
KabarIkn.com,Balikpapan- Ketua Laskar Anti Korupsi ( LAKI) Kota Balikpapan Oki M Alfiansyah, SH, MH, Med, CPCLE, CIRP yg merupakan Ormas anti Rasua ini secara tegas akan mengawal & fokus dalam pemberantasan korupsi di Balikpapan. Salah satu dugaan korupasi yang sat ini tengah di awasinya terkait dana penyelenggaraan pemilu tahun anggaran 2019 hingga 2020 yangdiduga merugikan negara sebesar 17, 9 Milliar. Saat ini proses penegakan keadaannya atau proses hukumnya baru dalam tahap laporan di Kejaksaan Negeri Kota Balikpapan.
“LAKI tidak mau tinggal diam dan kecolongan atas dugaan mega korupsi dana penyelenggaraan pemilu tahun anggaran 2019 hingga 2020 lalu” ujarnya.
Pihaknya menegaskan kerugikan negara sebesar 17, 9 Milliar itu cukup fantastis. LAKI kota Balikpapan meminta pada masyarakat juga dapat terlibat dalam mendukung apa yang dilakukan LAKI. memantau dan kawal kasus mega korupsi KPU Kota Balikpapan ini yang saat ini bergulir ke proses hokum di kejaksaan.
“Kita akan kawal hingga sampai ada vonis bahkan sampai di seretnya ke bui para koruptor pemakan uang rakyat tersebut ujar Bang Oki sapaan akrab nya.
Dari copyan surat pemanggilan Kejakasaan Negari Balikpapan pada Hari ini kamis 23 Juni 2020, Kejaksaan Negeri Balikpapan melakukan pemanggilan di KPU kota Balikpapan atas laporan dugaan mega korupsi 17,9 milliar ada 3 orang Jaksa yg akan melakukan pemeriksaan tersebut berdasarkan surat pemanggilan.
Ini kasus tidak boleh di biarkan begitu saja saya bersama Ormas Laskar Anti Korupsi ( LAKI ) akan tetap konsisten dalam mengawal kasus ini mulai dari penyidikan hingga ke meja hijau bahkan sampai di jatuhkannya vonis”tegas Oki.
Masih banyak korupsi maupun KKN yang terjadi di kota Balikpapan oleh LAKI disikapi secara tegas. Hal ini belum di munculkan atau masih tersembunyi, tapi pihaknya berupaya membongkar habis seperti dugaan KKN di proses pemilihan Dewan Pengawas Kota Balikpapan baru-baru ini.
“Kami akan tetap soroti proses dan SK Walikota tentang pengangkatan Dewas Perumda Kota Balikpapan siapa bilang saya lagi diam-diam saja”pungkasnya. (diolah dari Rilis)