[Valid RSS]

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,- Kodam VI/Mulawarman terus gencar menggelar serbuan vaksinasi untuk masayarakat di Kalimantan. Kali vaksinasi diberikan  untuk warga Transat KM.8 dan sekitarnya yang dipusatkan di perumahan Mentarang  Jumat pagi (17/12). Selain serbuan vaksiansi juga dilaksanakan Bakti sosial pemberian paket bantuan  sembako untuk masyarakat Transat dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso serta pejabat utama KodamVI/Mlw dengan disaksikan oleh masyarkat sekitarmya. Disela-sela peninjauan vaksinasi, Pangdam juga menyerahkan  secara simbolis bantuan paket sembako kepada perwakilan masyarkat sekitar.

Kapendam VI/Mlw Kolonel Inf Taufik Hanif yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan Kodam VI/Mlw menyediakan 500 dosis vaksin yang terbagai untuk orang dewasa/anak-anak  sebanyak 250 dosis, untuk lansia 250 dosis. Selain itu Kodam juga menyerahkan 1200 paket sembako untuk masyarakat Transad dan sekitarnya yang kena dampak dari pandemi Covid-19.

Ditambahkan Kapendam, serbuan vaksinasi diharapkan mampu medan pemberian paket bantaun sembako diharapkan mampu melewati  target Herd Immunity atau kekebalan komunal untuk masyarakat Kalimantan khususnya kaltim.

“Sedangkan pemberian paket sembako adalah kepedulian Kodam VI/Mlw untuk masyarakat Balikpapan dan diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat  yang terkena dampak pandemi Covid-19, “ 

“Untuk merangsang anak-anak agar mau hadir dan mau di Vaksinasi dirangsang panitia telah menyediakan beberapa hadiah seperti buku, Alat tulis dan permen, “ujar Kapendam. (Pendam6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,- Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso  secara resmi melouncing program ketahanan pangan secara serentak di wilayah jajaran kodam VI/Mw yang dipusatkan di daerah Transmigrasi Angkatan Darat (Transad) Km.08 Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara Jumat pagi (17/12).

Dalam sambutanya Pangdam menerangkan, program Ketahanan Pangan yang dilaksanakan oleh  Kodam VI/Mulawarman saat ini, sejatinya telah merujuk pada kebijakan nasional tentang Food Estate (FE) dan tindak lanjut dari MoU TNI AD  dan Kementerian Pertanian, yang difokuskan pada 4 hal penting mulai dari meningkatkan produktifitas pangan, diversifikasi pangan non beras, penguatan cadangan pangan daerah dan yang tak kalah pentingnya adalah modernisasi dan mekanisasi pertanian. Sehingga Kodam VI/Mulawarman memformulasikan suatu konsep Ketahanan Pangan yang efektif berbasis tipologi wilayah dengan metode Integrated Farming System guna mewujudkan daerah sebagai wilayah penyangga kemandirian pangan di Ibukota Negara yang baru.

Dikatakan oleh Pangdam, bahwa Kodam hari melaunching  pembukaan lahan secara serentak yang tersebar di seluruh wilayah jajaran Kodam VI/Mulawarman seluas 1.409,75 Ha, yang mana untuk rencana kedepannya lahan ini selain dikembangkan untuk Ketahanan Pangan dalam menunjang kebutuhan pangan di Kota Balikpapan maka akan dikembangkan pula menjadi tempat agro wisata Balikpapan.

" Ini kepedulian Kodam VI/Mulawarman dalam hal ketahanan pangan di wilayah, khususnya dalam menunjang kebutuhan pangan di kawasan calon Ibukota Negara. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kodam VI/Mulawarman memerintahkan Satuan jajarannya memanfaatkan lahan tidur untuk ketahanan pangan, membuat demplot-demplot pertanian dengan model Integratid Farming System (IFS) dan pendampingan Petani. Selain itu, Kodam VI/Mulawarman juga memberdayakan lahan Transad untuk ketahanan pangan dan agro wisata, guna mendukung ketahanan pangan calon Ibukota Negara dan wisata agro. "Ujar Pangdam.

Pemberdayaan lahan Transad ini bertujuan untuk membantu program pemerintah meningkatkan ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani dan tentunya meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat serta menjamin ketersediaan logistik wilayah untuk kepentingan pertahanan negara, memanfaatkan lahan potensi yang  tidak produktif, merubah lahan tidak produktif menjadi lahan pangan produktif, meningkatkan perekonomian daerah di pedesaan serta menyiapkan daerah penyangga pangan dalam rangka perpindahan Ibukota Negara.

Untuk wilayah Balikpapan total lahan tidur yang akan di seluas 93 Ha untuk ketahanan pangan dan agro wisata, terbentuknya lahan perkebunan Jagung seluas 51,549 Ha, lahan perkebunan Durian seluas 15,771 Ha, lahan perkebunan Alpukat seluas 9,917 Ha, lahan peternakan Sapi seluas 5,235 Ha, sumber air  seluas 4,574 Ha, dan terbentuknya jalur air seluas 1,49 Ha. 

Kegiatan tersebut dihadiri, , Gubernur Kaltm, Kapolda Kaltim, Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, para pejabat Utama Kodam, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur,  Danlanal, Danlanud, Walikota Balikpapan,-Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Balikpapan, Ketua GM FKPPI Cabang Balikpapan, Ketua KB FKPPI Cabang Balikpapan, -Ketua Hipakad dan PPM Balikpapan, para Ketua Kelompok Tani wilayah Balikpapan. (Pendam 6)

KabarIkn.com,TARAKAN – Komandan Distrik Militer 0907 Tarakan Letkol. Inf. Reza Fajar Lesmana, S.I.P., M.Si melaunching demplot program ketahanan pangan, di Makodim 0907/Trk, Kamis (16/12/2021).

Pada kegiatan tersebut, Dandim 0907/Trk didampingi Ketua Persit KCK Cab XIX Dim 0907/Trk Ny.Reza Fajar Lesmana dan Ibu - Ibu Pengurus, perwira staf, serta anggota jajaran Kodim 0907/ Trk melakukan penebaran bibit ikan lele, ikan nila, dan penanaman bibit lombok.

Dandim 0907/Trk Letkol. Inf. Reza Fajar Lesmana, S.I.P., M.Si mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan Kodim 0907/Trk ini adalah bertujuan untuk mengedukasi ke masyarakat dan jajaran Kodim 0907/Trk.

“Jadi kami berserta seluruh jajaran melaksanakan kegiatan launching program ketahanan pangan dengam memanfaatkan lahan yang terbatas yang kita punya di area Makodim 0907/Trk,” katanya. 

Pada kegiatan ini, pihaknya membuat beberapa tempat atau jenis ketahanan pangan, mulai pembibitan ikan, hidroponik, pembibitan tanaman dan penanaman tanaman holtikultural. 

“Dengan media lahan yang terbatas di pekarangan atau tempat yang tidak terlalu luas, kita bisa membuat kegiatan bercocok tanam sebagai ketahanan pangan, mulai dari hidroponik, kita juga membuat bioflok yang tidak perlu menggunakan media tanah sebagai tempat untuk menanam, sehingga bisa menghasilkan untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat dan untuk satuan,” ujarnya.

Dandim berharap, kegiatan ini dapat memberikan gambaran dan edukasi kepada masyarakat, sehingga bisa menjadi percontohan. “Sehingga kalau ada masyarakat yang mau melakukan seperti ini bisa berkonsultasi. Semoga apa yang kita lakukan ini, dapat bermanfaat bagi jajaran Kodim 0907/Trk dan masyarakat kota Tarakan,” pungkasnya. (*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN -  Sudah Dua  tahun ini, peringatan Hari Juang TNI AD dilaksanakan secara sederhana dengan tidak ada pengerahan pasukan maupun alutsista, karena masih pandemi Covid-19. Peringatan Hari juang TNI AD tahun 2021 ini dipusatkan di Markas Besar TNI AD Jakarta yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. dengan acara doa bersama yang dipimpin  Habib  Luthfi Bin Ali  Hasyim  Bin Yahya.

Doa bersama ini diikuti oleh seluruh jajaran  TNI AD termasuk Kodam VI/Mulawarman yang dipimpin oleh Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso secara virtual di Aula Makodam VI/Mlw Rabu (15/12). Acara tersebut  menghadirkan, tokoh agama dari lintas agama, para veteran serta Anak anak yatim piatu dari Keluarga Besar TNI (KBT).

Hadir pula dalam doa bersama tersebut Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapok Sahli  para Asisten, Kabalak serta Dansat wilayah Garnisun Balikpapan.

Dalam sambutannya Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M mengatakan acara Doa Bersama Untuk Negeri ini sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2021. Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta untuk mengenang kembali sejarah perjuangan TNI Angkatan Darat yakni peristiwa pertempuran Palagan Ambarawa. Peristiwa ini merupakan  tonggak sejarah yang  diperingati sebagai Hari Juang TNI Angkatan Darat serta bentuk penghormatan kepada para pahlawan  dalam perjuangannya mempertahankan kemerdekaan.

“Peristiwa Palagan Amabarawa juga menunjukkan bahwa TNI Angkatan Darat tidak pernah berjuang sendiri. Sejarah membuktikan bahwa hanya bersama rakyat dan dengan dukungan dari seluruh komponen bangsa TNI AD  kuat dan mampu menjalankan tugas- tugasnya dengan baik, “ ujar Kasad.

Ditambahkan oleh Kasad, peringatan Hari juang TNI Angkatan Darat ini merupakan momentum evaluasi perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus menetapkan komitmen untuk melakukan yang lebih baik di masa depan dalam melestarikan tradisi dalam rangka meningkatkan motivasi semangat jiwa perjuangan serta nasionalisme dan patriotisme.

Disela- sela doa bersama, dilaksanakan   penyerahan tali asih kepada seluruh veteran dan anak anak yatim piatu yang hadir dalam doa bersama tersebut. (Pendam6)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Hari Juang TNI AD terlahir dari peristiwa heroik para pendahulu TNI AD bersama-sama rakyat bertempur mempertahankan kemerdekaan di Ambarawa pada tanggal 15 Desember 1945 lalu. Peristiwa inilah yang akhirnya dijadikan momentum HUT TNI AD.

Dalam rangka memperingati hari yang paling bersejarah bagi TNI AD tersebut, Kodam VI/Mlw menggelar  Ziarah Rombongan yang dipimpin oleh Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung yang berada  di wilayah  gunung Bakaran  Balikpapan, Selasa (14/12). 

Ziarah rombongan juga diikuti Irdam VI/Mlw, Kapok Sahli Pangdam  serta para pejabat Utama Kodam.   Rangkaian ziarah dilanjutkan dengan  tabur bunga di pusara makam para pahlawan kusuma bangsa.

Kapendam VI/Mlw Kolonel Inf Taufik Hanif menyampaiakn ziarah ke Taman Makam Pahlawan adalah sebagai sarana bagi seluruh prajurit untuk mengingat kembali sejarah perjuangan serta mendoakan para Pahlawan yang telah gugur.

"Bagi seorang prajurit, sejarah sangatlah penting. Setiap prajurit harus selalu siap untuk melaksanakan tugas meskipun itu berat, bahkan mengancam jiwa, mengorbankan nyawa, dan meninggalkan keluarga," kata Kapendam.

Menurut dia, agar prajurit memiliki semangat dalam menghadapi tugas-tugas yang tidak ringan itu, perlu pemahaman tentang sejarah yang salah satunya melalui pelaksanaan ziarah ke makam para pahlawan bangsa.

Kapendam menyebutkan, melalui momentum peringatan Hari Juang TNI AD, kita harus bisa menggali nilai-nilai sejarah lebih dalam, dan kemudian mentransformasikannya kepada generasi muda, sehingga sejarah tidak hilang dikikis zaman.(Pendam 6)

    

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,-  Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso melepas keberangkatan 112 Prajurit Kodam VI/Mlw yang tergabung dalam Satuan Tugas BKO Aparat Teritorial di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih Papua, dan Kodam XVIII /Kasuari Tahun 2021, di Aula Makodam VI/Mlw Balikpapan, Senin, 13 Desember 2021.

Ke 112 Prajurit Kodam VI/Mulawarman tersebut selanjutnya akan ditempatkan ke Koramil-Koramil jajaran Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodam XVIII/Kasuari. 

Pelepasan tersebut dihadiri Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, Irdam VI/Mlw, Kapok Sahli Pangdam VI/Mlw dan seluruh pejabat Utama Kodam. 

Dihadapan prajurit yang akan berangkat tugas, Pangdam menjelaskan bahwa Tugas Satgas Apter adalah Pembinaan Teritorial dalam rangka merebut hati rakyat.

“Jadi tugas kalian sangat berat dikaitkan situasi keamanan di Papua saat ini. Saya yakin banyak sekali ujian ujian yang akan kalian hadapi” Ujar Pangdam.

Pangdam kembali menekankan pentingnya disiplin dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Para Prajurit tidak boleh lengah apalagi menyamakan kondisi keamanan wilayah Papua dan Papua Barat dengan kondisi keamanan Wilayah Kalimantan. Karena kondisi keamanan wilayah Papua dan Papua Barat sangat berbeda dengan kondisi wilayah Kalimantan.

Selanjutnya Pangdam memyampaikan setibanya di pos tempat penugasan para Prajurit harus segera menguasai wilayah sehingga pelaksanaan tugas menjadi lebih mudah dan berjalan dengan optimal. (Pendam6)

KabarIkn.com- Di Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam VI/Mlw pembukaan Diklat Integrasi TNI Polri diikuti oleh 36 siswa Pendidikan pertama bintara (Dikmaba) TNI AD dan 45 siswa Pendidikan pembentukkan bintara (Diktukba) Polri dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalsel. Senin, 13 Desember 2021.

Irjen Pol Rudi Darmako selaku Inspektur Upacara sekaligus secara resmi membuka pelaksanaan giat Diklat Integrasi TNI POLRI.

Diklat Integrasi bertujuan membentuk sinergitas yang dilaksanakan dengan menitikberatkan pada keterampilan perorangan dalam berkomunikasi.

Kemudian dalam Sambutannya Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan, kegiatan Diklat Integrasi dalam bentuk kolaborasi merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan rasa kebersamaan antara TNI AD dan Polri. MelaluI kegiatan ini, akan membentuk dan mengembangkan kualitas kerja sama dan ikatan batin antara TNI AD dan Polri.

Kegiatan kolaborasi ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan sinergitas melalui kegiatan-kegiatan yang membangun rasa kebersamaan, kekompakan dan kesetiakawanan.

Diakhir amanat beliau menyampaikan, "Selamat belajar dan berlatih kepada para siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri yang sedang mengikuti Diklat Integrasi TNI Polri, semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungan-Nya kepada kita semua dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara".

KabarIkn.com,Tarakan - Membantu petani merupakan salah satu tugas dari Babinsa.kegiatan ini juga ditujukan untuk memupuk kebersamaan dengan petani, sehingga  terjalin hubungan harmonis kemasyarakatan dengan warga di wilayah binaannya. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0907/01 Tartim Sertu M.Arifin dengan terjun langsung membantu sekaligus memberikan semangat kepada petani dalam membajak sawah, Senin(13/12/2021).

Sertu M.Arifin mengatakan,Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, selain mendampingi Poktan para Babinsa harus terjun langsung membantu petani mulai dari pembajakan atau penyiapan lahan yang akan ditanami, pembibitan sampai dengan nanti saat panen,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan itu dilakukan guna memberikan motivasi sekaligus menyemangati para petani agar segera mengolah sawahnya untuk mempercepat masa tanam. Hal itu, dilakukan karena kebiasaan para petani setelah masa panen kadang terlambat mengolah kembali lahan sawahnya dengan alasan dan kesibukkan menjemur padi atau gabah hasil panen.

“Bila percepatan penanaman padi terus dilakukan maka bisa dipastikan hasil panen petani akan meningkat",tuturnya.

Ia berharap dengan dilaksanakan pendampingan dari pihaknya, dapat membuat para petani lebih bersemangat dalam bercocok tanam. Efeknya hasil panen dapat meningkat.

"Untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat yang lebih kepada para petani, sehingga pelaksanaan pengolahan lahan terselesaikan dan kebutuhan pangan dapat terpenuhi demi mendukung ketahanan pangan nasional",pungkasnya.(*)

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,-  Menjelang peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2021 yang diperingati setiap tanggal 15 Desember  dan Hari Ulang Tahun ke-60 Korps Wanita Angkatan Darat Tahun 2021, Kodam VI/Mlw melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Donor Darah yang berlangsung di Aula  Makodam VI/Mlw  Balikpapan, Kamis 9 Desember 2021.

Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah ini diselenggarakan bekerjasama dengan PMI Kota Balikpapan serta melibatkan semua satuan yang ada di wilayah garnisun Balikpapan. Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan membuka langsung kegiatan tersebut dan dihadiri oleh para pejabat utama Kodam VI/Mlw serta Ibu-ibu pengurus Persit KCK PD VI/Mulawarman.  

Panglima Kodam VI/mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam menegaskan donor darah ini merupakan  bentuk kepedulian TNI dan merupakan program kemanusiaan, terutama untuk ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan terutama dimasa pendemi ini.

Disampaikan oleh Kasdam, peringatan Hari Juang TNI AD dan Hari Ulang Tahun ke-60 Korps Wanita Angkatan Darat merupakan kegiatan dalam rangka meningkatkan motivasi, semangat jiwa kejuangan serta nasionalisme dan patriotisme sebagai landasan prajurit dalam melaksanakan tugas untuk menjawab tantangan di masa depan dalam rangka mewujudkan TNI AD yang professional dan dicintai rakyat.

“Donor darah yang dilaksanakan ini digelar tersebar di semua wilayah satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman dengan target 1.100 kantong darah dan diharapkan dapat membantu menyediakan darah bagi yang membutuhkan. Yakinlah bahwa setetes darah yang kita sumbangkan akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa orang lain, “Ungkap Kasdam yang membacakan sambutan Pangdam.

Kodam VI/Mlw berusaha  memberikan yang terbaik untuk masyarakat dalam bentuk Bakti Sosial Donor Darah dalam  mengantisipasi terjadinya kelangkaan darah di PMI.

Sebelum dilaksanakan donor darah, prajurit dan PNS yang akan melakukan donor darah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan sehingga yang melakukan donor darah tersebut benar-benar sehat dan tidak dalam kondisi sakit. (Pendam VI/Mlw )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan secara resmi membuka lomba Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kodam VI/Mlw yang diikuti Qori'  terbaik dari satuan jajaran Kodam VI/Mulawarman dan diselengarakan di aula Makodam, Balikpapan, Rabu (8/12).

Lomba yang digelar satu hari ini dikuti 12  peserta terdiri dari para Qori perwakilan dari satuan di jajaran Kodam VI/Mlw Mulawarman serta di nilai oleh tiga orang Dewan juri  masing masing Ustad Haji Muhammad Jaelani dari pondok pesantren Syech Arsad Al-Banjari, Ustadzah  Zubaidah S.Pd.I yang merupakan juara Tilawah MTQ tingkat Propinsi Kaltim dan Toni Iskandar yang merupakan Iman Masjid Sudirman.

Dalam sambutannya Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso yang dibacakan oleh Kasdam mengatakan, melalui perhelatan MTQ ini, diharapan tergali dan terjaring potensi Prajurit dan PNS Kodam VI/Mulawarman yang memiliki bakat kemampuan seni membaca Al-Qur’an. Melalui MTQ ini juga Pangdam ingin mengajak kepada seluruh warga Kodam untuk merefleksi, berzikir, bertafakur dan memperbaiki akhlak serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dikatakan oleh Kasdam, lantunan Al-Qur’an yang nantinya dibacakan dengan alunan suara yang indah pada MTQ ini dapat melahirkan prajurit dan PNS yang mempunyai kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan moral sebagai modal untuk memajukan Kodam VI/Mulawarman.

Setelah melalui penilaian yang cukup rumit karena masing masing peserta telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya, akhirnya dewan juri melakukan rapat dan menetapkan untuk juara I adalah Prada Muktar dengan nilai 92, juara II PNS Rudi Hadi dengan nilai 84, juara III Pelda Ahmad Rodin dengan nilai 79, Juara harapan I PNS Ahmadi dengan nilai 78 dan juara harapan II  PNS Husni dengan nilai 77. (Pendam VI/Mlw )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, berharap melalui proses mutasi pejabat dilingkungan Makodam VI/Mlw ini bisa dapat mengembangkan gagasan-gagasan baru yang konstruktif, kreatif dan inovatif, dengan menjunjung tinggi integritas dan komitmen kuat terhadap kemajuan organisasi untuk berbuat yang terbaik dalam menjalankan setiap tugas. 

Hal tersebut disampaikan saat memimpin acara serah terima jabatan dan tradisi satuan pejabat Kodam VI/Mlw di aula Makodam VI/Mlw Balikpapan Rabu (8/12). Sertijab dan tradisi satuan dihadiri Kasdam VI/Mlw, Irdam VI/Mlw, Kapoksahli Pangdam serta para pejabat Utama Kodam.

Adapun jabatan yang diserahterimakan yaitu Asrendam VI/Mlw dari Kolonel Inf Djoko Rudianto kepada Kolonel Inf Bambang Yudi Kustiwa, S.Sos., M.M., Kabekangdam VI/Mlw dari Kolonel Cba Hamdi Wibowo kepada Kolonel Cba Reza Purnama, S.E., Kasetumdam VI/Mlw dari Letnan Kolonel Ckm (K) Elsye Pingak. S. Kep kepada Letnan Kolonel Inf Daniel Budi Marwanto, S.E., serta penyerahan jabatan Kasandidam VI/Mlw kepada Letnan Kolonel Inf Leon, S.H., 

Pangdam menuturkan bahwa  bahwa pergantian jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan serta pembinaan personel melalui Tour of Duty dan Tour of Area dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus untuk penyegaran tugas personel secara berkesinambungan. 

“Tentunya melalui alih tugas dan jabatan ini, diharapkan akan meningkatkan profesionalisme dan menambah pengalaman tugas para Perwira. Selain itu, hal ini juga merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan personel yang lebih efektif, sekaligus mendorong percepatan dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia prajurit TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam VI/Mulawarman, “ Ungkap Pangdam. (Pendam VI/Mlw )

KabarIkn.com,BALIKPAPAN,- Panglima Kodam VI/Mlw Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, membuka secara resmi Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Pusat Koperasi Kartika Mulawarman "A"  dalam rangka pergantian Ketua Umum (Ketum), yang digelar pada, Senin (6/12/2021) bertempat di Aula Makodam VI/Mlw.

RALB ini dihadiri Irdam VI/Mlw,Kapok Sahli Pangdam VI/Mlw, Aspers Kasdam VI/Mlw, Ketua Umum Pusat Koperasi Kartika Mulawarman ”A”, Kolonel Kav Asep Ridwan, S.E., M.Si., Ketua Primkopad Jajaran Puskop Kartika Mulawarman ”A” Wilayah Balikpapan.

Dalam RALB tersebut Puskop Kartika Mulawarman menetapkan Kolonel Inf  Dwi Muharto sebagai Ketua Puskop Kartika Mulawarman "A" yang baru, menggantikan Kolonel Kav Asep Ridwan, S.E., M.Si.,

Pangdam VI/Mlw dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, agenda Rapat Anggota Luar Biasa pada hari ini adalah penunjukan Ketua Umum Pusat Koperasi Kartika Mulawarman ”A” dikarenakan adanya mutasi jabatan Perwira khususnya Golongan IV di lingkungan TNI AD yang termasuk di dalamnya Kolonel Kav Asep Ridwan, S.E., M.Si.

Terkait dengan tugasnya, Pusat Koperasi Kartika Mulawarman ”A” harus  transparan dalam pengelolaan keuangan dengan memberikan informasi secara terbuka dan jujur tentang pertanggung-jawaban keuangan guna mencapai kesejahteraan anggota. Untuk mencapai tujuan tersebut koperasi juga perlu inovasi dan terobosan dalam kegiatan usaha serta pembinaan sumber daya manusia agar dapat mendukung pelaksanaan tugas dalam membuka peluang usaha dan merebut pasar, “Ujar Pangdam.

Ditambahkan oleh Pangdam, seiring dengan perkembangan dunia usaha, pengelolaan koperasi hendaknya sejalan dengan perkembangan kehidupan sosial kemasyarakatan yang bergerak dinamis, maka pengurus koperasi harus mampu meningkatkan keterampilan dan keahlian di bidang perkoperasian serta meningkatkan jaringan usaha sehingga kegiatan usaha koperasi dapat terwujud secara transparan dan mandiri.(Pendam 6)