
KabarIkn.com,Balikpapan - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerima kunjungan Deputi Operasi SKK Migas pada salah satu Program Pengembangan Masyarakat, Petani Maju 4.0.
Kegiatan dilakukan disela-sela rangkaian kunjungan kerja Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno beserta jajarannya, didampingi oleh Senior Manager Operasi Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3, Ruri Heriandi, dan General Manager PHM, Krisna, setelah melakukan kunjungan ke Terminal Senipah (SPS).
Kunjungan ke Program Pengembangan Masyarakat – Petani Maju 4.0 ini dilakukan di Pendopo Tani Baanjung, berlokasi di Kelurahan Handil Baru Darat.

Rombongan disambut dengan tarian-tarian khas daerah anak-anak dan seduhan khas teh Bunga sepatu & teh Bunga Telang. Asnawi selaku Pengelola Pendopo Tani Baanjung yang juga salah satu tokoh pengerak program petani maju 4.0, menjelaskan bahwa minumah tersebut merupakan minuman selamat datang khas Baanjung yang merupakan bagian dari penerapan metode Pertakultur pada pertanian yang dikelolanya.
"SKK Migas mengapresiasi program Petani 4.0 sebagai salah satu Program Pengembangan Masyarakat yang telah berhasil meraih proper emas tahun 2021. Dengan pencapaian ini semakin membuktikan bahwa keberadaan industri hulu migas tidak hanya memcari dan memproduksikan migas namun juga telah menciptakan multiplier effect terhadap pengambangan masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi." Ujar Julius.
General Manager PHM, Krisna pada sambutannya menjelaskan bahwa Pertakultur merupakan inovasi sosial yang diterapkan pada Program Petani Maju 4.0 berupa pengelolaan pertanian ramah lingkungan dengan penerapan permanen agrikultur (permakultur) sederhana yang berprinsip pada kearifan lokal hasil kolaborasi masyarakat, pemerintah dan PHM. Inovasi ini telah berkontribusi dalam pencapaian penghargaan Proper Emas dari Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2021.

„Melalui 6 prinsip pengelolaan Pertakultur yaitu menyehatkan alam, seni menata lahan, daur ulang limbah, perluasan manfaat, kebermanfaatan bersama, serta mandiri dan berkelanjutan telah mendorong perubahan sosial pada pola pertanian yang lebih ramah lingkungan dan peningkatan pendapatan melalui pelibatan wanita dan pemuda dalam pertanian,“ imbuh Krisna.
Pada kunjungan tersebut juga diperkenalkan produk-produk dari Program Petani Maju 4.0 seperti dekomposer & pupuk organic cair Biotasuke, produk-produk olahan pangan dari hasil tani yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani, berkeliling area Baanjung, serta memetik buah dan penebaran benih ikan. Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon buah sebanyak 50 pohon buah-buahan yang dipimpin oleh Deputy Operasi SKK Migas dan GM PHM sebagai bentuk dukungan dan kepedulian Perusahaan terhadap pemberdayaan masyarkat melalui penghijauan dan pelestarian lingkuangan.

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak Perusahaan PHI yang menjalankan operasi dan bisnis hulu migas di Wilayah Kerja Mahakam di Kalimantan Timur. PHM bersama anak perusahaan dan afiliasi PHI lainnya berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam peningkatan kapasitas dan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Informasi lebih lanjut tentang PHI tersedia di https://phi.pertamina.com.(adv/skk)