
KabarIkn.com,Balikpapan - Pada Jum'at ( 21/01/2022) sekitar pukul 06.30 WITA telah terjadi kecelakaan bruntun di daerah simpang rapak , Balikpapan Utara.
Kejadian kecelakaan ini cukup memakan banyak korban yaitu 4 korban tewas , 1 kritis dan puluhan orang luka ringan. Hal ini tentunya sangat menjadi perhatian bagi masyarakat setempat karena di lokasi tersebut bisa dibilang cukup rawan dan memang sering terjadi kecelakaan.
Menanggapi kejadian tersebut , Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud juga mengucapkan turut berduka cita kepada para keluarga korban yang telah ditinggalkan. Pemerintah Kota bersama dengan para OPD telah melakukan rapat koordinasi untuk mencari solusi permasalahan kecelakaan yang bukan pertama kalinya terjadi di persimpangan rapak ini.
Hari ini Pemerintah Kota Balikpapan telah sepakat untuk mengambil langkah - langkah tegas agar permasalahan kecelakaan ini tidak terjadi lagi di Kota Balikpapan. Langkah pertama yang diambil oleh pemerintah adalah mereka akan melakukan revisi Perwali yang akan berlaku mulai malam ini.
" Kami akan mengeluarkan surat edaran bahwa mulai malam ini jam 22.00 - 05.00 baru diperbolehkan mobil kontainer diatas 10 roda untuk melewati jalanan perkotaan. Jadi mulai jam 05.00 - 22.00 tidak diperbolehkan mobil kontainer melewati jalanan perkotaan," ujarnya.
Rahmad berharap mobil - mobil tronton akan disediakan fasilitas tol agar mereka bisa lewat tol saja , Langkah - langkah ini tentunya diambil untuk melindungi masyarakat agar kecelakaan tidak terulang kembali.
Adapun permasalahan Fly Over yang diketahui bahwa tahun kemarin pada anggaran perubahan sudah masuk dalam anggaran perubahan ternyata begitu di sah kan dari provinsi ternyata anggaran tersebut hilang.
" Pemerintah kota bersama jajaran akan berkoordinasi dengan Gubernur agar anggaran fly over dapat terealisasi di perubahan tahun ini dan pada akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 fly over bisa mulai dikerjakan," ujarnya. (tri)