[Valid RSS]

Bisnis Sambal Kemasan, Sambal Idola

Kabarikn.com,Tana Paser - Bisnis sambal kemasan bisa dibilang salah satu bisnis modal minim dengan potensi untung yang besar. Dimulai dari coba coba Ken Angela membuka usaha sambal kemasan hingga terkenal di luar daerah.

"Awalnya dari kita buat sambal pecel untuk dikonsumsi pribadi, setelah itu kami ambil peluang untuk usaha keluarga. alhamdulillah setelah di pasarkan hasilnya bisa menjadi modal usaha lainnya," kata Ken Angela pada, Jum'at (31/3/2023).

Ken Angela yang sehari harinya sebagai ibu rumah tangga membantu ibunya untuk produksi sambal dapat mendirikan sambal kemasan yang diberi nama "Sambal Idola".

Ken Angela melanjutkan dirinya bersama ibu nya mendirikan sambal idola dengan modal yang kecil dan menggunakan alat alat yang sederhana dan usaha ini sudah berjalan 5 tahun.

"Untuk usaha ini sudah berjalan 5 tahun, dalam satu bulan dilakukan 3 kali produksi yang rutin diluar dari acara hajatan. Pendapatan rutin sambal idola bisa mencapai Rp. 2 juta hingga 2,5 juta," ungkapnya.

Dia menawarkan produksi sambal kemasan itu kepada warga sekitar dan mengikuti beberapa kegiatan pameran UMKM yang dilaksanakan oleh PKK. 

"Biasanya produk kami ikutkan di pameran UMKM karena selama ini tidak punya stokis, dan juga kita memasarkan melalui online dengan menawarkan pada masyarakat untuk pemesanan," terangnya.

Produknya pun sudah berkembang hingga ke Banjarmasin dan menitipkan di beberapa pedagang sayur. Untuk bulan ramadan produksi sambal sangat diminati masyarakat sehingga hasilnya cepat habis.

"Alhamdulillah ada 3 tempat menitipkan sambal selain sosial media, biasanya sama pedagang sayur untuk bulan ramadan cepat habis penjualan sambal kemasannya," pungkasnya.

Dengan hasil produksi sambal yang berkembang saat ini Ken Angela dapat membuka usaha lainnya seperti usaha Frozen Food.

Saat ini pengembangan UMKM di Kabupaten Paser sangat menggeliat karena berbagai program yang di gelontorkan pada pameran UMKM di Gentung Temiang sebelumnya dan beberapa even lainnya yang melibatkan produksi masyarakat.

Bupati Paser juga mendorong agar setiap desa yang ada mempunyai produk andalan, ini dalam rangka mewujudkan visi masyarakat Paser Maju Adil dan Sejahtera (MAS).(ar/adv)