[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) pimpin apel bersama dalam rangka menghadapi Hari Raya Idhul Fitri 1442 H/2021 yang diikuti oleh prajurit dan PNS Kodam VI/Mlw, acara berlangsung di Aula Makodam VI/Mulawarman, Jum’at (7/5/2021).

Dalam sambutannya, Pangdam menekankan kepada personelnya untuk tidak melakukan kegiatan bepergian keluar daerah atau mudik dan tetap melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus mata rantai Covid-19.

“saya tekankan bahwa sesuai perintah pimpinan TNI Angkatan Darat untuk Hari Raya Idul Fitri 1442 H, tidak ada personel Kodam VI/Mulawarman yang melakukan kegiatan bepergian keluar daerah atau mudik. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai Covid-19”, Tegasnya.

Lebih lanjut lagi dalam apel tersebut juga dilaksanakan Penyerahan Bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah Tahun 2021 kepada para Prajurit dan PNS Kodam VI/Mlw.

Pangdam menyebutkan, beberapa hari lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, sebagai hari kemenangan setelah berpuasa selama satu bulan penuh.   

Untuk itu, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri tersebut, sebagai bentuk kepedulian Pimpinan, Kodam VI/Mulawarman berupaya membantu para Prajurit dan PNS Kodam VI/Mlw dengan memberikan bingkisan lebaran yang berisi Sembako dan berbagai kebutuhan untuk bisa dimanfaatkan dalam merayakan hari raya nantinya.

“Semoga bingkisan lebaran yang diberikan ini dapat membantu prajurit dan PNS Kodam VI/Mulawarman beserta keluarga”, Ujar Pangdam.(*)

KabarIkn.com,Kutai Kartanegara- Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, M.M., M.Tr. (Han) bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si., dampingi Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si., untuk meninjau  langsung penerapan PPKM Mikro dan Ketahanan Pangan di Wilayah Kukar, Kamis (6/5/2021).

Adapun beberapa tempat yang ditinjau gubernur bersama Pangdam dan Kapolda yaitu Posko  Posko RT. SIGAP dan Rumah Karantina , Jl. Dr. FL. Thobing Dalam.RT.01 Desa Rempanga, posko  RT 09 desa wisata sumbersari kampung tangguh kecamatan loa kulu Kukar dan posko penyekatan simpang tiga lembuswana serta sekaligus mengecek Kawasan Cadangan Pangan Strategis Nasional "Desa Sinergi Hijau" yang merupakan  bentuk pembinaan teritorial Kodam VI/Mlw utk meningkatkan kesejahtreraan masyarakat Kukar

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau langsung penerapan PPKM Mikro di beberapa Desa di Kab. Kukar dan menekankan pentingnya kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan  menyambut Hati Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M.

Rombongan langsung melihat kesiapan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dan juga Pembentukan RT SIGAP, RT 002 Desa Rempangan Kec. Loa Kuludan dilanjutkan menuju Desa Sumber Sari Kec. Loa Kulu untuk melihat pelaksanaan PPKM Mikro di apakah sudah berjalan baik dan juga bagaimana pelaksanaannya di lapangan.

“Saya melihat pelaksanaan PPKM Mikro di sini sudah cukup baik, semua sudah disiapkan mulai dari sarana dan prasarana sampai dengan petugasnya sudah mengetahui tugasnya masing-masing. Tadi sama-sama kita lihat di Posko PPKM Mikro, di situ sudah ada tempat Pemeriksaan, Ruang Isolasi, termasuk Dapur Umum”, ujar Gubernur Kaltim.

Kemudian rombongan melanjutkan kegiatan peninjauan ke kawasan pangan strategis Nasional "Desa Sinergi Hijau" Desa Tanjung Batu di Desa Tanjung Batu Kec. Tenggarong Seberang Kab. Kukar yang dikelola oleh Kodim 0906/Tgr.

Dalam paparannya Dandim 0906/Tgr Letkol Inf Charles Alling menjelaskan bahwa Tujuan dilaksanakannya pembuatan kawasan cadangan pangan "Desa Sinergi Hijau" di Kab. Kukar adalah untuk meningkatkan kesejahtreraan masyarakat Kukar yg dikembangkan di beberapa sektor seperti perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan, Pengembangan infra struktur irigasi sejauh 5 km, Jalan usaha tani sejauh 2 km dan Tanjung baru yang dapat menjadi bupperzone ketahanan pangan di wilayah IKN (Ibu Kota Negara) yang baru.

Pangdam juga menyampaiakan bahwa Kegiatan ketahanan pangan ini  merupakan program yang diperintahkan dari Komando atas yang diimplementasikan dalam bentuk Desa Sinergi Hijau. Konsep ini dirancang oleh Dandim 0906/Tgr dengan dukungan Danrem 091/ASN. “Kami mengerahkan 5 alat berat dari Yonzipur yg sampai sekarang masih beroperasional. Dandim 0906/Tgr telah melakukan suatu gebrakan yang sangat luar biasa. Diharapkan Kodim-kodim lain yg sudah melaksanakan dapat terus bersinergi dengan semua unsur-unsur yang ada, baik Polres maupun Pemda”, ungkap Pangdam.

Pangdam menyebut, saat ini untuk mengantisipasi ancaman Covid- 19 kita terapkan PPKM Mikro di beberapa desa dan untuk mencegah terjadinya kekurangan pangan adalah dengan melakukan pengelolaan lahan tidur untuk digunakan sebagai lumbung cadangan pangan.

“Jadi kegiatan ini sekarang di hulu kita mengantisipasi ancaman Covid kemudian kita melaksanakan vaksinasi di hilir juga harus disiapkan yaitu dengan kita menyiapkan ketahanan pangan dan apabila sewaktu waktu kondisinya perekonomian turun kita sudah siap jadi prinsipnya bekerja keras, cerdas, ikhlas dan tuntas”, ujarnya.

Gubernur Kaltim juga menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bukti komitmen TNI dalam mendukung pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional di Kaltim dan  Pemkab Kaltim akan mendukung  program yg sudah dilaksanakan ini.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) meninjau posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wilayah Balikpapan, Senin (3/5/2021).

Ada 2 titik sasaran posko yang ditinjau oleh Pangdam VI/Mlw yaitu Posko PPKM RT 43 Kel. Telagasari Kec. Bpp Kota dan Posko PPKM Masjid Agung At-taqwa kota Balikpapan.

Pengecekan dilakukan guna memastikan dan meyakinkan agar program pemerintah berjalan lancar dan sukses sesuai harapan yaitu bisa menekan laju penyebaran covid-19.

Pangdam menjelaskan bahwa update data itu sudah dilaksanakan terus menerus dan kegiatan ini sudah berjalan bersama pak walikota, dinas kesehatan, pak Kapolres dan Dandim.

Menurutnya pelaksanaan PPKM tersebut meskipun sudah berjalan begitu lama tetap jangan sampe kendor, “mangkanya saya ingin melanjutkan itu, disamping itu saya juga pengen melanjutkan juga apakah jumlah yang ada di kita ini sesuai dengan data yang masuk kepada saya, karena saya mendapatkan data total seluruh Kalimantan timur 1500 sekian tetapi ada data yang tidak sama jadi ini yang akan kita sinkronkan”, jelasnya.

Pangdam juga mengungkapkan ditengah situasi menjelang lebaran seperti ini, masyarakat tentu berpikir untuk menyiapkan lebaran dan ingin melaksanakan kegiatan di beberapa tempat tentu kita harus meyakinkan bahwa mereka tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Untuk itu PPKM ini tidak bisa berjalan dengan sempurna tanpa dukungan di tingkat RT RW sampai dengan kepala desa dan kecamatan, oleh karenanya saya ingin meyakinkan PPKM Mikro yang ada tiap RT, RW sampai dengan Kelurahan ini jalan atau tidak, mudah mudahan ini jalan dan saya lihat dilapangan juga sudah jalan”, Ujarnya.

Pemerintah juga sudah melarang mudik lebaran, ”oleh karenanya mari kita sama sama dan TNI/Polri sudah pasti tidak mudik dan kita akan standby dan tahun depan mudah mudahan bisa mudik semuanya”, Imbuhnya.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) bersama Ketua Persit KCK PD VI/Mlw Ibu Endang Heri Wiranto menghadiri acara peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah sekaligus resmikan Masjid  Ar-Rahman Yonif Raider 600/Modang Kodam VI/Mulawarman yang berlangsung di Markas Yonif Raider 600/Modang, Kamis (29/4/2021).

Dalam amanatnya Pangdam menjelaskan bahwa Nuzulul Qur’an yang jatuh pada malam ke 17 setiap bulan Ramadhan ini merupakan peristiwa penting turunnya Ayat Pertama Al Qur’an, yaitu Surat Al ‘Alaq ayat 1 sampai dengan 5. Al Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap, merupakan kitab suci umat Islam dan dijadikan pedoman hidup bagi seluruh umat Islam dari pertama peristiwa Nuzulul Qur’an hingga saat ini bahkan akan terus berlaku hingga akhir kiamat nanti.

“Peringatan Nuzulul Qur’an yang kita laksanakan saat ini, merupakan wujud implementasi untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, dengan selalu menjaga persaudaraan antar umat Islam dan satu bangsa sebagai perekat terwujudnya soliditas dan persatuan yang kuat diantara kita bersama”, Jelasnya.

Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1442 Hijriyah tersebut, Pangdam sekaligus akan meresmikan Masjid  Ar-Rahman yang di bangun diatas tanah seluas + 637 M2 yang berada di Markas Yonif Raider 600/Modang,

Jendral Bintang Dua tersebut menyampaikan bahwa Yonif Raider 600/Modang mempunyai Masjid Ahmad Yani yang berdiri sejak Tahun 1986, berada di belakang dan kondisinya kurang memadai, serta sudah tidak mampu menampung jamaah prajurit yang akan menjalankan ibadah. sehingga ada gagasan untuk membangun Masjid di pinggir jalan raya agar masyarakat sekitar dan pejalan yang lewatpun bisa memanfaatkannya.

“Dengan dibangunnya Masjid ini diharapkan dapat menampung jamaah lebih banyak dan juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan syiar Islam. Disamping itu Masjid ini diharapkan tidak hanya bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah prajurit Yonif Raider 600/Modang tetapi juga bisa digunakan oleh masyarakat di sekitar Kelurahan Manggar dan para pejalan yang kebetulan lewat dan juga digunakan sebagai sarana komunikasi sosial dan silaturahmi dengan umat Islam yang berada di Kelurahan Manggar dan sekitarnya”, Ungkapnya.

Lebih lanjut lagi Pangdam VI/Mlw bersama Ketua Persit KCK PD VI/Mlw yang didampingi Wagub Kaltim, Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapoksahli Pangdam VI/Mlw juga memberikan tali asih kepada anak yatim piatu sebagai upaya untuk memupuk rasa persaudaraan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kaltim, Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapoksahli Pangdam VI/Mlw, Para Asisten Kodam, Pa Sahli Pangdam & Dan/Kabalakdam VI/Mlw.

KabarIkn.com,MERAUKE, - Sukseskan program ketahanan pangan, Satgas Yonif 611/Awang Long bersama warga Papua laksanakan panen raya bertempat di kebun ketahanan pangan Pos Toray Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long, Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua. Kamis, (29/04/2021).

Dansatgas Yonif 611/Awang Long Letkol Inf Albert Frantesca, M. Han dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, menuturkan “kegiatan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 611/Awang Long ini sebagai upaya memantapkan ketersediaan pangan yang bersumber dari produksi lokal sekaligus mengantisipasi pengurangan jumlah penduduk rawan pangan.”

“Pemerintah melalui BKP Pertanian (Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian) saat ini menyiapkan 7 program  penguatan ketahanan pangan yaitu pembangunan food estate, pengembangan pengelolaan lahan, pengembangan kawasan hortikultura, kemitraan inklusif Closed Loop pada komoditas hortikultura, pengembangan 1.000 desa sapi program untuk peningkatan populasi dan produktivitas sapi, pengembangan industri rumput laut nasiona, pengembangan korporasi petani dan nelayan, dari salah satu program pemerintah tersebut yang dapat kita lakukan adalah pengembangan pengelolaan lahan yang dapat dijadikan lahan untuk bertani secara mendiri sehingga dengan terciptanya kemandirian pangan akan memperkuat ketahanan rumah tangga masyarakat dan pada ujungnya akan memperkuat ketahanan nasional.” jelas Dansatgas

“Disamping itu jika produktivitas ketahanan pangan bisa ditingkatkan maka pendapatan masyarakat perbatasan yang bertani akan meningkat juga dan pastinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan yang bertani.” tambahnya.

Pos Toray yang diketuai oleh Letda Inf Somad sebelum melaksanakan panen raya, terlebih dahulu adakan penyuluhan pertanian kepada warga Kampung Toray. 

“Panen Hanpangan ini merupakan panen perdana yang kami laksanakan bersama masyarakat Kampung Toray, kebun ini berisi tanaman-tanaman seperti jagung manis, mentimun, kacang panjang, dan sayur pare.” ujar Danpos Toray.

Lebih lanjut diungkapkan “Hasil dari panen kali ini nantinya langsung diserahkan kepada warga, semoga dengan hasil ini sedikit membantu membantu kebutuhan dapur mereka.” ungkap Danpos Toray.

Mama Suzana (45 Thn) warga Kampung Toray merasa senang dan mengucapkan terima kasih banyak khususnya kepada Satgas Yonif 611/Awang Long atas kegiatan ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Pos Toray Satgas Yonif 611/Awang Long dan masyarakat Kampung Toray. 

Sumber : Pen Yonif 611/Awl

KabarIkn.com,MERAUKE – Sukseskan program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh prajurit TNI AD khususnya Satgas Yonif 611/Awang Long menerima suntikan vaksinasi tahap II yang dilaksanakan di Puskesmas Sota, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua. Senin, (26/04/2021).

Dansatgas Yonif 611/Awang Long Letkol Inf Albert Frantesca, M. Han. yang memonitor kegiatan vaksinasi ini dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua  mengatakan ” hari ini merupakan pelaksanaan vaksinasi lanjutan dari vaksinasi tahap pertama yang sudah dilaksanakan, walapun prajurit dalam kondisi puasa berdasarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 16 Maret 2021, telah menerbitkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa, yang menyatakan vaksinasi dengan cara injeksi seperti dalam pemberian vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa.”

“Melalui fatwa tersebut, MUI menetapkan bahwa melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang berpuasa, dengan injeksi intramuscular hukumnya boleh, sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar). MUI juga menetapkan, vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa. Untuk diketahui, injeksi intramuscular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.” katanya.

Lebih lanjut diungkapkan “walaupun sudah melaksanakan vaksinasi tahap II, saya menekan kan agar prajurit Satgas Yonif 611/Awang Long tetap menjaga diri dengan tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan, serta jangan lalai dan abai dengan selalu memakai masker bila bepergian, menjaga jarak dengan orang lain bila komunikasi langsung, mencuci tangan dengan sabun, olahraga rutin dan pola makan yang sehat.” ungkap Dansatgas.

“Harapan saya semua personel Satgas Yonif 611/Awang Long setelah divaksinasi akan lebih optimal dalam melaksanakan tugasnya diperbatasan. Dan dapat melaksanakan tugas tugas lainnya yang telah diamanahkan dari TNI Angkatan Darat atau Mabes TNI kepada Satgas Yonif 611/Awang Long.” harapan Dansatgas. 

Sumber : Pen Yonif 611/Awl

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Selesai melaksanakan peninjauan persiapan latihan bersama Garuda Shield 15/2021 antara TNI AD dengan US Army di wilayah Kodam VI/Mulawarman, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) bersama Asisten Latihan (Aslat) Kasad Mayjen TNI Harianto dampingi Dankodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto, S.Sos laksanakan Bakti Sosial kepada Masyarakat sekitar yang bertempat di Mako Puslatpur Amborawang Kodam VI/Mulawarman, Minggu (27/4/2021).

Dengan motto TNI “Bersama Rakyat TNI Kuat” Kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan upaya Kodam VI/Mulawarman untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.

“Semoga dengan kegiatan ini akan semakin mempererat tali silaturahmi, kekeluargaan dan kebersamaan antara segenap Keluarga Besar TNI AD khususnya Kodam VI/Mulawarman dengan masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara”, ujar Pangdam.

Dalam acara baksos ini, panitia membagikan 250 paket sembako dan pengobatan massal secara gratis kepada 250 orang

Dankodiklat juga menyampaikan terkait dengan sosialisasi ini maka dengan inisiatif bapak Pangdam mengadakan bakti sosial dan pengobatan masal yang di gelar disini dan ini tidak sekali tapi suatu saat juga akan kami lakukan kegiatan hal yang sama tentunya untuk masyarakat yang ada di sekitar. 

“Pesan saya adalah bapak ibu semua kan kenal sama Babinsa kenal Danramil pak Dandim yang saya ingatkan adalah apabila ibu ibu bapak bapak menmukan barang yang mungkin terlupakan atau tertinggal entah itu barang benda tajam atau sebagainya tolong dilaporkan langsung atau diserah kepada Babinsa, dan jangan sampe dibawa pulang karena itu tidak tau apa dan mungkin bisa membahayakan”, tegas Dankodilat.

KabarIkn.com,BALIKPAPAN-Dalam rangka meninjau persiapan latihan bersama Garuda Shield 15/2021 antara TNI AD dengan US Army di wilayah Kodam VI/Mulawarman, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr. (Han) mendampingi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI AM Putranto, S.Sos dan Asisten Latihan (Aslat) Kasad Mayjen TNI Harianto yang berlangsung di Puslatpur Amborawang Kodam VI/Mulawarman, Minggu (25/4/2021).

Garuda Shield merupakan latihan perang antara US Army dan TNI AD yang akan dilaksanakan di Indonesia yang nantinya akan diikuti sebanyak kurang lebih 3600 prajurit gabungan dari TNI AD dan US Army dan dilaksanakan secara serentak di 3 Kodam yaitu Kodam II/Swj, Kodam VI/Mlw dan Kodam XIII/Mdk.

Untuk di Wilayah Kodam VI/Mulawarman melibatkan kurang lebih sebanyak 450 personil yang terdiri dari 270 personel TNI AD dan 180 Personel dari pihak Amerika Serikat.

Pada hari Sabtu tanggal 24 April 2021 Tim yang dipimpin oleh Dankodiklatad beserta rombongan melaksanakan peninjauan sarana dan prasarana latihan di Yonif Raider 600/Modang.

Selanjutnya pada hari Minggu, 25 April 2021 Dankodiklatad didampingi Pangdam VI/Mulawarman melaksanakan peninjauan di Puslatpur Amborawang Kodam VI/Mulawarman.

Konsep Latihan Bersama kedua negara adalah dengan menggunakan daerah latihan yang dirancang berdasarkan situasi dan kondisi menyerupai medan dan situasi sebenarnya yang akan dihadapi oleh prajurit pada saat penugasan.

Saat diwawancarai oleh media, Dankodiklatad mengatakan bahwa latihan bersama yang diselenggarakan di Kodam VI/Mulawarman ini adalah yang terbesar yang pernah terjadi selama ini dan ini atas inisiatif atau usulan dari bapak Kepala Staf Angkatan Darat yang luar biasa dengan didukung perangkat-perangkat yang ada, “Saya yakin Indonesia akan jauh lebih profesional. Tapi inti dari semua kegiatan ini adalah menjalin hubungan komunikasi yang baik antara kedua belah pihak”, ujarnya

Jendral Bintang Tiga tersebut juga menyampaikan bahwa secara umum  persiapan untuk mendukung latihan bersama tersebut sudah 70 persen tinggal penghalusan beberapa tempat.

Rangkaian kegiatan peninjauan ini adalah  rangkaian kegiatan sebelum dilaksanakan pertemuan terakhir dengan tentara Amerika serta untuk memastikan bentuk latihannya, perlengkapannya  termasuk sarana daerah latihan.

“Saya lihat di Puslatpur Amborawang Kodam VI/Mulawarman ini sangat luar biasa diantara Puslatpur yang lain ini sangat memadai”, ungkapnya.(*)

KabarIkn.com,MERAUKE, - Sebagai salah satu wujud ketulusan TNI dalam rangka membantu masyarakat, Satgas Yonif 611/Awang salurkan bantuan tas sekolah dan alat tulis kepada pelajar SD Inpres Baidub Kampung Baidub, Bupul 12, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua. Kamis (22/04/2021).

Melalui Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long, Markas Besar TNI menyalurkan pemberian bantuan yang dikhususkan untuk masyarakat Papua berupa tas sekolah dan sejumlah alat tulis. Kegiatan yang berlokasi di SD Inpres Baidub tersebut dipimpin langsung oleh Dansatgas Yonif 611/Awang Long Letkol Inf Albert Frantesca, M. Han. yang mendapat penyambutan dan antusias yang luar biasa dari masyarakat.

Dansatgas menuturkan “bantuan ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan perhatian TNI kepada masyarakatnya serta sudah disiapkan khusus dari Mabes TNI untuk disalurkan kepada pelajar-pelajar yang berada di perbatasan Papua.” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan “selain kita membagikan tas dan alat tulis, kita Satgas Yonif 611/Awang Long pun turut ikut serta dalam hal tenaga pendidik, saya selalu menekan kan kepada jajaran Pos Satgas Yonif 611/Awang Long untuk selalu ikut serta dan terjun menjadi tenaga pendidik dengan bekal dan ilmu yang sudah didapat pada saat melaksanakan pra tugas.” kata Dansatgas.

“Diharapkan nantinya pelajar-pelajar diperbatasan Indonesia dapat maju, mandiri, dan mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain di dunia dan  ini merupakan harapan seluruh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pelajar-pelajar harus terus mengasah kreativitas dan ketrampilan. Salah satu ketrampilan yang harus dimiliki adalah keterampilan berorganisasi, dan nantinya kemampuan ini dapat disalurkan dalam upaya bela negara.” harap Dansatgas.

Kepala Kampung Baidub Pupul 12 Bapak Abdul Ra’af Harahap merasa senang dan mengucapkan rasa terimakasih kepada TNI atas adanya bantuan yang disalurkan melalui Satgas yonif 611/Awang Long ini.

Turut hadir dalam acara Dansatgas Yonif 611/Awl, anggota Pos Bupul 12 Satgas Yonif 611/Awl, Kepala Kampung Baidub Bupul 12 Bapak Abdul Ra’af Harahap, Bapak Eronnimus Tanjai (57 Thn) Tokoh Masyarakat Kampung Baidub dan siswa – siswi SD Inpres Baidub. 

Sumber : Pen Yonif 611/Awl

KabarIkn.com,BONTANG – Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman, Brigjen TNI Nugrah Hartanta melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0908/BTG, Jalan Awang Long, Selasa (20/4/2021).

Kedatangan orang nomor dua di jajaran Kodam VI/Mulawarman itu dalam rangka memberikan pengarahan kepada prajurit TNI yang ada di Kota Taman.

Dalam arahannya, Kasdam Nugrah mengharapkan, setiap satuan koordinasi wilayah (Satkorwil) dan satuan tempur (Satpur) di wilayah Kaltim dan Kaltara, termasuk di Bontang, agar selalu semangat dalam menjalankan tugas.

Selain itu dirinya berpesan kepada prajurit untuk menghindari pelanggaran, serta menjaga kesehatan diri dan keluarganya.

“Sayangilah anak istri dan keluarga. Jaga kesehatan karena itu adalah hal yang paling utama,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Kasdam Nugrah mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0908/BTG beserta jajaran termasuk Danramil dan Babinsa, yang telah bekerja keras di lapangan dalam melakukan monitoring kewaspadaan dengan cermat.

Sebagai informasi, selama melakukan kunjungan ke Bontang, Kasdam turut melaksanakan sejumlah kegiatan. 

Seusai tiba di Bandara PT Badak NGL menggunakan Bell Helicopter Textron 412 EP, Kasdam dan rombongan melakukan penanaman pohon kenangan. 

Setelah itu memberikan arahan tatap muka kepada anggota Kodim 0908/BTG, anggota Detasemen Arhanud 002/ABC, serta Subdenpom VI/1-2 Bontang. Terakhir, ditutup dengan penyerahan cinderamata serta penulisan pesan dan kesan.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Pabandiya Ops Dam VI/Mlw, Waasops Dam VI/Mlw, Dandim 0908/BTG Letkol Arh Choirul Huda, Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo, Wali Kota Bontang terpilih Basri Rase, Plh Wali Kota Bontang Aji Erlynawati, Dandenarhanud-002/ABC Mayor Arh Ronald Ginomgom Simatupang, Dansubdenpom VI/1-2 Bontang Kapten Cpm Agung Dwi Prakoso, serta beberapa perwakilan perusahaan.  

Sumber : Penrem 091/ASN

 

KabarIkn.com,Nunukan - Pendidikan yang baik akan menghasilkan SDM yang baik juga, untuk mendukung agar terciptanya generasi penerus bangsa dan SDM yang berkualitas , Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC Pos Simanggaris Baru bagikan buku dan alat tulis serta tas sekolah kepada anak-anak sekolah di dusun Sekaduyan Hulu, desa Sekaduyan Taka, kecamatan Seimanggaris, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Senin (19/4/2021) 

Kegiatan ini merupakan dukungan dan upaya Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di perbatasan sehingga dapat menghasilkan   generasi penerus bangsa atau SDM yang unggul  mampu bersaingan dengan wilayah lain. 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E., dalam rilis tertulisnya di Makotis Satgas, jalan Fatahilah, kecamatan Nunukan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

"Buku dan alat tulis sertas tas sekolah yang kami (Satgas) berikan, diharapkan dapat memotivasi agar anak-anak semakin semangat untuk pergi ke sekolah serta giat dalam menuntut ilmu, dengan itu  harapan terciptanya generasi penerus yang berkualitas dan SDM yang unggul, yang dapat tercapai dan dapat memajukan Kampung halamanya di perbatasan," Tambah Dansatgas. 

"Selain membagikan buku, anggota Pos Seimanggaris Baru yang dipimpin Serda Heriyanto dan 2 anggota Pos juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar berlomba-lomba dalam menimba ilmu, sehingga cita-cita yang diharapankan dapat tercapai," imbuhnya. 

Kegiatan yang dilaksanakan ini pun mendapatkan respon yang sangat baik, serta berjalan dengan lancar, anak-anak menyambut kedatangan kami (Satgas) dengan sangat antusias, Selamet (37) salah satu orang tua asuh dan rumahnya dijadikan tempat pembagian buku dan alat tulis mengungkapkan, bahwa anak-anak sangat senang ketika ada anggota TNI yang membagikan buku dan alat tulis terutama tas sekolah. 

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas TNI Yonarhanud 16/SBC yang sudah membantu anak-anak kami dengan memberikan sarana pasilitas buku, alat tulis dan tas untuk sekolah, pastinya akan menambah semangat mereka dalam belajar dan menuntut ilmu" ucap Selamet.

KabarIkn.com,Nunukan - Penyeludupan ratusan liter Minyak Pelumas (Oli) kendaraan bermotor ilegal, berhasil digagalkan oleh personel Bea Cukai Sebatik yang dibantu Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC di Dermaga Tradisional Desa Losalo, kecamatan Sebatik Timur, kabupaten Nunukan. Jumat (16/4/2021). 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC/3 Kostrad, Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E., dalam rilis tertulisnya di Makotis Satgas, jalan Fatahilah, kecamatan Nunukan, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. 

Dansatgas Mengungkapkan, " bertempat di Dermaga Tradisional Desa Losalo, kecamatan Sebatik Timur, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, telah dilaksanakan Operasi Gabungan yang digelar oleh Bea Cukai Sebatik, dan melibatkan Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC, Koramil Sebatik, serta Pihak Kepolisian setempat, terhadap pedagang sembako yang berasal dari Tawau menuju Sebatik." 

" Dari hasil pemeriksaan Tim gabungan, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC yang dipimpin Sertu Aris Franata dengan 3 orang anggota Satgas, melaksanakan pemeriksaan dan telah ditemukan Minyak pelumas kendaraan bermotor ilegal jenis oli mesin merek Yamalube yang didatangkan dari Tawau Malaysia dengan menumpang perahu jongkong milik warga pulau Sebatik lalu diamankan di Pos Bea Cukai Sebatik berjumlah 15 Dos Ukuran 0,5 liter, 92 Dus berukuran 4 liter, dengan total jumlah keseluruhan sebanyak 107 (seratus tujuh), dari keseluruhan total kerugian mencapai Rp 136.368.000, " ujar Dansatgas 

“Keberadaan kami (Satgas) di wilayah perbatasan ini selain untuk memberi rasa aman kepada warga, kita juga akan terus melakukan patroli dan kerjasama dengan pihak terkait untuk mencegah masuk keluarnya barang ilegal dari dan keluar wilayah negara kita,” tutup Dansatgas.