
Foto : Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan , Pantun Gultom
KabarIkn.com,Balikpapan - Kelangkaan minyak goreng saat ini disebabkan oleh pengaturan distribusi. Dari pihak market maupun toko saat ini juga melakukan pembatasan agar tidak terjadi kelangkaan sistem borong.
Menanggapi hal tersebut , Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan Pantun Gultom menyampaikan bahwa telah melakukan cek minggu lalu di Toko Rindu Pasar Sepinggan dan di Toko Mega Jaya Klandasan disana masih terdapat stock minyak tetapi memang dibatasi.
" Untuk pembelian minyak memang dibatasi 1 orang hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 liter minyak dan tidak boleh lebih. Ini tentunya juga himbauan kepada masyarakat untuk tidak terlalu panik buying walaupun ada pemberitaan langka nya minyak di beberapa wilayah , tetapi di Balikpapan alhamdulillah masih tersedia stock minyak," Katanya saat ditemui awak media , Rabu ( 8/03/2022).
Untuk saat ini harga minyak goreng memang dipatuhi dari pihak market walaupun di tingkat retail atau pengecer ada yang tidak mematuhi harga karena mungkin mereka mengambil dari grosir sehingga juga harus mengambil profit.
Pantun mengatakan sampai sekarang belum ada pembahasan di komisi IV terkait minyak goreng ini. Tetapi jika dilihat di tengah - tengah masyarakat ada isu seperti itu tetapi masih aman terkendali.
" Terkait sanksi jika ada penjual yang melanggar tentunya nanti akan coba kita koordinasikan ke dinas terkait bagaimana untuk melakukan penertiban agar tidak sampai terjadi penimbunan seperti di daerah lain," imbuhnya.
Sampai saat ini di Kota Balikpapan belum ada pihak yang melakukan penimbunan dengan tujuan untuk mencari keuntungan sebesar - besarnya. (tri)