
KabarIkn.com,Balikpapan - Saat ini kasus covid - 19 mulai kembali meningkat di Kota Balikpapan. Pada hari ini terdapat penambahan 93 kasus pasien terkonfirmasi positif dan 1 kasus meninggal dunia.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Dr. Andi Sri Juliarty menyampaikan bahwa ini menandakan bahwa memang penyebaran Covid - 19 itu masih ada. Ia tidak henti - hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi booster.
Dinkes melihat dari data - data pasien positif itu umumnya berasal dari para pekerja yang di screening untuk memasuki lokasi kerja. Kemudian , kelompok lainnya berasal dari kelompok yang pulang dari perjalanan.
" Kami menghubungi satu persatu pasien yang terkonfirmasi positif ini dan rata - rata mereka memang memiliki riwayat perjalanan pulang dari luar kota," ujarnya saat dihubungi via WhatsApp , Rabu ( 02/11/2022).
Dari data tracing tersebut diketahui bahwa mereka tidak bergejala tetapi mereka periksa karena mau masuk ke lokasi pekerjaan. Lalu , pasien yang pulang dari perjalanan ini ada yang memang bergejala saat pulang dari luar kota.
Dilihat secara global di Luar Negeri bahkan kasus covid - 19 juga mulai naik dan di Indonesia secara Nasional kasus covid juga naik.
" Ini memang perlu kita tingkatkan kembali kewaspadaan masyarakat untuk menaati prokes terutama memakai masker. Karena mau apapun jenis virusnya semua pencegah utamanya ya hanya pakai masker dan vaksin," katanya.
Diketahui 1 kasus pasien meninggal dunia ini memiliki komorbit penyakit kanker. Memang pada kasus ini lebih dihimbau kepada kelompok lanjut usia yang memiliki penyakit - penyakit komorbit.
" Sudah hampir semua wilayah di Kota Balikpapan zona merah seperti di Balikpapan Kota , Balikpapan Selatan , Balikpapan Utara , Balikpapan Tengah dan Balikpapan Timur kasus covid - 19 nya sudah tinggi," imbuhnya.
Kadinkes Kota Balikpapan , Dr. Andi Sri Juliarty menambahkan bahwa dilihat dari data web Kementrian Kota Balikpapan masuk ke Level 2.
Ia menghimbau ke masyarakat bahwa ini adalah pelajaran yang memang perlu diperhatikan bahwa covid - 19 masih ada dan cenderung menimbulkan gelombang penularan kalau masyarakat lemah dalam menerapkan prokes dan menunda vaksinasi. (bs)