
H.Ihwa Datu Adam Calon Bupati Paser 200-2025
KabarIkn.Com.Paser-PEMBUKAAN kembali sekolah perlu dipersiapkan secara matang. Jangan terburu-buru dilakukan sebab penularan covid-19 di Indonesia belum juga melambat. Keselamatan siswa dan guru harus menjadi pertimbangan utama.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan awal tahun ajaran baru masih sesuai kalender akademik, yakni dimulai pada 13 Juli. Akan tetapi, kegiatan pembelajaran pada permulaan tahun ajaran baru itu bukan merupakan pembukaan kembali sekolah. Pernyataan Nadiem ini tentu saja mampu meredakan kecemasan orangtua murid.
Sejauh ini para orangtua siswa cemas atas keselamatan anak-anak mereka jika sekolah kembali dibuka pada saat laju penyebaran covid-19 belum sepenuhnya bisa dikendalikan.,” kata Calon Bupati Paser H.Ihwan Datu Adam lewat seluler Jumat (29/05/2020)
Pmbukaan kembali sekolah harus mendapatkan persetujuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sekolah kembali dibuka jika kondisi pandemi benar-benar pulih.
“Kemendikbud diharapkan juga selalu berkoordinasi dan mendengarkan pertimbangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Ikatan Dokter Anak Indonesia. Berkoordinasi dengan instansi-instansi itu penting sebelum memutuskan membuka kelas fisik.
Sembari menunggu keputusan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kemendikbud perlu mematangkan protokol pendidikan di tengah pandemi ini
Tentunya, dalam menghadapi tahun ajaran baru, tidak bisa mengandalkan sistem pengajaran jarak jauh yang sporadic,” jelasnya.
Segera evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang selama ini diterapkan. Susun model implementasi yang bisa melengkapi model lain sehingga anak tetap bisa belajar efektif di tengah pandemi. Tidak perlu memaksakan kegiatan belajar mengajar secara fisik di sekolah
Pembukaan kembali sekolah kini bukan hanya masalah pendidikan. Hal itu pun sudah jadi persoalan kesehatan.
Keselamatan guru dan siswa jadi pertimbangan utama. Bangun sistem pembelajaran yang menjamin keselamatan. Teknologi telah memungkinkan proses belajar bisa di mana saja,” tutup Ihwan (beny).