[Valid RSS]

KabarIkn.com,Tanjung Tabalong - Di sela-sela kegiatan pembangunan Sasaran Utama kegiatan TMMD Ke 110 Kodim 1008/Tanjung dengan membuka akses jalan Desa Lok Batu menuju Poros Utama Jalan Desa Kembang Kuning  Kecamatan Haruai sering sekali anggota satgas melakukan berbagai macam kegiatan bersama warga Desa Lok Batu, salah satunya membantu bapak Singgih Warga Desa Lok Batu Rt. 12 saat panen Selada Hidroponik pada (10/3/2021)

Menurut Pratu Agisman  kegiatan ini dilakukan untuk menambah keakraban  dan juga menghilangkan kejenuhan sejenak setelah satu hari penuh bekerja disamping sebagai sarana Komunikasi sosial dengan warga.

Sementara menurut Bapak Singgih situasi Pandemi Covid 19 ini dirinya  bercocok tanam dengan metode tanpa memakai media tanah, melainkan menggunakan air atau bahan porous. Salah satu metode hidroponik yang sering diterapkan untuk menanam selada adalah teknologi hidroponik sistem terapung (THST). Sistem ini mampu menyediakan oksigen terlarut dengan baik bagi tanaman

Singgih menambahkan " menurutnya warga Lok Batu sangat senang dengan keberadaan Satgas TMMD yang membangun jalan di desa kami. Dengan adanya jalan ini maka kami bisa lebih mudah dalam mengangkut hasil panen" ungkapnya . (Pendim 1008)

Kabarikn.com,Tanjung - Sepekan setelah pembukaan, sejumlah sasaran fisik dan non fisik program Tentara Manunggal Membangun Desa ke-110 Kodim 1008/Tanjung di Desa Lok Batu mulai nampak.

Pembukaan dilaksanakan secara sederhana, dibuka langsung oleh Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani dan dihadiri oleh Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf M. Sujono beserta undangan lainnya pada Selasa, 2 maret yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, disebutkan sejumlah sasaran fisik yang menjadi fokus utama pengerjaan  programTMMD diantaranya pembukaan dan pembuatan badan jalan, pembuatan 3 unit jembatan beton, pembuatan pagar masjid, pembuatan pos kamling dan rehab rumah.

Hari ini, Rabu (10/03/2021) pembangunan yang semula belum digarap kini telah mengalami peningkatan, contohnya pembangunan  pembangunan badan jalan kini telah mencapai 40%, pembuatan 3 unit jembatan rata-rata mencapai 40% sementara untuk sasaran non fisik penyuluhan KB kesehatan telah rampung 100%.

Danramil 02/Haruai Kapten Arm Rikin yang juga selaku Dan SSK TMMD mengatakan kepada pendim1008, pengerjaan masih terus dilanjutkan agar pelaksanaan TMMD ini sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat dan selesai tepat waktu.

Rikin juga menyampaikan keberhasilan dan kecepatan pembangunan sasaran fisik ini karena kekompakan anggota satgas dan didorong oleh masyarakat setempat dimana mereka sangat antusias dalam membantu.

"Setiap hari sasaran fisik kami kerjakan, Alhamdulillah dengan bantuan masyarakat Desa Lok Batu sejauh ini semua berjalan dengan aman dan lancar" ungkap Rikin.

Sementara itu, kepala Desa Lok Batu Sunarno S.Hut  turut mengontrol perkembangan pembangunan di desanya, pihaknya mengatakan siap membantu guna mendukung keberhasilan Tentara Manunggal Membangun Desa .(Pendim1008)

KabarIkn.com,Tanjung Selor - Suasana keakraban antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 Kodim 0903/Tsr saat warga menyiapkan kue dan kopi hangat yang semakin menambah kehangatan dan keakraban dengan para anggota Satgas TMMD 110 Kodim 0903/Tsr.

Tidak hanya terlihat saat melaksanakan pekerjaaan namun terasa indah saat duduk dan makan bersama dengan warga saat melaksankan pengerjaan sasaran fisik yang berada di Desa Gunung Putih Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan, Rabu (10/3/2021).

Ketika salah satu warga datang dengan membawa bungkusan plastik yang berisi gorengan/kue dan membawa seteko kopi panas, anggota satgas dan warga yang bekerja, seketika itu menghentikan pekerjaannya. Mereka istirahat sejenak untuk melepas lelah dengan menyantap hidangan tersebut.

" Alhamdulilah warga sangat antusias. Dan mereka tidak hanya membantu tenaga untuk kami. Namun juga semampu mereka memberikan rezeki yang mereka dapatkan. Bukan hanya minuman kopi, kue dan yang paling penting adalah kebersamaan tetap terjaga," ungkap Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P.

KabarIkn.com,Tanjung Selor - Anggota Satgas TMMD Ke 110 Kodim 0903/TSR Melaksanakan Sosialisasi Bela Negara Dalam Rangka TMMD Ke 110 Kodim 0903/TSR Tahun 2021 kepada Siswa SMKN 1 Tanjung Palas yang merupakan bagian dari sasaran non fisik dalam program TMMD kali ini dengan tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri bertempat di SMKN 1 Tanjung Palas, Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan, Rabu (10/3/2021).

Kapten Inf Yudi Gunawan Anggota Satgas TMMD Ke 110 Kodim 0903/TSR menyampaikan kepada siswa bahwa dalam rangka membangun dan mempertahankan semangat nasionlisme dalam kerangka kesadaran bela negara bagi setiap warga negara tidak mudah dengan keragaman budaya, agama, adat istiadat, ras, diperlukan Pancasila sebagai landasan atau idiologi negara yang dapat menyatukan keragaman bangsa Indonesia dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika. 

Pancasila sebagai alat membangun karakter bangsa yang memerlukan semangat kebangsaan dan memerlukan kesadaran setiap warga negara agar nilai - nilai Pancasila dapat terus tetanam dengan baik serta cerdas dalam menghadapi pengaruh globalisasi, ungkapnya.

Hak dan kewajiban warga negara yaitu melakukan pembelaan negara sesuai yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 30 sebab tanpa adanya upaya kesadaran bela negara maka akan terancam kelangsungan hidup bangsa. 

Sehingga dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara maka diperlukan nilai dasar bela negara mencakup :Cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pada Pancasila sebagai idiologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara secara fisik dan psikis dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, terangnya.

Ditempat terpisah Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P menyampaikan bahwa Implementasi dari wujud bela negara di lingkungan pendidikan antara lain menjadi contoh baik sikap maupun perilaku dalam kehidupan sehari - hari di masyarakat, senantiasa disiplin dalam memanfaatkan waktu didalam maupun diluar sekolah, memiliki prestasi yang membanggakan, menjaga kebersihan dan kerapian, menjaga ketertiban serta menjaga persatuan dan kesatuan di dalam maupun di luar sekolah, mentaati peraturan dan tata tertib sekolah, menghargai dan menghormati guru dan orang tua, serta memahami lambang dan simbol negara.

Diharapkannya, agar apa yang disosialisasikan bisa diserap dengan baik dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa siswi SMKN 1 Tanjung Palas, terangnya.

KabarIkn.com,Kalimantan Selatan - Desa Lok Batu merupakan salah satu  desa yang berada di Kec. Haruai Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan, desa Lok Batu merupakan desa yang tertinggal/terisolasi diantara desa-desa lain yang ada di Kabupaten Tabalong, desa ini tidak memiliki akses tersendiri ke jalan raya.  Apabila masyarakat ingin keluar ke jalan raya harus berputar melewati desa Masingai ll & desa Masingai l Kec. Upau sejauh 9.5 Km, atau melewati jalan perkebunan sawit PT. Astra Agro Lestari di Ds. Kasio Kec. Murung Pudak sejauh 13 Km.

Sedangkan desa yang terdekat yang berada di poros jalan utama adalah desa Kembang Kuning yang berjarak sejauh 3.5 Km. Sedangkan jarak dari ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan atau Kota Banjarmasin ke desa Lok Batu sejauh kurang lebih 266 Km dengan jarak tempuh sekitar 8 jam.

Secara Geografis desa Lok Batu merupakan salah satu dari 13 desa di Kec. Haruai Kab. Tabalong Prov. Kalimantan Selatan dengan luas wilayah 80.643 ha, disebelah utara berbatasan dengan desa Masingai ll Kec. Upau, sebelah selatan desa Kasio Kec. Murung Pudak, sebelah timur desa Kembang Kuning Kec. Haruai dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten tetangga yaitu Kab. Balangan.

Jumlah penduduk desa Lok Batu Kec. Haruai berjumlah 1.150 jiwa dengan mata pencaharian penduduk mayoritas adalah petani karet, menganut agama mayoritas lslam, penduduk suku Banjar dan sebagian suku campuran/heterogen.

Sasaran fisik TMMD ke 110 di Kodim 1008/Tanjung berupa pembuatan badan jalan dengan panjang 3.400 meter x 7 meter, saluran air sisi kanan dan kiri jalan (Drainase) 3.400 meter x 0.5 meter,  pembuatan  3 buah jembatan box dengan ukuran : 6,4 m x 7m, ukuran 2,5m x 7m dan 2m x 7m.

Adapun tujuan pembuatan jalan tersebut guna untuk membuka akses jalan desa Lok Batu menuju poros jalan utama desa Kembang Kuning sehingga jarak tempuh menuju jalan utama lebih dekat, memudahkan pendistribusian hasil dari petani karet, meningkatkan perekonomian masyarakat dan paling utama desa Lok Batu akan lebih maju dan tidak terisolir.

Sasaran tambahan fisik berupa rehap rumah tidak layak huni berjumlah 2 unit, masing-masing milik ibu Siti Ramah, 60 tahun, pekerjaan petani alamat desa Lok Batu dan milik bapak Herpi, 38 tahun, pekerjaan wiraswasta alamat desa Lok Batu, pembuatan pos kamling 2 unit dan pembuatan pagar masjid Darul Hudha 41 meter. 

Lokasi TMMD tersebut berdasarkan usulan dari masyarakat kepada Pemda Kab. Tabalong agar dibuat jalan tembus dari Ds Lok Batu menuju jalan yang dapat terhubung ke Desa Kembang Kuning sejauh 3.4 km dan guna membuka akses dari Desa Lok Batu menuju poros jalan raya sehingga dapat meningkatkan roda ekonomi masyarakat setempat serta tidak lagi menjadi desa tertinggal atau terisolir melalui kegiatan TMMD ke 110.

Selain sasaran fisik juga terdapat sasaran tambahan berupa sasaran non fisik diantaranya penyuluhan Wasbang dan bela negara, penyuluhan penanggulangan bencana oleh BPBD, penyuluhan pertanian dari Dinas Pertanian, penyuluhan Kamtibmas, Narkoba dan Tiblantas oleh Polres Tabalong, penyuluhan kesehatan oleh Dinas Kesehatan, Sosialisasi Rekrutmen TNI, kegiatan Baksos berupa (pengobatan gratis, donor darah, pelayanan KB, Bazar, Sembako murah) dan juga adanya perpustakaan keliling dari dinas kearsipan.

Tujuan dilaksanakannya sasaran non fisik untuk meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa, masyarakat dapat mengantisipasi dan mengambil langkah bilamana terjadi bencana, masyarakat lebih memahami cara pengolahan tanah dan pemilihan bibit guna meningkatkan hasil pertanian/kebun dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mentaati hukum dan lalulintas serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya program KB.

Selain itu juga untuk meningkatkan animo masyarakat untuk mendaftar masuk TNI dan meringankan beban masyarakat di saat pandemi Covid-19 melalui kegiatan Baksos serta guna untuk menumbuhkan minat baca anak-anak masyarakat desa Lok Batu ditengah-tengah Pandemi Covid-19.

Pelaksanaan TMMD dimulai pada minggu pertama sampai dengan minggu ke empat Maret 2021, dengan harapan kegiatan TMMD ke-110 diwilayah Korem 101/Antasari Ta 2021 dapat membantu pemerintah provinsi Kalimantan Selatan khususnya Pemkab Tabalong guna meningkatkan percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang ada didaerah tertinggal atau terisolasi.

Merupakan bentuk wujud sejarah bahwa TNI adalah dari rayat untuk rakyat oleh karena itu setiap ada pembangunan TNI selalu hadir, selain itu dengan adanya program ini merupakan bentuk pembinaan pertahanan  sehingga dengan TMMD ini menciptakan pertahanan diwilayah’ ucap Danrem 101/Ant Brigjen TNI Firmansyah.

Lebih lanjut “Dengan adanya pembuatan jalan ini diharapkan dapat membuka akses jalan yang dapat dilalui oleh masyarakat, seperti contoh yang tadinya banyak anak-anak yang putus sekolah dengan adanya jalan ini dapat menekan sehingga tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah” sebutnya

“Bisa membantu masyarakat mempersingkat jarak tempuh, masyarakat tidak harus memutar yang memerlukan jarak yang lebih jauh, mempercepat pembangunan daerah dan membuka daerah-daerah terisolir sehingga daerah tersebut tidak lagi menjadi daerah yang tertinggal atau terisolir, inilah wujud sinergi membangun negeri” pungkasnya

Hingga hari ke 7 ini tanggal 9 Maret 2021 perkembangan pembuatan badan jalan sepanjang 3.400x7 meter sudah mencapai 35 % dan bedah rumah telah mencapai 40 %, dengan melibatkan personel nyata dilapangan TNI 127 orang, Polri 11 orang, Pemda 12 orang dan masyarakat 30 orang.

KabarIkn.com,TANJUNG - Satgas Kodim 1008/Tanjung bersama masyarakat membangun pembuatan pagar masjid Nurul Hudha di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Letkol Inf Ras Lambang Yudha selaku Dansatgas TMMD Ke-110 Kodim 1008/Tanjung beberapa waktu lalu saat peninjauan di lokasi TMMD mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat dan meningkatkan pembangunan di desa.

"Ini salah satu bantuan yang diberikan kepada masyarakat desa melalui program TMMD, guna meningkatkan pembangunan di Desa dengan mengerahkan upaya semaksimal mungkin karena kami ingi memberikan yang terbaik untuk masyarakat," ungkap Dansatgas.

Pengabdian TNI dalam program membangun desa semakin tampak, salah satunya sasaran fisik pembangunan pagar Masjid Nurul Hudha yang hingga kini pengerjaannya sudah hampir separuh jalan.

Pembangunan pagar masjid dianggap penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beribadah, menghindari terjadinya tindakan kriminal yang tidak diharapkan di lingkungan Masjid dan sebagai ladang pahala untuk para anggota satgas TMMD dan masyarakat setempat.

Semenjak dibuka pada tanggal 3 Maret 2021 lalu hingga hari ini Selasa, 9/3/2021 pengerjaannya telah mencapai 40%. 

Sementara itu kepala Desa Lok Batu Sunarno, S.Hut mengucapkan "Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga kebaikan bapak Tentara semua dibalas oleh Allah SWT dan kemanunggalan Satgas dengan masyarakat semakin kokoh," katanya.

KabarIkn.com,TANJUNG TABALONG - Selain melakukan pembangunan fasilitas fisik, kegiatan TMMD ke-110 Kodim 1008 Tanjung di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai juga diisi dengan berbagai kegiatan non fisik.

Salah satunya seperti yang dilaksanakan di gedung Bulu Tangkis Desa Lok Batu Senin (8/3/2021) siang  diadakan pemberian penyuluhan KB dan pelayanan kesehatan.

Pada kegiatan ini, ibu-ibu di Desa Lok Batu yang merupakan kader Posyandu diberikan penyuluhan terkait program Keluarga Berencana.

Penyuluhan diberikan oleh Drs Rifansyah Kabid KB dan Ketahanan kesejahteraan keluarga (K3) di yang merupakan Satgas TMMD dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Tabalong.

Disampaikannya, program KB merupakan upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

Agar program bisa terlaksana maka perlu disampaikan bagaimana pemanfaatan KB, mulai dari alat kontrasepsi maupun jarak kehamilan serta pentingnya mengatur program KB guna terbentuk keluarga yang sejahtera. (Pendim 1008)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KabarIkn.com,Tanjung Selor - Kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-110 tidak hanya dilaksanakan oleh personel Satuan Tugas (Satgas) dari Kodim 0903/Tanjung Selor saja. Tetapi bersama warga, personil TNI bahu-membahu dalam menyelesaikan pengerjaan kegiatan pembangunan. Warga bahkan sangat antusias saling membantu di Desa Teras Baru Kec. Tanjung Palas, Selasa (9/3/2021).

Masyarakat Desa Teras Baru tidak tinggal diam, saat melihat anggota Satgas TMMD bekerja. Demi kelancaran kegiatan TMMD, mereka langsung menyempatkan waktu bersama-sama bergabung dengan satgas membantu.

Bapak Lahang, seorang warga yang ikut serta di dalam pengerjaan pembukaan jalan menyampaikan, dengan masuknya kegiatan TMMD di Teras Baru tersebut, sudah sangat membantu dalam pembangunan jalan desanya. Maka sudah sepantasnya kami ikut andil membantu demi kelancaran pembangunan jalan kami, terangnya.

Kerjasama yang baik TNI bersama warga, menjadikan pekerjaan tersebut cepat selesai. Bersama rakyat, TNI Kuat. Itu sudah menjadi semboyan TNI AD. Kebersamaan masyarakat membantu Satgas TMMD, dalam proses pengerjaan pembukaan jalan baru, sangat diharapkan, ungkapnya.

Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P mengatakan keikutsertaan masyarakat dalam membantu Satgas TMMD ke-110, membuat pekerjaan di lapangan bisa lancar dan tidak ada hambatan. Kita berharap kebersamaan dan semangat gotong-royong tetap terjaga dan dipertahankan. Sehingga, pekerjaan ini bisa cepat selesai dengan waktu yang sudah ditentukan dan hasil bisa maksimal.

KabarIkn.com,Tanjung Selor -  Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 110 Kodim 0903/Tsr Di sela kegiatan pembangunan fisik dan non fisik, tim satgas pun memberikan bimbingan mengaji kepada anak-anak di sana.

Sejumlah anggota Satgas TMMD Serda Dimas terlibat langsung di sejumlah mushala dan Tempat Pendidikan Alquran (TPA) yang ada di desa ini, untuk membantu mengajar membaca Alquran dan mengaji bersama anak-anak warga Desa Gunung Putih, Kec. Tanjung Palas, Kab. Bulungan, Selasa (09/3/2021).

Dandim 0903/Tsr Kolonel Inf Sapta Marwindu Ibraly, S.I.P mengatakan kegiatan ini, menjadi salah satu sasaran untuk meningkatkan mental spiritual anak-anak di Desa Gunung Putih ini.

Ia mengungkapkan, selain peningkatan infrastruktur dan wawasan kebangsaan sebagai sarana sasaran fisik dan non fisik, Satgas TMMD Kodim 0903/Tsr juga sangat peduli dengan mental spiritual dan rohaniah pada anak-anak warga Desa Gunung Putih.

Menurutnya, anak-anak merupakan calon pemimpin bangsa sekaligus sebagai penentu generasi emas Indonesia. Sehingga harus dibekali dengan landasan pendidikan akhlak serta pendidikan spiritual yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan, ungkapnya.

Tim Satgas TMMD Kodim 0903/Tsr merepresentasikan dengan membantu anak-anak di desa sasaran TMMD untuk belajar baca tulis Alquran serta mengaji bersama, Mulai sore, anggota Satgas TMMD terjun langsung ke TPA dan mushala bersama anak-anak untuk melaksanakan aktivitas belajar membaca Alquran dan mengaji, terangnya.

KabarIkn.com,Merauke - 6 Orang Prajurit Pos Kweel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long yang dengan suka rela membantu masyarakat kampung Kweel untuk membuat perahu tradisional (Kole-Kole).

Disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long Mayor Inf Albert Frantesca hutagalung dalam keterangannya di Merauke, Papua pada senin (08/3/2021).

Dansatgas menjelaskan Demi terwujudnya kemanunggalan antara TNI-Masyarakat untuk itu Prajurit Satgas Pamtas ditekankan Keprofesialisme dalam melayani setiap laporan dari masyarakat sekecil apapun itu, tidak pandang siapapun itu.

Berawal dari adanya laporan masyarakat Kampung Kweel kepada Pos Kweel yang meminta bantuan dalam pembuatan perahu tradisional (Kole-Kole) sebagai transportasi untuk mencari ikan masyarakat kweel. 

Dengan sigap Pos Kweel menerjunkan 6 orang prajuritnya dalam membantu masyarakat kweel, pergerakan tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Arif M Jalil selaku Danpos Kweel.

kegiatan ini juga sebagai salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan hubungan dengan masyarakat kampung kweel.  

Diketahui bahwa untuk menjangkau kampung kweel yang merupakan daerah binaan dari Pos Kweel tidak bisa hanya dilalui dengan transportasi darat, tetapi harus ditempuh menggunakan transportasi air.

Hal ini tidak membuat patah semangat dan keikhlasan Prajurit Satgas Pos Kweel dalam membantu masyarakat Kampung Kweel untuk membuat perahu tradisional (Kole-Kole).

sementara itu Danpos Kweel mengatakan bahwa, hubungan anntara Pos Kweel dan masyarakat kweel merupakan sudah bagian dari keluarga .

untuk itu tidak ada kata pamrih bagi pos kweel dalam membantu masyarakat kweel yang merupakan sudah bagian dari keluarga 

“hubungan kita dengan warga kampung sudah menjadi bagian dari keluarga, untuk itu sebisanya kita, bantu mereka dengan keadaan yang kita punya” terang danpos

Dominicus Dhomjae (63) suku yeenan warga Kampung Kweel pemilik perahu tradisional tersebut mengucapkan banyak terimakasih dan merasa senang atas bantuan yang diberikan oleh Pos Kweel.

KabarIkn.com,Tanjung - Latihan Kuda Kepang  yang di gelar rutin oleh Paguyuban Krido Mudo Desa Masingai 2 di hadiri oleh Satgas TMMD ke 110 Kodim 1008/Tanjung, Menurut Sertu Zainal kegiatan latihan ini bertujuan agar pemuda dan pemudi tertarik dengan peninggalan seni budaya para leluhur yang sudah susah payah mereka ciptakan.

Tidak bisa dipungkiri, budaya-budaya yang kita miliki seperti tergerus dengan zaman.

Zainal menambahkan saat ini para pemain Kuda Kepang kebanyakan orang yang sudah tua. Kalau ini dibiarkan begitu saja maka regenerasi akan dan terputus " Ungkapnya

Menurut Ketua Paguyuban Krido Mudo Bapak Tugiran Latihan rutin Kuda Kepang ini untuk melestarikan budaya dan warisan leluhur agar tidak sampai hilang akibat perkembangan dan modernisasi saat ini.

“Kami akan terus dan selalu melestarikan warisan leluhur kami kepada para generasi mendatang”  ungkapnya.

KabarIkn.com,Tanjung- Pembangunan RTLH bagi warga kurang mampu merupakan salah satu kegiatan fisik program TMMD Ke-110 Kodim 1008/Tanjung di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai. Hingga hari ke-7 pelaksanaan TMMD, pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) telah mencapai tahap 35 persen, dengan pemasanga dinding rumah.

Menurut Dan SSK Satgas TMMD Kapten Arm Rikin mengatakan, pembangunan rumah tidak layak huni milik Bapak Arianto sudah mencapai raihan 35 %.

“Ini semua berkat dukungan dan kerja sama antara TNI, Polri dengan masyarakat setempat maupun unsur pendukung lainnya. Semangat masyarakat setempat tampak jelas pada kegiatan ini.” kata Rikin.