
Photo : Bupati Paser serahkan plakat penghargaan
Kabarikn.com,Tana Paser - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Paser menggelar kegiatan sosialisasi pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Pendopo Kabupaten Paser.
Kegiatan tersebut di buka oleh Bupati Paser yang disaksikan oleh Kepala DKISP Paser Ina Rosana, Koordinator Kemitraan Komunikasi Publik Direktorat Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Dirjen Informasi Komunikasi Publik Helmi Hafid dan diikuti oleh 14 KIM yang sudah terbentuk serta 28 kades yang akan dibentuk KIM.
Dalam sambutannya Bupati Paser mengatakan bahwa dari jumlah 139 desa masih banyak yang belum tersentuh jaringan komunikasi (Blank Spot). Bicara kualitas informasi erat kaitannya dengan ketersedian jaringan informasi.
"Kami terus berupaya jaringan komunikasi di paser semakin meningkat baik dari sisi Mbps nya maupun kualitasnya," kata Bupati Paser, Senin (14/11/2022).
Pemkab Paser sudah melakukan koordinasi tentang permasalahan blank spot yang ada di Paser. Sebelumnya Bupati berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo di Jakarta.
"Dengan kemajuan informasi saat ini diperlukan jaringan komunikasi yang baik, sehingga pemerintah daerah terus mengusahakan menambah jaringan yang masih blank spot untuk kebutuhan pelayanan di masyarakat dalam rangka mengefisiensi waktu dan jarak," terangnya.
Pelaksana kegiatan Kepala DKISP Paser Ina Rosana mengatakan bahwa terlaksananya sosialisasi KIM saat ini merupakan upaya konsolidasi dan sinergitas dalam penyelenggaraan hubungan masyarakat, media dan kemitraan komunitas antara pemerintahan kecamatan, kelurahan dan desa di kabupaten paser.
"Oleh Karena itu pemerintahan daerah melalui DKISP berupaya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat kita terkait dengan penyediaan informasi di Kabupaten Paser sampai pada tingkat desa," kata Ina Rosana.
Ina Rosana menjelaskan bahwa KIM ini adalah sebuah lembaga yang sangat strategis didalam penyebarluasan informasi karena lembaga ini dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat.
"Dengan keberadaan KIM akan menjadi mitra baik itu dari pusat, provinsi terkhusus kabupaten paser sampai pada pemerintah desa," terangnya.
Pemkab Paser melalui DKISP paser berupaya akan menghadirkan KIM di 139 desa lima kelurahan dan 10 kecamatan.
"Dengan hadirnya KIM saat ini sangat penting dilaksanakan di dimasyarakat hingga desa sebagai mitra pemerintah sebagai media literasi,edukasi dan informasi yang bebas hoax serta pemberdayaan ekonomi," tuturnya.(ar/adv)