
Foto : Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim H.M. Syirajuddin.SH.MT saat membuka kegiatan Pelatihan Pelatih Wasit/Juri Cabang Olahraga Softball dan Baseball.
KabarIkn.com,Balikpapan- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Sport Sience Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Pelatihan Pelatih dan Wasit/Juri Cabang Olahraga Softball dan Baseball. Acara ini bertempat di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat (03/11/2023).
Mewakili Pj. Gubernur Kalimantan Timur, Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kaltim H.M. Syirajuddin.SH.MT.
Dalam sambutannya, disampaikan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan yang diselenggarakan oleh Dispora dan tentunya terus mendukung. Pemerintah terus berkomitmen khususnya di bidang olahraga,karena ini sangat penting apalagi sudah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat yaitu "Indonesia Emas 2045" dan semuanya harus mulai bergerak jauh.
"Kita tidak bisa hanya berkompetisi yang kompetitornya antar provinsi saja. Lawan kita sudah harus yang berada di Sea Games maupun Olimpiade," katanya.
Salah satu cabor yang menjadi andalan Kalimantan Timur pada jamannya yaitu Soft Ball dan Baseball, bahkan pernah meraih prestasi. Tetapi diinformasikan bahwa tahun depan Soft Ball dan Baseball ini tidak mengikuti ajang perlombaan olahraga.

Syirajuddin meminta agar para pemain maupun pelatih tidak langsung berkecil hati dan harus tetap semangat dalam berolahraga. Ia juga memberikan masukan arahan kepada para pelatih bahwa di era digitalisasi ini terkait dengan kegiatan olahraga sudah sangat penting yang namanya IPTEK.
" Jadi jangan lagi kita hanya berpacu dengan hal - hal manual. Di bidang olahraga tidak hanya mengandalkan power, tetapi IPTEK apalagi di era digitalisasi seperti saat ini," ujarnya.
Maka dari itu, Para pelatih tidak boleh ketinggalan ilmu terkait teknologi digital. Ada semacam peralatan yang tentunya juga mendukung prestasi olahraga sangat penting sekali untuk dipahami oleh para pelatih yang nanti akan diberikan ilmu tersebut kepada para atletnya.
Kemudian, dalam pemilihan atlet diharap tidak ada perlakuan "anak emas" kepada salah satu atlet. Tentunya pelatih harus melihat potensi - potensi atlet yang memang bisa berkembang agar dapat meraih prestasi yang tinggi bagi Kalimantan Timur.
Syirajuddin menambahkan untuk dukungan peralatan juga harus diperbarui mengikuti perkembangan dan ini harus benar - benar diperhatikan, untuk hal ini Pemerintah berkomitmen dan terus mendukung soal pendanaan. (beny/adv/diskominfo prov kaltim)