[Valid RSS]

Trayek Angkutan Kota Sudah 18 Tahun Belum Pernah Dievaluasi

KabarIkn.com,Balikpapan - Pemerintah kota Balikpapan melalui Wali kota Balikpapan Rahmad Mas'ud bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Launching Rute Baru Angkutan kota di Terminal Batu Ampar, Balikpapan Utara, Selasa (22/6) siang.

Kepala Dishub kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana menyampaikan, sebenarnya kegiatan ini merupakan PR besar Dishub bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) dimana untuk trayek angkutan kota ini sudah 18 tahun belum pernah dievaluasi atau dilakukan jalur baru.

Dirinya bersama organda dan rekan-rekan SPTI termasuk ketua-ketua trayek  mendapatkan masukan dari masyarakat. Yang mana kota ini hampir 18 tahun belum berkembang seperti saat sekarang, dimana saat itu ada tempat-tempat fasilitas umum seperti sekolah maupun pasar yang masih terjangkau.

"Dengan perkembangan kota, banyak lokasi-lokasi yang tidak dimasukin angkutan kota. Dengan kerjasama kami, untuk melakukan kajian bagaimana rute-rute baru yang sebelumnya tidak dilayani angkutan kota, bisa terlayani angkotan kota," 

Dan itu salah satu untuk menjawab tantangan masyarakat agar bisa dilayani dengan transportasi angkutan kota. Lalu dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjend darat, ada proyek atau program Buy The Servis (BTS), dimana rencananya untuk peremajaan atau moderenisasi transportasi angkutan kota, nanti beberapa kota yang melakukan kerja sama akan dibantu secara penuh oleh kementrian dan ada tiga pihak yang bekerjasama di dalamnya mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat dan pihak ketiga sebagai pengelola.

"Ini satu momen penting yang harus disambut dengan baik, maka ya hari ini dengan dibuatnya jalur baru dan trayek baru itu diharapkan angkutan kota bisa berkembang dan tetap hidup sebagai pider yang nantinya untuk angkutan massal yang modern," ucap Sudirman dalam sambutan launching rute Angkutan kota Baru, Selasa (22/6).

Dijelaskannya, itulah beberapa latar belakang sehingga ia coba membuat perencanaan dari beberapa tahun lalu, mengapa lama karena masalah sosial yang dipikirkan. Ia tidak mau dengan adanya transportasi modern yang lebih baik, tetapi angkutan kota tersingkir. Diharapkan dengan adanya transportasi modern, tetapi angkot juga tetap hidup.

"Hari inilah kami bisa mengeksekusinya, mudah-mudahan dengan kita melakukan rute baru dan jalur baru ini, bisa bermanfaat baik untuk supir-supir angkutan kota yang sekarang cukup terseok-seok pendapatannya. Juga bisa bermanfaat untuk masyarakat," akunya.

Meski hari ini mulai eksekusi, kedepan masih ada PR untuk melanjutkan tahapan berikutnya yang kerjasama dengan Kementrian perhubungan khususnya Dirjen Darat yang difasilitasi oleh BPTD. ( tim )