KabarIkn.com,Balikpapan - Sesuai dengan keputusan dari Kementrian Pendidikan pada tahun ajaran baru memang harus dilakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap. Di Balikpapan sendiri sudah hampir 100% para tenaga pengajar sudah melaksanakan vaksin , karena memang syarat utama untuk PTM adalah para tenaga pengajar harus sudah di vaksin.

Foto : Kadisdikbud Kota Balikpapan , Ir.Muhaimin,MT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan , Ir.Muhaimin,MT menyampaikan setiap sekolah sudah melaksanakan simulasi PTM pada saat penilaian akhir tahun pelajar SMP dan SD , sampai saat berakhir kemarin tidak ada kendala yang dirasakan.
" Hal ini tentunya membuat kita lebih optimis dan semangat agar saat KBM dimulai pada bulan Juli kita bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dengan harapan kondisi pandemi covid -19 di Kota Balikpapan menurun ," Kata Kadisdikbud Kota Balikpapan , Ir.Muhaimin,MT saat ditemui di ruang kerjanya . Rabu ( 09/06/2021 )
Mengenai program Wali Kota Balikpapan yang sesuai dengan visi misi dalam RPJMD bahwa mulai tahun 2022 mendatang siswa baru kelas 1 SD dan 7 SMP seluruhnya akan mendapatkan bantuan seragam sekolah.
Muhaimin menyampaikan untuk siswa SD akan mendapatkan seragam merah putih , seragam pramuka dan seragam batik . Untuk SMP akan mendapatkan seragam biru putih , seragam pramuka dan seragam batik.
" Mudah - mudahan dengan adanya program dari Wali Kota terpilih untuk memberikan bantuan seragam ini bisa mengurangi beban orang tua terutama bagi orang tua yang anaknya bersekolah di swasta . Termasuk juga program subsidi Spp , Wali Kota Terpilih yaitu pak Rahmad Mas'ud juga melanjutkan program tersebut mulai tahun 2021 perubahan sampai 2022 untuk siswa kelas 1 sampai 6 dan siswa kelas 7 sampai kelas 9," ujarnya. ( tri )