
KabarIkn.com,Balikpapan - Ramainya persoalan kelangkaan Gas LPG 3 kg di Kota Balikpapan, Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Slamet Iman Santoso melakukan operasi pasar tepatnya ke beberapa agen gas di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara.
Iman menyampaikan bahwa terkait hal ini koordinasi dengan kelurahan juga sangat singkat yang otomatis pelaksanaan penyaluran gas dilapangan juga kacau balau, seperti masyarakat yang sudah antri dari pagi untuk mendapatkan gas tetapi siang baru diberikan.
" Ini juga diprioritaskan bukan hanya untuk warga Gunung Samarinda Baru tetapi juga untuk semua warga dengan kuota 150 tabung gas dan mekanisme pelaksanaannya juga tidak sinergi dengan pihak kelurahan," ujarnya.
Adapun yang menjadi persoalan sekarang adalah kegiatan operasi pasar ini bisa mengatasi atau tidak masalah ini secara berkesinambungan. Tentunya yang diperlukan adalah keterbukaan atau transparansi dari Pemerintah Daerah kemudian Pihak Pertamina, untuk dapat diketahui agen - agen mana saja yang mendapatkan stock gas LPG 3kg tersebut.
Andai saja Pertamina menjelaskan bahwa ada pengurangan berapa persen jumlah untuk penyaluran gas lpg di Balikpapan. Misalkan penyaluran dilakukan ke IKN, maka harus diselidiki apakah penyalurannya untuk masyarakat kecil disana.
"Dengan adanya IKN harusnya soal pendistribusian gas disini makin bagus bukan malah sengsara seperti sekarang ," tegasnya.
Iman menambahkan selain dibutuhkan transparansi, Pemerintah juga harus mengevaluasi langsung ke lapangan dengan pelaksanaan pengawasan maupun sinerginya.(tri/adv)