[Valid RSS]

KabarIkn.com, Balikpapan - Polda Kaltim menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, Selasa (11/3/2025) di Gedung Mahakam Polda Kaltim. 

Dalam konferensi pers tersebut, dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., yang didampingi Wadir Reskrimum, Kasubdit 4 Renakta Polda Kaltim serta beberapa saksi ahli dari Dokter Forensik, Psikolog Klinis dan Psikologis Forensik. 

Dalam kegiatan ini, Ditreskrimum Polda Kaltim mengungkap bahwa tersangka dalam kasus ini adalah FR (29), yang tidak lain merupakan ayah kandung korban. FR, yang berprofesi sebagai karyawan swasta, diduga melakukan perbuatan bejat tersebut terhadap anaknya yang masih di bawah umur.

Pihak Kepolisian menyita sejumlah barang bukti, di antaranya beberapa unit ponsel berbagai merek, yaitu POCO X5 warna hijau tosca, Samsung Galaxy A05s warna ungu, POCO X5 warna hijau, serta Realme warna hitam. Selain itu, turut diamankan satu lembar baju jumpsuit anak berwarna cream dengan lengan merah yang diduga berkaitan dengan kasus ini.

Berdasarkan hasil penyelidikan, FR dijerat dengan Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, junto Pasal 81 dan/atau 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, serta Pasal 6 Huruf C UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

"Polda Kaltim berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan transparan dan profesional demi keadilan bagi korban. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan melaporkan segera jika mengetahui adanya tindakan kekerasan terhadap anak," ujar Kombes Pol. Yuliyanto.

Dengan terungkapnya kasus ini, Polda Kaltim menegaskan akan terus memerangi tindak kekerasan seksual terhadap anak serta menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Sumber : Humas Polda Kaltim

KabarIkn.com, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar kegiatan Ground Breaking Serentak Pemenuhan Perumahan bagi Pegawai Negeri pada Polri, Selasa (4/3/2025). Acara yang berlangsung di Perumahan Cendana Resident, Jalan Padat Karya, Batakan ini menandai dimulainya pembangunan perumahan bagi anggota Polri guna meningkatkan kesejahteraan personel.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin langsung kegiatan ini, didampingi oleh Wakapolda, Irwasda, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim. Turut hadir pula sejumlah pejabat eksternal, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc., serta perwakilan dari perbankan dan pengembang perumahan.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa pembangunan perumahan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan fasilitas perumahan yang layak bagi personelnya. "Kesejahteraan anggota merupakan prioritas kami. Dengan adanya perumahan ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta menunjang kinerja personel dalam menjalankan tugas kepolisian," ujar Kapolda.

Sementara itu, Gubernur Kaltim menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Polda Kaltim dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi pegawai negeri pada Polri. "Program ini sangat strategis dalam mendukung kesejahteraan anggota Polri yang bertugas di Kalimantan Timur. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan," ungkap Gubernur.

Pembangunan perumahan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk BRI, BTN, Asabri, serta Developer PT. Rapa Prima Indonesia, yang turut berperan dalam proses perencanaan dan pembiayaan proyek.

Dengan terlaksananya ground breaking ini, diharapkan proyek pembangunan perumahan bagi pegawai negeri pada Polri dapat segera terealisasi, memberikan hunian yang nyaman serta menunjang stabilitas sosial dan profesionalisme anggota Polri di Kalimantan Timur.(*)

KabarIkn.com - Pada tanggal 3 Maret 2025, personel Operasi Damai Cartenz-2025 melaksanakan patroli rutin di wilayah Oksibil, Pegunungan Bintang. Selama patroli ini, mereka berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat yang mengenakan busana adat tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya mereka.

Wakaops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut diwarnai dengan berbagai obrolan hangat mengenai kebudayaan dan kehidupan sehari-hari masyarakat Pegunungan Bintang. Anggota Polri dan warga saling berbagi cerita dan pengalaman, menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Dialog ini mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan dan kerjasama.

Sebagai bentuk kepedulian, personel Operasi Damai Cartenz-2025 memberikan makanan ringan kepada anak-anak setempat. Tindakan sederhana ini membawa kebahagiaan bagi anak-anak dan juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Personel Operasi Damai Cartenz-2025 juga menyampaikan harapan mereka agar masyarakat Pegunungan Bintang terus menjaga kerukunan dan kedamaian di wilayah mereka. Mereka menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Sebelum berpamitan, personel Operasi Damai Cartenz-2025 memastikan bahwa hubungan harmonis yang telah terjalin ini akan terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu dan mendukung dalam berbagai situasi.

Dengan semangat kebersamaan dan kerjasama yang terjalin, diharapkan wilayah Pegunungan Bintang, Oksibil, dapat terus hidup dalam kedamaian dan keharmonisan. Personel Operasi Damai Cartenz-2025 berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, menjadikan wilayah ini tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali.(*)

KabarIkn.com,Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Polri menggelar acara pembagian bantuan sosial (bansos). Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Ramadhan 2025.

Adapun kegiatan ini dilakukan BEM PTNU seluruh Indonesia bersama Polri di beberapa titik wilayah, seperti di Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kaltim, Kalsel, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu dan beberapa wilayah lainnya.

Presidium Nasional BEM PTNU se-Nusantara Achmad Baha'ur Rifqi mengatakan bahwa bansos tersebut adalah bentuk hadirnya mahasiswa dan Polri di masyarakat.

"Tentu kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM PTNU se-Nusantara bersama Polri adalah sebagai bentuk hadirnya kami di dalam masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan tersebut, hal ini juga sebagai bentuk implementasi tri dharma perguruan tinggi," Presidium Nasional BEM PTNU, Minggu (2/3/2025). 

Lebih lanjut Presidium Nasional BEM PTNU juga berharap bansos tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Setidaknya bansos itu bisa meringankan beban masyarakat.

"Ya semoga dengan bantuan berbentuk sembako tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia, paling tidak bisa meringankan beban mereka dalam menghadapi bulan yang penuh berkah ini," ungkapnya.

Sebagai informasi, Polri menggelar kegiatan bansos dengan aliansi BEM PTNU se-Nusantara, Aliansi BEM dan OKP lain dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Pelaksanaan kegiatan baksos Polri Presisi ini digelar bersinergi dengan elemen mahasiswa.

Simbolis pemberian bantuan digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2025) siang. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir dalam gelaran baksos tersebut.(*)

KabarIkn.com - Jumlah pendaftar Rekrutmen Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tembus 8.000 orang. Polri mengatakan tingginya animo masyarakat rawan dimanfaatkan calo atau pihak tak bertanggung jawab untuk melancarkan penipuan dengan iming-iming bisa membantu pendaftar lolos rekrutmen.

"Perhari ini jumlah pendaftar online untuk Akpol ada 8.016. Kalau secara keseluruhan pendaftar pada rekrutmen anggota Polri baik itu Tamtama, Bintara, Akpol 116.732 orang dan paling banyak Bintara," kata Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (28/2/2025).

Dedi lalu mempertegas, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwasanya jalur untuk masuk Akpol hanya ada satu, yakni jalur reguler. Dengan begitu, diharapkan proses rekrutmen melahirkan taruna-taruna Akpol yang benar-benar mampu menjalani proses pendidikan dan pelatihan selama di Akpol.

"Sesuai arahan pimpinan, tahun ini sama seperti tahun lalu, tidak dilakukan dikotomi lagi, atau friksi-friksi jalur rekpro, jalur reguler, jalur kuota khusus," Dedi menekankan.

Dia menegaskan tahapan rekrutmen anggota Polri transparan, karena para calon taruna dapat melihat langsung capaian nilai tes baik dirinya maupun calon taruna lainnya. Hal ini dikarenakan panitia akan menayangkan nilai-nilai tes secara real time di layar.

"Selesai tes renang, catar (calon taruna) bisa langsung lihat dia berapa detik, nilainya berapa. (Tes) lari juga demikian, dapat berapa putaran, waktunya berapa lama. Tes-tes lainnya pun sama, selesai (tes), nilai langsung keluar. Nilai terpampang di layar, semua bisa melihat," jelas Dedi.

Dedi menjelaskan rekrutmen dengan mengedepankan prinsip bersih, transparan akuntabel dan humanis (Betah) telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu. Panitia sengaja menayangkan nilai atau skor agar calon taruna sama-sama bisa saling mengoreksi diri.

"Calon taruna ketika dia merasa nilai tidak sesuai, diberikan kesempatan untuk mengoreksi ke panitia. Mereka juga sudah tau bobot nilai akademis berapa, psikologi berapa, jasmani berapa. Calon taruna itu bisa menghitung sendiri dengan sistem yang terbuka ini," terang Dedi. 

Gambaran proses dan metode seleksi, tegas Dedi, perlu diketahui masyarakat. Tujuannya, agar masyarakat sadar bahwa seleksi anggota Polri hanya bertumpu pada kemampuan diri sendiri selama mengikuti tahapan seleksi.

"Kepada seluruh jajaran kami minta terus mengedukasi masyarakat bahwa seleksi anggota Polri itu kuncinya kemampuan diri sendiri. Persiapan yang matang, latihan serius, itu kuncinya," tegas Dedi.

Dedi berharap masyarakat tak percaya calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Dedi pun menegaskan ancaman pidana bagi pelaku penipuan.

"Sudah banyak kasus masyarakat tertipu, sudah memberikan sejumlah uang, anaknya gagal (lolos rekrutmen)" pungkas Dedi.

Berikut tahapan tes Akpol di tingkat panitia daerah:

a. Pemeriksaan administrasi awal dengan penilaian kualitatif

b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dengan penilaian kualitatif

c. Tes psikologi tahap I sistem Computer Assisted Test (CAT), penilaian kuantitatif dan kualitatif

d. Test akademik tahap I, sistem CAT dengan penilaian kuantitatif meliputi:

- pengetahuan umum (termasuk UU Kepolisian)

- wawasan kebangsaan (UUD 1945, NKRI, Bineka Tunggal Ika, wawasan nusantara dan kewarganegaraan)

- tes penalaran numerik

- Bahasa Indonesia

e. Tes EKG dengan penilatan kualitatif

f. Uji kemampuan jasmani (kesamaptaan A, B dan renang) dengan penilaian kuantitatif dan kualitatif, serta pemeriksaan anthropometrik dengan penilaian kualitatif.

g. Sidang penetapan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap II

h. Pemeriksaan kesehatan tahap II dengan penilaian kualitatif

i. Pendalaman PMK dan Tes psikologi tahap II sistem wawancara, penilaian kualitatif

j. Pemeriksaan administrasi akhir dengan penilaian kualitatif

k. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah.

Berikut tahapan tes Akpol di tingkat panitia pusat:

a. Pemeriksaan administrasi dengan penilaian kualitatif

b. Pemeriksaan kesehatan tahap I dan II dengan penilaian kualitatif

c. Pemeriksaan mental dan ideologi dengan CAT

d. Tes akademik neliputi TPA dengan Bahasa Inggris menggunakan CAT, penilaian kuantitatif

e. Tes psikologi wawancara dengan penilaian kualitatif

f. Pendalaman PMK dengan penilaian kualitatif

g. Tes kesamaptaan jasmani (kesamaptaan A, B dan renang) dengan penilaian kuantitatif dan kualitatif, serta pemeriksaan anthropometrik dengan penilaian kualitatif.

h. pemeriksaan penampilan dengam penilaian kualitatif

i. Sidang terbuka kelulusan tingkat pusat.(*)

KabarIkn.com, Jayapura - 1 Maret 2025, Batik Papua, sebagai salah satu warisan budaya takbenda Indonesia, terus dilestarikan oleh berbagai pihak, termasuk komunitas seni dan generasi muda setempat. Menariknya, kepedulian terhadap seni khas Bumi Cenderawasih ini juga datang dari sosok yang mungkin tak terduga—Brigpol Ita Sombo Allo, seorang Polwan Ops Damai Cartenz-2025.

Pada Sabtu siang yang cerah, Brigpol Ita mengunjungi Sanggar Ameldi di Kota Jayapura, tempat para pengrajin batik Papua berkarya. Kedatangannya disambut hangat oleh Joni Silas Wona, seorang pembatik yang telah lama mengabdikan dirinya untuk seni ini. Dalam kesempatan tersebut, Brigpol Ita tak hanya menyaksikan proses pembuatan batik khas Papua, tetapi juga turut mencoba membatik sendiri. Dengan penuh ketelitian, ia menorehkan lilin panas di atas kain, mengikuti teknik yang diajarkan oleh para pengrajin.

"Batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi sebuah identitas dan kebanggaan bangsa. Papua memiliki motif khas yang sangat unik, seperti burung cenderawasih, tifa, rumah adat honai, serta ukiran suku Asmat dan Dani. Keindahan ini harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman," ujar Brigpol Ita penuh semangat.

Joni Silas Wona merasa bangga atas kunjungan Brigpol Ita. Baginya, kehadiran Polwan dari Ops Damai Cartenz-2025 bukan hanya sebagai simbol keamanan, tetapi juga bukti nyata bahwa aparat kepolisian turut mendukung pelestarian seni dan budaya lokal.

"Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami. Senang rasanya melihat perhatian dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, terhadap perkembangan batik Papua. Ini menunjukkan bahwa budaya kita mendapat tempat penting di mata bangsa," ungkap Joni.

Batik Papua telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat dan terus berkembang melalui berbagai upaya pelestarian, seperti edukasi, pelatihan, dan promosi. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan batik khas Bumi Cenderawasih ini semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah sederhana yang dilakukan Brigpol Ita membuktikan bahwa melestarikan budaya bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk mereka yang bertugas di garis depan dalam menjaga keamanan negara.(*)

KabarIkn.com, Balikpapan – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Kalimantan Timur kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat sebagai upaya memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini berlangsung di Kampung Nelayan Kelompok Usaha Jaya Abadi, RT 18, Kelurahan Sepinggan Raya, Kecamatan Balikpapan Selatan, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, Jumat (28/2/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur kepolisian, pemerintahan, serta tokoh masyarakat, di antaranya Plt. Dirtahti Polda Kaltim, perwakilan dari Direktorat Intelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditbinmas, Dirlantas, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Kaltim. Turut hadir pula Camat Balikpapan Selatan, Lurah Sepinggan Raya, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 18, serta perwakilan kelompok nelayan setempat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Plt. Dirtahti Polda Kaltim, AKBP Muhammad Ridha, S.H., yang menekankan bahwa Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi langsung antara masyarakat dan Polri. Dalam sesi diskusi interaktif, warga menyampaikan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, termasuk isu kenakalan remaja dan pergaulan bebas, yang menjadi perhatian Ketua LPM Kelurahan Sepinggan Raya.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Kaltim, AKBP Windia, menegaskan bahwa patroli rutin terus dilakukan oleh kepolisian, namun peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka juga sangat penting. Ia mengimbau warga untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada anak-anak agar menghindari aktivitas di luar rumah hingga larut malam serta mengontrol penggunaan kendaraan bermotor oleh anak-anak.

Sementara itu, Lurah Sepinggan Raya, Arifuddin, S.P., mengangkat isu banyaknya anak di bawah umur yang diizinkan mengendarai kendaraan bermotor. Menanggapi hal ini, Kasi Fasmat Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Retno Ariani, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa pengendara harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Ia juga mengimbau orang tua untuk lebih bijak dalam memberikan izin kepada anak-anak mereka demi keselamatan berlalu lintas.

Dalam kesempatan ini, AKP M. Yusuf, Kanit 3 Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim, turut memberikan edukasi mengenai ancaman judi online dan kejahatan siber yang kian marak. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan media sosial serta gadget, terutama dalam melindungi anak-anak dari bahaya penipuan dan kecanduan judi daring.

Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat, Dit Tahti Polda Kaltim juga menyerahkan sarana kontak kepada warga RT 18 Kelurahan Sepinggan Raya, yang diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara warga dan aparat dalam menjaga Kamtibmas.

Kegiatan Jumat Curhat ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Polri berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa secara rutin sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun kepercayaan publik.(*)

KabarIkn.com,Balikpapan - Dalam rangka bulan Ramadhan dan menyambut hari raya Idul Fitri 1445H pengurus anak asuh Polda Kaltim lakukan penyerahan paket lebaran di Ruang Mahakam Polda Kaltim, Jum’at (05/04/2024).

Adapun paket lebaran yang diberikan berupa parsel, uang saku dan voucher belanja yang dapat digunakan langsung oleh para anak asuh.

ketua Kabaginfolog Polda Kaltim, Dra. Sri Agustinah menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka bentu kepedulian Polda Kaltim terhadap anak yatim dan duafa asuhan Polda Kaltim.

“ Kami selaku pengurus membagikan paket parsel ini dengan penuh keikhlasan kepada mereka. Kami berharap adapun paket yang diberikan dapat bermanfaat,” katanya. (Bs)

KabarIkn.com,Banten - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memastikan akan adanya pengawalan kepada pemudik di daerah rawan kejahatan maupun kecelakaan. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada anggota di tiap pos yang ada.

"Untuk pengamanan yang disampaikan pak Menko Polhukam terkait dengan kekhawatiran, apabila masyarakat merasa di dalam perjalanannya khawatir di wilayah tertentu rawan kejahatan silahkan melapor ke pos terdekat," jelas Jenderal Sigit saat men

Menurut Jenderal Sigit, personel kepolisian akan siap 24 jam melakukan pengawalan kepada seluruh masyarakat saat melakukan perjalanan mudik di wilayah kategori rawan. Dengan begitu, masyarakat akan merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik. 

"Kita akan siapkan pengawalan termasuk di jalur yang banyak kecelakaan lantas di jalur lintas Sumatera. Karena kita juga mempersiapkan selain tol, tentunya ada jalur arteri,” ujar Kapolri.

Jenderal Sigit mengemukakan, sejumlah jalan yang memang berdasarkan pemetaan kerap terjadi kecelakaan terus diupayakan dilakukan perbaikan, termasuk penerangan jalan. Bahkan, diakui Kapolri, pihaknya meminta ada takbahan rambu-rambu lalu lintas, serta papan informasi dan sosialisasi. 

“Sehingga masyarakat betul-betul merasakan perjalanan mudik lancar, aman, dan selamat sampai tujuan masing-masing," ungkap Jenderal Sigit.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan peninjauan kesiapan mudik di penyeberangan Merak, Banten, hari ini (1/4/24). Hal itu dilakukan guna memastikan tidak ada kendala di jalur mudik Lebaran 2024.

"Kami ingin mengecek kesiapan personel, serta sarana dan prasarana, guna melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran," jelas Jenderal Sigit kepada wartawan, Senin (1/5/24).

Kapolri juga meninjau Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT BBJ, dan Pelabuhan PT Indah Kiat. Selain itu, rombongan memastikan strategi jajaran Polda Banten bersama seluruh stakeholder terkait dalam mengatasi kepadatan arus lalu lintas.

Jenderal Sigit juga ingin memastikan betul kelancaran dan keamanan seluruh masyarakat dalam arus mudik Idulfitri 1445 hijriah. Terlebih, seluruh pelabuhan di wilayah Banten setiap tahunnya berperan vital dalam momen mudik lebaran, khususnya bagi pemudik yang hendak menuju wilayah Sumatera.

Diketahui, personel pengamanan mudik Lebaran 2024 baru akan digelar pada 3 April 2024. Terdapat sekitar 193 pemudik yang diperkirakan akan melakukan perjalanan.(*)

KabarIkn.com,TENGGARONG — Bertempat di Jalan Mayor Jendral Sutoyo Kel. Panji Kec. Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara telah dilaksanakan kegiatan Lomba Run Street Ramadhan Kapolres Cup 2024. 

Kegiatan tersebut diadakan oleh Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Heri Rusyaman sebagai upaya mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti balapan liar yang kerap dilakukan oleh remaja di bulan ramadhan. 

"Kita adakan lomba Run Street Ramadhan Cup ini supaya remaja ada kegiatan yang positif dan bermanfaat," ujarnya. 

Selain itu, Kata Kapolres, dengan banyaknya antusias para remaja baik yang mengikuti lomba ataupun yang menyaksikan pihaknyq juga mensosialisasikan Pendaftaran Kepolisian yang akan segera dibuka. 

AKBO Heri menerangkan bahwa pertama saya mau mengadakan event ini berawal dari ngopi di warung kopi bersama rekan rekan saya, setelah itu kami agendakan event tersebut pada malam hari ini. 

"Semoga event ini menjadi salah satu ajang mencetakkan bibit bibit unggul atlit yang bisa membanggakan Kabupaten Kutai Kartanegara," harapnya. 

Untuk diketahui juga turut hadir menyaksikan lomba tersebut, Letkol Czi Damai Adi Setiawan Dandim 0906/KKR, Abdul rasyid Ketua DPRD Kab. Kutai Kartanegara, Kompol M. Aldy Harjasatya Wakapolres Kutai Kartanegara, Indah gujel Perwakilan Wakil Bupati, Rivai Perwakilan Kajari, Jukran Perwakilan Dispora dan Ny. Intan Heri Ketua Bhyangkari Cabang Kutai Kartanegara beserta pengurus.(*)

KabarIkn.com, PPU — Kawasan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menjadi sorotan, kali ini bukan hanya sebagai pusat pembangunan yang dinamis, namun juga menjadi perhatian personel Satuan Tugas Nusantara dari Polda Kaltim. 

Dalam sebuah patroli rutin yang dilaksanakan, personel satgas tersebut menemukan beberapa pekerja yang membawa minuman keras di lokasi Pembangunan, Sabtu (30/3/2024).

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si menjelaskan keberadaan minuman keras di tempat kerja yang seharusnya terfokus pada produktivitas dan keselamatan kerja merupakan pelanggaran serius terhadap aturan dan standar yang telah ditetapkan. 

Menyikapi hal tersebut, personel Satgas Nusantara Polda Kaltim berhasil mengamankan beberapa pekerja yang kedapatan membawa minuman keras di kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara. 

Lanjutnya, dalam upaya preventif personel Satgas Nusantara Polda Kaltim memberikan himbauan kepada para pekerja yang tertangkap membawa minuman keras agar tidak mengulangi lagi kesalahan mereka. 

Kami mengimbau agar para pekerja mematuhi aturan dan fokus pada pekerjaan mereka demi kelancaran pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Kabid Humas menegaskan Polda Kaltim komitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara. "

Polda Kaltim tidak akan mentolerir pelanggaran-pelanggaran yang mengganggu ketertiban dan keselamatan di kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara," ujar Kombes Pol Artanto, S.I.K., M.Si.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Aksi balap liar dan tawuran yang sering dilakukan saat bulan Ramadhan di jalanan umum kerap meresahkan masyarakat serta pengguna jalan.

Adanya laporan dari masyarakat jika banyak anak muda yang sering menggelar balap liar saat sahur bulan Ramadhan, membuat jajaran Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berinisiatif melakukan patroli subuh untuk mencegah tradisi buruk tersebut. Minggu, (31/3/2024).

Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H. menjelaskan, terdapat laporan dari masyarakat mengenai anak muda yang sering balapan liar di seputaran Kota Balikpapan.

"Para pemuda yang kedapatan nongkrong di wilayah hukum Kota Balikpapan kami berikan arahan agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik, apalagi pada masa bulan Ramadhan 2024, yang seharusnya diisi dengan kegiatan-kegiatan baik," kata Kompol Iwan Pamuji.

Selain meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas dan kondusifnya lingkungan, juga memberikan himbauan pada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anaknya.

"Kami ingin mengajak para orang tua untuk mengawasi anaknya agar tidak ikut-ikutan balap liar dan menyulut petasan," pinta Kompol Iwan Pamuji.

Harapannya dengan dilaksanakan patroli secara rutin dengan kehadiran Korps Brimob Polri di tengah-tengah masyarakat dapat membuat masyarakat merasa aman dan nyaman. 

Sementara itu Lebih lanjut Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, SIK, MH menambahkan, “Patroli ini merupakan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk mempersempit ruang gerak tindak kejahatan dan tindakan kriminalitas yang meresahkan masyarakat serta untuk mencegah balap liar, tawuran pemuda maupun warga yang menyulut petasan," tutupnya.(*)