[Valid RSS]

Kurang anggaran, IMI Paser Batal Ikut Porprov VII Kaltim

Foto : Sekretaris IMI Paser Zulkifli Kaharuddin.

Kabarikn.com,Tana Paser - Ikatan Motor Indonesia Paser batal mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim karena tidak adanya anggaran untuk membeli alat tanding (sepeda motor) yang diwajibkan saat mengikuti Porprov Kaltim.

Waktu, tenaga dan biaya yang dikeluarkan untuk berlatih diluar daerah untuk meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Berau terasa sia-sia.

"Teman-teman atlet sudah berlatih hampir 2 tahun untuk mempersiapkan Porprov di jawa, keliling Kalimantan, dan anggaran yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Lalu di belakang hari, pemerintah atau KONI tidak menyediakan alat tanding sedangkan untuk balap motor sangat diperlukan itu alat tanding," kata Zulkifli Kaharuddin, Kamis (17/11/2022).

Batalnya IMI Paser mengikuti porprov VII Kaltim membuat beberapa atlet balap motor pada akhirnya diadopsi untuk membela Kabupaten lain di ajang Porprov VII Kaltim.

"Sekarang pembalap kita satu orang diambil Berau dan satu lagi diambil Kutai Kartanegara," papar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, seharusnya KONI sudah menyiapkan anggaran tersebut mengingat ini bukan pertama kalinya Kabupaten Paser mengikuti ajang Balap Motor di Porprov Kaltim.

"Kebutuhan keseluruhan sekitar 50 sampai dengan 60 juta. Selebihnya kayak pakaian balap itu sebenarnya butuh juga karena inikan membawa nama baik daerah, supaya seragam. Tetapi, tidak pakai juga tidak apa-apa karena yang paling penting bisa main," terangnya.

Dengan adanya masalah seperti ini, Zulkifli berharap kedepannya agar pemerintah dapat memperhatikan permasalahan seperti ini tidak terulang kembali. Seharusnya juga pemerintah kalo mau mengurangi balap liar, fasilitas anak-anak itu.

"Pelaksanaan Porprov tahun ini agak jelimet. Karena banyak pencab yang mengeluh. Uang saku atlet hanya dijatah 4 hari, bagaimana yang ikut 2 minggu. Apalagi 2026 rencana akan dilaksanakan di Paser," pungkasnya.(ar)