[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Polisi yang berjaga di depan gedung DPRD Kita Balikpapan Kalimantan Timur mendapatkan bala bantuan dari Brimob. Ada sekitar 100-an anggota Brimob Polda Kaltim lengkap dengan kendaraan pengurai masa datang dari arah samping gedung DPRD Kota Balikpapan.

“Ayo ayo Brimob maju Brimob Maju!” teriak Wadansat Brimob Polda Kaltim AKBP Slamet Hermawan, SIK, MM.

Kedatangan mereka langsung disambut antusias oleh para polisi yang berjaga. Begitu bantuan datang, barikade polisi langsung merangsek maju menghalau massa.

Mereka juga pakai water canon dan mobil vulcano untuk memukul mundur massa.

AKBP Slamet Hermawan mengatakan, “massa kali ini berniat ingin rusuh karena sudah bakar ban, melempari gedung dengan botol minum dan menjebol pagar Kantor DPRD Kota Balikpapan,” ujarnya. Kamis (8/10).

Brimob Polda Kaltim menghalau massa ke arah Balikpapan Plasa. Dan meminta perwakilan Korlap massa aksi untuk menyampaikan langsung ke pihak DPRD Kota Balikpapan.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim.

Rilis : BRIMOB POLDA KALTIM

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Satbrimob Polda Kaltim menggelar patroli berskala besar di wilayah hukum Kota Balikpapan, Selasa (6/10) siang hari. Pelaksanaan patroli tersebut dipimpin oleh Danki 1 Batalyon A Pelopor Iptu Deni Indra.

Kegiatan patroli dimulai pukul 08.00 WITA yang ditandai dengan apel bersama bertempat di Lapangan Apel Batalyon A Pelopor.

Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK membenarkan kegiatan itu.

“Benar (ada kegiatan itu), kegiatan akan kita lakukan selama tiga hari,” ujar Kompol V. J. Parapaga.

Sebelumnya Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK mengemukakan bahwa kegiatan itu adalah bentuk pengamanan wilayah. “Sifatnya pencegahan dengan patroli skala besar. Kami lakukan keliling kota Balikpapan dan tempat-tempat objek vital,” kata John Huntal Sarjananto Sitanggang pada Selasa (6/10).

Kegiatan patroli diintensifkan di sejumlah kawasan yang dianggap rawan kriminalitas di Kota Balikpapan.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : BRIMOB POLDA KALTIM

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke-75, hari ini (5/10) berbeda dari biasanya. Kendati demikian, peringatan kali ini tidak kalah semarak.

Hal ini yang terlihat tadi pagi, pimpinan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim yakni Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK mendatangi Pangkalan Udara ( Lanud) Dhomber Balikpapan.

Kedatangan Plh. Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim juga diikuti oleh Perwira dan anggota di jajaran Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim.

Tumpeng, merupakan Simbol Keharmonisan TNI dan Polri terkhusus Brimob Kaltim dan Lanud Dhomber di Kota Balikpapan.

Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK mengatakan, kejutan yang diberikan tersebut guna meningkatkan keharmonisan agar terciptanya sinergitas TNI – Polri.

“Ini adalah upaya untuk meningkatkan hubungan yang telah harmonis selama ini serta wujud sinergitas TNI dan Polri di wilayah Kota Balikpapan yang perlu dijalin dipelihara dengan baik. Guna tercipta suasana damai dan harmonis serta kondusif dalam rangka pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Selain itu, tak lupa ia memberikan ucapan Selamat HUT TNI ke 75 tahun 2020. “Semoga Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin sukses dan Jaya, TNI Sinergi Untuk Negeri,” imbuh Kompol V. J. Parapaga.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK mengungkapkan menjalin silaturahmi antara TNI dan Polri khususnya di wilayah Kota Balikpapan sudah lama terjalin dengan baik, saling kunjung-mengunjungi selalu dilakukan pada saat-saat tertentu, seperti perayaan ulang tahun Kesatuan misalnya.

“Sudah seperti sebuah keluarga, dalam menjalin silaturahmi antar instansi, sinergitas kemitraan TNI -POLRI dalam melaksankan tugas sehari-hari telah terjalin dengan baik,” ujarnya.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : BRIMOB POLDA KALTIM

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Bhayangkari Cabang Satbrimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor melaksanakan panen lele perdana hasil dari kerjasama Bhayangkari Cabang Satbrimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor dengan pengelola Aiptu Gede, Sabtu (3/10/2019). Kolam lele tersebut berlokasi di Asrama Polisi (Aspol) Brimob Stalkuda Balikpapan.

Upaya pembudidayaan ikan lele ini berawal dari pemikiran bagaimana upaya mensejahterakan masyarakat khususnya Bhayangkari Cabang Satbrimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor dengan melibatkan mereka sendiri, dan sebelumnya melihat didaerah lain banyak yang berhasil untuk pembudidayaan ikan lele ini.

Sementara Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK mengapresiasi akan kegiatan yang dilakukan Bhayangkari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, ini merupakan kegiatan yang positif dan hasilnya pun cukup lumayan dalam kurun waktu 2,5 bulan.

Kegiatan ini juga merupakan terobosan kreatif Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim.

“Mudah-mudahan an terobosan kreatif ini juga bisa kita teruskan dan kembangkan sehingga bisa menambah manfaat ataupun kesejahteraan bagi anggota dan Bhayangkari Batalyon A Pelopor,” harapnya.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : BRIMOB POLDA KALTIM

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim rutin lakukan pemeliharaan dan perawatan apotek hidup. Kamis (01/10/2020). Pada kegiatan budidaya apotek hidup tersebut, Batalyon A Pelopor banyak menanam (TOGA) Tanaman Obat Keluarga.

Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim menanam berbagai tanaman obat yang diharapkan bisa bermanfaat untuk keluarga Brimob dan masyarakat.

“Masih banyak lahan kosong kurang produktif di lingkungan ini yang bisa dimanfaatkan untuk menyediakan berbagai tanaman obat dan ramuan herbal, ini butuh motivasi dan gerakan bersama-sama secara nyata,” kata Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK.

Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap bahan jamu tradisional dan hasil tanaman obat cukup banyak dan sebagian besar masih dipasok dari luar daerah apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Dengan ketergantungan pasokan dari luar daerah, harga berbagai bahan kebutuhan untuk jamu tradisional tersebut sedikit lebih mahal maka dari itu kami budidayakan apotek hidup.

“Jika bisa disediakan sendiri dari hasil penanaman di sekitar lingkungan tempat tinggal tentunya akan menekan pengeluaran keluarga,” katanya.

Melalui kegiatan itu, diharapkan selain meningkatkan produktivitas lahan juga bisa memberi contoh nyata dalam pengembangan ekonomi kreatif bagi warga di sekitar Mako Batalyon A Pelopor.

“Penekanannya pada pola edukasi masyarakat sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan lokal,” katanya.

“Selain bermanfaat kesehatan, keberadaan apotek hidup ini juga memberikan kesejukan dan kenyamanan, kami berharap pola ini bisa dikembangkan masyarakat secara lebih luas dan serius dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : Brimob Polda Kaltim

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Satuan Brimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor menggelar patroli malam rutin di wilayah padat penduduk di Kota Balikpapan.

Petugas menyambangi toko, warung dan warga nongkrong untuk mengingatkan masyarakat agar tetap mengenakan masker saat keluar rumah.

Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK menjelaskan, kegiatan patroli malam guna sambang dan himbau patuh protokol kesehatan ini rutin dilaksanakan di lingkungan Polda Kaltim.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK menuturkan bahwa pihaknya memberi imbauan kepada masyarakat tentang segala hal berkait informasi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan dengan patroli malam keliling.

“Sasarannya agar masyarakat selalu menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Sebagian kami tegur karena tidak menggunakan masker. Sejauh ini respons masyarakat sangat bagus, jarang yang melanggar, mereka tertib,” kata John Huntal Sarjananto Sitanggang, Rabu (30/9/2020).

Anggota Batalyon A Pelopor masuk ke gang-gang padat penduduk di Kota Balikpapan dan mengecek penggunaan masker.

“Semoga Kota Balikpapan tren Covid-19-nya menurun dan berubah menjadi zona hijau,” harap John Huntal Sarjananto Sitanggang.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : Brimob Polda Kaltim

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Personel Brimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor di Kota Balikpapan menyemprot disinfektan di Terminal Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan.

Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK menjelaskan, kegiatan tersebut berkerja sama dengan BPBD Kota Balikpapan dan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan.

Penyemprotan ini mengerahkan satu unit mobil water cannon milik Brimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor yang mempunyai kapasitas menampung air disinfektan sebanyak 6000 liter.

Selain di kompleks terminal, sejumlah mobil penumpang seperti angkot dan bus antar kota di terminal tersebut juga ikut disemprot disinfektan untuk pencegahan Covid-19.

Bersamaan penyemprotan, personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan Covid-19. Senin (28/9/2020).

Sosialiasi antara lain mengajak menggunakan masker dan menjaga jarak minimal satu meter saat beraktifitaz di tempat umum serta mencuci tangan secara rutin.

Sementara itu pada kesempatan yang berbeda Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK mengatakan, penanganan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh personel Brimob jajaran Satuan Brimob Polda Kaltim.

“Kegiatan ini sebagai bentuk bhakti Brimob Kaltim untuk masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini juga untuk mendukung semua pihak yakni pemerintah pusat maupun daerah dalam rangka memerangi Covid-19.

Dansat Brimob Polda Kaltim mengajak masyarakat agar tetap sabar dan tidak panik dalam menghadapi wabah ini.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : Brimob Polda Kaltim

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Merupakan suatu hak bagi setiap warga negara untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing, oleh sebab itu aparat keamanan wajib hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk seluruh warga negara Indonesia.

Dalam upaya menjalankan tugas Kepolisian sebagai pelayan masyarakat, Patroli Brimob Polda Kaltim Batalyon A Pelopor melaksanakan sambang dan pengamanan di gereja sebagai bentuk pelayanan khususnya kepada umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah kebaktian di pagi hari, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jamaah gereja saat melaksanakan ibadah. Minggu (27/9/2020).

“Pengamanan yang dilakukan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim ini merupakan wujud hadirnya aparat keamanan di negara yang menyediakan pelayanan dan keamanan di setiap masyarakat, ditambah lagi status kita dalam kondisi tatanan kehidupan baru atau kebiasaan baru, di tengah pandemi Covid-19, Patroli Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim melaksanakan sambang dan pengamanan di sejumlah gereja dalam rangka pendisiplinan masyarakat dengan memberikan himbauan secara persuasif, edukatif, dan humanis, agar mematuhi protokol kesehatan,” ujar Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK.

Masih Plh. Danyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim Kompol V. J. Parapaga, SIK menambahkan, giat sambang dan pengamanan ini dilaksanakan oleh Batalyon A Pelopor di wilayah hukum Kota Balikpapan.

“Selama masih bisa kita jangkau, kita akan terus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam melakukan ibadah sebagai wujud bhakti Brimob untuk masyarakat,” tambah Kompol V. J. Parapaga, SIK.

Selain melaksanakan pengamanan, Kompol V. J. Parapaga melalui patroli Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada pengurus gereja agar selalu berkoordinasi dengan baik kepada pihak Kepolisian jika ditemukan hal-hal yg menonjol terkait dengan keamanan.

“Secara keseluruhan, giat pengamanan gereja-gereja di Kota Balikpapan yang dilaksanakan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim dapat berjalan dengan aman dan tertib, serta sebagai implementasi Bakti Brimob Kaltim untuk masyarakat.” Pungkas Kompol V. J. Parapaga, SIK.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian. “Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Dan kita akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : Brimob Polda Kaltim

 

Kabarikn.com,Balikpapan – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat Kapolri tentang kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan pemilihan 2020. Terdapat empat poin yang ditekankan Kapolri dalam maklumat tersebut, salah satunya menekan klaster Corona di Pilkada.

Maklumat diterbitkan pada tanggal 21 September 2020. Maklumat itu bernomor MAK/3/IX 2020.

“Pada hari ini 21 September 2020, Bapak Kapolri mengeluarkan maklumat terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020. Bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Balikpapan, Senin (21/9/2020).

Ade Yaya menuturkan, maklumat Kapolri ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Jokowi yang mewaspadai timbulnya potensi tiga klaster salah satunya Pilkada. Sebab, dikatakan Ade Yaya pada saat tahapan pendaftaran Pilkada beberapa waktu lalu, banyak pasangan calon yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Dengan adanya tahapan Pilkada yang sudah dimulai dan juga kemarin pada 4 sampai dengan 6 September ada pendaftaran paslon, banyak di media beredar diikuti konstituen maupun pendukung yang tidak menggunakan protokol kesehatan. Sesuai dengan arahan Bapak Presiden tanggal 7 September 2020 bahwa agar mewaspadai tiga klaster Corona, yaitu kantor, keluarga dan tahapan Pilkada,” lanjutnya,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

Berikut empat penekanan dari maklumat Kapolri  terkait kepatuhan protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada 2020:

  1. Pemilihan Kepala Daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi oleh undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
  2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada adaptasi kebiasaan baru dengan ini Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia mengeluarkan maklumat:
  3. Dalam pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta protokol kesehatan COVID-19.
  4. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait pada setiap tahapan pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakal masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.
  5. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.
  6. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan pemilihan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi atau sejenisnya.
  7. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  8. Demikian maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

 

Kabarikn.com,BALIKPAPAN – Berbagai pihak gencar memerangi penyebaran virus Corona Covid-19. Salah satunya dengan menyemprotkan cairan disinfektan, baik di lingkungan rumah, pertokoan, fasilitas publik, hingga jalan umum.

Namun ada yang menarik dalam proses penyemprotan disinfektan yang dilakukan pihak Satbrimob Polda Kaltim. Mereka menyemprotkannya cairan disinfektan di jalanan protokol Kota Balikpapan menggunakan water cannon. Kendaraan yang biasa terlihat saat aksi penyampaian pendapat, penyemprotan juga dilakukan di pusat-pusat keramaian.

Keterangan yang diperoleh tim Humas Brimob Polda Kaltim menyebutkan, penyemprotan dilakukan di sejumlah ruas jalan raya protokol dalam Kota Balikpapan. Mulai Jl. Jend Sudirman – Jl. Marsma Iswahyudi – Bandara SAMS Sepinggan – Jl. Syarifudin Yoes – Depan Gereja Bethany – BJ BJ – Jl. MT. Haryono, dan lainnya. Selain itu, sasaran penyemprotan juga dilakukan di pusat-pusat keramaian, seperti area pasar dan pertokoan.

Penyemprotan disinfektan menggunakan water canon ini cukup mendapat apresiasi warga. Tak jarang warga yang berteriak mengucapkan terima kasih dari tepi jalan raya. “Kami makin bangga. Semprot terus. Terima kasih, pak Brimob,” teriak seorang warga di tepi jalan Syarifudin Yoes Sepinggang, Balikpapan.

Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK menyampaikan, pengerahan water canon yang biasa untuk membubarkan unjuk rasa anarkis ini cukup efektif menyemprotkan disinfektan. Termasuk di area yang luas dengan waktu lebih cepat. Sebab sasaran penyemprotan kali ini adalah jalan raya sekitar Kota Balikpapan dan lokasi keramaian publik.

“Penyemprotan dengan water canon ini untuk efektivitas waktu. Daya tampungnya juga mencapai 6.000 liter. Sehingga cukup menjangkau area yang luas,” papar Kompol V. J. Parapaga.

Selain penyemprotan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait covid-19. Di antaranya, agar warga mengikuti imbauan pemerintah terkait pembatasan aktifitas diluar rumah atau Physical Distancing. Selain itu, warga juga diminta melakukan tindakan pencegahan mandiri di rumah dan lingkungan masing-masing.

“Untuk jadwal penyemprotan dengan unit water Canon berikutnya, akan kita laksanakan bersama BPBD Kota Balikpapan, Terkait lokasinya nanti akan kita koordinasikan dengan BPBD Kota Balikpapan dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi,” tandas Kompol V. J. Parapaga.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

 

KabarIkn.com,BALIKPAPAN – Dalam rangka untuk mencegah adanya Penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Kota Balikpapan, Brimob Polda Kaltim sampai saat ini masih meningkatkan Giat Patroli untuk laksanakan sosialisasi Inpres No 6 tahun 2020 kepada masyarakat dan antisipasi tindak pidana 3C, Sabtu malam 19 September 2020.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah-wilayah pusat keramaian salah satunya di Jl. Jend. Sudirman Kota Balikpapan. menghimbau kepada pemilik warung dan warga nongkong yang tidak memakai Masker untuk wajib menggunakan masker.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut telah dilaksanakan secara rutinitas dan secara bergantian adapun mekanismenya adalah selalu memberikan himbauan dan mensosialisasi Inpres No. 6 tahun 2020 kepada warga masyarakat yang telah di jumpai pada saat melaksanakan patroli adapun sasarannya adalah warga masyarakat yang nongkrong tetap untuk mematuhi Protokol Kesehatan selalu memakai masker bila keluar rumah guna mencegah penyebaran covid-19 di tengah tengah masyarakat serta menghimbau kepada warga masyarakat yang ada di luar rumah bila tidak ada kepentingan untuk segera pulang ke rumah, dengan diadakannya tatanan Adaptasi Kehidupan baru setiap orang wajib untuk selalu mengikuti aturan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.

Di tempat terpisah Plh. Danyon A Pelopor Kompol V. J. Parapaga, SIK saat di hubungi beliau menghimbau, “kepada seluruh anggotanya yang melaksanakan patroli agar dalam pelaksanaannya dilakukan pada jam-jam yang rawan guna untuk mencegah terjadinya tindak pidana (3C) di wilayah hukum Kota Balikpapan, serta memberikan himbauan secara humanis kepada warga masyarakat untuk benar-benar patuh protokol kesehatan guna putus penyebaran Covid-19,” terang Kompol V. J. Parapaga.

Selain itu upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Kalimantan Timur terus digencarkan. Hal ini dilakukan untuk menekan bertambahnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19, seperti yang dilakukan Kapolda Kalimantan Timur dengan meluncurkan program “ETAM Ba-Masker”.

Gerakan Etam Ba-Masker ini digelar di seluruh jajaran Polda Kaltim diantaranya dengan memberikan himbauan untuk jaga jarak serta mematuhi protokol kesehatan, melakukan razia kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, menggelar aksi bagi-bagi masker serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada warga masyarakat.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang mengungkapkan, aksi bagi-bagi masker ini akan terus dilakukan disemua tempat yang menjadi pusat keramaian.

“Saat ini sudah banyak warga yang mulai patuh terhadap protokol kesehatan seperti banyak warga yang sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Dan kita dari pihak Polri akan selalu menyuarakan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menerapkan physical distancing diruang publik sesuai program dari Kapolda Kaltim yaitu Etam Ba-Masker,” pungkasnya.

Rilis : Brimob Polda Kaltim

Kabarikn.com,Balikpapan-Spripim Kabaharkam Polri  - Di hari kedua kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Jumat, 18 September 2020, Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menyempatkan mengunjungi obyek vital nasional (Obvitnas) PT Pertamina Refinery Unit V di Balikpapan.

Dalam kesempatan ini Kabaharkam Polri didampingi oleh Kakorpolairud Baharkam Polri, Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Kabag Farmapol Pusdokkes Polri, dan Kadomat Slog Polri.

Turut hadir Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kaltim. Sementara dari PT Pertamina RU V hadir Eko Sunarno (GM Pertamina RU V), M Daud (Vice Presiden PC & QA), dan Iskandar (SMOM RU V).

Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, kedatangannya ke PT Pertamina RU V ini dalam rangka supervisi Obvitnas. Sebagai Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19, ia berharap proses produksi di kilang-kilang milik Pertamina tidak terganggu selama pandemi mengingat peran strategis Pertamina untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional.

"Jangan sampai proses produksi di kilang-kilang Pertamina ini berhenti produksi, walaupun mungkin penurunan demand itu terjadi, tapi tidak boleh sampai terjadi penurunan proses produksi," kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Untuk itu, Kabaharkam Polri menekankan, jajaran Polri bersama TNI dan stakeholder lainnya terus berupaya fokus menjamin stabilitas keamanan. Karena kalau tidak aman, menurut Komjen Pol Agus Andrianto, apa pun tidak bisa dilakukan, termasuk pemulihan ekonomi. "Jadi semua butuh aman," tegasnya.

Selain itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga menyampaikan apresiasi atas upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 di jajaran Pertamina yang berlangsung baik. Ia berharap upaya tersebut dapat mencegah munculnya klaster persebaran COVID-19 di lingkungan Pertamina yang dapat mengganggu proses produksi.

Terakhir, Komjen Pol Agus Andrianto mengajak semua pihak yang hadir untuk sama-sama bergandengan tangan bersinergi memecahkan persoalan yang ada dan menjalankan amanat yang telah dititipkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Seluruh amanah yang diberikan, mari sama-sama kita jaga. Mumpung kita dikasih amanah. Kalau saya boleh sedikit mengungkapkan, saya bukan polisi yang baik, tapi berusaha, artinya selagi ada amanah kekuatan dan jabatan yang dititipkan Yang Maha Kuasa kepada kita, kapan lagi," ungkap Komjen Pol Agus Andrianto.

Sumber : Humas Polda KALTIM