi," katanya.

Dari bandara, rombongan selanjutnya bergerak menuju Desa Sukaraja untuk melihat pengrajin tenun. Desa Sukaraja ini terkenal sebagai desa tenun karena semua perempuan di desa tersebut harus bisa menenun, sehingga kain songket hasil tenun mereka menjadi produk utama untuk mata pencaharian di desa tersebut. 

Selain bisa turut mempraktikkan cara menenun secara langsung, pengunjung juga bisa mencoba memakai pakaian adat dari Suku Sasak untuk acara pernikahan.

Lina Marlina, salah seorang peserta yang sempat berfoto dengan pakaian adat mengaku sangat senang bisa mengunjungi Desa Sukaraja. Hasil tenun sendiri menurutnya cukup bagus.

"Baguslah, saya suka," ujarnya.

Beranjak dari Desa Sukaraja, rombongan selanjutnya menikmati makan malam hidangan khas Lombok Ayam Taliwang, dan kemudian menuju Hotel Santika di Mataram untuk beristirahat.

Untuk hari kedua ini sendiri, rombongan akan mengunjungi Gili Trawangan, Gili Air  dan Gili Meno dengan menggunakan perahu kaca (glass bottom boat) dari pelabuhan Teluk Nara.

Ada banyak fasilitas yang bisa dinikmati di Gili Trawangan, mulai dari naik sepeda, naik cidomo (delman) atau berfoto di spot-spot menarik yang ada.

Dan di hari ketiga, Minggu (20/3/2022) tibalah momen penting yang sudah ditunggu-tunggu masing-masing peserta, yakni menyaksikan secara langsung balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika. 

Dari jam 09.00 hingga 15.00, peserta bisa menyaksikan Moto3™ Warm Up, Moto2™ Warm Up, MotoGP™ Warm Up, Moto3™ Race (23 lap), Moto2™ Race (25 lap) dan MotoGP™ Race (27 lap).