
Kabarikn.com,Balikpapan- Kamis (11/08/2022), Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DKP3A ) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Kegiatan Pencanangan Gerakan Bersama Layanan Administrasi Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas Untuk Membangun Masyarakat Inklusif di Seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota se - Kalimantan , digelar di Hotel Grand Jatra Balikpapan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Staff Khusus Presiden Angkie Yudistira , Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri RI Prof. Zudan Arif Fahrullah , Jajaran Forkopimda Prov Kota/Kab Se -Kalimantan , Walikota Balikpapan , Para Bupati Walikota Se - Kalimantan Timur , Kepala DP3A Prov Kab/Kota Se - Kalimantan , Para Pejabat Lingkup Pemprov Kaltim dan Para Perangkat Kepala Daerah.

Foto : Pj Sekda Prov Kaltim Riza Indra Riadi
Mewakili Gubernur Kalimantan Timur , Pj. Sekdaprov Kaltim Riza Indra Riadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencanangan gerakan bersama ini sangat penting sebagai bentuk komitmen dan keberpihakan bersama dalam memberikan dukungan dan pelayanan serta akses kepada para penyandang disabilitas di Kalimantan Timur.
Hal tersebut sangat sejalan dengan Visi dan Misi pembangunan Kaltim yaitu berani untuk Kalimantan Timur berdaulat 2018-2023 , yaitu berdaulat dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berdaya saing terutama bagi Perempuan , Pemuda dan Penyandang Disabilitas.
" Semoga gerakan ini dapat terlaksana dengan sukses , selamat bekerja dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Sementara Itu , Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DKP3A ) Provinsi Kaltim Hj. Noryati Sorayalita menyampaikan Kegiatan ini memang merupakan himbauan dari Dirjen Dukcapil dalam hal memberikan kesempatan kepada para disabilitas untuk mendapat nomor induk kependudukannya.
" Tinggal nanti untuk menjelang ke Pemilu 2024 mereka juga punya hak suara , jadi tidak ada diskriminasi antara yang tidak disabilitas maupun disabilitas. Harapannya KTP rata-rata kabupaten kota itu sudah melakukan perekaman terhadap disabilitas tapi untuk program baru ini ada namanya bio biodata jadi disetiap disabilitas akan mempunyai kode sendiri," Kata Kepala DKP3A Provinsi Kaltim Hj.Noryati Sorayalita kepada awak media.

Foto : Kepala DKP3A Prov Kaltim , Hj. Noryati Sorayalita.SE.Msi
KTP itu sama saja dalam rangka untuk memudahkan mereka mendapatkan pelayanan Publik dan rangka untuk pengambilan kebijakan bagi pemerintah daerah dalam hal pembangunan dan sebagainya.
" Dalam hal ini bagaimana bisa disabilitas juga dapat mengakses hasil-hasil pembangunan , jadi tidak hanya kepada orang yang non disabilitas seperti itu dan targetnya sampai selesai semua disabilitas bisa kita lakukan pertama kali paling tidak tahun ini," imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bagi disabilitas yang belum terdata atau belum memiliki data Kabupaten/Kota dapat mengampaikan melalui iklan dan lewat pemberitahuan. Bagi para penyandang disabilitas yang tidak dapat mengunjungi disdukcapil juga nantinya akan didatangi oleh para petugas Disdukcapil Kabupaten/Kota , Hal ini dilakukan agar seluruh penyandang disabilitas bisa dijangkau.
" Harapan kita mudahan dengan adanya gerakan ini kita bisa mengetahui kepastian jumlah disabilitas dan kami juga men support. Jadi , Kami membeli peralatan perekaman dan perekeman pencetakan KTP kepada Kabupaten/Kota di," pungkasnya. (bs/adv/diskominfo prov kaltim )