
Kabarikn.com,Balikpapan- Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan menilai perlunya membuat kurikulum baru terkait pembelajaran sistem online. Menurutnya, kondisi ini akan memungkinkan untuk diwacanakan agar maksimalkan proses pembelajaran di sekolah.
"Dengan kondisi sekarang ini.kita harus berinovasi karena kondisi tidak memungkinkan dilakukan pembelajaran secara offline," ujarnya Kamis (15/7/2021).
"Perlu inovasi pembelajaran kurikulum secara online sesuai dengan kondisi di balikpapan", ucapnya.
Ia menilai,beberapa kurikulum secara online dilakukan oleh beberapa lembaga pendidikan memakai sistem kurikulum pembelajaran online hal itu bisa di adopsi.
Wacana kurikulum baru secara online pihaknya akan melakukan pembahasan dengan pemerintah kota dan instansi terkait.Disamping itu ia khawatir dengan kondisi sekarang yaitu sistem onlineyang tidak berjalan dengan maksimal.
Dia menilai,adanya peserta didik yang kurang memahami pembelajaran bagi mereka yang naik naik kelas bahkan bagi peserta didik baru.
Meski pemkot balikpapan sebelumnya mewacanakan akan dilaksanakan pembelajaran secara offline, namun kondisi sekarang hal yang tidak dapat dilaksanakan akibat tingginya kasus penularan covid-19.
Dirinya juga menyoroti tentang kondisi sekolah swasta di Balikpapan. Perlu mendapatkan perhatian terutama peningkatan grade agar sekolah swasta memiliki kualitas yang sama dengan sekolah lainnya.
" Selain itu, perlunya dukungan pemkot kepada sekolah swasta untuk menaikan grade dari status C bisa naik grade B minimal 20 persen dari sekolah-sekolah swasta,dapat ditangani pemkot dari dana Bos agar mereka terbantu," pungkasnya. (*)